Sistem Perdagangan Akhir Hari, IHSG 2020 Jeblok, Duit Rp 443 T Menguap di Pasar Saham RI

Peringkat broker opsi biner:

IHSG 2020 Jeblok, Duit Rp 443 T Menguap di Pasar Saham RI

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pertama di pekan ini, Senin (3/2/2020), di zona merah. Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 0,32% ke level 5.920,97 dan terus bergerak di zona merah.

Titik terendah IHSG pada hari ini berada di level 5.877,2 atau turun1,06% jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan hari Jumat (31/1/2020).

Per akhir sesi satu, indeks saham acuan di Indonesia tersebut terkoreksi 0,52% ke level 5.909,2. Per akhir sesi dua, koreksi IHSG adalah sebesar 0,94% ke level 5.884,17.

Koreksi IHSG tersebut membuat nilai kapitalisasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun Rp 42,05 triliun, dari Rp 6.864,24 triliun di akhir pekan lalu menjadi Rp 6.822,19 triliun saat ini.

Inflasi di Bawah Ekspektasi, Batasi Koreksi IHSG
Corona Menyerang, Reksa Dana Pendapatan Tetap Jadi Juara!
Jatuh Nyaris 1%, IHSG Resmi Bukukan Koreksi 3 Hari Beruntun

IHSG secara year to date terkoreksi 6,59%, koreksi dalam tersebut membuat nilai kapitalisasi turun Rp 442,83 triliun. Pada akhir 2020 nilai kapitalisasi IHSG tercatat sebesar Rp 7.265,02 triliun.

Peringkat broker opsi biner:

Pada perdagangan hari ini, level psikologis lainnya yakni 5.900, resmi ditembus oleh IHSG.

Kinerja IHSG pada perdagangan hari ini senada dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang juga bergerak di zona merah: indeks Nikkei jatuh 1,01%, indeks Shanghai 7,72%, indeks Straits Times terkoreksi 1,18%, dan indeks Kospi terpangkas 0,01%.

Untuk diketahui, perdagangan di bursa saham China pada hari ini merupakan perdagangan pertama pasca libur panjang memperingati Tahun Baru China.

Meluasnya infeksi virus Corona menjadi faktor yang menekan kinerja bursa saham Benua Kuning. Virus Corona sendiri merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Gejala dari paparan virus Corona meliputi batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan demam, seperti dilansir dari CNN International.

Berpusat di China, kasus infeksi virus Corona juga dilaporkan telah terjadi di negara-negara lain. Hingga hari ini, setidaknya sebanyak 22 negara telah mengonfirmasi terjadinya infeksi virus Corona di wilayah mereka.

China, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, AS, Vietnam, Prancis, Jerman, Inggris, Nepal, dan Kanada termasuk ke dalam daftar negara yang sudah melaporkan infeksi virus Corona.

Dari dalam negeri, tekanan bagi IHSG datang dari rilis angka inflasi periode Januari 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Sepanjang Januari 2020, BPS mencatat inflasi berada di level 0,39% secara bulanan, sementara inflasi secara tahunan berada di level 2,68%. Capaian tersebut berada di bawah konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia yang memperkirakan bahwa pada bulan lalu terjadi inflasi sebesar 0,46% secara bulanan, sementara inflasi secara tahunan berada di level 2,85%.

Sebagai catatan, dalam beberapa waktu terakhir inflasi Indonesia selalu berada di bawah ekspektasi. Untuk periode Desember 2020 misalnya, BPS mengumumkan terjadi inflasi sebesar 0,34% secara bulanan, sementara inflasi secara tahunan yang juga merupakan inflasi untuk keseluruhan tahun 2020 berada di level 2,72%.

Merespons hal tersebut, saham-saham konsumer dilego pelaku pasar, mendorong indeks sektor barang konsumsi terkoreksi 0,53%.

Saham-saham konsumer yang dilego pelaku pasar di antaranya: PT Kimia Farma Tbk/KAEF (-4,5%), PT Indofood Sukses Makmur Tbk/INDF (-1,92%), PT Unilever Indonesia Tbk/UNVR (-1,26%), PT Gudang Garam Tbk/GGRM (-0,54%), dan PT HM Sampoerna Tbk/HMSP (-0,48%). (hps/tas)

Di Akhir Perdagangan, IHSG Ditutup Menguat 0,73 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di akhir perdagangan hari ini, Kamis (8/12/2020).

Indeks menguat di tengah variatifnya bursa regional, meskipun asing hingga hari ini masih mencatat net sell. IHSG sempat menyentuh zona merah di tengah perdagangan, sebelum kembali ke zona hijau hingga penutupan pasar.

Pukul 16.00 IHSG ditutup naik sebesar 38,36 poin atau 0,73 persen di posisi 5.303,73. Sebanyak 172 saham diperdagangkan menguat, 140 saham melemah dan 99 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 17,3 miliar saham senilai Rp 7,54 triliun. Sementara itu investor asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sebesar Rp 395,8 miliar dan di pasar reguler Rp 409,8 miliar.

Saham-saham yang menopang penguatan indeks di antaranya BBCA (Rp 14.700), TLKM (Rp 3.930), ADHI (Rp 2.200), WSBP (Rp 595), ASII (Rp 7.800) dan MYRX (Rp 170). Sementara itu, salah satu saham yang membebani pergerakan IHSG yakni BJBR (Rp 2.430).

Dari 10 indeks sektoral, hanya tiga sektor yang melemah dan selebihnya menguat. Sektor-sektor yang melemah yakni agribisnis (-0,54 persen), pertambangan (-1,52 persen) dan perdagangan (-0,15 persen).

Adapun sektor-sektor yang menguat mencakup industri dasar (0,72 persen), aneka industri (0,25 persen), konsumer (0,75 persen), properti (1,46 persen), infrastruktur (1,43 persen), keuangan (0,36 persen) dan manufaktur (0,65 persen).

Dari regional, bursa di kawasan Asia Pasifik mayoritas ditutup variatif. Selain Wall Street, proyeksi perekonomian China yang diramalkan melampaui perkiraan analis turut memberi tenaga pada pergerakan bursa di kawasan Asia Pasifik.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo ditutup naik 1,45 persen di posisi 18.765,47. Sementara itu indeks Hang Seng di bursa Hong Kong berakhir naik 0,27 persen ke level 22.861,84 dan bursa Seoul ditutup menguat 1,97 persen ke posisi 2.031,07.

Sementara itu bursa Shanghai ditutup turun 0,21 persen ke posisi 3.215,37 dan indeks Straits Times di bursa SIngapura melemah tipis 0,03 persen menjadi 2.958,85.

Nilai tukar rupiah sore hari ini menguat terhadap dollar AS. Di pasar spot, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, rupiah berada di Rp 13.287 per dollar AS.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: