Sistem Perdagangan Pertukaran Saham – Cegah Kejatuhan IHSG, BEI Hentikan Sementara Transaksi Short

Peringkat broker opsi biner:

7 Sektor Saham Menguat, IHSG Ditutup Naik ke 6.401,36

25 Jul 2020, 16:15 WIB Diperbarui 25 Jul 2020, 16:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.977.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis (25/7/2020), IHSG naik 16,37 poin atau 0,26 persen ke level 6.401,36. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,22 persen ke posisi 1.024,35.

Sebanyak 201 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 160 saham melemah dan 188 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 563.317 kali dengan volume perdagangan 17,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 triliun.

Investor asing jual saham Rp 330,3 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.977.

Peringkat broker opsi biner:

Dari 10 sektor pembentuk saham, ada tiga sektor melemah. Sektor barang konsumsi melemah dengan turun 0,44 persen, diikuti sektor pertambangan turun 0,41 persen dan turun 0,01 persen.

Sedangkan tujuh sektor yang menguat antara lain konstruksi yang naik 1,29 persen, sektor aneka indusutri naik 1,27 persen dan sektor infrastruktur naik 0,89 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga menopang IHSG di zona hijau antara lain POSA yang naik 35 persen ke Rp 270 per saham, TIRA naik 34,72 persen ke Rp 260 per saham dan NUSA naik 33,33 persen ke Rp 72 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain JMAS turun 17,68 persen ke Rp 745 per saham, BRAM turun 15,36 persen ke Rp 8.125 per saham dan FOOD turun 14,78 persen ke Rp 196 per saham.

Sesuai Prediksi

Setelah mengalami tekanan sejak awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat pada perdagangan Kamis ini.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, Pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar sembari menanti momen kenaikan lanjutan dengan target mendobrak level tertinggi sepanjang masanya kembali.

“Kondisi capital inflow yang masih terus berlangsung secara year to date turut menjadi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat,” jelas dia dalam catatannya, Kamis (25/7/2020).

William memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 6.302 hingga 6.488.

Senada, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menjelaskan, IHSG diprediksi menguat pada perdagangan hari ini usai mengalami tekanan tekanan pada perdagangan sebelumnya.

“Secara teknikal rentang pelemahan sudah cukup terbatas setelah tiga hari terakhir mengalami koreksi. Namun penguatan IHSG diperkirakan akan terbatas diakibatkan oleh minimnya sentimen,” kata dia.

Saham-saham yang dipilih oleh Dennies pada perdagangan hari ini antara lain PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Sedangkan William memilih PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung melemah dari awal perdagangan saham, akan tetapi IHSG mampu berakhir di zona hijau. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pun makin tertekan. Sementara rupiah berada di kisaran 14.132 per

Perdagangan Terakhir di 2020, IHSG Dibuka Menguat ke 6.205,33

28 Des 2020, 09:15 WIB Diperbarui 28 Des 2020, 09:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan saham Jumat pekan ini. Perdagangan pada hari ini adalah perdagangan saham terakhir di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Jumat (28/12/2020), IHSG menguat 9,65 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.200,29. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG masih menghijau dan naik 14,08 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.205,33.

Indeks saham LQ45 menguat 0,27 persen ke posisi 987,99. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Sebanyak 132 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Selain itu 45 saham melemah dan 112 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.208,81 dan terendah 6.197,51. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 12.950 kali dengan volume perdagangan 443 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 261 miliar.

Investor asing beli saham Rp 16,45 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.535.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Hanya ada satu sektor yang melemah yaitu industri dasar yang turun tipis 0,08 persen.

Sektor saham infrastruktur menguat 0,61 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Disusul sektor saham keuangan menanjak 0,26 persen dan sektor saham kontruksi mendaki 0,18 persen.

Saham-saham yang menguat pada Jumat pagi ini antara lain saham INTD menguat 34,83 persen ke posisi Rp 240 per saham, saham PEHA menanjak 24,89 persen ke posisi Rp 2.810 per saham, dan saham HDFA mendaki 24,56 persen ke posisi Rp 284 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham TIRA merosot 24,11 persen ke posisi Rp 214 per saham, saham TFCO melemah 18,92 persen ke posisi Rp 600 per saham, dan saham APII tergelincir 15,74 persen ke posisi Rp 182 per saham.

Prediksi Analis

Para analis kompak memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan ditutup perkasa dengan diperdagangkan pada level 6.161-6.215.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, IHSG pada penghujung tahun 2020 berpotensimenutup perdagangan dengan positif.

Menurutnya, kondisi pasar atau efek hari ini optimistis akan membawa IHSG menjulang dan ditutup cantik pada rentang support dan resistance di 6.002-6.355.

Menimpali, Head of Research Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat meramalkan, di hari terakhir perdagangan tahun 2020, IHSG berpeluang menguat. Kata dia, IHSG diprediksi naik positif pada kisaran 6.161-6.215.

Lanjar menambahkan, sentimen yang patut diperhatikan oleh para investor antara lain adalah pergerakan indeks di Amerika Serikat (AS) dan China, data pertumbuhan penjualan rumah baru, dan stok persediaan minyak di AS.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: