Pasangan Forex Korelasi Negatif

Peringkat broker opsi biner:

Korelasi Mata Uang Dalam Trading Forex

Dibaca Normal 6 menit

Kemiripan bentuk pola dalam pergerakan harga antar pair bisa kita maksimalkan. Artikel ini akan membahas caranya melalui identifikasi korelasi pair di pasar forex.

Dalam trading forex, sebagaimana pada pasar-pasar lainnya, seringkali ada beberapa pasangan mata uang (pair) yang pergerakan harganya saling berhubungan satu sama lain. Hal ini disebut sebagai korelasi mata uang (currency correlation). Pemahaman akan korelasi mata uang bisa membantu trader forex menilai kondisi pasar, menghindari risiko, dan mencari peluang trading potensial.

Korelasi Positif Dan Negatif

Dalam statistik, korelasi adalah hubungan yang terukur antara dua besaran pada suatu waktu. Korelasi diukur dalam range -1 (untuk korelasi negatif yang sempurna) sampai +1 (untuk korelasi positif yang sempurna).

Sebuah korelasi positif menyatakan bahwa kedua pasangan mata uang sering bergerak ke arah yang sama. Semakin tinggi korelasinya, berarti semakin dekat dan makin akurat kesamaan geraknya. Apabila dua pasangan mata uang memiliki korelasi positif yang tinggi, maka keduanya akan menunjukkan dinamika pergerakan naik-turun yang nyaris serempak. Contohnya pada ilustrasi berikut:

Di sisi lain, korelasi negatif menyatakan pergerakan berlawanan. Semakin negatif (semakin kecil) angka korelasinya, berarti semakin besar perbedaan geraknya. Perhatikan pergerakan dua pasangan mata uang di bawah ini; bila yang satu naik, maka yang lainnya akan turun; atau sebaliknya.

Contoh grafik korelasi mata uang positif di atas diambil dari pergerakan EUR/USD (garis biru) dan GBP/USD (garis merah) pada timeframe Weekly; sedangkan contoh korelasi mata uang negatif diambil dari pergerakan EUR/USD dan USD/CHF (garis hijau). Namun, korelasi mata uang dalam trading forex bukan ini saja, melainkan juga terjadi pada pasangan-pasangan mata uang lainnya yang banyak diperdagangkan di pasar forex.

Peringkat broker opsi biner:

Korelasi Mata Uang Dalam Trading Forex

Penting untuk diketahui bahwa dalam trading forex, pasangan mata uang yang kita tradingkan adalah sebuah satuan tunggal. Pasangan mata uang ini terdiri dari dua mata uang yang berbeda dan nilainya ditetapkan berdasarkan nilai dari satu mata uang terhadap mata uang lawannya. Secara teknis, ketika kita trading pada sebuah pasangan mata uang, kita melakukan dua trade sekaligus. Kita membeli sebuah mata uang dan sekaligus menjual mata uang pasangannya. Contoh: jika kita buy EUR/USD, berarti kita buy EUR sekaligus sell USD dalam waktu yang bersamaan.

Tidak seperti dalam perdagangan saham atau komoditi yang lain, dalam trading forex akan lebih tepat bila kita melihat pasangan mata uang yang kita transaksikan sebagai dua trade yang berbeda. Hal ini akan membantu kita dalam mengetahui hubungan antar pasangan mata uang yang kita transaksikan, guna membantu menemukan kesempatan (trading opportunity) untuk masuk pasar dan menghindari risiko yang tak diinginkan.

Jika kita membandingkan beberapa pasangan mata uang populer, kita akan menemui kemiripan bentuk pola dalam pergerakan harganya, seperti misalnya pada korelasi positif EUR/JPY (garis violet) dan EUR/USD berikut ini:

Kedua pasangan mata uang di atas bergerak dengan pola yang hampir sama, mengindikasikan korelasi yang kuat. Jika ingin membuktikan bisa dirinci dari pergerakan naik turunnya harga dari waktu ke waktu. Baik saat transaksi EUR/JPY maupun EUR/USD, kita akan buy EUR dan sell mata uang yang lain jika kita membuka posisi buy pada pasangan mata uang tersebut. Dalam hal ini, korelasi mata uang yang kuat timbul karena hubungan berikut:

Contoh yang lain adalah korelasi negatif antara USD/JPY (garis oranye) dan EUR/USD di bawah ini:

Pada contoh di atas, terlihat korelasi negatif yang kuat. Faktor penggeraknya disini adalah perubahan harga dari salah satu mata uang pasangannya, dalam hal ini USD. Karena USD berada dalam posisi yang berbeda; pada pasangan yang satu di sisi buy, sedangkan pada pasangan yang lain pada sisi sell, sehingga hubungannya bersifat negatif.

Untuk menjelaskan illustrasi ini, ambil contoh yang bergerak hanya USD, sedangkan mata uang yang lain, yaitu EUR dan JPY flat (tidak bergerak), maka kita hanya akan membandingkan hubungan antara gerakan harga USD dan gerakan harga USD yang berlawanan, yang jelas tidak ada gunanya.

Memanfaatkan Korelasi Mata Uang

Korelasi mata uang ini sangat penting diperhatikan, terutama bagi trader pemula, karena jika salah memahami korelasi dalam membuka posisi trading malah akan memperbesar risiko. Namun, jika sudah mengetahuinya maka malah dapat memanfaatkannya untuk mengelola posisi trading secara lebih optimal. Berikut manfaat mengetahui korelasi mata uang dalam trading forex:

  • Trader dapat terhindar dari situasi membuka dua posisi trading yang saling membatalkan.

Umpamanya, dari artikel ini, kita tahu bahwa EUR/USD dan USD/CHF bergerak berlawanan (korelasi negatif). Nah, apabila kita buka posisi buy EUR/USD dan buy USD/CHF pada kisaran waktu yang sama, berarti sama saja kita tidak trading; karena meskipun EUR/USD benar-benar bergerak naik sesuai ekspektasi, nantinya USD/CHF justru bakal merosot.

  • Trader dapat terhindar dari tindakan menggandakan risiko trading.

Misalnya open buy pada EUR/USD dan EUR/JPY yang berkorelasi positif, berarti memperbesar risiko karena keduanya cenderung bergerak ke arah yang sama; kecuali mungkin pada momen tertentu saja. Sama halnya, open buy EUR/USD dan open sell USD/JPY pada kisaran waktu yang sama juga akan menambah risiko.

  • Trader dapat melakukan diversifikasi risiko.

Trader dapat mencari dua pasangan mata uang yang korelasinya tak 100% positif, tetapi juga tidak negatif; kemudian membuka posisi pada keduanya dalam upaya untuk diversifikasi risiko. Contohnya EUR/USD dan AUD/USD. Ketika Dolar AS cenderung bias bearish (melemah), maka trader dapat membuka posisi buy sebesar 1 lot pada EUR/USD dan 1 lot pada AUD/USD. Risikonya boleh jadi akan lebih ringan dibanding jika trader hanya melakukan buy 2 lot pada EUR/USD saja, yang bisa langsung hangus ketika Euro mendadak melemah di luar dugaan.

Jika kita mencermati dan mengetahui korelasi mata uang dalam trading forex, maka kita bisa mengembangkan strategi trading yang unik berdasarkan pola pergerakan harga kedua pasangan yang berkorelasi, baik positif maupun negatif, selain membantu menemukan kesempatan (trading opportunity) yang tepat guna masuk pasar.

Pair mata uang mana saja yang paling menarik untuk ditradingkan di pasar forex? Simak bahasannya dalam artikel Pasangan Mata Uang Dalam Forex dan Korelasinya.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Cyber Edu

Forum Mahasiswa PJJ PGSD UNS

Korelasi Positif dan Korelasi Negatif

Korelasi positif dan korelasi negatif
Korelasi positif adalah hubungan yang sifatnya satu arah.
Korelasi positif terjadi jika antara dua variabel atau lebih berjalan parallel atau searah yang berarti jika variabel X mengalami kenaikan maka variabel Y juga mengalami kenaikan.

Macam-macam korelasi positif :

  1. korelasi positif maksimal atau korelasi positif tertinggi yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi apabila dihubungkan antara satu dengan yang lain, akan membentuk satu garis lurus yang condong ke arah kanan.
  2. korelasi positif tinggi atau kuat yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi sedikit atau beberapa mulai menjauhi garis lurus, terpencar atau berada di sekitar garis lurus tersebut dengan kecondongan ke arah kanan.
  3. korelasi positif rendah atau korelasi positif kecil yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi semakin jauh terpencar atau menyebar menjauhi garis lurus dengan kecondongan ke arah kanan.

Contoh :
Korelasi penggunaan media pembelajaran matematika dengan peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Semakin tepat pemilihan dan penggunaan media pembelajaran, semakin tinggi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.

Korelasi negatif adalah korelasi antara dua variabel atau lebih yang berjalan dengan arah yang berlawanan, bertentangan atau sebaliknya.
Korelasi negatif terjadi jika antara dua variabel atau lebih berjalan berlawanan yang berarti jika variabel X mengalami kenaikan maka variabel Y mengalami penurunan atau sebaliknya.

Macam-macam korelasi negatif :

  1. korelasi negatif maksimal atau korelasi negatif sempurna yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi apabila dihubungkan antara satu dengan yang lain, akan membentuk satu garis lurus yang condong ke arah kiri.
  2. korelasi negatif tinggi atau kuat yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi sedikit atau beberapa mulai menjauhi garis lurus, terpencar atau berada di sekitar garis lurus tersebut dengan kecondongan ke arah kiri.
  3. korelasi negatif rendah atau korelasi negatif kecil yaitu jika pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi semakin jauh terpencar atau menyebar menjauhi garis lurus dengan kecondongan ke arah kiri.

Contoh :
Semakin tinggi kesadaran hukum semakin rendah angka kriminalitas.

Yang membedakan arah korelasi adalah pada angka indeks korelasi. Bila di depan angka
indeks korelasi diberi tanda – (minus) menunjukkan arah korelasi yang negatif. Bila
di depan angka indeks korelasi diberi tanda + atau tidak diberi tanda apapun
menunjukkan arah korelasi tersebut positif. Tanda – maupun + di sisni bukan merupakan tanda aritmatika.

Jika dua variabel mempunyai korelasi positif tertinggi, maka akan terlihat pencaran titik yang terdapat pada peta korelasi tersebut, jika dihubungkan antara satu dengan yang lain, akan membentuk satu garis lurus yang condong ke arah kanan.

Angka indeks korelasi adalah suatu angka yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengetahui seberapa besar kekuatan korelasi di antara variabel yang sedang dikorelasikan. Angka indeks korelasi menunjukkan tinggi rendah, kuat lemah, besar kecil hubungan suatu variabel. Angka indeks korelasi dilambangkan dengan huruf tertentu.

  • r xy lambang koefisien korelasi pada teknik korelasi Product Moment.
  • Rho lambang koefisien korelasi pada teknik korelasi Tata Jenjang.
  • Phi lambang koefisien korelasi Phi variabel diskirt murni.
  • C atau KK sebagai koefisien korelasi pada teknik korelasi Kontigensi.

Besarnya angka indeks korelasi berkisar antara – 1,00 sampai dengan 1,00.
Dapat dituliskan dengan -1 ≤ Rxy ≤ 1
Hasil korelasi yang sempurna sebesar – 1,00 dan 1,00.

  • Angka indeks korelasi yang paling kecil adalah nol. Jika dari hasil perhitungan menunjukkan :
  • Angka indeks korelasi = 0, artinya tidak ada korelasi.
  • Angka indeks korelasi menunjukkan lebih dari ± 1,00, artinya ada kesalahan waktu menghitung.
  • Angka indeks korelasi + (Rxy > 0 ), artinya arah korelasi positif.

Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi belajarnya. Untuk kepentingan tersebut diambil sampel random sebanyak 15 siswa kelas 5 SDN 1 Purworejo untuk diberikan angket tentang motivasi belajarnya. Setelah diberikan perlakuan yang sama dalam pembelajaran matematika, diakhir semester diadakan tes dengan hasil sebagai berikut :

Motivasi Belajar (X) : 55 60 65 70 50 70 65 80 90 95 65 60 60 65 45
Nilai Matematika (Y) : 5 4 6 6 4 8 7 9 8 10 6 5 6 7 4

Angka indeks korelasi rxy = 0.9
df = 15- 2 = 13
a=5%
r tabel = r5%,13= 0.514
rxy = 0.9 > r tabel = 0,514

Kesimpulan
Karena H0 ditolak, dengan demikian terdapat korelasi positif yang signifikan antara prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi belajarnya.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: