Saya Mendapat Uang Forex.

Peringkat broker opsi biner:

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok antara transaksi di pasar forex dengan pasar saham atau pasar lainnya. Yang pertama dan terutama adalah, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Berbeda dengan saham dimana kita baru bisa untung jika harga naik saja.

Kenapa bisa begitu?

Ini karena dalam forex, jual beli mata uang dilakukan secara berpasang-pasangan. Misalnya bila kita melakukan ‘buy’ pasangan EUR/USD, berarti kita membeli mata uang Euro dengan menjual Dolar AS di saat bersamaan. Dalam hal ini, kita mengharapkan Euro akan menguat jadi lebih tinggi di masa depan dibanding sekarang. Dan jika harapan itu benar-benar terwujud, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak naik, dan kita bisa mendapatkan uang dari trading forex.

Sebaliknya, apabila kita melakukan ‘sell’ EUR/USD, artinya kita menjual mata uang Euro dengan membeli Dolar AS di saat bersamaan. Hal itu kita lakukan ketika mengharapkan Dolar AS akan makin menguat dibanding Euro di masa depan. Apabila itu terjadi, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak turun, dan kita tetap bisa mendapatkan uang dari trading forex biarpun nilai tukar Euro menurun.

Sejumlah Konsep Penting Dalam Transaksi Forex

Dari pembahasan di atas, tentu Anda sudah bisa menyimpulkan sejumlah konsep dasar dalam forex. Nah, di bagian ini kita akan memaparkan lebih lanjut.

    Pasangan Mata Uang
    Penulisan instrumen trading forex selalu ditulis dalam pasangan, seperti EUR/USD, GBP/USD atau USD/JPY. Sebabnya, dalam setiap transaksi valuta asing kita secara bersamaan membeli satu mata uang dan menjual yang lain.
    Dalam satu pasangan, mata uang pertama yang tercantum di sebelah kiri garis miring (“/”) dikenal sebagai mata uang dasar (Base Currency). Sedangkan mata uang kedua di sebelah kanan disebut mata uang counter (Counter Currency).
  • Beli/Jual Dalam Trading Forex
    Dalam perdagangan forex, istilah yang paling umum digunakan adalah:
    Beli (Buy atau Long): Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan naik.
    Jual (Sell atau Short) : Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan turun.
  • Rate/Nilai Tukar/Harga
    Harga dalam trading forex terbentuk di pasar yang skala-nya internasional. Harga-harga itu akan terlihat pada software trading yang diberikan broker untuk kita gunakan sebagai trader, dalam bentuk grafik. Contohnya seperti di bawah ini:

    Lihat ke sisi kanan gambar. Nampak angka 1.1593 dalam kotak putih. Itu merupakan harga EUR/USD saat ini. Akan tetapi, jika kita akan melakukan buy atau sell, maka yang akan dipakai bukan harga itu, melainkan harga yang nampak pada kotak merah di pojok kiri atas gambar.

    Kenapa begitu? Karena selisih diantara kedua harga itu akan menjadi keuntungan bagi broker atau lembaga yang menjadi perantara Anda dengan pasar. Hal ini bisa diumpamakan sebagai kurs jual dan kurs beli jika Anda melakukan penukaran valas di Money Changer.

  • Selisih Harga Penawaran Dan Permintaan (Spread)
    Harga Penawaran (Bid) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan menjual (sell) mata uang dasar.
    Harga Permintaan(Ask) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan membeli (buy) mata uang dasar.
    Harga penawaran adalah selalu lebih rendah dari permintaan, dan selisih tersebut sering disebut dengan nama Spread.
  • Close/Tutup Transaksi
    Setelah Anda membuka posisi di suatu pasangan mata uang, tentu nantinya Anda akan perlu juga menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan trading forex. Caranya dengan melakukan Close.
    Jadi:
    Jika semula Anda Buy, untuk menutup berarti CLOSE (Sell).
    Jika semula Anda Sell, untuk menutup berarti CLOSE (Buy).
  • Selanjutnya, lihat contoh konkrit di bawah tentang bagaimana cara mendapatkan uang dari trading forex.

    Contoh Praktek Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Mari lakukan simulasi dengan pasangan mata uang GBP/USD (Poundsterling dan Dolar AS).

    Suatu waktu, GBP/USD menampilkan harga bid 1.2800 dan harga ask 1.2804. Jika saat itu Anda memperkirakan nilai GBP akan menguat/naik, maka Anda mengambil posisi BUY GBP/USD di 1.2804. Setelah beberapa waktu, harganya akan berubah. Bisa bergerak naik, bisa juga bergerak turun.

    Apabila perkiraan Anda benar, nilai GBP/USD akan bergerak naik. Umpamanya sampai ke angka yang tertulis pada kotak Skenario 1. Nah, itulah kesempatan Anda untuk bisa merealisasikan keuntungan trading forex dengan melakukan CLOSE (Sell) GBP/USD di 1.2820.

    Dari 1 transaksi trading forex tadi, keuntungan yang diperoleh adalah: 1.2820 – 1.2804 = 16 Pip (Pip adalah pergerakan harga terkecil tersedia dalam mata uang).

    Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau ternyata harga GBP/USD bergerak ke arah berbeda, atau tidak sesuai dengan perkiraan Anda?

    Peringkat broker opsi biner:

    Umpamanya GBP/USD ternyata malah turun ke angka seperti tercantum pada kotak Skenario 2. Jika Anda melakukan CLOSE (Sell) pada posisi ini, berarti: 1.2770 – 1.2804 = -34 Pip (Anda rugi 34 Pip).

    Syukurnya, dalam trading forex, kapan Anda melakukan CLOSE, ini tergantung analisa dan terserah Anda. Apakah diperkirakan GBP/USD akan terus turun? Jika begitu, maka sebaiknya Close sekarang untuk meminimalkan kerugian. Atau Anda yakin GBP/USD akan kembali naik? Kalau begitu, jangan Close sekarang, tunggu harga naik kembali untuk mendapatkan profit.

    Pip yang Anda peroleh disini merupakan keuntungan bagi Anda. Hanya saja, untuk mengalihkan keuntungan dalam bentuk pip menjadi uang, diperlukan perhitungan lagi.

    Menghitung Keuntungan Trading Forex

    Pip akan menjadi berapa uang (dollar), tergantung pada jumlah lot serta besar kontrak yang Anda gunakan.

    Jumlah lot merupakan Volume transaksi yang Anda isikan pada formulir order saat buka posisi trading forex. Sedangkan besar kontrak biasanya terlampir dalam jenis akun yang Anda pilih saat membuka rekening di broker forex.

    Umumnya, ada tiga jenis kontrak:

    • Kontrak standar: 100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
    • Kontrak mini: 10,000 unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
    • Kontrak mikro: 1,000 unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seribu USD).

    Ilustrasi perhitungan dari profit di Skenario 1 tadi, dengan asumsi order sebanyak 2 lot dan menggunakan kontrak yang standar, akan menjadi seperti ini:

    Keuntungan($) = Pip Profit X Contract Size($) X Lot
    Keuntungan($) = 16 pip X 100.000 USD X 2 Lot = 320 USD.

    Jadi, coba kita rangkum dalam gambar berikut.

    Melihat contoh ilustrasi penghitungan di atas, boleh jadi tersirat dalam benak Anda, “Kalau begitu, modal trading forex itu sampai ribuan dolar? Kontrak paling kecil yang mikro saja seribu dolar, kalau standar malah seratus ribu. Mahal dong.”

    Tidak. Walaupun tatanan kontrak-nya demikian, tetapi modal untuk trading forex bisa semurah 10 USD saja. Kok bisa begitu?

    Ini karena ada broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage.

    Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10×100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker.

    Kecil, bukan!? Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

    Lebih menguntungkan lagi bagi kita sekarang ini, semua platform/software trading dari broker telah melakukan proses perhitungan di atas secara otomatis. Sehingga, kita dengan mudah mengetahui nilai dolar dari keuntungan kita tanpa perlu susah-susah menghitung lagi, cukup berupaya melakukan transaksi yang profit saja.

    Bagi Anda yang suka berhitung, bisa melihat penjelasan lebih lengkap di artikel khusus tentang bagaimana menghitung profit pips. Namun, bila sudah cukup puas dengan penjelasan ini dan ingin melihat langsung bagaimana melakukan order buy dan sell, mendaftarlah untuk membuat akun demo. Dengan akun demo di broker forex, Anda bisa melakukan simulasi trading forex menggunakan uang virtual (bukan uang sungguhan) secara gratis. Anda pun bisa langsung menerapkan pengetahuan yang didapat dari berbagai materi belajar trading forex.

    Trading forex sering dianggap salah satu cara menghasilkan uang paling mudah. Seperti trader dari Britania Raya ini, meskipun masih SMA dia mampu meraup profit hingga 60,000 Pounds hanya belajar trading forex dari YouTube. Bagaimana kisahnya? Selengkapnya simak video di bawah ini:

    Nah, bagi pemula agar bisa menghasilkan profit trading secara konsisten, tentu harus banyak latihan serta diimbangi dengan penerapan Money Management yang disiplin. Selain itu, trader juga perlu mempelajari psikologi trading forex yang pada dasarnya juga memiliki dampak yang besar pada kesuksesan seorang trader.

    Pasangan Mata Uang Dalam Forex Dan Korelasinya

    Dibaca Normal 11 menit

    Apa saja pasangan mata uang dalam forex dan kapan waktu tepat untuk trading, adalah dua diantara banyak pertanyaan trader pemula. Pengetahuan mengenai ini akan menjadi bekal sebelum mulai trading forex maupun analisis pasar.

    Pertanyaan umum yang sering dilontarkan para trader forex adalah pasangan mata uang apa yang paling bagus untuk trading dan kapan waktu tepat untuk trading forex. Pada artikel ini akan diulas tentang kedua bahasan tersebut, sebagai bekal bagi pemula sebelum mulai trading forex maupun melakukan analisis pasar.

    Jenis Pasangan Mata Uang Dalam Forex

    Pada dasarnya, mata uang dalam forex mencakup semua mata uang di dunia yang dipergunakan dengan sistem nilai tukar mengambang (floating exchange rate) atau sistem nilai tukar mengambang terbatas (managed-floating exchange rate). Namun, untuk mempermudah trader dalam memahami popularitas dan karakteristik masing-masing, maka pasangan mata uang dalam forex dibagi tiga jenis, yaitu:

    1. pasangan mata uang utama (major currency pairs)
    2. pasangan mata uang cross (cross currency pairs)
    3. pasangan mata uang eksotik (exotics currency pairs)

    Berikut gambaran pasangan mata uang (pair) apa saja yang termasuk dalam tiga kategori tersebut beserta korelasinya. Mengenai mana yang paling bagus untuk trading adalah sangat relatif tergantung dari pengetahuan dan pemahaman seorang trader, tetapi secara umum yang banyak diperdagangkan adalah yang paling likuid dan paling rendah spreadnya.

    Pasangan Mata Uang Utama

    Pasangan mata uang utama (sering pula disebut “pair mayor”) adalah mata uang suatu negara yang dipasangkan dengan Dollar Amerika Serikat (US Dollar). Selain mata uang, komoditi juga diperjual-belikan dalam mata uang US Dollar. Begitupula trading forex pada instrumen emas dan silver. Berikut ini adalah daftar pair mata uang mayor beserta simbol dan julukannya (dalam kurung):

    • EUR/USD – Euro vs. the U.S. Dollar (Fiber)
    • GBP/USD – British Pound vs. the U.S. Dollar (Sterling, Cable)
    • AUD/USD – Australia Dollar vs. the U.S. Dollar (Aussie)
    • NZD/USD – New Zealand Dollar vs. the U.S. Dollar (Kiwi)
    • USD/JPY – U.S. Dollar vs. the Japanese Yen
    • USD/CHF – U.S. Dollar vs. the Swiss Franc (Swissie)
    • USD/CAD – U.S. Dollar vs. the Canadian Dollar (Loonie)
    • XAU/USD – Gold atau emas
    • XAG/USD – Silver atau perak

    Pasangan mata uang EUR/USD adalah yang paling banyak diperdagangkan dalam pasar forex, dan yang paling likuid pertukarannya. Dari segi volumenya, EUR/USD adalah yang tertinggi sebesar 27%, disusul USD/JPY 13% dan GBP/USD 12%.

    Pergerakan harga beberapa pasangan mata uang tertentu saling mempengaruhi atau mempunyai korelasi. Korelasi pergerakan mata uang EUR/USD dan GBP/USD adalah searah atau identik, yaitu secara umum arah pergerakan harganya sama, walaupun tidak persis sama. Jika trend EUR/USD naik, maka asumsi trend GBP/USD pada waktu yang sama juga naik. Dalam hal ini, EUR/USD dan GBP/USD dikatakan mempunyai korelasi positif atau searah.

    Hubungan searah antara EUR/USD (garis biru) dan GBP/USD (garis merah) terlihat pada grafik timeframe Weekly di atas. Sebaliknya, USD/CHF dan EUR/USD mempunyai korelasi negatif atau arah pergerakan trend-nya saling berlawanan. Jika trend EUR/USD naik, maka asumsi trend USD/CHF pada waktu yang sama adalah turun. Hal ini bisa dilihat dari chart EUR/USD (garis biru) dan USD/CHF (garis hijau) pada time frame yang sama di bawah ini, secara umum trend pergerakan harganya berlawanan arah.

    Faktor korelasi antar pasangan mata uang ini sangat penting diperhatikan, terutama bagi trader pemula atau newbie, karena jika salah memahami korelasi dalam membuka posisi trading akan malah memperbesar resiko. Misalnya buy pada EUR/USD dan GBP/USD akan makin menambah resiko, kecuali mungkin pada momen tertentu saja. Sama halnya buy EUR/USD dan sell USD/CHF pada tempo bersamaan juga akan menambah resiko. (Baca juga: Korelasi Dalam Pasar Forex)

    Selain itu, dari gambar korelasi di atas, nampak pergerakan harga USD/CHF lebih choppy dibanding EUR/USD dan GBP/USD yang lebih banyak memberikan sinyal price action yang jelas. Karakter-karakter tiap pasangan mata uang semacam ini perlu dikenali oleh trader.

    Mata uang komoditi (Commodity Currency, Commodity Dollar) adalah sebutan bagi mata uang suatu negara yang sangat bergantung pada ekspor komoditinya, bisa hasil tambang atau hasil bumi. Diantara berbagai mata uang dalam forex, sebutan ini digunakan untuk AUD/USD, USD/CAD dan NZD/USD. Selain itu, Gold (emas) atau XAU/USD serta perak atau XAG/USD juga dikategorikan sebagai mata uang komoditi, karena keduanya adalah komoditi yang diperdagangkan dalam USD.

    Semua mata uang komoditi mempunyai korelasi positif dengan komoditi yang dihasilkannya. AUD/USD berkorelasi positif dengan XAU/USD; sedangkan USD/CAD berkorelasi positif dengan harga minyak mentah dunia.

    Pasangan Mata Uang Cross (Cross Currency Pairs)

    Mata uang cross adalah perdagangan antar mata uang mayor non-US Dollar, misalnya:

    • AUD/CAD – Australia Dollar vs. the Canadian Dollar
    • AUD/CHF – Australia Dollar vs. the Swiss Franc
    • AUD/JPY – Australia Dollar vs. the Japanese Yen
    • AUD/NZD – Australia Dollar vs. the New Zealand Dollar
    • CAD/JPY – Canadian Dollar vs. the Japanese Yen
    • CHF/JPY – Swiss Franc vs. the Japanese Yen
    • EUR/AUD – Euro vs. the Australian Dollar
    • EUR/CAD – Euro vs. the Canadian Dollar
    • EUR/CHF – Euro vs. the Swiss Franc
    • EUR/GBP – Euro vs. the British Pound
    • EUR/JPY – Euro vs. the Japanese Yen
    • EUR/NZD – Euro vs. the New Zealand Dollar
    • GBP/AUD – British Pound vs. the Australian Dollar
    • GBP/CHF – British Pound vs. the Swiss Franc
    • GBP/JPY – British Pound vs. the Japanese Yen
    • NZD/JPY – New Zealand dollar vs. the Japanese Yen

    Salah satu pertimbangan yang menyebabkan mata uang dalam forex banyak diperdagangkan yaitu likuiditas dan volatilitas. Dalam hal ini, pasangan mata uang utama biasanya dianggap lebih moderat dan lebih mudah diperhitungkan. Namun, ada beberapa pasangan cross yang sering diperdagangkan, diantaranya: EUR/JPY, AUD/JPY, GBP/JPY dan NZD/JPY.

    Pasangan Mata Uang Eksotik (Exotics Currency Pairs)

    Pasangan mata uang eksotik dalah mata uang negara-negara berkembang dengan laju perekonomian tinggi, yang dipasangkan dengan US Dolar atau Euro. Yang sering diperdagangkan antara lain:

    • USD/TRY – U.S. Dollar vs. the Turkish Lira
    • EUR/TRY – Euro vs. the Turkish Lira
    • USD/ZAR – U.S. Dollar vs. the South African Rand
    • USD/MXN – U.S. Dollar vs. the Mexican Peso
    • USD/SGD – U.S. Dollar vs. the Singapore Dollar

    Kelemahan trading dengan pasangan mata uang eksotik adalah spread tinggi dan likuiditas rendah, sehingga trader forex jarang memilihnya.

    Membuat Watch List Pasangan Mata Uang Dalam Forex

    Untuk mengawasi pergerakan harga pasangan-pasangan mata uang dalam forex, trader dapat membuat Watch List pada software trading masing-masing. Contohnya pada platform Metatrader4 yang paling banyak digunakan oleh trader di seluruh dunia. Untuk menampilkan Watch List atau daftar harga pasangan mata uang yang diperdagangkan secara real-time, langkah-langkahnya sebagai berikut:

    1. Pada menu bar Metatrader4 sebelah kiri atas, klik kiri opsi “View”.
    2. Pilih “Market Watch” (lihat gambar bawah sebelah kiri) sehingga muncul Watch List pada platform Metatrader4 Anda (lihat gambar bawah sebelah kanan).

    Untuk menampilkan pop-up prices guna memudahkan monitoring harga pair mata uang sewaktu trading, klik kanan pada sembarang tempat pada Market Watch (Watch List), atau tekan F-10. Setelah itu akan tampil jendela seperti gambar di bawah.

    Mengenai pemilihan pasangan mata uang yang hendak ditampilkan tergantung pada trading plan Anda. Hendaknya ditampilkan seperlunya saja, misal Anda ingin membandingkan seberapa kuat harga Euro ketika Anda trading mata uang EUR/USD dan USD/JPY, mungkin bisa Anda tampilkan juga pasangan EUR/JPY. Namun, jika Anda sama sekali tak ingin trading USD/MXN misalnya, maka tak perlu memasukkannya dalam Watch List.

    Waktu Tepat Untuk Trading

    Pasar forex dunia memang buka selama 24 jam, tetapi bukan berarti pasar selalu aktif sepanjang hari dimana kita bisa trading dengan kondisi pasar sesuai harapan kita. Kita tentunya ingin trading ketika kondisi pasar sangat volatile, artinya ketika gerak perubahan harga pasar sangat tinggi dan cepat. Apalagi jika kita trading dengan metode price action, maka pergerakan harga yang dinamis dan cepat akan sangat bermanfaat.

    Secara garis besar, ada 3 sesi waktu utama dalam 24 jam waktu trading forex, yaitu sesi Asia, sesi London, dan sesi New York. Pada setiap sesi, ada karakteristik pergerakan pasangan-pasangan mata uang berbeda. (Baca juga: Waktu dan Jam Trading Forex)

    Sesi Asia:

    • Sesi Asia dimulai dengan dibukanya pasar New Zealand dan Australia pada 18:00 EST, satu jam kemudian pasar Tokyo buka (jam 19:00 EST). Pasar Tokyo ini cukup penting mengingat Jepang adalah pasar forex ketiga terbesar setelah London dan New York, dan pasangan mata uang USD/JPY adalah juga ketiga terbesar volume perdagangannya setelah EUR/USD dan GBP/USD.

    • Titik-titik hot spot pasar keuangan Asia adalah Tokyo, Hong Kong, Singapore dan Sidney.
    • Pada sesi Asia ini likuiditas perdagangan acapkali rendah, sehingga para trader banyak yang memilih untuk entry pada sesi London atau New York. Walau demikian, jika ada faktor penggerak sentimen pasar yang signifikan, pergerakan harga dan volatilitasnya bisa meningkat tajam.
    • Data-data ekonomi dari Australia, New Zealand, Jepang dan China dirilis pada sesi ini. Seperti diketahui, data perekonomian China sangat berpengaruh terhadap pasangan mata uang dunia dalam kurun waktu belakangan ini mengingat perdagangan negeri ini dengan negara-negara utama dunia yang meningkat tajam, baik volume maupun nilainya. Pada sesi Asia, pergerakan mata uang AUD, NZD dan JPY lebih volatile dibanding mata uang lainnya.
    • Jika kondisi pasar pada sesi ini berkonsolidasi, maka biasanya akan terjadi pergerakan yang signifikan pada sesi London dan New York.

    Sesi London:

    • London adalah pasar forex terbesar dunia. Hampir 30% transaksi forex dunia terjadi pada sesi waktu perdagangan ini. Pasar London dimulai ketika pasar Asia hampir ditutup, dan pada over-lapping waktu tersebut volatilitas harga dan volume perdagangan biasanya meningkat. Slippage atau perbedaan spread yang kerap terjadi pada sesi Asia karena sepinya pasar biasanya tidak terjadi pada sesi ini.
    • Data-data ekonomi dari negara-negara Eropa dirilis pada sesi ini, sehingga mata uang yang berkaitan (EUR, GBP dan CHF) sangat aktif diperdagangkan dengan volume yang meningkat tajam.

    Sesi New York:

    • Saat pasar New York dimulai pada jam 8:00 EST, para trader London baru mulai aktif kembali dari break makan siangnya. Overlap waktu ini (8:00 EST – 12:00 EST) adalah yang paling aktif dengan volume perdagangan dan likuiditas yang sangat tinggi.
    • Hampir sebagian besar data-data perekonomian yang penting dan berpengaruh signifikan dirilis pada sesi ini, terutama data-data untuk mata uang USD dan CAD.
    • Karena hampir 85% perdagangan forex dunia melibatkan mata uang USD, maka semua mata uang yang berpasangan dengan USD berpotensi untuk bergerak dengan volatilitas yang tinggi pada sesi ini.
    • Pergerakan harga cenderung melamban setelah pasar London ditutup, kecuali ada sentimen pasar yang cukup penting seperti rilis suku bunga USD atau pidato gubernur bank sentral (The Fed).
    • Harga penutupan pasar New York penting untuk dicatat, karena sering untuk rujukan para trader sebagai penutupan pasar hari itu, termasuk para trader yang menerapkan metode price action dalam tradingnya.

    Catatan :Waktu EST (Eastern Standard Time) = GMT – 5 jam = WIB – 12 jam (Nopember – Maret). Mulai Maret-Nopember menggunakan DST (WIB lebih cepat 11 jam dari New York Time DST), sedangkan mulai Nopember-Maret menggunakan EST (WIB lebih cepat 12 jam daripada New York Time EST).

    Dari ketiga sesi waktu perdagangan di atas, pertemuan (overlap) terjadi antara sesi Asia dan sesi London pada jam 3:00 sampai 4:00 EST, dan antara sesi London dan New York antara jam 8:00 sampai 12:00 EST. Pada sesi waktu overlap tersebut, volatilitas harga dan volume perdagangan biasanya meningkat dengan signifikan, demikian pula likuiditasnya. Para trader forex selalu memanfaatkan sesi waktu overlap pasar London dan New York antara jam 8:00 sampai 12:00 EST untuk melakukan aktivitas trading, mengingat saat itu terjadi pergerakan pada hampir semua pasangan mata uang dalam forex.

    Setelah mengetahui pasangan mata uang dan waktu trading yang tepat, pilihan manakah yang menjadi favorit utama? Jika Anda suka dengan pair mata uang mayor, silahkan baca tip selanjutnya di Tip Trading Pada Mata Uang Utama.

    Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

    Peringkat broker opsi biner:
    Penghasilan di Internet
    Tinggalkan Balasan

    ;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: