Tungku Batu Batu Tungku

Peringkat broker opsi biner:

Proses/Cara & Tungku Tempat Pembakaran Batu Bata Merah

Tempat pembakaran batu bata (lio) dengan desain tungku yang baik adalah salah satu proses/cara membakar batu bata agar merah. Cara menyusun bata merah untuk dibakar juga diperhatikan sehingga suhu proses pembakaran merata. Supaya pengaruh panas pada waktu membakar batu bata merata, anda dapat menggunakan sekam padi.

Alam Jaya Garut, selaku produsen bata merah expose & bata press berkualitas (tahan api) akan jelaskan proses pembakaran bata merah.

Proses & Tempat Pembakaran Batu Bata Merah itu Krusial

Dari seluruh rangkaian proses pembuatan batu bata dari tanah liat, tahap pembakaran adalah tahap yang paling menentukan (krusial). Berhasil tidaknya usaha pembuatan batu bata merah ditentukan oleh proses pembakaran. Baca artikel kami tentang bahan dasar pembuatan bata merah yang baik.

Jika pembakaran batu bata gagal, maka pengusaha akan mengalami kerugian total. Alasannya adalah bahan pembuatan batu bata (tanah liat) hanya dapat dibakar sekali. Jika batu bata tidak matang sepenuhnya, maka bahan pembuatan batu bata tersebut tidak dapat dimatangkan lagi dengan pembakaran yang kedua. Jika dipaksakan pun, akan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Cara bakar batu bata biar merah diawali dengan penyusunan bata mentah yang baik. Selain itu, pastikan bahwa bata dalam kondisi kering maksimal setelah dijemur matahari.

Cara Menyusun Bata Merah Untuk Dibakar

Pembakaran batu bata dapat didahului dengan menyusun batu bata secara bertingkat. Berikut ini susunan bata mentah yang akan dibakar dengan kayu bakar.

Peringkat broker opsi biner:
  1. Bagian bawah tumpukan bata mentah diberi terowongan untuk kayu bakar.
  2. Bagian samping tumpukan bata ditutup dengan batu bata setengah matang yang merupakan sisa dari proses pembakaran sebelumnya atau batu bata yang sudah jadi.
  3. Bagian atas tumpukan bata mentah ditutup dengan sekam & batang padi kering, lalu dilapisi dengan lumpur tanah liat basah.

Penyusunan tumpukan bata mentah ini akan sangat terbantu bila ukuran bata seragam dan standar. Alam Jaya Garut memproduksi bata merah press dan expose dengan ukuran standard. Hubungi kami untuk informasi harga jual terbaru.

Cara Membuat Tungku Pembakaran Bata Merah

Pengrajin bata garut umumnya menggunakan rumah pembakaran bata merah modern yang disebut LIO. Bahan bakar yang digunakan bukanlah gas, tetapi kayu bakar.

Kayu bakar untuk membakar bata dimasukkan ke dalam tungku. Desain tungku pembakaran batu bata yang baik akan membuat panas merata dan bata menjadi merah warnanya. Tungku tersebut diibaratkan pintu sebuah rumah. Berikut ini adalah tahapan cara membuat tungku pembakaran bata mentah biar merah:

  1. Siapkan bata mentah kering
  2. Buat tumpukan bata kanan kiri dengan jumlah seimbang
  3. Buat jarak yang cukup untuk memasukkan kayu bakar antar tumpukan
  4. Pada bagian atas mulut tungku, letakkan setengah batu bata menggantung kanan dan disambungkan dengan bata menggantung sebelah kiri
  5. Tindih bata pembentuk terowongan tersebut dengan batu bata mentah di atasnya

Cara Membakar Batu Bata Agar Merah

Mengapa hasil pembakaran batu bata ada yang merah (matang) ada yang tidak merah? Merah tidaknya hasil pembakaran bata merah dipengaruhi oleh merata tidaknya suhu pembakaran.

Pastikan batu bata mentah kering maksimal

Untuk mengeringkan bata mentah, maka anda cukup menjemurnya di terik matahari. Pada saat musim kemarau, proses penjemuran bata mentah dari tanah liat itu memerlukan waktu sekitar 2 (dua) hari. Namun, saat musim hujan, proses penjemuran bata mentah dari tanah liat itu bisa memakan waktu hingga sepekan (7 hari) lebih.

Gunakanlah bahan bakar yang nilai kalornya tinggi

Pengrajin batu bata biasanya memakai sekam padi (kulit biji padi) untuk membakar batu bata merah. Sekam padi ini bisa menelusup diantara tumpukan bata mentah sehingga panas dapat terdistribusi merata.

Penggunaan sekam padi sebagai bahan bakar akan memerlukan waktu pemakaran yang lebih lama dibandingkan kayu bakar. Beberapa pengrajin yang pakai sekam padi perlu waktu hingga satu minggu.

Nilai kalor bahan bakar yang lebih rendah akan menghasilkan suhu panas yang lebih rendah. Orang teknik, kita mengenal istilah nilai kalor, M Syamsiro alumni UGM menyebutkan di Kompasiana bahwa kayu bakar memiliki nilai kalor lebih tinggi dibandingkan dengan sekam padi.

Gunakan kayu bakar yang benar-benar kering

Sebaiknya anda menggunakan jenis kayu bakar dari tanaman keras, seperti potongan tanaman jati. Hindari kayu yang lunak seperti pohon randu. Nilai kalor kayu bakar dari tanaman keras lebih tinggi daripada kayu empuk.

Selain itu, pastikan kayu bakar tersebut kering dan tidak lapuk. Agar kayu tahan terhadap pelapukan maka harus dijemur hingga kering sehingga kadar air sangat rendah. Rendahnya kadar air dalam kayu akan mematikan bakteri atau mikroorganisme pemakan kayu.

Terapkan proses pembakaran batu bata yang baik

Proses terakhir proses pembuatan batu bata adalah membakar bata mentah dari tanah liat yang telah dijemur hingga kering. Cetakan tanah liat yang sudah berbentuk persegi panjang itu ditata sedemikian rupa di atas tungku pembakaran.

Masukkan kayu bakar ke dalam tungku pembakaran dan bakar hingga menyala. Saat awal pembakaran biasanya orang memasukkan tela (singkong). Setelah matang singkong bakar dinikmati selama proses pembakaran. Nikmat

Saat kayu bakar tersebut berubah menjadi bara api, maka bagian tungku dapur (lubang tempat pembakaran) ditutup dengan lumpur tanah liat. Tujuanya adalah agar panas dan semburan api selalu menganga dalam tungku bata.

Proses pembakaran ini memakan waktu 1-2 hari tergantung jumlah bata yang dibakar. Saat musim hujan, proses pembakaran batu bata merah memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan musim kemarau.

FAQs Proses Pembakaran Batu Bata

Apa nama tempat pembakaran bata merah?

Apa bahan bakar yang digunakan untuk membakar batu bata mentah?

Anda bisa menggunakan sekam padi kering dan kayu bakar. Saran kami gunakan kayu bakar dari jenis tanaman keras seperti limbah penggergajian kayu jati. Alasannya adalah nilai kalornya lebih tinggi dibandingkan dengan sekam.

Berapa lama proses pembakaran batu bata?

Proses pembakaran batu bata memerlukan waktu 1-2 hari, bergantung pada jumlah bata yang dibakar. Saat musim hujan, proses pembakaran batu bata merah memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan musim kemarau.

Satu Tungku Tiga Batu, Toleransi ala Papua

04 Nov 2020, 06:30 WIB Diperbarui 04 Nov 2020, 06:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta Potensi konflik agama masih membayangi masyarakat Indonesia. Konflik mulai dari hubungan antar-pemeluk agama yang tegang hingga konflik terbuka kadang masih terjadi.

Semangat toleransi antarumat beragama di Indonesia memang masih terus dibangun. Untuk itu sebenarnya banyak modal sosial berupa kearifan-kearifan lokal hidup rukun di berbagai daerah Indonesia.

Salah satunya di Fakfak, Papua Barat, yakni prinsip satu tungku tiga batu. Semboyan satu tungku tiga batu populer di sana.

Dari penelusuran Liputan6.com, hingga kini prinsip itu melandasi kehidupan bersama. Diwariskan turun temurun, semangat toleransi pun menyebar di pesisir Papua Barat, mulai dari Sorong, Fakfak, hingga Kaimana.

Pelaksanaan satu tungku tiga batu membuat Fakfak layak menjadi rujukan kerukunan beragama. Prinsip ini merujuk metafora tungku untuk memasak yang ditopang tiga batu. Batu-batu harus bersama-sama menyokong tungku agar tidak terguling.

Istilah tungku merujuk pada konsep kebersamaan, toleransi, dan harmoni. Interpretasi mendasarnya menyebutkan tiga batu penopang di bawahnya adalah simbol tiga agama dengan banyak pemeluk di sana yakni Islam, Katolik, dan Kristen.

Sejak lama, Fakfak adalah wilayah terbuka yang mendapat pengaruh dari kerajaan-kerajaan luar seperti Ternate dan Tidore. Seiring interaksi dengan dunia luar, berbagai dokumen menunjukkan Islam masuk Fakfak sejak abad 17, disusul Kristen dan Katolik. Hingga kini ketiga agama itu berkembang di Fakfak.

Semangat satu tungku tiga batu tak hanya dilembagakan dan dijaga oleh otoritas formal maupun adat setempat. Filosofi itu sudah menjiwai laku kolektif masyarakat.

Dengan semangat itu, ada pemahaman yang disepakati bersama : satu saudara satu hati, ketika hati sudah bersatu, selesai semuanya. Para pemeluk agama yang berbeda-beda hidup berdampingan dengan damai dan hangat.

Maka toleransi beragama pun terpupuk secara kuat di Fakfak. Secara simbolik hal itu ditunjukkan oleh tiga rumah ibadah besar di Fakfak. Katedral Santo Yoseph, Masjid Agung Jami, dan Gereja Bethel Indonesia berdiri berdampingan membentuk segitiga garis imajiner.

Pada kehidupan kemasyarakatan, kerukunan itu hadir sehari-hari. Lazim dijumpai dalam pembangunan masjid, ketua panitianya pemeluk Kristen, dan sebaliknya. Demikian juga saat perayaan hari besar keagamaan, pemeluk agama lain turut menjaga pelaksanaan ibadah saudara-saudara sehatinya itu.

Kerukunan beragama di Fakfak ini sudah dimulai dari lingkup terkecil keluarga. Satu keluarga dengan anggota keluarga yang memeluk agama berbeda dan tetap rukun adalah kewajaran. Maka bukan hal aneh warga muslim menghadiri pemberkatan pernikahan saudaranya di gereja.

Dalam acara hajatan warga muslim biasa diramaikan kesenian sawat – tetabuhan dari rebana, tifa, seruling, dan gong kecil. Pada hajatan orang nasrani, dimainkanlah seruling tambur. Dua kesenian itu berpadu pada acara bersama warga. Sawat berlanjut seruling tambur, atau sebaliknya.

Semangat kerukunan ini menjadi roh yang menyatukan berbagai elemen di Fakfak. Satu tungku tiga batu pun berkembang. Tak hanya batu-batu agama, tiga batu juga kadang merujuk pada agama, pemerintah, dan budaya.

Pengembangan konsep pun sangat terbuka untuk mengantisipasi konflik berbasis isu lain semisal konflik suku atau isu pribumi versus pendatang. Yang diutamakan adalah semangat perdamaian dan hidup harmonis.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: