Trading Stock Option Indonesia, Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya

Peringkat broker opsi biner:

Apa Itu Trading Option Saham

Dibaca Normal 6 menit

Banyak orang sering salah paham antara apa itu option saham (Stock Options), saham biasa, dan Binary Options. Berikut ini penjelasannya.

Stock Options, atau yang dalam bahasa Indonesia disebut Kontrak Option Saham, sebenarnya adalah produk derivatif di pasar modal yang berbentuk hak untuk menjual atau membeli suatu saham pada harga tertentu dan dalam jangka waktu tertentu. Jadi, kalau kita beli option suatu saham, maka itu berarti kita hanya membeli hak atau kewajiban untuk membeli atau menjual saham pada harga tertentu; sama sekali bukan berarti kita memiliki saham tersebut.

Setiap transaksi Stock Options harus menyebutkan secara spesifik:

  1. Nama saham yang diperjanjikan.
  2. Harga exercise, yaitu harga kesepakatan untuk menjual atau membeli saham dalam kondisi pasar seperti apapun.
  3. Jangka waktu berlakunya option (expiry date atau tanggal kadaluarsa).
  4. Jenis kontrak option itu, apakah Call atau Put.

Karena mempunyai expiry date, maka Stock Options mempunyai time value of money. Artinya, semakin dekat dengan expiry date, maka harganya semakin murah.

Untuk memahami konsep option saham, perhatikan contoh berikut:

Si Fulan membeli sebuah rumah senilai Rp1 Miliar. Rumah tersebut belum dibangun, sehingga si Fulan hanya membayar uang tanda jadi sebesar Rp 25 juta. Namun, tak lama kemudian, dikabarkan bahwa daerah tempat rumah tersebut berada akan diratakan untuk dijadikan jalan tol baru. Jika hal itu benar, maka daerah itu bisa jadi kelak akan dapat dijual dengan harga lebih tinggi lagi. Namun, kabar itu baru rumor dan si Fulan lebih membutuhkan rumah daripada probabilitas keuntungan yang belum jelas kapan bisa didapatkan. Oleh karenanya, si Fulan memilih untuk memindahtangankan tanda jadi yang mewakili hak atas rumah tersebut pada orang lain.

Dalam hal ini, si Fulan belum benar-benar memiliki rumah itu, melainkan baru memiliki hak untuk membeli rumah setelah jadi. Apabila hak yang awalnya dibeli dengan harga Rp 25 juta itu bisa dijual pada orang lain dengan harga Rp 30 juta, misalnya, maka si Fulan akan untung Rp 5 juta. Sedangkan jika hak tersebut hanya terjual dengan harga Rp 10 juta, berarti ia merugi.

Coba ganti kata “rumah” dengan “saham”, maka bisa diperoleh ilustrasi option saham. Namun, pada praktek sesungguhnya bisa lebih rumit, karena akan ada Buyer dan Seller untuk masing-masing kontrak Put dan Call.

Apa Beda Stock Options dengan Saham?

Stock Options merupakan aset derivatif atau turunan dari saham dan memiliki tanggal kadaluarsa, sehingga tak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas sebuah perusahaan. Option memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan, tak peduli apakah harga sedang naik (bullish), menurun (bearish), atau stagnan. Biasanya, options digunakan sebagai suatu cara untuk lindung nilai (hedging) atau spekulasi, bukan sebagai suatu sarana investasi jangka panjang.

Di sisi lain, saham merupakan sarana investasi jangka pendek maupun panjang, karena merepresentasikan porsi kepemilikan kita pada suatu perusahaan dan tidak ada tanggal kadaluwarsanya. Pemilik saham dapat mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen (pembagian sebagian keuntungan perusahaan) dan Capital Gain apabila berhasil menjual saham pada harga lebih tinggi dibanding harga belinya.

Sebagai ilustrasi, berikut ini contoh kepemilikan saham:

Si Fulan membeli sebuah rumah senilai Rp1 Miliar bersama tiga orang kawannya, John, Smith, dan Fulanah. Masing-masing menyumbangkan 25 persen dari dana yang dibutuhkan untuk membeli rumah tersebut, atau sebesar Rp250 juta. Setelah itu, rumah dijadikan tempat kos dengan pendapatan bersih Rp40,000,000 per tahun.

Pendapatan tersebut akan dibagi rata Rp10 juta sebagai dividen bagi si Fulan, John, Smith, dan Fulanah. Ini bisa menjadi pendapatan jangka panjang yang terus menerus bagi si Fulan.

Katakanlah si Fulan suatu saat butuh uang, maka ia dapat pula menjual 25 persen porsi kepemilikannya atas rumah tersebut pada orang lain. Jika ia dapat menjualnya dengan harga lebih tinggi Rp250 juta, maka ia mendapatkan keuntungan dari Capital Gain. Namun, jika ternyata ia tak bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi dari Rp250 juta, berarti ia merugi.

Dalam hal ini, saham serupa dengan 25 persen porsi kepemilikan si Fulan tersebut. Ia benar-benar memilikinya, bukan sekedar hak saja.

Apa Beda Stock Options dengan Binary Option?

Binary Option dan Stock Option sama-sama sering disingkat sebagai “option” saja. Beberapa istilah dalam Binary Option dan Stock Option pun memiliki makna yang mirip. Contohnya: expiry, Put, dan Call. Namun, keduanya memiliki substansi dan legitimasi yang jauh berbeda.

Stock Option biasanya diregulasi oleh otoritas pasar finansial setiap negara. Di sisi lain, Binary Option merupakan pertaruhan atas spekulasi apakah harga suatu aset akan naik atau turun, dan merupakan turunan dari perdagangan aset derivatif yang tidak diatur oleh otoritas pasar modal manapun. Aset yang dijadikan pertaruhan dalam Binary Option pun tak terbatas pada saham saja, melainkan bisa berupa komoditas, forex, cuaca, atau bahkan hasil pertandingan sepak bola.

Apabila kita gunakan ilustrasi rumah yang tadi, maka Binary Option dapat diumpamakan seperti ini:

Si Fulan memperkirakan harga rumah di lokasi tertentu akan naik dalam tempo 24 jam (expiry), sehingga ia membuka opsi Call atas rumah tersebut dengan mempertaruhkan uang Rp100,000. Rumah itu sendiri sebenarnya bukan milik si Fulan dan ia tak punya hak apapun atas rumah itu. Hanya saja, broker yang bertindak sebagai bandar berjanji akan memberikan payout 100% jika tebakannya benar. Walaupun, broker juga tidak memiliki rumah itu dan tak punya hak apapun atasnya.

Apabila setelah 24 jam ternyata harga benar-benar naik, maka si Fulan akan mendapatkan kembali uang Rp100,000 yang dipertaruhkannya, plus payout senilai Rp100,000. Namun, apabila ternyata harga tidak naik, maka uang Rp100,000 yang dipertaruhkan itu akan hangus dan si Fulan takkan mendapatkan payout sepeserpun.

Dilihat dari gambaran ini saja, jelas sekali perbedaan antara Stock Options dan Binary Option.

Bagaimana Cara Trading Option Saham di Indonesia?

Trading saham maupun trading Binary Option sama-sama sudah umum dilakukan di Indonesia. Namun, apakah bisa trading option saham di Indonesia? bagaimana caranya?

Hingga saat artikel ini ditulis, pasar saham Indonesia sebenarnya tidak membuka kemungkinan untuk dilakukannya trading option saham. Namun, ada beberapa kalangan tertentu yang mempraktekkan trading option saham di pasar AS lewat broker-broker AS yang menerima klien dari seluruh dunia. Broker-broker tersebut biasanya memfasilitasi trading multi-aset, baik forex, futures, maupun options. Contohnya Interactive Brokers, Ameritrade, TastyWorks, dan lain sebagainya.

Orang-orang yang ingin trading option saham perlu mendaftar atau buka akun di broker-broker tersebut, kemudian menyetorkan dana tertentu sebagai modal awal. Keuntungan yang diperoleh bisa ditarik melalui Bank Wire (transfer antar bank). Namun, perhatikan bahwa option bukanlah aset investasi yang diciptakan bagi trader pemula. Referensi yang tersedia pun umumnya hanya dalam bahasa Inggris, misalnya buku “Get Rich With Options“.

Trader pemula disarankan mulai dengan belajar forex atau investasi saham terlebih dahulu. Sebaiknya, trading option saham hanya dilakukan jika Anda sudah benar-benar paham mengenai cara kerja pasar keuangan; jangan asal mendaftar ke broker untuk deposit dana saja.

Setujukah Anda mengenai ulasan di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Peringkat broker opsi biner:

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.

Mengenal Apa itu Trading Option ?

Investasi non-riil tampaknya kian diminati oleh para pebisnis, yaitu investasi valuta asing (forex), obligasi, saham, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan investasi sekuritas atau surat-surat berharga, seperti trading option, menjanjikan keuntungan yang besar berikut pengembalian modal awal dalam waktu singkat, walaupun diikuti juga dengan resiko yang besar. Bila Anda berniat untuk menginvestasikan dana dalam bidang pasar saham, ada baiknya Anda mencari informasi juga tentang aktivitas bisnis dan kaitannya dengan trading saham. Nah, apa itu trading option?

Pengertian Apa itu Trading Option

Secara singkat, trading option bisa diartikan sebagai suatu kontrak yang memberikan hak namun bukan merupakan keharusan untuk membeli atau menjual suatu aset misalnya, stocks, valuta asing, atau komoditi di harga tertentu dalam jangka waktu tertentu. Option banyak diminati para investor karena memberi peluang keuntungan dari berbagai arah pergerakan saham seperti bullish, sideways, ataupun bearish.

Di Indonesia, trading option disebut juga Kontrak Opsi Saham yang sebenarnya adalah otoritas kita untuk memutuskan menjual (put option) atau membeli saham pada waktu dan harga tertentu (call option). Secara awam kontrak opsi saham adalah kita tidak membeli saham tersebut melainkan membeli hak untuk membeli dan menjual saham dengan harga tertentu. Pada kontrak option harus disebutkan secara jelas harga kesepakatan untuk menjual atau membeli saham yang disebut regardless market condition, jangka waktu berlaku option atau expiry date-nya, misalnya pada akhir bulan tertentu dan tahun tertentu, sifat option tersebut apakah pada posisi buy atau sell, dan stock yang ditetapkan. Karena ciri khas option yang mempunyai batas kadaluarsa, maka investasi ini mempunyai value of money. Semakin dekat dengan batas kadaluarsa maka harga option akan semakin murah.

Perbedaan option dengan saham

Apa itu trading option? Dan apa bedanya dengan saham? Option merupakan turunan dari saham dan memiliki tanggal kadaluarsa, sementara saham adalah surat berharga yang merupakan klaim dari sebuah aset dan tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Sepeti yang telah disebutkan, bagi investor option menyediakan kemungkinan untuk mendapatkan profit dari segala arah pergerakan saham. Option memiliki dua manfaat utama, yaitu sebagai leverage dan sebagai asuransi.

Terdapat dua tipe open posisi dalam option, yaitu call option dan put option. Call option adalah kontrak resmi yang memberikan hak untuk membeli sebuah aset pada harga dan jangka waktu yang telah ditetapkan (bila dalam investasi forex adalah buy). Sementara put option adalah kontrak resmi yang memberikan hak untuk menjual suatu aset pada harga tertentu dan dalam batas kadaluarsa tertentu (dalam investasi valas adalah sell).

Investasi option ini merupakan sarana yang paling tepat bagi investor untuk mengontrol suatu saham yang cukup besar dengan modal yang jauh lebih kecil bila dibandingkan harga saham aslinya. Option dapat digunakan sebagai sarana hedging dan sarana lindung nilai, yaitu berlaku pula sebagai asuransi atas harga saham yang kita miliki. Dengan mempunyai put option, berapapun jatuhnya harga saham pada pasar, akan selalu ada investor yang bersedia membeli saham kita dengan harga yang telah disepakati, walaupun ada beberapa investor yang juga menggunakan sarana ini sebagai spekulasi.

Komponen Utama Trading Option

Trading option merupakan sarana keuangan para penanam modal ritel kecil di seluruh dunia yang membeli peluang penanaman modal dalam jumlah terjangkau tetapi berpotensi mendapatkan keuntungan besar, dengan mengendalikan saham yang nilainya terlalu tinggi untuk dimiliki. Hanya dengan modal 80 dollar AS saja Anda sudah dapat memulai kegiatan trading Anda, karena kelebihan dari stock option adalah pada sifatnya yang fleksibel dan serbaguna. Meskipun demikian, tidak ada investasi yang tanpa resiko, karena walaupun menjanjikan keuntungan besar, investasi option juga sangat kompleks dan berbahaya jika investor tidak cermat dalam melakukan analisa.

Oleh karena itu Anda perlu mengetahui dasar-dasar option sebelum terjun pada bidang ini.

Untuk memahami apa itu trading options, hal pertama yang perlu anda pahami adalah pengertian call option dan cara kerjanya. Call Option adalah hak untuk membeli stock yang berada di bawahnya dengan harga yang sudah ditentukan di masa depan. Jika Anda memprediksi suatu stock tertentu akan naik, maka Anda dapat membeli call option. Dengan hak untuk membeli stock pada harga yang ada sekarang, maka Anda akan mendapatkan keuntungan saat harga stock tersebut naik karena Anda mempunyai hak untuk membeli dengan harga yang lebih rendah yang telah ditentukan. Call option sangat fleksibel yang memberikan hak untuk menetapkan target profit yang sama seperti Anda membeli suatu saham tetapi dengan modal yang lebih kecil.

berbeda dari call option, put option adalah stock option yang memberikan hak, namun bukan keharusan untuk menjual stok yang berada di bawahnya dengan harga tertentu pada masa mendatang. Anda dapat menjual put option saat Anda meramalkan bahwa nilai saham tersebut akan turun, dan Anda tetap akan mendapatkan keuntungan karena Anda menjualnya dengan harga yang telah ditetapkan sebelumnya, sesuai dengan hak Anda untuk mengatur profit yang akan Anda terima. Dengan put option Anda dapat mengatur keuntungan yang sama seperti jika Anda menjual sebagian dari stock yang Anda miliki terlebih dahulu tanpa harus memenuhi target atau margin tertentu.

Menurut pengertian trading option, konsep terpenting untuk memahami kegiatan trading selain call option dan put option adalah opsi keuangan atau option moneyness, yakni, nilai dari setiap kontrak stock option dalam kaitannya dengan nilai stock yang ada di bawahnya. Terdapat 3 bagian dalam opsi keuangan, yaitu In the money (ITM), At the money (ATM), dan Out of the money (OTM). Pada bagian yang terakhir tersebut artinya berakhir tanpa nilai jika stock option Anda telah mencapai batas tanggal kadaluarsa dan nilai dari stock option yang Anda beli meningkat nilainya seiring dengan peningkatan In the money.

  • Perbedaan antara stocks dan stock option

Hal paling mendasar untuk diketahui jika Anda memutuskan untuk melakukan investasi option adalah tentang stock option. Dalam trading option, Anda tidak bertransaksi dengan stock tersebut melainkan hanya memperdagangkan hak untuk menjual atau memiliki stock dengan perjanjian yang telah ditetapkan dalam kontrak yang dikenal sebagai stock option. Stock options adalah alat gabungan seperti stock futures, yang memperbolehkan untuk membeli hak dan mengatur keuntungan dari stocks yang ada di bawahnya. Jika harga saham menguat setelah Anda membeli stock option maka Anda dapat memperoleh profit yang sama tanpa harus benar-benar membeli saham tersebut.

Trading option dapat menjadi investasi yang beresiko tinggi walaupun menjanjikan keuntungan yang besar dengan modal yang minim karena opsi saham Anda dapat habis tak ternilai berikut semua dana yang telah Anda investasikan dalam opsi saham jika analisa Anda tentang saham tertentu keliru. Hal inilah yang disebut expiring out of the money. Untuk menghindari hal itu, sebelum terjun dalam investasi saham sebaiknya Anda mempelajari dasar-dasar investasi, apa itu trading option, kelebihan/resiko, dan cara kerjanya.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: