Perusahaan Investasi Forex – Forex Sampai MLM, Satgas Sikat Habis 73 Investasi Bodong!

Peringkat broker opsi biner:

Forex Sampai MLM, Satgas Sikat Habis 73 Investasi Bodong!

Jakarta, CNBC Indonesia- Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi menghentikan 73 entitas penawar investasi ilegal atau bodong pada 24 April kemarin. Mayoritas entitas penawar investasi bodong itu berkegiatan usaha trading forex.

Adapun rinciannya kegiatan usaha yang dihentikan Satgas Waspada Investasi meliputi, 64 Trading Forex, 5 Investasi uang, 2 Multi Level Marketing, 1 Investasi Perkebunan dan 1 Investasi Cryptocurrency.

Meresahkan! 47 Entitas Investasi Bodong Disikat OJK
OJK: 30% Investasi Bodong Berbentuk Multi Level Marketing
Mobil China DFSK Kenalkan Glory 560, Lebih Murah dari Avanza!

“Penawaran investasi ilegal juga masih banyak di masyarakat, dan ini sangat berbahaya bagi ekonomi masyarakat. Masyarakat diminta selalu berhati-hati dalam menginvestasikan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing, melalui keterangan tertulis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Minggu (28/4/2020).

Satgas Waspada Investasi telah menghentikan sebanyak 120 entitas penawaran investasi ilegal selama tahun 2020.

Seiring dengan maraknya penawaran investasi ilegal ini, OJK mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati memilih platform investasi. Masyarakat harus memastikan platform yang dipilih sudah mengantongi izin OJK.

Peringkat broker opsi biner:

Masyarakat juga memastikan produk investasi yang ditawarkan memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar. Selain itu, masyarakat harus memastikan logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya sudah dilakukan sesuai ketentuang perundang-undangan.

Kacau! Pablo Benua ‘Ikan Asin’ Pernah Bikin Investasi Bodong

Jakarta, CNBC Indonesia – Kontroversi seputar kasus Pablo Benua dan Rey Utami terkait ‘ikan asin’ menyeret kasus investasi bodong yang pernah di kelola oleh PT Inti Benua Indonesia. Kasus ini sempat mencuat pada 2020 dan segera ditangani oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK dan Satgas Waspada Investasi memasukkan Inti Benua dalam dalam perusahaan investasi yang patut diwaspadai dan menghentikan kegiatannya.

Pakar Hukum: Wewenang Penyidikan OJK tak Langgar Konstitusi
Forex Sampai MLM, Satgas Sikat Habis 73 Investasi Bodong!
OJK Kembali Temukan 140 Fintech Ilegal, Ini Daftarnya

Dalam siaran pers yang disampaikan OJK pada tanggal 11 Januari 2020. OJK dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali menemukan enam kegiatan usaha penawaran investasi yang tidak memiliki izin dari otoritas manapun dalam menawarkan produknya yang berpotensi merugikan masyarakat.

OJK dan Satgas Waspada Investasi menyatakan keenam perusahaan tersebut sebagai perusahaan investasi yang ilegal dan harus menghentikan kegiatan usahanya untuk memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat, khususnya konsumen di sektor jasa keuangan.

Keenam perusahaan tersebut adalah:

  1. PT Compact Sejahtera Group, Compact500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC
  2. PT Inti Benua Indonesia
  3. PT Inlife Indonesia
  4. Koperasi Segitiga Bermuda/Profitwin77
  5. PT Cipta Multi Bisnis Group
  6. PT Mi One Global Indonesia

Kegiatan keenam perusahaan tersebut selama ini sudah menjadi perhatian dan pemantauan oleh OJK dan Satgas Waspada Investasi karena informasi yang disebarkan enam perusahaan tersebut melalui berbagai media sosial baik cetak maupun elektronik.

OJK dan Satgas telah melakukan upaya pemeriksaan terhadap keenam perusahaan tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan keenam perusahaan tersebut harus menghentikan kegiatan usahanya.

OJK dan Satgas Waspada Investasi menghimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Memastikan perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
  • Memastikan bahwa pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

Nama Pablo Benua ramai dibicarakan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ‘Ikan Asin’ yang menyeret sejumlah selebritis. Pablo Benua dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Fairuz A. Rafiq dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ini merupakan buntut dari kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh mantan istri Fairuz, Galih Ginanjar. Munculnya kasus ikan asin ini berawal dari sebuah konten yang dibuat oleh Rey Utami dan Pablo Benua dalam akun YouTube-nya. (hps/dru)

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: