Strategi Diversifikasi Disney Pada Tahun 2020, Wujudkan Tujuan Keuangan

Peringkat broker opsi biner:

Cara Meningkatkan Profitabilitas dan Mengurangi Resiko Dengan Diversifikasi

Pada operasional perusahaan khususnya mengenai produksi dan pemasarannya sering anda mendengar istilah diversifikasi produk. Pengertian diversifikasi adalah tindakan membuat segala sesuatu menjadi lebih beragam dengan tujuan agar tidak terpaku pada satu hal saja. Pada usaha hal ini dikaitkan dengan operasional produksi yang tidak tergantung pada penjualan satu jenis saja dengan tujuan menambah profitabilitas dan mengurangi risiko.

Kotler menyatakan konsep ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis yang ada dengan jalan mengidentifikasi peulang untuk menambah bisnis menarik yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini

Effendi mendefinisikannya sebagai suatu perluasan pemilihan barang dan jasa yang dijual oleh perusahaan dengan jalan menambah produk baru atau jasa ataupun memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, jenis dari produk yang sudah ada dalam rangka memperoleh laba maksimal

Tjiptono mengemukakan definisinya yaitu upaya mencari dan menciptakan produk atau pasar yang baru, atau keduanya, dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas, dan fleksibilitas.

Apa yang Menjadi Tujuan Perusahaan Melakukan Diversifikasi ?

Ada beberapa alasan sebuah perusahan melakukan diversifikasi terhadap produknya yang pada umumnya menyangkut dua hal terpenting, yaitu meningkatkan keunungan dan pembagian resiko. Kemudian, Harberg dan Rieple menyatakan diversifikasi dilaksanakan dengan beberapa tujuan, yakni:

  • Pertumbuhan dan nilai tambah => Tujuan ini dapat terpenuhi ketika investasi yang dilakukan perusahaan memberikan keuntunga bagi perusahaan, misalnya mengakuisisi perusahaan yang memiliki sumber daya strategis seperti pemasok yang memproduksi bahan baku utama perusahaan atau merupaka distributor yang telah memiliki saluran distribusi yang luas. Diversifikasi usaha seperti ini akan memberikan nilai tambah secara tidak langsung dari perusahaan yang diakuisisi tersebut
  • Meratakan resiko => Tujuan ini dimaksudkan bahwa dengan berinvestasi pada beberapa usaha maka resiko yang dimiliki satu usaha tidak berpengaruh secara total terhadap perusahaan karena dapat diimbangi oleh return dari usaha lainnya
  • Mencegah monopoli pesaing => Penguasaan pada usaha yang memiliki sumber daya strategis selain dapat memberikan nilai tambah juga mencegah penguasaan oleh pesaing
  • Mencapai sinergi => Kombinasi antara segmen usaha diharapkan memiliki kemampuan untuk mencapai sesuatu, yang tidak mungkin dicapai bila usaha tersebut bekerja sendiri-sendiri
  • Mengendalikan pemasok dan distributor => Ini bertujuan memudahkan perusahaan dalam mengendalikan harga dan mutu agar dapat bersaing
  • Pemenuhan ambisi dari personel manajer => Hal ini berkaitan dengan penghargaan yang akan diterima oleh manajer tersebut. Saat perusahaan melakukan diversifikasi usaha, maka ruang lingkup tugas manajer juga biasanya semakin besar.

Bentuk Strategi Diversifikasi Perusahaan dan Produknya

Terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan sebuah perusahaan terkait diversifikasi atas produknya. Untuk memudahkan pemahaman anda, saya bagi dua; dilihat dari bentuk dan strateginya. Tentunya segala bentuknya disesuaikan dengan pertimbangan kepentingan dan kemampuan perusahaan.

Peringkat broker opsi biner:

2 Bentuk Diversifikasi

Dilihat dari bentuknya dapat dibagi menjadi dua, vertikal dan horizontal:

Diversifikasi Vertikal

Bentuk vertikal adalah diversifikasi dari atas ke bawah. Anda bisa melihat dari gambar diatas bahwa setiap perusahaan secara bebas memasarkan produknya (tidak harus ke bawahnya). Misalkan perusahaan peternakan tiak harus hanya menjual hasil ternaknya ke perusahaan kulit milik anda, bisa juga ke perusahaan olahan kulit yang lainnya bahkan pesaing. Kemudian usaha toko juga tidak terpaku hanya menjual produk sepatu perusahaan anda, bisa saja menjual produk sepatu pesaing.

Diversifikasi Horizontal

Berbeda dengan vertikal, horizontal adalah membagi usaha anda baik konsentris dan konglomerasi (masing-masing dijelaskan dibawah) ke samping. Artinya bahwa setiap unit produksi / usaha memiliki tingkatan dan derajat yang sama, yang membedakannya adalah target pasar dan kebutuhan calon pembeli. Pada gambar diatas menunjukan perusahaan anda memproduksi 3 jenis barang yang berbeda, tentu saja dengan kebutuhan calon pembeli yang berbeda.

2 Strategi Diversifikasi

Strategi diversifikasi adalah bagaimana perusahaan melakukan membagi produknya, apakah dengan produk / usaha yang berhubungan atau sama sekali berbeda. Strategi ini dibagi menjadi dua Konsentris dan Konglomerasi.

Strategi diversifikasi konsentris

Merupakan strategi penambahan produk baru yang masih ada kaitannya dalam hal kesamaan teknologi, fasilitas bersama, atau jaringan pemasaran yang sama dengan produk yang ada saat ini. Kemudian Strategi diversifikasi ini bisa berbentuk vertikal maupun horizontal. Strategi konsentris akan berhasil jika :

  • Bersaing dalam industri yang rendah pertumbuhannya.
  • Menaikkan penjualan produk yang sudah ada dengan memproduksi produk baru yang berkaitan dengan .produk yang sudah ada itu.
  • Menawarkan harga produk baru yang kompetitif.
  • Daur hidup produk saat ini yang mengalami penurunan memiliki team manajemen yang kuat.

Strategi diversifikasi konglomerasi

Penambahan produk baru yang dipasarkan di pasar baru yang tidak berkaitan dengan yang ada saat ini. Agar berjalan efektif, ada beberapa pedoman strategi diversifikasi konglomerasi untuk diikuti, yakni:

  • Terjadi penurunan penjualan dan keuntungan.
  • Kemampuan manajerial dan modal untuk berkompetisi dalam industri baru.
  • Tercipta sinergi yang financial antara dua perusahaan (yang mengakuisisi dan yang diakuisisi) bagi produk saat ini yang sudah jenuh.
  • Adanya peluang untuk memperoleh bisnis baru yang tidak berkaitan namun memiliki memiliki peluang investasi yang menarik.
  • Adanya tindakan antitrust atas bisnis yang terkonsentrasi pada bisnis tunggal.

Apa Manfaat Melakukan Diversifikasi ?

Sebenarnya manfaat dari melakukan diversifikasi tidak jauh berbeda dengan apa yang menjadi tujuan dilakukannya. Dari semua tujuan perusahaan melakukan diversifikasi, terdapat dua manfaat yang berpengaruh besar terhadap operasional dan daya tahan perusahan itu sendiri.

Meningkatkan Profitabilitas dan Daya Saing

Dengan memiliki perusahaan (investasi) di berbagai jenis produk akan mencegah pesaing anda memonopoli pasar. Kemudian, bisa juga mempersepit ruang gerak para pesaing baru. Market share yang berhasil diraih dari berbagai produk akan menambah pemasukan untuk usaha anda.

Meminimalisir Resiko

Resiko selalu ada di segala aktifitas hidup, termasuk selalu menjadi ancaman perusahaan. Dengan dilakukannya diversifikasi secara tidak langsung akan mengurangi dampak resiko di masa yang akan datang. Jika satu unit usaha anda mengalami kerugian, bahkan hingga gulung tikar, masih ada unit usaha lainnya sehingga anda masih bisa “survive”.

Ketika anda bepergian, sebaiknya anda tidak menyimpan uang pada satu tempat (misal pada dompet), sebagian anda simpan di saku baju, sebagian di saku celana bagian depan dan belakang, sisanya boleh dititipkan ke istri atau pacar anda. Jika terjadi terkena musibah pencopetan, anda masih punya uang untuk melanjutkan aktifitas tersebut, setidaknya ongkos untuk pulang.

√ Pengertian Diversifikasi, Tujuan, Bentuk, Strategi dan Manfaatnya

Pengertian Diversifikasi, Tujuan, Bentuk, Strategi dan Manfaatnya – Pada suatu perusahaan khususnya pada bidang produksi dan pemasaran tentu tidak asing dengan istilah Diversifikasi. Tentu istilah ini berkaintan dengan operasional produksi bagaimana bentuk-bentuknya, strategi dan manfaatnya untuk perusahaan. Untuk itu di pembahasan kali ini kami akan mengulaskan secara lengkap dan mudah dipahami.

Pengertian Diversifikasi, Tujuan, Bentuk, Strategi dan Manfaatnya

Mari kita bahas pengertian diversifikasi terlebih dahulu dengan seksama.

Pengertian Diversifikasi

Dalam Wikipedia Diversifikasi (ekonomi) adalah usaha penganekaragaman product (bidang usaha) atau lokasi perusahaan yang dilakukan suatu perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan sehingga arus-kas perusahaan dapat lebih stabil, ini dilakukan perusahaan untuk mengatasi krisis ekonomi, sehingga apabila suatu perusahaan mengalami kemerosotan pendapatan di salah satu product atau negara/daerah, di produk atu negara/daerah lain mendapatkan kelebihan pendapatan, sehingga kekurangan yang terjadi dapat tertutupi.

Seringkali hal ini dilakukan oleh perusahaan besar sebab dengan cara seperti itu perusahaan akan mendapatkan jaminan pendapatan/arus kas yang lebih stabil sehingga terjadi peningkatan trust kepada pemegang saham.

Pengertian lain dari Diversifikasi yaitu perbuatan membuat segala sesuatau menjadi lebih beragam dengan tujuan supaya tidak terpaku pada satu hal saja.

Pengertian Diversifikasi Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa definisi dari diversifikasi yang dibahas oleh ahlinya.

Kotler

Kotler mendefinisikan diversifikasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis yang ada dengan jalan mengidentifikasikan peluang untuk menambah bisnis menarik yang tidak berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini.

Tjiptono

Tjiptono mendefinisikan diversifikasi adalah upaya mencari dan menciptakan produk atau pasar yang baru, atau keduanya, dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas dan fleksibilitas.

Effendi

Effendi mendefinisikan diversifikasi adalah suatu perluasan pemilihan barang dan jasa yang dijual oleh perusahaan dengan jalan menambah produk baru atau jasa ataupun memperbaiki tipe, warna, mode, ukuran, jenis dari produk yang sudah ada dalam rangka memperoleh laba maksimal.

Tujuan Perusahaan Melakukan Diversifikasi

Terdapat beberapa alasan yang menjadi tujuan perusahaan melakukan diversifikasi pada produknya yang umumnya berkaitan dua hal terpenting. Yakni peningkatan keuntungan dan pembagian resiko.

Harberd dan Rieple menyatakan diversifikasi dilakukan dengan beberapa tujuan, yaitu:

a. Pertumbuhan Nilai Tambah

Tujuan ini bisa dipenuhi pada saat investasi yang dilakukan perusahaan memberikan laba atau keuntungan untuk perusahaan. Misalnya mengakuisisi perusahaan yang mempunyai sumber daya strategis seperti pemasok yang memproduksi bahan baku utama perusahaan atau merupakan distributor yang sudah mempunyai saluran distribusi yang luas.

b. Meratakan Resiko

Tujuan ini bermaksud bahwa dengan adanya investasi terhadap beberapa usaha maka resiko yang dimiliki satu usaha tidak berpengaruh secara total pada perusahaan karena bisa diimbangi oleh return dari usaha lainnya.

c. Mencapai Sinergi

Kombinasi antara segmen usaha diinginkan bisa memiliki kemampuan untuk mencapai sesuatu, yang tidak mungkin diraih jika usaha tersebut bekerja sendiri-sendiri.

d. Mengedalikan Pemasok Dan Distributor

Mengendalikan disini mempunyai tujuan mempermudah perusahaan dalam pengendalian harga dan mutu supaya bisa bersaing.

e. Pemenuhan Ambisi Dari Personel Manajer

Hal ini berhubungan dengan penghargaan yang akan diterima oleh manajer tersebut. Ketika perusahaan melakukan diversifikasi usaha, maka ruang lingkup tugas manajer juga seringkali semakin besar.

Bentuk Diversifikasi Perusahaan

Dilihat dari bentuknya, diversifikasi perusahaan bisa dibagi menjadi vertikal dan horizontal.

Diversifikasi Vertikal

Bentuk diversifikasi vertikal merupakan diversifikasi dari atas ke bawah. Dapat dilihat dari gambar diatas, bahwa setiap perusahaan secara bebas memasarkan produknya (tidak harus ke bawahnya).
Misalnya perusahaan peternakan tidak harus hanya menjual hasil ternaknya ke perusahana kulit milik orang lain, dapat juga ke perusahaan olahan kulit yang lainnya bahkan pesaing. Kemudian usaha toko juga tidak terpaku hanya menjual produk sepatu perusahaan anda, dapat saja menjual produk tersebut ke pesaing.

Diversifikasi Horizontal

Tidak sama dengan vertial, diversifikasi horizontal merupakan membagi usaha anda baik konsentris dan konglomerasi (masing-masing dijelaskan dibawah) kesamping. Yang artinya bahwa masing-masing unit produksi/usaha mempunyai tingkatan dan derajat yang sama, yang menjadi pembeda adalah target pasar dan kebutuhan calon pembeli. Di gambar diatas, menggambarkan perusahaan anda memproduksi tiga jenis barang yang berbeda, tentu saja kebutuhan calon pembeli yang berbeda.

Strategi Diversifikasi

Strategi diversifikasi merupakan bagaimana perusahaan melakukan pembagian produknya, apakah dengan produk/usaha yang berkaitan atau sama sekali berbeda. Strategi diversifikasi dibedakan menjadi dua, yaitu konsentris dan konglomerasi:

Strategi diversifikasi konsentris

Adalah strategi menambahkan produk baru yang massih ada hubungannya dalam hal kesamaan teknologi, fasilitas bersama, atau jaringan pemasaran yang sama dengan produk yang ada sekarang ini.

Strategi diversifikasi konglomerasi

Adalah strategi menambahkan produk baru yang dipasarkan pada pasar baru yang tidak berhubungan dengan yang ada sekarang ini. Supaya berjalan efektif, terdapat beberapa pedoman strategi diversifikasi konglomerasi untuk diikuti, yakni:

  • Terjadi penurunan penjualan dan keuntungan
  • Kemampuan manajerial dan modal untuk berkompetisi pada industri baru
  • Tercipta sinergi yang finansial antar dua perusahaan (yang mengakuisisi dan yang diakuisisi) untuk produk sekarang ini yang telah jenuh.
  • Terdapat peluang untuk memperoleh bisnis baru yang tidak berhubungan tetapi mempunyai peluang investasi yang menarik
  • Terdapat tindakan antitrust atas bisnis yang terkonsentrasi pada bisnis tunggal

Manfaat Diversifikasi

Manfat dari adanya diversifikasi perusahaan, antara lain

  • Meningkatkan Profitabilitas Dan Daya Saing
    Dengan mempunyia perusahaan (investasi) pada berbagai jenis produk akan mencegah pesaing untuk memonopoli pasar. Selanjutnya dapat juga mempersempit rung gerak para pesaing baru.
  • Meminimalisir Resiko
    Resiko selalu ada di semua aktifitas hidup, termasuk selalu menjadi ancaman perusahaan. Dengan adanya diversifikasi secara tidak langsung akan mengurangi dampak resiko pada masa yang akan datang.

Apabila satu unit usaha mengalami kerugian, bahkan nyaris gulung tikar, masih ada unit usaha lainnya sehingga masih bisa survive.

Itulah tadi telah dijelaskan tentang Pengertian Diversifikasi, Tujuan, Bentuk, Strategi dan Manfaatnya semoga dapat bermanfaat untuk kalian. Terimakasih telah mengunjungi blog kami dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: