Strategi Indikator Buaya, Cara Menampilkan Indikator Gator Oscillator Di MT4

Peringkat broker opsi biner:

Cara Menggunakan Indikator Gator Oscillator

Dibaca Normal 4 menit

Waktu berburu di pasar forex telah tiba. Tentukan diri Anda sebagai pemangsa dengan Indikator Gator Oscillator.

Seperti biasa, Bill William tidak pernah kehabisan originalitas. Setelah menciptakan indikator Alligator, si Buaya Market menyusul dengan Gator Oscillator. Saking kreatifnya, indikator ini digadang-gadang dapat “menangkap dan memangsa” trend pasar saat sedang berjalan. Penasaran, kan?

Pengertian Dasar Indikator Gator Oscillator

Indikator Gator Oscillator pada dasarnya diturunkan dari indikator alligator. Bedanya, karena sifat osilasi (naik atau turun pada garis batas 0), indikator ini dapat menginformasikan kepada kita awal dan akhir suatu trend. Bentuknya berupa histogram dua warna yang bisa memanjang dan memendek.

Batang-batang histogram pada indikator Gator Oscillator diperhitungkan berdasarkan kriteria berikut:

  • Tinggi batang di atas angka 0 mewakili perbedaan antara “rahang dan gigi si Buaya”
  • Ketinggian batang di bawah angka 0 mewakili selisih antara “gigi dan bibir si Buaya”
  • Batang merah muncul ketika nilainya kurang dari batang sebelumnya.
  • Batang hijau tercetak saat nilainya bertambah dari batang terakhir.

Berikutnya dari perhitungan di atas dapat ditarik interpretasi seperti ini:

Peringkat broker opsi biner:
  • Jika kedua batang (di atas dan di bawah angka 0) berwarna merah artinya si Buaya sedang tertidur. Tren di pasar sedang sideways.
  • Si Buaya mulai bangun dan merasa kelaparan ketika salah satu batang berubah warna menjadi hijau. Di sini, awal tren mulai terbentuk.
  • Si Buaya membuka mulutnya lebar-lebar dan melahap peluang sebanyak-banyaknya ketika kedua batang berwarna hijau. Di pasar, tren jelas terlihat.
  • Setelah kekenyangan, si Buaya ingin istirahat. Terlihat saat salah satu batang berwarna merah. Saat itu, tren mulai pupus.

Enak sekali si Buaya ini, habis bangun terus makan, eh langsung tidur lagi. Terus begitu sampai perutnya buncit.

Perlu diingat, indikator ini ditujukan untuk pasar dengan pergerakan trend jelas. Jadi, gunakan indikator ini hanya pada pair-pair mayor seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY dan sejenisnya.

Cara Menampilkan Indikator Gator Oscillator Di MT4

Indikator Gator Oscillator adalah salah satu indikator bawaan. Jadi Anda tidak perlu repot-repot download lagi.

Klik Insert -> Indicators -> Bill Williams -> Gator Oscillator.

Aplikasi dan Strategi menggunakan Indikator Gator Oscillator

Pada dasarnya, indikator Gator Oscillator digunakan sebagai konfirmator kekuatan trend. Akibatnya, indikator ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan indikator penghasil sinyal trading lainnya.

Misalnya, pada contoh gambar di bawah ini. Indikator Gator Oscillator dipasang di atas chart USD/JPY timeframe H4 bersama indikator Alligator. Keduanya menggunakan setting default, sesuai dengan parameter yang sudah dimuat di platform MT4.

Trader dapat menggunakan indikator Alligator untuk mendapatkan sinyal entry. Lebih tepatnya, ketika garis merah (bibir) memotong garis biru, bersiap-siaplah untuk menekan order Buy atau Sell.

Contoh gambar di atas memperlihatkan sinyal Buy saat garis merah memotong ke atas garis biru (atau sinyal sell ketika memotong ke bawah). Nah, coba lihat bagaimana keadaan “si Buaya” pada saat itu. Yup, dia sudah terbangun, artinya sinyal Buy memang benar terkonfirmasi. Santap, bleh.

Setelah yakin dengan sinyal dari kedua indikator, tahan posisi sampai si Buaya mulai tampak kekenyangan. Iyalah, jangan ditahan terus, bisa muntah darah nanti.

Lebih tepatnya, selama masa “kekenyangan”, bersiaplah untuk menutup posisi ketika batang histogram indikator Gator Oscillator bertambah pendek.

Sayangnya, secara praktis indikator ini kurang bersahabat bagi swing trader. Masalahnya, kita harus terus memelototi batang histogram indikator Gator Oscillator untuk menentukan kapan harus entry dan exit selama trend berlangsung. Kalo tahan posisinya cuma 1 jam sih nggak masalah lah ya, tapi kalau trend berlangsung lebih dari 3 hari? Mau trading sampai pening, om?

Jadi kesimpulannya, indikator buaya ini lebih tepat untuk digunakan scalping di time frame rendah, dan selama trend mudah terlihat, misalnya antara M15 sampai H1.

Gimana? Sudah siap berburu trend?

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.

Indikator Alligator

Dibaca Normal 4 menit

Indikator Alligator dapat membantu trader pemula menangkap peluang dalam trading forex. Cara membaca sinyal indikator cukup mudah.

Siapa sih belum tahu Bill William, sang trader legendaris pencipta indikator-indikator populer? Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu karyanya; indikator Alligator. Namanya unik juga, yah? Tapi apakah fungsinya juga seunik labelnya? Mari kita kupas bagaimana trader dapat menggunakan indikator Alligator ini.

Mengapa Dinamakan Indikator Alligator?

Pencipta dari indikator Alligator menganalogikan aktivitas pelaku pasar layaknya seekor buaya. Maksudnya, ritme dari antusiasme para buyer atau seller mirip seperti siklus biologis dari predator rawa tadi. Misal, buaya akan merasa lapar pada saat terbangun dari tidur panjangnya, hal tersebut bisa disetarakan dengan kondisi pasar saat sedang sideway.

Dalam keadaan sideway, para pelaku pasar biasanya masih menunggu kesempatan untuk “mengisi perut” alias berburu momen untuk membuka posisi. Nah, pada saat para trader berlomba-lomba untuk berburu harga terbaik itulah biasanya breakout mulai terjadi dan membentuk trend baru.

Trend pasar menggambarkan seberapa aktifnya keinginan pelaku pasar untuk “melahap” semua kesempatan. Umumnya, semakin lama periode sideway berlangsung (periode tidur panjang), maka semakin lapar dan semakin kuat keinginan para trader untuk mencari “mangsa”.

Cara Membaca Sinyal Indikator Alligator

Sinyal dari indikator ini cukup mudah untuk ditangkap. Pada intinya, Anda hanya perlu memperhatikan posisi ketiga garis moving average berikut:

  • Garis biru adalah rahang (jaw) dari indikator Alligator. Garis ini merupakan garis MA berperiode terpanjang (13) dan digunakan sebagai patokan dari kedua garis lainnya.
  • Garis berwarna hijau adalah gigi (teeth) dari indikator Alligator. Karena berperiode lebih pendek (8), sinyal akan tercipta jika garis ini memotong garis biru.
  • Garis warna merah adalah bibir (lip) dari indikator Alligator. MA berperiode tercepat ini mengkonfirmasikan kapan sebaiknya Anda mulai membuka posisi.

Perhatikan gambar di bawah ini

Si Buaya dikatakan tidur apabila ketiga garis saling berbenturan secara tidak beraturan. Dalam kondisi tersebut biasanya pasar masih dalam kondisi sideway. Hindari membuka posisi sampai mendapat sinyal berikut, yaitu ketika indikator Alligator mulai “terbangun”.

Berikutnya, saat garis merah dan hijau (gigi dan bibir) mulai berpotongan ke salah satu arah terhadap garis biru (rahang), maka si Buaya telah terbangun. Maka dari itu, bersiap-siaplah untuk membuka posisi. Prinsipnya masih persis sama dengan sinyal crossing moving average; bila memotong ke atas artinya harga akan naik, atau akan turun jika memotong ke bawah.

Saat trend mulai terbentuk, Anda dapat mempertimbangkan untuk menahan posisi selama “mulut” terbuka lebar. Kondisi itu terlihat jelas saat ketiga garis bergerak ke satu arah dan terus bertambah lebar.

Tapi jangan keterusan!

Berhati-hatilah saat lebar mulut mulai menyempit. Itu artinya indikator Alligator mengindikasikan bahwa si Buaya mulai kekenyangan dan ingin beristirahat. Maka dari itu, bersiap-siaplah untuk menutup posisi ketika garis merah dan hijau (bibir dan gigi) mulai bergerak berlawanan arah dari trend sebelumnya.

Begitulah siklusnya akan terus berlanjut. Pokoknya cukup ingat lagunya Mbah Surip, judulnya “Bangun Lagi Tidur Lagi”. Enak, to?

Cara Menampilkan Indikator Alligator Di MT4

Tidak perlu repot-repot download, Indikator ini sudah tersedia secara default di MT4 Anda. Anda cuma perlu mengikuti petunjuk sederhana ini:

Klik Insert -> Indicators -> Bill Williams -> Alligator

Apakah Indikator Alligator Layak Dicoba?

Yah, biasalah, tiada gading yang tak retak. Sama halnya dengan indikator Alligator ciptaan Bill William ini.

Indikator Alligator tepat digunakan oleh para pemula karena kemudahan dalam memahami dan mendapatkan sinyal untuk membuka posisi. Sayangnya, akurasinya terkadang kurang mantap. Hal tersebut dikarenakan sifat lagging dari indikator ini. Dengan kata lain, saat harga sudah bergerak dengan pergerakan harga cepat dan tajam, umumnya indikator ini akan terlambat untuk meresponnya.

Jadi sarannya, gunakan indikator ini pada pair major dengan trend yang jelas dan stabil. Kedua, hindari news trading karena selama rilis berita penting, pergerakan harga akan terjadi dengan sangat cepat dan tak terduga.

Kesimpulannya, indikator Alligator ini layak Anda coba terutama jika Anda baru belajar mengenai trend trading.

Oh, iya, satu lagi. Anda dapat mencoba meningkatkan akurasi sinyal dari indikator ini dengan mengombinasikannya dengan indikator Gator Oscillator.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2020. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: