Studi Rumah Perdagangan Opsi, Daftar isi

Peringkat broker opsi biner:

8 Contoh Daftar Isi Makalah, Skripsi, Proposal Serta Cara Membuatnya

Contoh Daftar Isi – Hallo sobat sharing, dimana kamu sering menjumpai daftar isi? Pastinya di makalah, buku, atau skripsi. Daftar isi memiliki peranan sangat penting dalam sebuah karya tulis. Yakni berfungsi membantu pembaca untuk lebih mudah menemukan topik yang diinginkan dalam suatu tulisan. Dengan melihat daftar isi, pembaca bisa mengetahui letak bab-bab, sub-bab, dan hal-hal penting lainnya (seperti gambar, tabel dan grafik) dengan cepat.

Karna fungsinya yang sangat penting, maka daftar isi haruslah rapih, informatif dan sistematis. Bila perlu, bedakan antara daftar isi bab, daftar gambar, daftar tabel dan daftar grafik. Nah, sebelum ke contoh daftar isi, simak dulu nih cara buat daftar isi otomatis di Mc. Word.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Ms. Word

Zaman millennium atau dunia digital seperti sekarang membutuhkan sesuatu yang serba instan dan cepat. Banyak hal yang dilakukan agar produk atau pekerjaan yang kita kerjakan lebih cepat selesai. Seperti halnya dalam membuat daftar isi pada suatu urutan halaman.

Daftar isi ini biasanya terdapat pada buku, jurnal, paper, makalah dan jenis teks tulis yang lain. Cukup merepotkan jika kamu menulis daftar isi secara manual sementara halaman atau bab-bab yang kamu tulis itu banyak. Dan jangan sampai ketinggalan pula menulis pada bagian ini, karena daftar isi merupakan komponen utama.

Lalu bagaimana caranya membuat daftar secara otomotis dan sesuai format ? Tenang, dalam software Microsoft Office Word sudah menyediakan fitur ini untuk memudahkanmu dalam membuat daftar isi secara otomatis.

Yang perlu kamu lakukan untuk membuat daftar isi secara otomatis di Ms. Word cukup mudah, hanya melakukan dua langkah, yaitu langkah pertama membuat judul dan sub judul pada halaman yang kamu buat untuk dimasukkan dalam daftar isi. Kemudian yang kedua yaitu mengoperasikan Microsoft Word untuk membuat daftar isi berdasarkan judul dan sub judul yang telah kamu buat.

Peringkat broker opsi biner:

Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan menjelaskan secara teknis dibawah ini,

  1. Pilih judul dan sub judul untuk daftar isi

Setelah membuat judul dan sub judul pada tulisan yang kamu buat, pilih judul dan sub judul yang akan kamu pakai untuk daftar isi dengan cara memblok judul dan sub judul .

2. Mengoperasikan office menggunakan format Heading

Kemudian pilih Style Heading 1 untuk daftar isi sebagai judul dan Heading 2 sebagai sub judul. Perlu kamu ketahui bahwa terdapat cara yang berbeda antara Ms. Word yang lama dengan yang baru. Berikut penjelasannya :

  • Pada Ms. word 2003 dan sebelumnya : klik Style box pada menu Formatting kemudian pilih Heading 1
  • Pada Ms. word 2007, 2020 dan 2020 : pada menu Home, klik Heading 1 pada grup style

Heading Untuk Membuat Daftar Isi

Format Heading 1 hanya digunakan untuk judul pada setiap bab, sedangkan untuk subjudul bisa menggunakan heading 2, heading 3 dan selanjutnya. Untuk warna, jenis dan ukuran huruf bisa kamu ubah sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan cara mengklik menu Modify pada heading tersebut. Terdapat perbedaan langkah-langkah dalam membuat daftar isi antara Microsoft Word versi lama dan baru, maka amati langkah-langkah sebagai berikut :

Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Word 2003 dan Versi Sebelumnya

Setelah judul dan subjudul dipilih untuk dijadikan sebagai daftar isi, maka langkah selanjutnya yaitu membuat daftar isi. Kamu perlu mengikuti langkah – langkah dibawah ini :

  1. Klik pada halaman kosong di mana kamu ingin meletakkan halaman daftar isi pada tulisanmu
  2. Tampilkan jendela Table of Contents dengan cara buka Insert Index and Tables (Word 2000) atau buka Insert Reference Index and Tables (Word 2002 and 2003)
  3. Klik pada tab Table of Contents kemudian klik OK

Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Word 2007, 2020 dan 2020

  1. Pilih menu references kemudian klik table of contents
  2. Pilih opsi pertama dan kedua yang ada pada menu tersebut. kemudian secara otomatis akan membuat daftar isi sesuai judul dan sub judul yang dipilih
  3. Jika ingin membuat daftar isi secara manual, maka pilih opsi nomor tiga. Opsi yang ketiga ini tidak disarankan karena akan memakan banyak waktu, bahkan langkah memilih judul dan sub judul akan percuma.
  4. Selain kedua pilihan diatas, kamu juga bisa memilih opsi Custom Table of Contents pada bagian bawah untuk membuat daftar isi sesuai dengan apa kamu inginkan.

Jika kamu telah melakukan langkah – langkah seperti yang di atas, maka pada halaman kosong yang telah kamu pilih akan muncul tabel daftar isi yang berisi judul dan sub judul yang sudah kamu blok sebelumnya. Jika kamu merasa kurang puas atau kurang cocok dengan hasil format Office, kamu bisa mengeditnya. Caranya cukup mudah, ikuti langkah – langkah berikut:

Cara Merubah Tampilan Daftar Isi

Setelah kamu mengikuti langkah – langkah membuat daftar isi secara otomatis pada Ms. Word dan berhasil. Lalu kamu merasa ukuran, warna, jenis teks maupun jarak spasi tidak sesuai dengan keinginan, maka kamu bisa merubahnya seperti yang telah dibahas diatas. Caranya sebagai berikut :

Untuk merubah huruf, jangan menggunakan menu format > paragraph atau menu format > font. Karena hal tersebut akan merusak susunan daftar isi. Lalu jangan lakukan merubah huruf dengan cara manual. Tetapi ubah huruf yang kamu inginkan pada Header agar tampilannya konsisten.

Selain melakukan perubahan huruf judul dan sub judul, kamu juga bisa merubah pada tampilan daftar isi. Pertama buka jendela pengaturan daftar isi kemudian pilih Table of Contents dan Ikuti langkah – langkah sebagai berikut :

  • Pada Microsof Word 2000 : klik daftar isi tersebut kemudian buka Insert > Table of Contents
  • Pada Microsoft 2002 dan 2003 : klik daftar isi tersebut kemudian buka Insert > References > Table of Contents

Pada Microsoft Word 2007 ke atas : klik daftar isi lalu buka References > Table of Contens > Insert Table of Contents

Ketika jendela pengaturan daftar isi terbuka, kamu bisa mengubah beberapa elemen dari daftar isi. Pertama yang perlu di ubah yaitu tingkatan judul dan sub judul. Secara default biasanya Ms. Word akan menampilkan tiga tingkatan judul dan sub judul pada daftar isi. Kamu bisa menambah atau menguranginya sesuai dengan tingkatan judul dan sub judul di daftar isi yang kamu buat.

Cara mengubah daftar isi selanjutnya yaitu dengan cara mengubah style dari daftar isi yang kamu buat. Secara default terdapat dua pilihan style yang bisa kamu gunakan. Tetapi kamu juga bisa membuat style sendiri atau mendownload style lainnya di situs resmi Microsoft Office.

Tips dan Trik Membuat Daftar Isi

Kamu sudah paham membuat daftar isi secara otomatis dengan baik, mudah bukan ? Nah selanjutnya pada bagian ini kamu akan belajar beberapa tips dan trik tingkat lanjut agar daftar isi yang kamu buat semakin sempurna lagi. Ikuti dan pahami langkah-langkahnya sebagai berikut :

Cara Update Daftar Isi

Ketika kamu sudah membuat daftar isi dan terdapat judul atau sub judul baru, maka judul dan sub judul tersebut tidak bisa muncul secara otomatis di daftar isi. Kamu harus memperbaruinya. Cara untuk memperbarui daftar isi itu terdapat dua cara, yaitu :

Cara pertama, :

  • Letakkan kursor pada halaman daftar isi
  • Kemudian tekan tombol F9 pada keyboard.

Cara kedua secara manual, :

  • Pilih menu References,
  • Kemudian klik Update Table . Selalu gunakan pilihan ‘Update entire table’.
  • Perbedaan Teks Daftar Isi Dengan Teks Yang Lain

Daftar isi yang telah dibuat akan dianggap field dan bukan sebagai teks biasa oleh computer. Lalu untuk membedakan hal itu, kamu bisa membuat field tersebut dengan memberi tanda warna abu – abu. Apakah warna abu – abu tersebut akan ikut tercetak melalui printer ? Tenang, warna tersebut tidak akan ikut tercetak. Caranya cukup mudah membuat field, yaitu :

  • Pada Ms. Word 2003 dan sebelumnya : buka Tools > Options > View, lalu ubah opsi Field Shading menjadi Always
  • Pada Ms. Word 2007 : buka logo Office, pilih Word Options > Advanced, kemudian pada bagian Show Documet Content ubah Field Shading menjadi Always
  • Pada Ms. Word 2020 ke atas : buka File > Options > advanced, kemudian pada bagian Show Document Content ubah Field Shading menjadi Always .

Demikian tutorial membuat daftar isi secara otomatis menggunakan aplikasi Microsoft Office Word. Dengan begitu, pembuatan daftar isi yang awalnya menggunakan cara manual yang harus scroll atas bawah sekarang sudah bisa dilakukan secara otomatis yang hasilnya lebih rapi, lebih cepat dan efisien. Selamat mencoba dan jangan lupa ajari teman – teman mu, agar kesulitan mereka dalam pembuatan daftar isi bisa teratasi.

Contoh Daftar Isi Makalah

Saya melihat bahwa di internet banyak makalah yang tidak menggunakan daftar isi. Menurut saya itu kurang baik. Jika jumlah halaman sudah lebih dari 3, maka sebagiknya menggunakan daftar isi untuk lebih memudahkan pembaca. Berikut ini contoh daftar isi makalah yang bisa kamu jadikan acuan menyusun makalah:

Itulah contoh daftar pustaka makalah yang baik. Untuk membuat makalah yang baik, kamu bisa buka contoh makalah yang baik dan benar.

Contoh Daftar Isi Makalah Bahasa Indonesia

Contoh Daftar Isi Makalah DOC

Nah, buat kamu yang gak pengen ribet bikin dari awal, berikut ini saya share contoh daftar isi berbentuk DOC (Word) yang bisa di download, dan langsung diedit sesuai kebutuhan kamu ��

DOWNLOAD DAFTAR ISI MAKALAH DOC

Contoh Daftar Isi Proposal

DAFTAR ISI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………….. 8
2.1. Tinjauan tentang Manggis (Garcinia mangostana Linn.)……..8
2.1.1. Klasifikasi………………………………………………………………8
2.1.2. Nama Daerah………………………………………………………….8
2.1.3. Penyebaran Tanaman……………………………………………….8
2.1.4. Morfologi……………………………………………………………….8
2.1.5. Kandungan Kimia……………………………………………………9
2.1.6. Kegunaan……………………………………………………………….10
2.2. Tinjauan tentang Ekstrak………………………………………………….11
2.2.1. Definisi Simplisia…………………………………………………….11
2.2.2. Definisi Ekstrak………………………………………………………12
2.2.3. Pelarut……………………………………………………………………12
2.2.4. Metode Pembuatan Ekstrak………………………………………12
2.3. Tinjauan tentang Uji Toksisitas…………………………………………14
2.3.1. Tujuan Uji Toksisitas……………………………………………….15
2.3.2. Macam Uji Toksisitas………………………………………………16
2.4. Tinjauan tentang Hati……………………………………………………….18
2.4.1. Anatomi Fisiologi Hati……………………………………………..21
2.4.2. Histologi Hati………………………………………………………….22
2.4.3. Fungsi Hati……………………………………………………………..23
2.4.4. Deteksi Kerusakan Hati……………………………………………24
2.4.5. Tinjauan tentang Parameter Kerusakan Hati……………….27
2.5. Tinjauan tentang Ginjal……………………………………………………27
2.5.1. Anatomi Fisiologi Ginjal………………………………………….28
2.7.2. Fungsi Ginjal…………………………………………………………..28
2.5.3. Deteksi Kerusakan Ginjal…………………………………………29
2.6. Tinjauan tentang enzim GOT dan GPT………………………………30
2.7. Tinjauan tentang BUN (Blood Ureum Nitrogen)…………………30
2.8. Tinjauan tentang Kreatinin……………………………………………..30
2.9. Tinjauan tentang Darah…………………………………………………..31
2.9.1. Tinjauan tentang Hemoglobin………………………………….32

2.9.2. Tinjauan tentang Leukosit……………………………………….33
2.9.3. Tinjauan tentang Trombosit…………………………………….33
2.10. Tinjauan tentang Elektrolit…………………………………………….33
2.10.1. Natrium (Na+)………………………………………………………35
2.10.2. Kalium (K+)…………………………………………………………35
2.10.3. Kalsium (Ca++)………………………………………………………36
2.10.4. Magnesium (Mg++)………………………………………………..36
2.10.5. Klorida (Cl-)………………………………………………………….37
2.11. Tinjauan tentang Total Protein………………………………………..38
2.12. Tinjauan tentang Hewan Coba Tikus (Rattus norvegicus)….. 38
BAB III KERANGKA KONSEPTUAL……………………………………………… 41
BAB IV BAHAN, ALAT, DAN METODE PENELITIAN…………………… 44
4.1. Bahan Penelitian…………………………………………………………….. 44
4.1.1. Bahan Tanaman………………………………………………………. 44
4.1.2. Bahan Kimia dan Bahan Lain…………………………………… 44
4.1.3. Hewan Percobaan……………………………………………………. 44
4.2. Alat Penelitian………………………………………………………………… 45
4.3. Metode Penelitian…………………………………………………………… 45
4.3.1. Rancangan Percobaan……………………………………………… 45
4.3.2. Pembuatan Ekstrak Etanol 96% Garcinia mangostana 46
4.3.3. Pemilihan Dosis Uji Toksisitas Subkronik…………………. 46
4.3.4. Penyiapan Bahan Uji………………………………………………. 47
4.3.5. Penyiapan Hewan Coba……………………………………………
4.3.6. Perlakuan terhadap Hewan Coba………………………………. 47
4.37. Pengambilan Darah Hewan Coba………………………………. 48
4.3.8. Pengambilan Organ Hati dan Ginjal………………………….. 48
4.3.9. Pemeriksaan Serum Hewan Coba……………………………… 49
4.3.10. Pemeriksaan Hematologi……………………………………….. 52
4.3.11 Pembuatan Preparat Histopatologi Hati dan Ginjal…….. 53
4.3.12 Analisis Data………………………………………………………… 55
4.3.13 Skema Penelitian…………………………………………………… 57
BAB V RANCANGAN PELAKSANAAN PENELITIAN………………….. 59
5.1 Tempat Penelitian……………………………………………………………. 59
5.2 Waktu Penelitian…………………………………………………………….. 59
5.3 Jadwal Penelitian…………………………………………………………….. 59
5.4 Anggaran Biaya Penelitian……………………………………………….. 60

DAFTAR GAMBAR

2.1 Pohon dan buah manggis…………………………………………………………… 9
2.2 Struktur kimia xanthone dan turunannya………………………………………… 10
2.4 Anatomi fisiologi Hati…………………………………………………………………. 18
2.5 Gambaran Histopatologi Hati Hewan Coba Tikus dengan Kondisi Normal………………………………………………………………………………………..23
2.6 Gambaran Histopatologi Hati Hewan Coba Tikus dengan Kondisi Degenerasi…………………………………………………………………………………..23
2.7 Gambaran Histopatologi Hati Hewan Coba Tikus dengan Kondisi Nekrosis……………………………………………………………………………………..24
2.8 Gambar Ginjal…………………………………………………………………………….. 25
2.9 Gambar nefron……………………………………………………………………………. 26
2.10 Gambaran Histopatologi Ginjal Hewan Coba Tikus dengan Kondisi Normal……………………………………………………………………………………….30
2.11 Gambaran Histopatologi Ginjal Hewan Coba Tikus yang mengalami degenerasi…………………………………………………………………………………..31
2.12 Gambaran Histopatologi Ginjal Hewan Coba Tikus yang mengalami nekrosis dan kongesti…………………………………………………………………..31
3.1 Skema kerangka konseptual………………………………………………………….. 43
4.1 Skema pembuatan bahan uji…………………………………………………………. 57
4.2 Skema uji toksisitas subkronik………………………………………………………. 58

4.1 Kategori dan Penilaian Kerusakan Organ……………………………………… 56
5.1 Jadwal Penelitian………………………………………………………………………. 59

1. Volume Maksimum yang Dapat Diberikan pada Hewan Coba…………………… 67
2. Konversi Perhitungan Dosis untuk Beberapa Jenis Hewan dan Manusia………67
3. Harga Normal Parameter Patologi Klinik Pada Hewan Coba Tikus……………. 68

Definisi Perdagangan Opsi Adalah

Perdagangan Opsi adalah perdagangan sebuah kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga tertentu dan jangka waktu tertentu. Namanya hak, maka tentu saja boleh dieksekusi (dijalankan) maupun tidak. Oleh sebab itu opsi bukanlah sebuah keharusan untuk dieksekusi. Opsi tersebut dapat dijalankan jika pemegang opsi mendapatkan keuntungan.

Berikut ini sebuah contoh konsep opsi saham.

Rani membeli opsi saham PT ABCDE sebanyak 10 lot (1.000 lembar) pada harga Rp500 pada tanggal 1 Agustus 2020. Kapan opsi tersebut dieksekusi atau tidak?

  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp1.500. Maka Rani akan mendapat keuntungan jika mengeksekusi opsi tersebut.
  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp100. Maka Rani tidak perlu mengeksekusinya. Jika Rani mengeksekusi opsi tersebut, maka Rani akan mengalami kerugian (100 – 500) – biaya opsi.

Contoh perdagangan opsi saham:

  • Contract name = nama kontrak
  • Calls = hak/kontrak untuk membeli
  • Puts = hak/kontrak untuk menjual
  • Strike Price = harga kesepakatan atau harga suatu saham pada saat dibeli (saat call option) atau pada saat dijual (saat put option)

Opsi Beli atau Call Option

Opsi beli atau call option adalah hak untuk membeli saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi beli yaitu:

  • Membeli Opsi Beli atau Call Option Buyer atau Long Call
  • Menjual Opsi Beli atau Call Option Seller atau Short Call

Opsi Jual atau Put Option

Opsi jual atau put option adalah hak untuk menjual saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi jual yaitu:

  • Membeli Opsi Jual atau Put Option Buyer atau LongPut
  • Menjual Opsi Jual atau Put Option Seller atau ShortPut

Harga Premi Opsi

Harga sebuah opsi dipengaruhi oleh:

  1. Jumlah permintaan (demand) dan pasokan (supply), semakin banyak investor yang berminat untuk membeli, semakin mahal pula harga opsinya.
  2. Gejolak harga (volatility), semakin bergejolak harga suatu saham, semakin mahal pula preminya. Semakin stabil harga saham, semakin stabil pula harganya.
  3. Harga opsi berbanding lurus dengan harga strike price.
  4. Harga saham acuan (underlying stock), jika harga saham acuan naik, maka harga opsi call-nya akan naik.
  5. Masa berlaku, semakin lama masa berlaku, semakin tinggi harga opsinya.

Nilai Kontrak Opsi

Nilai kontrak opsi dibedakan berdasarkan jenis opsinya:

Pada opsi beli (call option)

  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = harga saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Pasa opsi jual (put option)

  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Jenis atau Gaya Opsi

Perdagangan opsi mengenal beberapa gaya yaitu:

  • Opsi Eropa: yaitu suatu kontrak opsi yang hanya bisa di laksanakan pada hari terakhir saat tanggal jatuh tempo masa berlakunya opsi tersebut.
  • Opsi Amerika: yaitu suatu kontrak opsi yang bisa dilaksanakan kapan saja di dalam masa berlakunya kontrak opsi.
  • Opsi Bermuda: yaitu suatu kontrak opsi yang dapat dilaksanakan pada saat tanggal jatuh tempo ataupun sebelum jatuh tempo. Ini merupakan kombinasi dari opsi Eropa dan opsi Amerika.
  • Opsi bersyarat atau barrier optionyaitu suatu opsi yang mensyaratkan keharusan dicapainya suatu harga tertentu pada aset acuan sebelum pelaksanaan opsi dapat dilakukan.

Apakah Anda pernah melakukan perdagangan opsi? Silakan share pengalaman Anda melakukan transaksi perdagangan opsi.

  • Abraham Lembong. 2009. Options The Art of Making Money. Bandung: TriExs Media
  • Wikipedia – Perdagangan Kontrak Opsi
  • Option Trading – https://goo.gl/2ESEZX

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 a n (GRATIS)

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: