Sistem Perdagangan Pada Takdir, Daftar Isi

Peringkat broker opsi biner:

Contoh Daftar Isi Makalah Yang Baik

Contoh Daftar Isi Makalah

1. Contoh Daftar Isi Makalah Tema Pendidikan

BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………
A. Orientasi pendidikan jaman dulu dan sekarang………………
B. Institusi pendidikan…………………………………………………………….
C. Tenaga pendidik…………………………………………………………………..
D. Materi pendidikan……………………………………………………………….

2. Contoh Daftar Isi Makalah Bahasa Indonesia

Bab II tinjauan pustaka dan kerangka berfikir……………………………….
A. Tinjauan pustaka ………………………………………………………………..
B. Kerangka berpikir ………………………………………………………………..

Bab III Pembahasan Hasil Penelitian …………………………………………..
A. Kesalahan fonologi ………………………………………………………………
B. Kesalahan morfologi …………………………………………………………….
C. Kesalahan sintaksis …………………………………………………………….
D. Kesalahan leksikon………………………………………………………………

Itulah contoh Daftar Isi Makalah yang juga bisa digunakan untuk makalah pendidikan, makalah Bahasa Indonesia, dan lain sebagainya. Jangan lupa perhatikan titik-titik yang digunakan agar terlihat rapih, jangan sampai titik tersebut tidak rata. Bagimana, mudah bukan membuat sebuah daftar isi? Setelah artikel ini Anda simak, jangan lupa juga membaca atau menyimak informasi Contoh Surat Dinas Lengkap supaya nantinya Anda bisa membuatnya dengan baik.

Islam dan Jaringan Perdagangan antar Pulau

Laut telah berfungsi sebagai jalur pelayaran dan perdagangan antar suku bangsa di kepulauan indonesia dan bangsa-bangsa di dunia. Nenek moyang kita telah memiliki keterampilan berlayar yang di pelajari secara turun temurun. Sejak dulu mereka sudah mengenal teknologi arah angin dan musim untuk menentukan perjalanan, pelayaran dan perdagangan.

Peringkat broker opsi biner:

Jaringan perdagangan dan pelayaran antarpulau di Nusantara terbentuk karena antarpulau saling membutuhkan barang-barang yang tidak ada di tempatnya. Untuk menunjang terjadinya hubungan itu, para pedagang harus melengkapi diri dengan pengetahuan tentang angin, navigasi, pembuatan kapal, dan kemampuan diplomasi dagang. Dalam kondisi seperti itu, munculah saudagar-saudagar dan syahbandar yang berperan melahirkan dan membangun pusat-pusat perdagangan di Nusantara.

Munculnya pusat-pusat perdagangan Nusantara disebabkan adanya kemampuan sebagai tempat berikut ini. Pertama, pemberi bekal untuk berlayar dari suatu tempat ke tempat lain. Kedua, pemberi tempat istirahat bagi kapal-kapal yang singgah di Nusantara. Ketiga, pengumpul barang komoditas yang diperlukan bangsa lain. dan terakhir, penyedia tempat pemasaran bagi barang-barang asing yang siap disebarkan keseluruh Nusantara.

Berdasarkan data arkeologis seperti prasasti-prasasti maupun data historis berupa berita-berita asing, kegiatan perdagangan di Kepulauan Indonesia sudah dimulai sejak abad pertama Masehi.

  1. Jalur-jalur pelayaran dan jaringan perdagangan Kerajaan Sriwijaya dengan negeri-negeri di Asia Tenggara, India, dan Cina terutama berdasarkan berita-berita Cina telah dikaji, antara lain oleh W. Wolters (1967).
  2. Catatan-catatan sejarah Indonesia dan Malaya yang dihimpun dari sumber-sumber Cina oleh W.P Groeneveldt, menunjukkan adanya jaringan–jaringan perdagangan antara kerajaan-kerajaan di Kepulauan Indonesia dengan berbagai negeri terutama dengan Cina. Kontak dagang ini sudah berlangsung sejak abad-abad pertama Masehi sampai dengan abad ke-16. Kapal-kapal dagang Arab juga sudah mulai berlayar ke wilayah Asia Tenggara sejak permulaan abad ke-7. Dari literatur Arab banyak sumber berita tentang perjalanan mereka ke Asia Tenggara.
  3. Dari sumber literatur Cina, Cheng Ho mencatat terdapat kerajaan yang bercorak Islam atau kesultanan, antara lain, Samudra Pasai dan Malaka yang tumbuh dan berkembang sejak abad ke-13 sampai abad ke-15, sedangkan Ma Huan juga memberitakan adanya komunitas-komunitas Muslim di pesisir utara Jawa bagian timur.

Adanya jalur pelayaran tersebut menyebabkan munculnya jaringan perdagangan dan pertumbuhan serta perkembangan kota-kota pusat kesultanan dengan kota-kota bandarnya pada abad ke-13 sampai abad ke-18 misalnya, Samudra Pasai, Malaka, Banda Aceh, Jambi, Palembang, Siak Indrapura, Minangkabau, Demak, Cirebon, Banten, Ternate, Tidore, Goa-Tallo, Kutai, Banjar, dan kota-kota lainnya.

Jalur Perdagangan dari Sumber Tome Pires
Berita Tome Pires dalam Suma Oriental (1512-1515) memberikan gambaran mengenai keberadaan jalur pelayaran jaringan perdagangan, baik regional maupun internasional. Ia menceritakan tentang lalu lintas dan kehadiran para pedagang di Samudra Pasai yang berasal dari Bengal, Turki, Arab, Persia, Gujarat, Kling, Malayu, Jawa, dan Siam. Selain itu Tome Pires juga mencatat kehadiran para pedagang di Malaka dari Kairo, Mekkah, Aden, Abysinia, Kilwa, Malindi, Ormuz, Persia, Rum, Turki, Kristen Armenia, Gujarat, Chaul, Dabbol, Goa, Keling, Dekkan, Malabar, Orissa, Ceylon, Bengal, Arakan, Pegu, Siam, Kedah, Malayu, Pahang, Patani, Kamboja, Campa, Cossin Cina, Cina, Lequeos, Bruei, Lucus, Tanjung Pura, Lawe, Bangka, Lingga, Maluku, Banda, Bima, Timor, Madura, Jawa, Sunda, Palembang, Jambi, Tongkal, Indragiri, Kapatra, Minangkabau, Siak, Arqua, Aru, Tamjano, Pase, Pedir, dan Maladiva. Berdasarkan berita Tome Pires, buatlah peta jalur perdagangan di bagian timur kepulauan Indonesia!

Pada zaman pertumbuhan dan perkembangan Islam, sistem jual beli barang masih dilakukan dengan cara barter. Sistem barter dilakukan antara pedagang-pedagang dari daerah pesisir dengan daerah pedalaman. Di beberapa kota pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam telah menggunakan mata uang sebagai nilai tukar barang. Beberapa macam mata uang yang telah beredar pada saat itu adalah

  1. Drama (Dirham), mata uang emas dari Pedir dan Samudera Pasai;
  2. Tanga, mata uang perak dari Pedir;
  3. Ceiti, mata uang timah dari Pedir;
  4. Cash (Caxa), mata uang emas di Banten;
  5. Picis, mata uang kecil di Cirebon;
  6. Dinara, mata uang emas dari Gowa-Tallo;
  7. Kupa, mata uang emas kecil dari Gowa-Tallo;
  8. Benggolo, mata uang timah dari Gowa-Tallo;
  9. Tumdaya, mata uang emas di Pulau Jawa;
  10. Mass, mata uang emas di Aceh Darussalam.

Sedangkan mata uang asing yang telah digunakan dalam kegiatan perdagangan di Nusantara antara lain Real (Arab); Yuan dan Cash (Cina).

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: