Sistem Perdagangan Eropa Universal

Peringkat broker opsi biner:

Sistem Perdagangan Eropa Universal

Arab Saudi memiliki ekonomi berbasis minyak dengan kontrol pemerintah yang kuat terhadap kegiatan ekonomi utama. Hal ini memiliki sekitar 20% dari minyak bumi terbukti di dunia cadangan, peringkat sebagai eksportir terbesar minyak bumi, dan memainkan peran utama dalam OPEC. Sektor minyak bumi untuk sekitar 80% dari pendapatan anggaran, 45% dari PDB, dan 90% dari pendapatan ekspor.

Dalam usaha meningkatkan pertumbuhan ekonominya Turkmenistan bekerjasama dengan negara-negara tetangganya seperti Turki dan Iran, terutama di bidang investasi perindustrian.

Pemerintah Turkmenistan memperkuat tekadnya untuk mempercepat jalannya reformasi perkembangan ekonomi pasar dengan melancarkan program 1000 hari. Keberhasilan program ini didukung oleh sumber minyak, gas, investasi asing dan swastanisasi. Pemerintah menargetkan sampai tahun 2000 sebagian industri harus sudah di privatisasi.

Dalam kebijakan perdagangan luar negeri Turkmenistan masih mengutamakan kerjasamanya dengan sesama negara PNM dengan membina suatu Kesatuan Ekonomi. Disamping itu Turkmenistan juga menjalin kerjasama ekonomi perdagangan dengannegara-negara Laut Kaspia dan negara-negara Asia Tengah lainnya dengan bergabung dalam Economic Cooperation Organization.

Perdagangan luar negeri Turkmenistan secara tradisional masih dilakukan dengan Rusia, Ukraina dan Iran. Namun saat ini upaya membuka hubungan perdagangan yang lebih baik terus dilakukan dengan negara Eropa dan Turki.

Tahun 2003, pertumbuhan GDP Turkmenistan yang merupakan negara produsen dan eksportir kapas 10 (sepuluh) terbesar dunia ini adalah sebesar 19,6%. Sedangkan GDP per kapitanya pada tahun yang sama mencapai US$ 4.300. Berdasarkan output, sector industri, terutama industri non-manufaktur adalah penyumbang utama bagi pendapatan negara.

Peringkat broker opsi biner:

Dalam rangka menyiapkan diri berintegrasi dengan ekonomi global, tahun 2004 pemerintah Turkmenistan telah menjalankan kebijakan dengan mengandalkan produksi minyak bumi dan gas hydrocarbon serta produk-produk pertanian.

Direktorat Jenderal

Perundingan Perdagangan Internasional

  • Thursday, 4 June 2020

Uni Eropa

Uni Eropa

INDONESIA-EUROPEAN UNION COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT (I-EU CEPA)

Perundingan I-EU CEPA diluncurkan secara resmi melalui Joint Announcement pada tanggal 18 Juli 2020 di Jakarta dan Brussels. Peluncuran diikuti oleh “Kick-Off Meeting” tanggal 20-21 September 2020 di Brussels, Belgia, dimana kedua pihak berhasil memperdalam pemahaman tentang target atas berbagai isu runding yang tertuang dalam “Scoping Paper” yang telah disepakati oleh Presiden R.I dan Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker bulan April 2020 di Brussel, Belgia.

Cakupan* dalam perjanjian I-EU CEPA meliputi: Trade in Goods, Rules of Origin, Customs and Trade Facilitation, Trade Remedies, Sanitary and Phytosanitary, Technical Barriers to Trade, Trade and Sustainable Development, Trade in Services, Investment, Government Procurement, Intellectual Property Rights (including Geographical Indication), Competition, Dispute Settlement and Mediation, Small and Medium Enterprises, dan Economic Cooperation and Capacity Building.

*) Cakupan isu perundingan masih terdapat penyesuaian berdasarkan perkembangan pengorganisasian perundingan.

  1. Perundingan Putaran ke-8 I-EU CEPA telah dilaksanakan tanggal 17-21 Juni 2020 di Jakarta, Indonesia
  2. Bagi Indonesia, pembahasan secara komprehensif dalam perundingan I-EU CEPA harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan (sustainability), peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta harmonisasi standar, akses pasar, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam rangka mendorong sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia lebih terintegrasi dalam mata rantai dunia atau Global Value Chain (GVC).
  3. Indonesia juga memandang penting untuk memperjuangkan sektor/komoditi strategis di Indonesia seperti kelapa sawit (ISPO), perikanan (IUU Fishing), bahan baku mineral, produk kehutanan (FLEGT VPA) dan lainnya.
  4. Perundingan Putaran ke-9 direncanakan dilaksanakan pada akhir 2020 di Brussels, Belgia.

KETUA TIM PERUNDING DAN TARGET PENYELESAIAN

Kelompok Perunding Indonesia untuk I-EU CEPA dipimpin oleh Iman Pambagyo, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan. Sementara Kelompok Perunding Uni Eropa dipimpin oleh Helena König, Director for Asia and Latin America, Directorate General Trade, European Commission. Perundingan I-EU CEPA ditargetkan untuk selesai pada tahun 2020.

  1. Perluasan akses pasar dan peningkatan daya saing bagi produk pertanian, perikanan, industri, kehutanan, dan tenaga kerja Indonesia.
  2. Peningkatan investasi dua arah antara Indonesia dan Uni Eropa.
  3. Peningkatan kerja sama yang lebih luas untuk mengoptimalkan pemanfaatan perjanjian.
  4. Perdagangan: Total Perdagangan kedua negara pada tahun 2020 sebesar US$ 25,2 miliar, dengan trend menurun rata-rata sebesar 6,3% (2020). Pada tahun 2020, Uni Eropa adalah negara tujuan ekspor non migas ke-3** bagi Indonesia dengan nilai sebesar US$ 14,4 miliar dan dengan trend sebesar -5,6% (2020) dan peran sebesar 10% dari total ekspor Indonesia ke dunia. Sementara nilai impor non migas dari Uni Eropa pada tahun 2020 sebesar USD 10,7 miliar dengan trend sebesar – 7,2% (2020).
  5. Bidang Investasi: Pada tahun 2020, Uni Eropa tercatat sebagai mitra investor ke-4** terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 2,6 miliar dan jumlah proyek sebanyak 2.813.

** Peringkat berdasarkan perhitungan Uni Eropa secara agregat.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: