Orang Dalam Memandu Ke Forex Trading Kathy Lien 6 Buku Forex Terbaik untuk Pemula

Peringkat broker opsi biner:

5 Langkah Menuju Sukses Trading Forex Ala Kathy Lien

Dibaca Normal 9 menit

Sebagai trader wanita sukses yang kerap diwawancarai TV Amerika, Kathy Lien punya segudang tips. Salah satunya adalah langkah-langkah menuju sukses trading forex.

Sebagai salah satu trader wanita sukses di masa kini, Kathy Lien punya segudang tips yang bisa dibagikan untuk para trader pemula. Salah satu rekomendasinya tercantum dalam buku trading berjudul High Profits in High Heels: Secrets from Today’s Top Women Traders. Dalam karya kompilasi tersebut, analis yang sering muncul di CNBC dan Sky Business ini tak hanya membagikan kesan dan pengalaman sebagai trader wanita yang masih jarang ada, tapi juga rahasia sukses dengan 5 langkah trading berikut ini:

1. Membangun Rencana Trading

Langkah paling awal dalam menciptakan strategi trading adalah membuat perencanaan. Kesalahan terbesar pemula adalah trading berdasarkan naluri atau metode trader lain. Walaupun nantinya bisa berhasil, berkiblat pada cara trading orang adalah sebuah “dosa”, karena Anda akan kesulitan membuat profit yang sama saat tak lagi menerima “tips” dari trader tersebut. Gelar trader sukses tak bisa disematkan jika Anda hanya berhasil profit besar di satu posisi trading. Oleh karena itu, Anda perlu membuat strategi yang Anda pahami luar dalam.

Kenali Diri Anda
“Di setiap presentasi saya, selalu ada pertanyaan tentang indikator dan time frame mana yang terbaik. Jawaban saya adalah ‘tidak ada’.” demikian ungkap Kathy Lien. Menurutnya, semua trader punya kesempatan profit yang sama, baik itu trader jangka pendek, jangka panjang, teknikalis, maupun fundamentalis.

Kuncinya, temukan gaya trading yang sesuai dengan kepribadian Anda, dan jangan mencoba untuk menyesuaikan kepribadian Anda dengan gaya trading tertentu. Kenali diri Anda dan ketahui apakah Anda termasuk orang yang tidak sabaran, butuh hasil cepat, suka deg-degan melihat pergerakan harga walau hanya 10 pip, atau tergolong lebih ingin mengambil pendekatan yang lebih santai dan memiliki perspektif jangka panjang. (seputarforex.com)

Peringkat broker opsi biner:

Untuk mengetahuinya, Anda bisa mulai menyusun strategi dengan menjawab 3 pertanyaan ini:

  1. Apakah strategi saya nantinya akan berbasis teknikal, fundamental, atau keduanya?
  2. Apakah strategi saya akan lebih fokus pada trading range atau trend?
  3. Time frame apa yang akan saya gunakan?

Sebagai catatan, penentuan time frame bisa didasarkan pada kepibradian Anda. Time frame besar seperti H1 atau lebih mungkin kurang cocok bila Anda termasuk tipe trader yang kurang sabaran. Sebaliknya, Anda akan kesulitan mencerna volatilitas di time frame rendah seperti M5 atau M15 bila Anda tergolong trader yang lebih suka “jalan pelan-pelan”.

Lalu, Anda bisa melanjutkan dengan menjawab 3 pertanyaan berikutnya:

  1. Pair apa yang akan saya tradingkan? mayor atau cross?
  2. Apakah saya akan tetap menahan posisi di atas jam 5 sore atau bahkan di akhir pekan?
  3. Apakah saya hanya akan membeli pair yang memberikan saya bunga swap?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda bisa membangun fondasi trading Anda. Sekedar info, ada beberapa strategi yang bekerja lebih baik di pair-pair tertentu. Misalnya, pair EUR/GBP kerap dipilih untuk strategi trading dalam range. Ini artinya, EUR/GBP lebih sesuai untuk strategi “buy low, sell high”. Menyusun rencana trading tentu akan terasa lebih mudah bila Anda dapat mengenali karakteristik pergerakan harga di pair-pair tertentu, dan memasangkannya dengan setup trading yang tepat.

2. Mengatur Money Management

Langkah berikutnya berkaitan dengan manajemen resiko. Mengapa ini perlu menjadi yang kedua? Faktanya, tahu kapan saat yang tepat untuk exit adalah sama pentingnya dengan mengenali momen pas untuk entry posisi.

Ada berbagai macam metode manajemen resiko yang bisa Anda gunakan. Di sini, Kathy Lien tidak menekankan cara mana yang paling baik, karena semuanya bergantung pada bagaimana Anda menggunakannya. Metode averaging misalnya, bila digunakan dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan mungkin dapat berbuah manis. Namun beda perkaranya bila cara tersebut diaplikasikan saat posisi Anda sedang loss, karena Anda justru dapat memperbesar resiko kerugian. Untuk itu, ketahui dulu apa yang akan Anda lakukan sebelum membuka posisi agar bisa mengambil langkah exit terbaik.

Gunakan Trailing Stop
Satu lagi tips dalam menentukan exit adalah dengan melibatkan trailing stop. Menurut Kathy Lien, pasar forex adalah market yang sangat trending. Artinya, harga bisa bergerak hingga ribuan pip jika sedang tren di arah tertentu, dengan sedikit retracement di sana-sini. Karena inilah banyak fund manager menjadi trend follower. Dalam menerapkan strategi trend following, trailing stop memiliki peran yang cukup krusial karena berguna untuk memaksimalkan potensi profit sekaligus membatasi resiko.

Contoh penggunaan trailing stop

Lalu bagaimana dengan Kathy Lien sendiri? Di buku ini, ia mengungkapkan strategi favoritnya:
“Saya suka membuka beberapa posisi trading dengan ukuran 2 lot. Target pertama saya biasanya ada di level “konservatif”, atau yang mudah tercapai. Sementara untuk target kedua, saya tempatkan dengan rasio 1:3. Ketika target pertama saya tersentuh, saya akan pindahkan stop loss ke level breakeven dan terus menyesuaikannya dengan trailing stop seiring dengan penguatan trend. Prinsipnya adalah, jangan pernah biarkan posisi win berubah menjadi loss.”

3. Menguji Strategi Trading

Setelah menyusun metode entry dan exit, kini tiba saatnya untuk menguji kehandalan strategi tersebut. Ingat, semuanya perlu dites baik dengan back test maupun forward test. Cara terbaik melakukan back test sebenarnya adalah dengan mengaplikasikan program coding tertentu. Namun karena tak semua trader bisa menggunakannya, maka kita bahas cara yang umum saja, yaitu dengan mereview chart. Lama waktu back test biasanya tergantung pada strategi trading Anda. Semakin rumit metode yang Anda gunakan, jelas semakin lama durasi tesnya.

Hanya setelah Anda selesai melakukan back test, Anda bisa melaju ke akun demo untuk forward test. Tahap ini penting dijalankan meski Anda sudah memperoleh hasil dari back test. Mengapa? Apa yang mungkin terjadi dalam teori kadang tak serupa dengan kenyataannya. Apalagi bila Anda menggunakan strategi breakout atau news trading, pastinya gejolak harga tidak akan mudah diperkirakan, dan mencari posisi entry tentu tidaklah semudah yang tercermin di hasil back test.

Bila Anda sudah berhasil meraih profit konsisten di akun demo, maka Anda bisa melangkah ke akun live. Dalam hal ini, ada baiknya Anda tak terburu-buru, karena “naik kelas” ke akun live sebelum mencetak keuntungan stabil di akun demo hanya akan membawa bencana bagi Anda nantinya.

4. Memahami Strategi Trading

Selain memilih strategi yang sesuai dengan karakter, Anda juga perlu memahami benar strategi trading yang Anda gunakan. Bukan hanya dari cara kerjanya, tapi juga seperti apa hasil trading yang akan didatangkan.

Dari segi hasil trading, ada dua macam strategi yang bisa dikenali. Strategi pertama berhasil membuat banyak posisi Anda berakhir profit, namun jumlah keuntungan per posisinya rendah. Dengan strategi semacam ini, jumlah untung dan rugi Anda di setiap trading kurang lebih sama besar. Namun karena kebanyakan posisi Anda profit, maka angka harapan profit Anda secara keseluruhan masih positif.

Sebaliknya, strategi kedua membuat sebagian besar posisi Anda tak ditutup dengan profit. Tapi dalam sekali profit, keuntungan yang Anda peroleh bisa sangat besar jumlahnya. Dengan demikian, setiap kali profit besar keuntungannya akan mampu menutupi kerugian dari posisi loss. Tipe kedua ini biasanya dihuni oleh strategi-strategi macam metode breakout dan trend following.

Mengenali sisi ini akan mempermudah Anda mengukur keberhasilan trading. Katakanlah Anda mengambil strategi breakout. Setelah sekian lama trading ternyata besar profit Anda tak terlalu besar, dan malah gagal menutupi kekurangan dari loss Anda. Hasil yang seperti ini jelas mengindikasikan ketidakberhasilan penerapan strategi tersebut. Kalau sudah begini, maka tak ada cara lain kecuali kembali ke langkah pertama.

5. Mengembangkan Trading

Bila Anda mampu melewati tahap keempat, maka yang tersisa selanjutnya adalah pengembangan. Meski sudah di tahap terakhir, bukan berarti Anda bisa bersantai-santai begitu saja. Kenyataannya, justru di tahap inilah Anda perlu lebih berusaha, karena mengembangkan trading adalah proses yang terus berlangsung sepanjang waktu.

Belajar Dari Kathy Lien
“Setiap minggu, saya dan partner trading saya mengadakan sesi refleksi diri, dimana kami berdiskusi tentang trading seperti apa saja yang telah kami lakukan. Kami juga membahas kesalahan-kesalahan yang kami buat, apakah ada pola kekalahan yang bisa dilacak, atau adakah sesuatu yang bisa diperbaiki”, demikian ungkap Kathy Lien.

Kathy Lien dan partner tradingnya

Trader wanita yang pernah bekerja di JP Morgan itu membagikan pengalamannya ketika berdialog dengan salah seorang trader di suatu event. “Dia mengatakan bahwa strategi trading miliknya sangat profitable, namun ada satu masalah yang mengganjal; strateginya selalu gagal tiap ada rilis berita. Percaya atau tidak, dia meminta saran kepada saya. Jawaban saya sederhana saja, bila Anda bisa profit di pasar normal namun gagal saat ada rilis berita, maka hindari trading di waktu-waktu itu. Saya yakin sekarang trader itu telah memahaminya. Walaupun simpel, tapi hal semacam itu kadang perlu disampaikan dengan benar-benar jelas dulu untuk bisa dipahami”, begitulah katanya. (Artikel ini ditulis oleh Galuh untuk seputarforex.com)

Kathy Lien kembali memberi contoh dengan mengungkapkan ‘curhatan’ trader lain: “Ada trader yang bercerita bahwa ia belum bisa berhasil menggunakan strategi breakout. Setelah saya tanya-tanya, barulah ketahuan duduk perkaranya. Selama ini ia mencari breakout di akhir sesi Amerika dan awal sesi Asia, dua sesi pasar yang paling jarang ada momen breakout-nya. Saya kemudian menyarankannya untuk menyesuaikan jam trading di awal sesi Eropa, dan hanya dengan melakukan hal itu, tingkat profitabilitasnya meningkat secara signifkan. Penyesuaian-penyesuaian kecil seperti inilah yang justru mampu membuat perbedaan besar”.

Kesimpulan

Trading yang sukses selalu dimulai dengan perencanaan. Menyusun rencana trading pun tak bisa sembarangan. Anda perlu mengenali karakter Anda sebagai trader, baru mencari strategi yang tepat dengan kepribadian Anda. Sesudah itu, masih ada langkah-langkah mengatur manajemen resiko, menguji dan memahami strategi, juga senantiasa mengembangkan trading Anda.

Meski terkesan panjang dan melelahkan, namun kelima tahap di atas bisa menjadi penentu kesuksesan yang membantu Anda mengatasi berbagai rintangan trading. Seperti apa rupa kendala trading yang dapat menjadi penghalang menuju jalan kesuksesan? Nah, Toni Turner akan membahas tuntas 4 rintangan trading itu di sini.

Artikel ini juga telah diunggah di Instagram dan bisa dilihat di sini. Agar tetap terhubung dengan Update konten Seputarforex di Instagram, Follow kami di IG: @Seputarforex.

Solusi Dilema Belajar Trading Forex Dari Kathy Lien

Dibaca Normal 7 menit

Ada banyak batu sandungan saat Anda belajar trading forex, beberapa diantaranya adalah 4 dilema yang dijabarkan solusinya oleh Kathy Lien dalam artikel ini.

Pernahkah Anda menemui dilema saat belajar trading forex? Ada banyak sekali pilihan yang diperkenalkan saat baru masuk di dunia trading, mulai dari cara belajar hingga strategi. Karenanya, tak heran bila banyak trader merasa kebingungan saat pertama kali mengenal trading forex. Dari sekian banyak permasalahan yang ada, trader dan analis forex Kathy Lien merangkum 4 hal yang paling sering menjadi dilema para pemula dan memberikan solusinya. Berikut ini uraian lengkapnya.

1. Bagaimana Cara Memilih Media Belajar?

Ada banyak sumber belajar forex yang bisa Anda manfaatkan saat ini. Mulai dari media konvensional seperti buku hingga artikel-artikel online, info tentang seluk-beluk forex bisa diperoleh dimanapun. Nah, dari sekian banyak info tersebut, bagaimana cara memilah sumber belajar terbaik untuk pemula?

Dalam hal ini, ada 3 syarat dari Kathy Lien yang bisa digunakan untuk mendeteksi kualitas sebuah media belajar dan sumber informasi trading forex:

Informasi dasar sangatlah penting untuk memperkenalkan para pemula dengan pasar forex. Semakin transparan cara pengungkapannya, maka semakin baik pula media belajar tersebut. Ingat bahwa meskipun forex membawa peluang tak terbatas, namun ada pula kekurangan-kekurangan dan sisi gelap yang tak bisa dikesampingkan begitu saja.

Jadi, media belajar yang baik hendaknya bisa menuntun para pemula dengan arahan pengetahuan yang benar. Tak hanya menarik pendatang baru dengan iming-iming profit semata, tapi juga menginformasikan risiko kerugian yang bisa dialami. Di samping itu, adanya penjabaran tentang dasar-dasar trading juga dapat menjadi poin plus, karena akan sangat membantu trader dalam memahami garis besar cara trading dan kaidah-kaidah di pasar forex.

Selain pengetahuan dasar, sumber belajar forex yang baik juga harusnya memiliki berbagai uraian tentang analisa teknikal dan bagaimana cara menerapkannya dalam trading. Mulai dari pedoman membaca chart hingga penggunaan indikator, semua informasi yang diperlukan tentang analisa teknikal akan sangat berpengaruh bagi strategi trading para pemula nantinya.

Satu lagi komponen yang tak boleh ketinggalan adalah analisa fundamental. Mengingat harga sebetulnya digerakkan oleh buyer dan seller yang perilakunya bisa dipengaruhi oleh sentimen dari berita-berita fundamental, maka wajib hukumnya bagi para pemula untuk mengetahui pentingnya peranan faktor fundamental dalam forex. Selain itu, media belajar yang baik semestinya turut memberikan dukungan analisa fundamental dengan menyajikan update berita penting dan terbaru.

2. Perlukah Menghadiri Sekolah Forex?

Jawaban dari dilema ini bisa relatif, tergantung dari kebutuhan masing-masing pemula akan manfaat sekolah forex. Dibanding sekedar belajar sendiri dari sumber-sumber informasi tentang trading forex, sekolah forex bisa memberikan panduan belajar yang lebih terarah. Jika Anda mendaftar program edukasi forex secara online misalnya, akan ada interaksi dengan pengajar dan sesama siswa. Aspek seperti itu tentunya memberi manfaat tersendiri karena memfasilitasi sarana tukar ide, pengalaman, dan tips trading.

Jadi, apabila Anda merasa perlu mendapat keuntungan dari belajar bersama dengan pembimbing dan teman-teman sesama trader, maka menghadiri sekolah forex bisa memiliki peran krusial dalam tahap belajar trading forex. Sebaliknya, mendaftar di program sekolah forex tak akan menjadi kebutuhan pokok jika Anda adalah tipe orang yang lebih suka belajar sendiri, atau senang memiliki kebebasan dalam mengumpulkan materi informasi yang ada. Apalagi, berbagai sarana edukasi semacam itu umumnya memerlukan biaya. Jadi apabila tak didukung kebutuhan mendesak, program sekolah forex justru bisa menjadi beban finansial bahkan sebelum Anda mulai bertrading.

3. Fundamental Atau Teknikal?

Setiap trader itu berbeda, ada yang memilih jalan teknikal, namun ada pula yang cenderung mengarah ke fundamental. Jika dipisahkan seperti itu, maka tak ada yang lebih baik di antara keduanya. Namun perkaranya bisa berbeda apabila Anda bisa menggabungkan teknikal dan fundamental dengan seimbang.

“Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal,” jelas Kathy Lien. Analis yang menjadi partner Boris Schlossberg itu juga menekankan bahwa “. menggabungkan kedua metode tersebut dapat menghindarkan Anda dari posisi-posisi buruk. Cara seperti ini (kombinasi teknikal dan fundamental) juga bisa digunakan semua trader, baik day trader maupun pengguna swing trading.”

Berbagai teknologi platform trading dan chart harga kini sudah dilengkapi dengan tool yang menunjang pengamatan fundamental dan teknikal secara bersamaan. MetaTrader 4 contohnya, memiliki banyak sekali indikator dan tool teknikal bawaan, serta mengusung fitur feed berita forex untuk memberi informasi fundamental yang diperlukan.

4. Bagaimana Dengan Sistem Trading?

Banyak trader hingga kini masih penasaran dengan sistem trading yang dipasarkan. Baguskah sistem trading ini untuk dicoba? Apakah hasil trading nantinya sepadan dengan biaya yang dikeluarkan untuk membeli sistem trading tersebut? Sebenarnya, baik mencoba sistem trading yang dipasarkan, ataupun membangun sistem trading sendiri sama-sama tak ada salahnya. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan pada kebutuhan belajar trading forex Anda.

Sistem trading yang beredar biasanya telah dibedakan menurut kategori tertentu. Ada sistem yang berfokus pada strategi trend trading, ada pula sistem dengan metodologi range trading. Namun dari sekian banyak ragam sistem yang ditawarkan, akan sangat sulit menemukan strategi berbasis analisa fundamental.

Terkait hal itu, Kathy Lien mencermati bahwa sistem trading fundamental memang sangat jarang ada di pasar forex. Hanya hedge fund dan bank-bank besar yang kebanyakan menggunakan sistem fundamental, karena biasanya metode tersebut sangat berpedoman pada persepsi jangka panjang dan tidak memberikan banyak sinyal entry. “Itulah mengapa sistem yang banyak digunakan trader individu lebih banyak berkutat pada metodologi trend atau range trading. Jarang ada sistem yang bisa mengeksplorasi keduanya sekaligus melengkapinya dengan fundamental, karena jika ada, maka bisa jadi Anda telah menemukan holy grail dalam trading,” demikian ungkap Kathy Lien.

Mengingat kelemahan sistem trading yang tak bisa sempurna memberikan sinyal, Kathy Lien punya kiat khusus bagi trader pemula. “Ingat bahwa sistem range hanya bekerja dengan baik di pasar ranging, sementara sistem trend trading cuma profitable di kala market sedang trending, dan cenderung merugikan saat diterapkan di kondisi sideways. Oleh karena itu, uji dulu sinyal dari sistem trading yang akan Anda gunakan, apakah lebih akurat di pasar trending atau ranging. Hanya dengan cara inilah Anda bisa tahu kapan saat tepat untuk menggunakan atau menghindari sinyal dari sistem tersebut,” saran Kathy Lien.

Kesimpulan Dan Saran

Belajar trading forex awalnya tampak berat dan merepotkan saat pertama mulai. Bukan hanya karena Anda perlu memahami berbagai istilah dan cara trading, namun juga akibat adanya dilema tentang media, pilihan cara belajar, metode analisa, dan pembuatan sistem trading. Sebagai solusi, Anda bisa menerapkan solusi dari Kathy Lien di atas ketika menghadapi dilema saat belajar trading forex.

“Belajar sebanyak mungkin sebelum Anda menempatkan uang dalam risiko real harusnya menjadi agenda terdepan Anda. Buku-buku trading, artikel online, mentor trading, dan akun demo bisa menjadi instrumen untuk melengkapi perjalanan Anda menempuh kesuksesan sebagai trader forex,” tutur Kathy Lien.

Jika Anda seorang pemula dan ingin bertanya maupun berdiskusi langsung dengan ahli kami, Anda dapat langsung bertanya pada forum tanya jawab berikut.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: