Strategi Swing Trading Forex, Cara mendapatkan uang dari internet melalui blog

Peringkat broker opsi biner:

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok antara transaksi di pasar forex dengan pasar saham atau pasar lainnya. Yang pertama dan terutama adalah, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Berbeda dengan saham dimana kita baru bisa untung jika harga naik saja.

Kenapa bisa begitu?

Ini karena dalam forex, jual beli mata uang dilakukan secara berpasang-pasangan. Misalnya bila kita melakukan ‘buy’ pasangan EUR/USD, berarti kita membeli mata uang Euro dengan menjual Dolar AS di saat bersamaan. Dalam hal ini, kita mengharapkan Euro akan menguat jadi lebih tinggi di masa depan dibanding sekarang. Dan jika harapan itu benar-benar terwujud, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak naik, dan kita bisa mendapatkan uang dari trading forex.

Sebaliknya, apabila kita melakukan ‘sell’ EUR/USD, artinya kita menjual mata uang Euro dengan membeli Dolar AS di saat bersamaan. Hal itu kita lakukan ketika mengharapkan Dolar AS akan makin menguat dibanding Euro di masa depan. Apabila itu terjadi, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak turun, dan kita tetap bisa mendapatkan uang dari trading forex biarpun nilai tukar Euro menurun.

Sejumlah Konsep Penting Dalam Transaksi Forex

Dari pembahasan di atas, tentu Anda sudah bisa menyimpulkan sejumlah konsep dasar dalam forex. Nah, di bagian ini kita akan memaparkan lebih lanjut.

    Pasangan Mata Uang
    Penulisan instrumen trading forex selalu ditulis dalam pasangan, seperti EUR/USD, GBP/USD atau USD/JPY. Sebabnya, dalam setiap transaksi valuta asing kita secara bersamaan membeli satu mata uang dan menjual yang lain.
    Dalam satu pasangan, mata uang pertama yang tercantum di sebelah kiri garis miring (“/”) dikenal sebagai mata uang dasar (Base Currency). Sedangkan mata uang kedua di sebelah kanan disebut mata uang counter (Counter Currency).
  • Beli/Jual Dalam Trading Forex
    Dalam perdagangan forex, istilah yang paling umum digunakan adalah:
    Beli (Buy atau Long): Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan naik.
    Jual (Sell atau Short) : Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan turun.
  • Rate/Nilai Tukar/Harga
    Harga dalam trading forex terbentuk di pasar yang skala-nya internasional. Harga-harga itu akan terlihat pada software trading yang diberikan broker untuk kita gunakan sebagai trader, dalam bentuk grafik. Contohnya seperti di bawah ini:

    Lihat ke sisi kanan gambar. Nampak angka 1.1593 dalam kotak putih. Itu merupakan harga EUR/USD saat ini. Akan tetapi, jika kita akan melakukan buy atau sell, maka yang akan dipakai bukan harga itu, melainkan harga yang nampak pada kotak merah di pojok kiri atas gambar.

    Kenapa begitu? Karena selisih diantara kedua harga itu akan menjadi keuntungan bagi broker atau lembaga yang menjadi perantara Anda dengan pasar. Hal ini bisa diumpamakan sebagai kurs jual dan kurs beli jika Anda melakukan penukaran valas di Money Changer.

  • Selisih Harga Penawaran Dan Permintaan (Spread)
    Harga Penawaran (Bid) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan menjual (sell) mata uang dasar.
    Harga Permintaan(Ask) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan membeli (buy) mata uang dasar.
    Harga penawaran adalah selalu lebih rendah dari permintaan, dan selisih tersebut sering disebut dengan nama Spread.
  • Close/Tutup Transaksi
    Setelah Anda membuka posisi di suatu pasangan mata uang, tentu nantinya Anda akan perlu juga menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan trading forex. Caranya dengan melakukan Close.
    Jadi:
    Jika semula Anda Buy, untuk menutup berarti CLOSE (Sell).
    Jika semula Anda Sell, untuk menutup berarti CLOSE (Buy).
  • Selanjutnya, lihat contoh konkrit di bawah tentang bagaimana cara mendapatkan uang dari trading forex.

    Contoh Praktek Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Mari lakukan simulasi dengan pasangan mata uang GBP/USD (Poundsterling dan Dolar AS).

    Suatu waktu, GBP/USD menampilkan harga bid 1.2800 dan harga ask 1.2804. Jika saat itu Anda memperkirakan nilai GBP akan menguat/naik, maka Anda mengambil posisi BUY GBP/USD di 1.2804. Setelah beberapa waktu, harganya akan berubah. Bisa bergerak naik, bisa juga bergerak turun.

    Apabila perkiraan Anda benar, nilai GBP/USD akan bergerak naik. Umpamanya sampai ke angka yang tertulis pada kotak Skenario 1. Nah, itulah kesempatan Anda untuk bisa merealisasikan keuntungan trading forex dengan melakukan CLOSE (Sell) GBP/USD di 1.2820.

    Dari 1 transaksi trading forex tadi, keuntungan yang diperoleh adalah: 1.2820 – 1.2804 = 16 Pip (Pip adalah pergerakan harga terkecil tersedia dalam mata uang).

    Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau ternyata harga GBP/USD bergerak ke arah berbeda, atau tidak sesuai dengan perkiraan Anda?

    Peringkat broker opsi biner:

    Umpamanya GBP/USD ternyata malah turun ke angka seperti tercantum pada kotak Skenario 2. Jika Anda melakukan CLOSE (Sell) pada posisi ini, berarti: 1.2770 – 1.2804 = -34 Pip (Anda rugi 34 Pip).

    Syukurnya, dalam trading forex, kapan Anda melakukan CLOSE, ini tergantung analisa dan terserah Anda. Apakah diperkirakan GBP/USD akan terus turun? Jika begitu, maka sebaiknya Close sekarang untuk meminimalkan kerugian. Atau Anda yakin GBP/USD akan kembali naik? Kalau begitu, jangan Close sekarang, tunggu harga naik kembali untuk mendapatkan profit.

    Pip yang Anda peroleh disini merupakan keuntungan bagi Anda. Hanya saja, untuk mengalihkan keuntungan dalam bentuk pip menjadi uang, diperlukan perhitungan lagi.

    Menghitung Keuntungan Trading Forex

    Pip akan menjadi berapa uang (dollar), tergantung pada jumlah lot serta besar kontrak yang Anda gunakan.

    Jumlah lot merupakan Volume transaksi yang Anda isikan pada formulir order saat buka posisi trading forex. Sedangkan besar kontrak biasanya terlampir dalam jenis akun yang Anda pilih saat membuka rekening di broker forex.

    Umumnya, ada tiga jenis kontrak:

    • Kontrak standar: 100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
    • Kontrak mini: 10,000 unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
    • Kontrak mikro: 1,000 unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seribu USD).

    Ilustrasi perhitungan dari profit di Skenario 1 tadi, dengan asumsi order sebanyak 2 lot dan menggunakan kontrak yang standar, akan menjadi seperti ini:

    Keuntungan($) = Pip Profit X Contract Size($) X Lot
    Keuntungan($) = 16 pip X 100.000 USD X 2 Lot = 320 USD.

    Jadi, coba kita rangkum dalam gambar berikut.

    Melihat contoh ilustrasi penghitungan di atas, boleh jadi tersirat dalam benak Anda, “Kalau begitu, modal trading forex itu sampai ribuan dolar? Kontrak paling kecil yang mikro saja seribu dolar, kalau standar malah seratus ribu. Mahal dong.”

    Tidak. Walaupun tatanan kontrak-nya demikian, tetapi modal untuk trading forex bisa semurah 10 USD saja. Kok bisa begitu?

    Ini karena ada broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage.

    Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10×100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker.

    Kecil, bukan!? Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

    Lebih menguntungkan lagi bagi kita sekarang ini, semua platform/software trading dari broker telah melakukan proses perhitungan di atas secara otomatis. Sehingga, kita dengan mudah mengetahui nilai dolar dari keuntungan kita tanpa perlu susah-susah menghitung lagi, cukup berupaya melakukan transaksi yang profit saja.

    Bagi Anda yang suka berhitung, bisa melihat penjelasan lebih lengkap di artikel khusus tentang bagaimana menghitung profit pips. Namun, bila sudah cukup puas dengan penjelasan ini dan ingin melihat langsung bagaimana melakukan order buy dan sell, mendaftarlah untuk membuat akun demo. Dengan akun demo di broker forex, Anda bisa melakukan simulasi trading forex menggunakan uang virtual (bukan uang sungguhan) secara gratis. Anda pun bisa langsung menerapkan pengetahuan yang didapat dari berbagai materi belajar trading forex.

    Trading forex sering dianggap salah satu cara menghasilkan uang paling mudah. Seperti trader dari Britania Raya ini, meskipun masih SMA dia mampu meraup profit hingga 60,000 Pounds hanya belajar trading forex dari YouTube. Bagaimana kisahnya? Selengkapnya simak video di bawah ini:

    Nah, bagi pemula agar bisa menghasilkan profit trading secara konsisten, tentu harus banyak latihan serta diimbangi dengan penerapan Money Management yang disiplin. Selain itu, trader juga perlu mempelajari psikologi trading forex yang pada dasarnya juga memiliki dampak yang besar pada kesuksesan seorang trader.

    3 Strategi Trading Forex yang Menghasilkan Profit Konsisten

    Strategi Trading Forex

    Strategi Trading Forex Profit Konsisten – Sekarang ini informasi tentang trading forex sudah tersiar dimana-mana termasuk di Indonesia. Orang tidak lagi awam tentang bisnis ini karena sudah banyak orang yang menikmati hasil dari tradingnya setiap hari.

    Sistem trading forex yang baik dan selalu memberikan profit mulai di cari banyak orang. Dengan berbagai metode mereka mengembangkan teknik tradingnya untuk menemukan startegi trading forex agar memberikan profit yang konsisten.

    Secara umum sistem trading forex yang bisa menghasilkan profit konsisten dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Scalping, Daily Trading dan Swing Trading.

    Strategi trading forex Scalping.

    Kelebihan dari strategi trading model scalping ini adalah trader bisa memperoleh profit dengan akumulasi sekian banyak open posisi dalam satu hari. Dengan mengambil sedikit pip dalam setiap open posisi, diharapkan trader bisa cepat mendapatkan hasil serta keluar dari market.

    Mereka akan mengambil momen-momen ketika tidak ada berita fundamental sehingga pergerakannya tidak terlalu fluktuaktif dan bisa dikontrol.

    Kelemahan dari sistem ini sendiri adalah susah untuk mengatur money management karena kecendurungan tidak memakai stop loss dalam setiap posisinya. Selain itu strategi scalping ini butuh ketelitian yang lebih karena seringnya keluar masuk market dalam satu hari.

    Strategi trading forex scalping biasanya dilakukan dengan lot yang lebih besar sehingga dengan beberapa pips yang diambil mampu menghasilkan profit yang cukup lumayan.

    Strategi Trading Forex Harian atau Daily Trading.

    Untuk timeframe yang digunakan dalam sistem trading ini, para trader lebih cenderung memakai timeframe h1 atau h4.

    Daily trading memiliki beberapa kelebihan yaitu open posisi yang lebih sedikit dibanding scalping sehingga tingkat resiko bisa berkurang. Trader lebih mudah melihat atau mengatur money management seperti stop loss dan target profit dikarenkan pergerakan yang lebih tenang dan bisanya berlangsung 1-2 hari.

    Untuk kekurangna dari daily trading sendiri adalah membutuhkan waktu yang lebih lama dalam mencapai target profit, sehingga jika harga bergerak fluktuaktif maka psikologi trader akan sangat terpengaruh.

    Strategi Trading Forex Swing Trading.

    Dalam menjalankan sistem trading swing ini, trader biasanya memakai timeframe D1 ke atas. Trader akan membaca indikator secara teknikal maupun berita fundamental secara lebih mendalam. Swing trader biasanya akan mengamati ekonomi suatu negara secara makro untuk bisa memprediksi pergerakan beberapa minggu atau bulan ke depan.

    Kelebihan dari sistem ini adalah lebih teraturnya pergerakan dan sedikitnya noise yang menganggu dalam membaca sinyal trading. Dengan timeframe yang lebih besar maka data fundamental harian sedikit mempengruhi dan biasanya akan kembali ke trend makronya setelah data ekonomi kembali mendukung pergerakan harga makro.

    Kekurangan dari strategi ini adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan baik itu membuka posisi maupun menutup posisi. Selain itu dana yang dibutuhkan dalam trading ini relatif lebih besar karena berhubungan dengan margin dan kekuatan dana untuk menghadapi pergerakan yang fluktuaktif.

    Itu tadi gambaran singkat tentang strategi trading forex yang sering dipakai oleh trader kebanyakan untuk menghasilkan profit konsisten. 3 strategi ini bisa kamu pilih menyesuaikan dari karakter prabadi kamu, sehingga bisa memperoleh profit yang konsisten dalam trading kamu.

    Peringkat broker opsi biner:
    Penghasilan di Internet
    Tinggalkan Balasan

    ;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: