Pengaruh Bitcoin Terhadap Investasi Di Dunia

Peringkat broker opsi biner:

Pengaruh Bitcoin Pada Perekonomian Dunia

Pengaruh Bitcoin Pada Perekonomian Dunia
Semakin meningkatnya globalisasi ekonomi dunia diiringi dengan teknologi digital yang sangat pesat, kebutuhan masyarakat akan kecepatan, kemudahan dan keamanan transaksi keuangan semakin meningkat. Sehingga diperlukan sistem pembayaran yang cukup handal dan mudah.

Sistem pembayaran merupakan suatu mekanisme yang mencakup pengaturan yang digunakan untuk penyampaian pembayaran melalui pertukaran nilai antar perorangan, lembaga keuangan baik secara domestik maupun global, Dengaan adanya Teknologi Blockchain dengan mata uang terkuatnya yang bernama Bitcoin, diciptakan oleh Satoshi Nakamoto, tentang apa itu Teknologi Blockchain selengkapnya silahkan Anda pelajari disini, Satoshi Nakamoto suatu sosok misterius yang hingga saat ini, meskipun sudah dicari dan dilacak secara terus menerus, belum juga diketahui identitas aslinya. Meskipun begitu, keunikan teknologi ini menuai banyak pujian, dan sudah ada ribuan perusahaan yang memutuskan untuk bereksperimen dengan teknologi ini. Hyperledger Project adalah sebuah proyek bersama yang menggabungkan perusahaan dan lembaga perbankan di dunia–termasuk perusahaan raksasa seperti Citibank, Commonwealth Bank, HSBC dan Barclays untuk mempelajari cara kerja Blockchain dan mengaplikasikannya ke sistem perbankan internal. Proyek ini dilakukan demi mentransformasi cara kerja perbankan ke arah yang lebih aman, cepat dan efisien agar mereka bisa berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan finansial yang bertransaksi menggunakan cryptocurrency.

Bitcoin merupakan mata uang virtual sebagai asset digital yang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan mata uang biasa diantaranya yaitu biaya transaksi yang rendah bahkan gratis dan sifatnya yang anonim. Munculnya bitcoin juga memperluas kegiatan ekonomi mulai dari proses penambangannya, penukarannya maupun kegiatan e-commerce menggunakan bitcoin. Meskipun demikian bitcoin dihadapkan pada risiko nilai yang volatil dan sifat anonimnya mengakibatkan bitcoin dapat digunakan untuk transaksi ilegal.

Salah satu tren di dunia teknologi informasi tahun 2020 adalah bitcoin. Meskipun bitcoin hanyalah salah satu jenis dari apa yang disebut dengan mata uang virtual (virtual currency). Namun seiring dengan kenaikan nilainya yang mencapai lebih dari USD 1000 untuk setiap kepingnya pada bulan November 2020, bahkan hingga saat ini Februari tahun 2020 nilai bitcoin hampir mendekati USD 2000, merupakan nilai yang sangat fantastis untuk asset digital, maka bitcoin menjadi sangat populer.

Apa sebetulnya mata uang virtual ini?

Mata uang virtual merupakan alat tukar/payment processor yang dihasilkan oleh komputer dan dapat digunakan untuk membeli barang maupun jasa baik secara online ataupun di dunia nyata. Mata uang ini diterima oleh beberapa vendor sebagai alat pembayaran alternatif dari mata uang resmi seperti US Dollar.

Peringkat broker opsi biner:

Bitcoin merupakan salah satu jenis mata uang virtual sebagai asset digital bagi para bitcoiner yang dibuat dan dikelola menggunakan algoritma kriptografi sehingga sering juga disebut crypto currency. Selain bitcoin yang termasuk jenis mata uang ini adalah Ripple, Litecoin, Peercoin, NXT dan Dogecoin.

Beberapa keunggulan bitcoin dibandingkan dengan mata uang konvensional diantaranya adalah biaya transfer yang rendah bahkan gratis, kecepatan transaksi yang tinggi dan bebas hambatan, transaksi antar negara dan benua dapat dilakukan dengan hitungan menit serta dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke satu bank.

Transaksi bitcoin dilakukan secara anonim atau tanpa mengungkapkan identitas pelaku sama sekali sehingga kita tidak perlu repot-repot untuk menyerahkan bebagai macam keterangan yang biasnaya diminta olah bank seperti sumber dana, tujuan transaksi dan alamat penerima. Dengan tidak adanya otoritas yang mengawasi bitcoin maka tidak mungkin ada pembekuan dana, tidak ada yang bertanya dari mana sumber dananya dan untuk apa transaksi dilakukan. Satu-satunya faktor yang membuat Bitcoin populer sebagai sarana transaksi anonim adalah karena kita dapat membuat Wallet Bitcoin tanpa memberitahu identitas siapa kita. Dalam pengertian ini, wallet akan tetap bersifat pribadi, namun mata uangnya akan tetap
terpublikasi. Ini artinya jika kita mendapatkan koin secara anonim (misalnya, kita
menambangnya atau membeli lewat jalan yang tak terlacak), membelanjakannya lewat cara
yang tak terlacak (misalnya, membayar untuk sesuatu yang tidak dikirimkan atau terkait
secara pribadi dengan cara apapun).

Apa itu Wallet Bitcoin?

Wallet adalah bagian Bitcoin yang sering dilihat oleh pengguna. Istilah wallet (dompet) sendiri kurang tepat karena wallet sebetulnya tidak menyimpan Bitcoin. Wallet hanya menyimpan private key yang mengijinkan sang pemilik untuk menambah transaksi ke block chain disebuah alamat berupa public key Bitcoin-nya tersimpan sebagai sebuah catatan transaksi di dalam block chain tersebut. Semakin banyak yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran, maka bitcoin dapat menjadi mata uang tunggal. Sekarang apabila kita pergi ke Eropa maka kita harus menukar uang rupiah dengan uang euro yang mengakibatkan kerugian kurs. Dengan menggunakan bitcoin maka hal itu dapat diatasi sehingga akan mengurangi biaya transaksi dan biaya perjalanan.

Kompleksitas bitcoin menimbulkan kesulitan dalam hal regulasi dan perlindungan konsumen. Nilai bitcoin telah terbukti sangat volatil, lebih-lebih karena bitcoin tidak didukung oleh bank sentral atau dipatok untuk nilai mata uang tertentu atau kepada standar emas. Peningkatan mendadak dan tak terduga dalam nilai bitcoin berpotensi mengakibatkan pengguna bitcoin memperoleh keuntungan dan kerugian tak terduga. Hal ini memungkinkan bitcoin sebagai alat investasi yang tentu saja terdapat risiko didalamnya.

Dari perspektif regulator, kemampuan bagi pengguna dari bitcoin melakukan transaksi secara anonim akan menciptakan potensi transaksi ilegal seperti pencucian uang. Hal ini diperburuk dengan kemudahan di mana bitcoin sekarang dapat ditukar dengan mata uang nasional. Pada tahun 2020, beberapa orang di Amerika Serikat ditangkap karena diduga mengoperasikan usaha bisnis kriminal yang dirancang untuk membantu penjahat melakukan transaksi ilegal dan pencucian hasil kejahatan mereka melalui bitcoin. Bitcoin juga telah digunakan untuk memindahkan uang dari Iran (yang sedang diberi sanksi oleh masyarakat internasional) ke negara lain untuk mengimpor barang-barang tertentu, yang tidak akan mungkin menggunakan mata uang nasional Iran.

Regulator, terutama bank sentral, juga akan khawatir jika volume bitcoin (atau mata uang virtual lain) yang beredar akan membesar, sehingga mata uang nasional mereka sendiri mungkin tidak lagi menjadi alat yang efektif dalam mengelola perekonomian negara. Tanpa kontrol atas mata uang virtual, bank sentral tidak dapat membackup nilai bitcoin dan mata uang virtual lainnya untuk mengendalikan fluktuasi harga dan inflasi.
Ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi juga merupakan salah satu kelemahan dari bitcoin. Jaringan peer to peer dan proses pembuatan bitcoin membutuhkan tingkat daya komputasi yang tinggi, dan sangat tergantung pada integritas infrastruktur yang mendukung bitcoin. Kelemahan dalam infrastruktur dapat mengurangi kepercayaan dan keyakinan sebagian besar konsumen terhadap bitcoin. Hal itu dibuktikan setelah terjadi serangan oleh hacker di tempat penukaran bitcoin dan dompet virtual. Setiap kali upaya hacking ditemukan di tempat penukaran bitcoin atau dompet virtual, operator biasanya akan menunda proses pertukaran. Hal ini mengganggu penggunaan bitcoin, dan menimbulkan rasa frustasi dan mengurangi kepercayaan terhadap tempat tempat penukaran bitcoin.

Kejadian yang paling menggemparkan adalah serangan Denial-of-service (DDoS) terhadap tempat penukaran bitcoin yang berbasis di Tokyo Mt. Gox pada Februari 2020. Hacker berhasil mengambil kendali dari beberapa komputer sehingga menyebabkan kerugian sekitar US$ 575 juta.

Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa virtual currency termasuk bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, sehingga dilarang digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia. Dalam keterangan persnya BI menyebutkan, pelarangan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 7 tahun 2020 tentang Mata Uang yang menyatakan bahwa mata uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, atau kewajiban lain yang harus dipenuhi dengan uang, atau transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di Wilayah NKRI wajib menggunakan rupiah. Selengkapnya tentang masa depan bitcoin di Indonesia silahkan baca juga tentang Menyimak masa depan Bitcoin di Indonesia

Pendukung bitcoin menyatakan bahwa siaran pers BI menyiratkan bahwa bitcoin tidak dapat diyatakan sebagai alat pembayaran yang sah karena memang alat pembayaran yang sah di Indonesia hanya mata uang rupiah. Mata uang asing seperti US Dollarpun bukan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Artinya bahwa bitcoin bisa saja tetap beredar di Indonesia bukan sebagai alat pembayaran namun sebagai alat tukar-menukar (barter) merupakan asset digital dalam berinvestasi.

Beberapa kegiatan ekonomi yang muncul dengan adanya bitcoin adalah yaitu: menambang bitcoin, membeli bitcoin di tempat penukaran bitcoin dan menjual jasa atau barang dengan menerima pembayarannya menggunakan bitcoin. Untuk di Indonesia saat ini kegiatan penukaran bitcoin dapat dilakukan di situs yaitu situs bitcoin merupakan market place bitcoin terbesar di Asia Tenggara, Di situs bitcoin selain dapat dilakukan penukaran bitcoin terhadap rupiah dan sebaliknya, Anda juga bisa berinvestasi asset digital bitcoin.

Pelajari disini Apa itu bitcoin? dijelaskan dengan lengkap mudah dipelajari dan dapatkan kebebasan finansial dengan berdagang investasi asset digital crypto currencies
Amerika Serikat telah merilis sebuah pemberitahuan (USA IRS Notice 2020-21) yang menyatakan bahwa bitcoin harus diperlakukan sebagai properti (seperti saham dan transaksi barter) dan bukan sebagai mata uang untuk tujuan pajak. Efek dari putusan ini adalah memberikan kepastian bagi investor bitcoin. (IRS, 2020)

Bagaimana pengenaan pajak terhadap transaksi bitcoin juga menjadi perhatian otoritas di banyak negara. Inggris telah menjadi salah satu negara yang pertama telah mengkonfirmasi bagaimana transaksi yang melibatkan mata uang virtual akan dikenakan pajak.

HM Revenue & Customs (HMRC) di Inggris telah mengkonfirmasi bahwa pendapatan dari penambangan bitcoin berada di luar lingkup Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan alasan bahwa kegiatan penambangan bukan merupakan suatu kegiatan ekonomi, dan bahwa tidak ada PPN pada saat bitcoin dipertukarkan untuk mata uang lainnya. (HMRC, 2020)

Kesimpulan :
Meskipun ada risiko yang terkait dengan penggunaan Bitcoin, Bitcoin dapat memperluas kemungkinan kegiatan ekonomi dan mendefinisikan kembali bagaimana e-commerce dilakukan. Namun demikian penting untuk menyadari risiko dan implikasi dalam menggunakan teknologi baru ini, terutama dari perspektif Indonesia. Ini masih harus dilihat apakah konsensus internasional akan muncul dalam menghadapi risiko fiskal dan masalah legal yang terkait dalam penggunaan bitcoin.
05-03-2020 19:54

Bagaimana Penggunaan Bitcoin Mempengaruhi Investor Sartup

duniafintech.com – Dengan semakin maraknya penggunaan Bitcoin dan teknologi Blockchain, semakin banyak perusahaan startup mulai mengubah cara mereka mendapatkan investasi. Alih-alih dengan menjual ekuitas tradisional, mereka mulai melakukan Initial Coin Offerings (ICO) dengan menjual token/koin mereka sendiri.

Namun, selama beberapa bulan terakhir, kita telah melihat tingkat ICO yang didanai dengan sukses mulai menurun. Ini terjadi karena investor semakin pintar dan cenderung mendanai proyek spekulatif. Tingkat adopsi mata uang virtual pun meningkat. Dan lebih banyak perusahaan mulai menambahkan Bitcoin sebagai metode pembayaran. Expedia, Virgin dan Microsoft semua saat ini menerimanya, sementara McDonalds dan Wal-mart adalah yang paling diharapkan akan melakukan langkah serupa di tahun 2020.

Bagaimana Penggunaan Bitcoin Mengubah Para Pengusaha Dalam Strategi Fundraising-nya?

Beranjak dari metode lama dengan menjual saham konvensional, banyak pendiri startup mulai memanfaatkan Blockchain dan Bitcoin untuk mengumpulkan modal. Membuat token dan menawarkannya kepada para investor adalah cara yang paling sering dilakukan belakangan ini. Namun, semua tetaplah harus melalui berbagai proses pertimbangan yang tidak mudah.

Maxine Ryan salah satu pendiri Bitspark, sebuah platform pengiriman uang tiruan untuk bisnis transfer uang, yang baru-baru ini meluncurkan token, Zephyr. Dia mendorong para pendiri untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum meluncurkan ICO untuk memahami peraturan tersebut. Ryan mengatakan:

“Karena lebih banyak perusahaan pemula mempertimbangkan rute ini untuk mengumpulkan dana, para pendiri harus mempelajari secara dekat perbedaan antara ICO dan Token Sale, karena ada persyaratan peraturan khusus yang mempengaruhi keduanya.”

Semakin Banyak Profesional yang Turut Andil

Meskipun secara umum pertumbuhan ICO melambat, minat investor justru meningkat. Perusahaan investasi baru yang sedang berkembang banyak yang mengadopsi cryptocrurency dan menjadikannya sebagai salah satu aset sah. Hal ini juga sangat berperan mendorong pertumbuhan industri ini.

CME Group yang baru-baru ini meluncurkan bursa berjangka Bitcoin menjadi salah satu pelopor bersama JP Morgan. Menurut riset CNBC, saat ini setidaknya adalah 124 hedge funds yang memfokuskan diri pada mata uang virtual dan blockchain.

Bagaimana Investor Melihat Tren Ini?

Simon Dixon adalah CEO BnkToTheFuture.com dan merupakan investor aktif di industri ini. Dia sedang optimis terhadap masa depan ICO karena mereka mampu menghasilkan cara yang sangat baik untuk teknologi protokol untuk memberi rewards kepada penggunanya dan mendapatkan keuntungan dari penerapannya.

Dixon memprediksi bahwa bisnis yang lebih besar, yang sudah memiliki daya tarik dan pelanggan, akan mulai mengidentifikasikan ekosistem dan komunitas mereka. Kita sudah mulai melihat tren ini meningkat, karena perusahaan publik, seperti iCandy Interactive Limited, mulai menciptakan koin mereka sendiri. Dengan perkembangan ini, sepertinya kita dapat berharap tinggi pada perkembangan industri startup yang bersinergi dengan cyrptocurrency dan blockchain, terutama untuk sektor investasi.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: