Opsi Forex Berakhirnya Waktu, Rollover dan Early Closure 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary

Peringkat broker opsi biner:

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

Dibaca Normal 9 menit

Dengan Rollover dan Early Closure, strategi close posisi bisa menjadi salah satu metode manajemen resiko terbaik dalam trading binary options. Apakah sebenarnya kedua fitur itu?

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Expiry ditetapkan sebagai waktu kadaluarsa bagi option yang Anda tempatkan. Fitur ini sangat krusial, sebab dari sinilah trader bisa mendapat kepastian, apakah option yang dipilihnya berakhir dengan kesuksesan atau kegagalan. Pemilihan waktu berakhirnya option sekaligus merupakan strategi exit dalam trading binary options. Disamping pemilihan arah option, penempatan waktu expiry yang tepat adalah kunci kesuksesan trading.

Dalam beberapa kasus, expiry time dapat membantu trader untuk lebih konsisten dalam menjalankan strategi yang didasarkan pada jangka waktu tradingnya. Akan tetapi, ketika Anda melakukan kesalahan analisa pada expiry time sehingga option yang ditempatkan kemudian beresiko gagal, tidak ada yang dapat dilakukan kecuali menunggu expiry time tiba. Apabila waktu kadaluarsa yang dipilih terlalu cepat, option tetap akan berakhir out-of-the-money meskipun analisa trading Anda sebetulnya benar. Kondisi ini terjadi karena analisa pada pergerakan harga yang kurang akurat. Misalnya, Anda mengambil option high/low dan menempatkan option “high” dengan expiry time 1 jam. Namun ternyata harga membutuhkan waktu 1.5 jam untuk dapat bergerak lebih tinggi dari strike price.

Di sisi lain, expiry time yang ditempatkan terlalu lama juga akan membawa kerugian pada option Anda. Hal ini dapat terjadi karena volatilitas harga yang berubah atau kesalahan analisa pada kekuatan tren. Kita bisa menggunakan contoh trading sebelumnya dengan pemilihan expiry time pada 2 jam. Harga memang sempat naik setelah posisi option berlangsung selama 1.5 jam. Namun, tren tersebut ternyata tidak bertahan lama. 15 menit kemudian harga mulai beranjak turun, dan saat expiry time Anda habis harga malah berada di posisi yang lebih rendah dari strike price sebelumnya.

Kekhawatiran trader akan kesalahan penempatan expiry time dapat diatasi dengan beberapa strategi trading, seperti hedging dan reversal. Namun, trader perlu melakukan analisa tambahan untuk dapat menempatkan option kedua, agar resiko trading tidak malah bertambah. Kesulitan trader pemula dalam menemukan sistem hedging atau reversal yang baik dapat menjadi penghalang dalam mengatasi kecemasan karena expiry time yang kurang sesuai.

Beberapa broker berusaha mengembangkan layanan pengatur expiry time yang memungkinkan trader untuk mengubah waktu kadaluarsa dari option yang telah ditempatkannya. Baru-baru ini, fitur pengelola expiry times telah menjadi fasilitas yang ramai ditawarkan oleh broker-broker binary options. Lalu, apa sajakah layanan itu? Adakah syarat yang ditentukan untuk dapat memanfaatkannya? Dan Kapan saat yang tepat untuk menggunakan fasilitas broker tersebut?

Peringkat broker opsi biner:

Rollover dan Early Closure

Rollover adalah salah satu fasilitas broker binary options yang dapat menambahkan expiry time. Layanan ini diperuntukkan bagi trader yang merasa telah menempatkan expiry times terlalu awal. Dalam contoh trading di atas, Anda bisa memanfaatkan fasilitas rollover untuk menambah expiry time, yang semula hanya 1 jam menjadi 1.5 jam atau lebih.

Sementara itu, Early Closure (Penutupan Awal) memiliki fungsi yang bertolak belakang dengan rollover. Fitur ini bisa menutup posisi option lebih awal dari expiry time yang seharusnya. Pada kondisi trading di beberapa broker, Anda bahkan bisa menutup posisi option dengan layanan Early Closure. Hal ini secara otomatis menjadikan Early Closure sebagai akselerator expiry times.

Pada beberapa broker, fitur penutupan awal juga dikenal sebagai Option+, dimana Anda dapat menjual option yang dijalankan dengan quote harga yang ditentukan oleh broker. Saat Anda memutuskan untuk menjual option yang tengah berjalan, options tersebut akan tertutup meski expiry times belum habis. Jenis penutupan awal seperti ini berguna untuk meminimalisir resiko dari trading options yang jelas tidak akan berakhir in-the-money. Meski tingkat return bisa saja lebih rendah dari total profit option yang berjalan sukses, metode ini dapat mencegah kerugian yang timbul apabila option tersebut benar-benar gagal. Maka dari itu, cara ini bisa bekerja dengan efektif ketika Anda merasa benar-benar kurang yakin dengan analisa trading Anda.

Syarat Penggunaan Rollover dan Early Closure

Seperti halnya fasilitas trading lain, terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sebelum bisa menggunakan Rollover ataupun Early Closure. Kedua fitur tersebut memiliki syarat-syarat yang berbeda, di antaranya adalah:


Ketentuan untuk Rollover:

  1. Terdapat komisi trading, dengan ukuran rata-rata sebesar 30% dari kapital trading. Anda disarankan untuk menggali informasi mengenai besaran komisi ini sebelum menggunakan fitur rollover.
  2. Hanya dapat digunakan sekali untuk satu option
  3. Kebanyakan broker baru memperbolehkan penggunaan rollover jika expiry time yang tersisa kurang dari 20 menit. Sebagai contoh, apabila Anda menempatkan expiry time pada pukul 17.00, fasilitas rollover baru bisa diaktifkan mulai pukul 17.40.
  4. Beberapa broker tidak memberikan biaya trading, namun memotong waktu expiry time dan membebankannya pada option serupa di kemudian hari. Dengan demikian, rollover jenis ini memiliki fungsi yang hampir mirip dengan Early Closure. Perbedaannya ada pada penyimpanan sisa expiry times yang akan diberikan untuk options yang sama di lain waktu.

Ketentuan untuk Early Closure:

  • Ada waktu minimum yang ditetapkan untuk mengaktifkan penggunaan fasilitas ini. Contohnya, ada broker yang memungkinkan trader menutup option lebih awal jika posisinya tersebut belum mencapai 3 menit atau berada di 5 menit terakhir sebelum expiry time tiba.
  • Fasilitas ini tidak berlaku untuk semua jenis trading.
  • Ada komisi tambahan yang diberlakukan
  • Pada jenis Option+, broker menetapkan quote harga beli yang bisa berubah sesuai dengan besaran kapital dan expiry time.

Kapan Saat Yang Tepat Untuk Menggunakan Rollover dan Early Closure?

Meskipun terlihat menarik, dua fasilitas pengatur expiry time ini tetap tidak aman jika digunakan tanpa aturan. Hal tersebut disebabkan oleh kebijakan-kebijakan broker yang membebankan komisi sebelum trader dapat menggunakan fitur rollover ataupun Early Closure. Tidak hanya itu, pemilihan jenis trading juga dapat menjadi aspek yang dipertimbangkan apabila Anda ingin bebas meraih profit dengan jenis trading apapun.

Saat yang tepat untuk menggunakan rollover adalah ketika hasil analisis Anda terbukti benar, tapi membutuhkan waktu yang lebih lama untuk harga bergerak ke arah yang diinginkan. Misalnya saja, Anda menempatkan option “out” untuk memperkirakan USD/JPY yang akan berada di luar range harga 117.450 dan 117.600 untuk 1 jam ke depan. 50 menit kemudian, harga ternyata masih berada di level 117.588. Meskipun telah berhasil naik secara signifikan, options tersebut jelas memerlukan waktu yang lebih lama agar harga dapat keluar dari range secara meyakinkan. Untuk itu, Anda menggunakan fasilitas rollover dengan menambahkan waktu kadaluarsa, yang dapat memberikan kesempatan lebih besar untuk dapat meraih keuntungan. Jika 15 menit kemudian harga berhasil mencapai level 117.608, biaya penggunaan rollover tentu tidak akan menjadi sia-sia karena dapat menyelamatkan options Anda dari kemungkinan gagal. Hal ini tentu saja harus disertai dengan dukungan analisa teknikal atau fundamental yang kuat. Jika rollover digunakan tanpa perhitungan yang terukur, Anda bisa beresiko menambah kerugian karena jumlah komisi yang harus dibayarkan.

Sebaliknya, rollover kurang baik digunakan saat harga sudah menunjukkan pergerakan yang berlawanan dengan arah trading Anda. Trader yang melakukan tindakan pencegahan saat berada diambang kerugian cenderung mengambil keputusan yang lebih beresiko. Oleh karena itu, jika options Anda tidak menunjukkan arah pergerakan yang menguntungkan, Anda lebih baik menggunakan fasilitas Early Closure atau menunggu hingga expiry time tiba. Cara ini akan lebih aman daripada harus menambahkan rollover yang membebankan komisi trading namun belum tentu dapat menjamin keberhasilan options Anda.

Early Closure bisa digunakan pada situasi trading apapun. Metode penggunaan fitur ini dapat bersifat wajib ketika Anda benar-benar yakin bahwa harga akan bergerak ke arah yang sebaliknya ketika expiry time awal Anda habis. Di sisi lain, Anda disarankan untuk berpikir baik-baik sebelum mengaplikasikan Early Closure pada option yang sedang berada di jalur kegagalan. Cara tersebut bisa bermanfaat untuk memberikan waktu yang lebih banyak untuk melakukan evaluasi dan analisa trading bagi penempatan options selanjutnya. Akan tetapi, hal ini juga bisa disayangkan jika ternyata harga berada di posisi yang tepat saat expiry time habis di waktu yang seharusnya. Untuk itu, kemampuan trading dari segi analisa dan pengambilan keputusan yang tepat dapat sangat berpengaruh pada potensi profit Anda.

Sementara itu, Early Closure yang diluncurkan dengan jenis trading Option+ hanya perlu dilakukan saat Anda yakin option akan berakhir out-of-the-money. Hal ini dikarenakan, harga beli yang ditawarkan oleh broker akan selalu lebih rendah dari return profit yang dapat diperoleh. Sebagai contoh, Anda bertrading Option+ dengan kapital sebesar $1000. Dengan rate profit pada 60%, kemungkinan payout jika option Anda berakhir adalah sebesar $1600. Namun saat Anda melihat quote harga beli yang berlaku dari broker, pembayaran yang Anda dapatkan hanya sejumlah $1400. Dengan demikian, potensi profit Anda dapat berkurang sebanyak $200. Disamping itu, masih ada komisi $1 yang harus Anda bayarkan sebagai biaya transaksi dari proses jual option Anda kepada pihak broker.

Tampilan dari tawaran quote harga beli di Option+

Kerugian tersebut memang patut disayangkan jika option Anda masih berpeluang untuk berakhir in-the-money. Sebaliknya, pilihan ini dapat membawa keuntungan apabila ternyata harga masih bertahan di posisi yang tidak sesuai dengan analisa trading Anda. Setidaknya Anda masih dapat membawa hasil $400 dengan penggunaan fasilitas ini. Keuntungan lain dari jenis Option+ adalah quote harga yang terus berubah setiap 4 detik sekali. Jika Anda merasa kurang puas dengan suatu quote harga beli, Anda dapat terus meng-update quote terbaru untuk mendapatkan tingkat harga yang paling sesuai.

Kesimpulan

Untuk mempertahankan kegunaan rollover dan Early Closure sebagai fasilitas pengatur expiry time yang dapat membantu membatasi resiko trading, Anda perlu mempertimbangkan kemungkinan pergerakan harga dengan lebih seksama. Jangan sampai rollover atau Early Closure yang diterapkan justru membatasi peluang profit. Penggunaan di saat yang tepat akan sangat membantu Anda mengantisipasi resiko kegagalan, sementara penerapan yang kurang sesuai dapat memperkecil potensi keuntungan yang dapat Anda raih. Perhitungan komisi juga perlu dipertimbangkan secara khusus, mengingat penggunaan fasilitas yang tidak pada tempatnya malah akan membuang-buang dana trading yang dibayarkan sebagai komisi dari pemanfaatan layanan rollover ataupun Early Closure.

Binary Option

Bagaimana Cara Management Resiko Dalam Binary Option?

Dalam setiap kesuksesan selalu ada strategi yang digunakan untuk meraihnya. Hal ini sama dengan trading, di mana anda harus menyiapkan berbagai strategi untuk bisa mencapai profit yang anda harapkan. Selain strategi trading, anda juga harus menyiapkan management resiko untuk menghadapi resiko yang bisa saja anda hadapi di setiap transaksi yang dilakukan.

Management resiko sendiri adalah tentang meminimalkan resiko yang mungkin terjadi dengan tujuan memaksimalkan peluang keuntungan. Management resiko dapat membantu anda untuk memiliki kontrol penuh atas uang yang anda miliki. Dengan management resiko anda bisa menjinakkan pasar yang bisa dibilang cukup liar.

Management Resiko dalam Binary Option

Dalam binary option, meski tradingnya hanya dilakukan dengan cara menempatkan kapital pada perkiraan harga yang naik atau turun, tetap saja ada resiko yang harus dihadapi. Untuk itulah, sebisa mungkin trader harus bisa mengatur management resiko dalam binary option secara seksama. Apalagi dalam binary option pengaturan resikonya bisa dibilang lebih mudah, daripada pengaplikasian management resiko pada spot forex .

Hal ini karena menempatkan management resiko dalam spot forex harus melibatkan perhitungan pips pada take profit dan stop lossnya. Sebaliknya, dalam trading binary option, anda hanya perlu mengatur resiko. Caranya yaitu dengan membatasi kapital di angka yang wajar saja dan mengantisipasi loss dengan melakukakan strategi reversal dan hedging. Yuk simak ulasannya berikut ini:

Management Resiko dengan Cara Membatasi Kapital

Untuk management resiko dengan mengatur jumlah kapital, pastikan anda mengatur jumlahnya di angka yang wajar. Batasan wajar dari kapital yang ditempatkan untuk satu posisi option biasanya 5% dari seluruh dana trading yang ada. Misalnya apabila balance yang anda miliki adalah $1000, maka kapital yang bisa anda gunakan untuk menempatkan option tidak boleh lebih dari $50.

Cara ini akan lebih mudah diterapkan apabila anda trading dengan broker yang menerapkan konsep all-or-nothing. Prinsip dasar ini adalah membayarkan payout yang terdiri dari retur profit dan kapital saat option anda mengalami keberhasilan. Dengan begitu, anda bisa mendapatkan keuntungan saat anda berhasil dan akan tetap kehilangan seluruh kapital di saat anda mengalami kegagalan.

Meski begitu, variasi pemberian payout dari beberapa broker binary options yang ada saat ini memungkinkan anda untuk melakukan management resiko dengan lebih fleksible.

Management Resiko dengan Melakukan Strategi Risk Reversal dan Hedging

Untuk mengantisipasi dan membatasi kerugian, anda bisa menggunakan strategi trading binary option. Meski begitu, cara ini bisa dibilang lebih beresiko karena ada kemungkinan untuk menggandakan kerugian yang anda alami. Namun, apabila strategi ini diatur dengan kapital trading yang terukur, anda bukan hanya bisa membatasi dan menutupi kerugian anda, tapi anda juga bisa membalik loss tersebut menjadi sebuah profit.

Kunci utama dalam menggunakan cara ini adalah menentukan expired time yang sesuai. Baik itu hedging ataupun risk reversal tetap saja dilakukan dengan cara menempatkan 2 option pada arah yang berlawanan. Di sini, pastikan anda bisa membuat kedua option tersebut berakhir di waktu yang bersamaan.

Strategi Hedging

Strategi hedging dilakukan dengan cara menempatkan option kedua dengan tujuan untuk mengatasi kegagalan dari option yang pertama. Metode ini bisa berhasil apabila anda dapat melakukannya di waktu yang tepat untuk mengusahakan kedua option tersebut bisa berakhir di waktu yang bersamaan.

Supaya peluang profit bisa meningkat, anda dapat mengatur jumlah kapital yang lebih besar dari option yang kedua. Dengan begitu loss dari option yang pertama bisa digantikan dengan profit yang diperoleh dari option yang kedua.

Untuk anda yang masih pemula dan belum bisa memperkirakan pergerakan harga, cara ini bisa sangat beresiko, meskipun berakhir di waktu yang sama sekalipun. Oleh karena itu, pastikan anda harus benar-benar yakin sebelum menggunakan strategi ini supaya resiko trading bisa diminimalisir. Karena, jika analisa anda salah bisa jadi malah akan memperbesar resiko yang sudah ada.

Strategi Risk Reversal

Strategi risk reversal dilakukan dengan cara menempatkan 2 option sekaligus yang berlawanan secara bersamaan. Cara ini, akan membuat anda lebih leluasa dalam memilih expired time, sehingga memungkinkan kedua option tersebut bisa berakhir di waktu yang bersamaan. Akan tetapi, pastikan anda harus sudah memiliki analisa trading yang sudah teruji untuk bisa memutuskan salah satu option yang tepat.

Kesulitan dari metode ini sendiri tak hanya terletak pada kepastian dalam menentukan peluang salah satu option saja, namun juga kesulitan dalam kebijakan broker yang membatasi penggunaan strategi ini. Meski begitu pada beberapa broker tertentu ada yang mengizinkan anda trading dengan memilih 2 option yang berlawanan pada satu instrument trading yang sama.

Like this:

Resiko Binary Option yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Trading

Penulis: Dwiya Freelancer ( November 5, 2020 – 2:37 pm ) Filed Under: Artikel Tagged With: Binary Option, resiko binary option, trading binary option

Dunia investasi kini berkembang semakin pesat. Baik dari segi keterlibatan orang-orang di dalamnya maupun berbagai jenisnya. Ada trading saham, trading valuta asing, hingga trading binary option. Adanya binary option semakin menambah daftar jenis investasi saat ini. Pada dasarnya, binary option sama adanya dengan trading atau perdagangan lainnya. Alasannya karena tujuannya sama, untuk memperoleh keuntungan.

Trading binary option adalah suatu instrumen keuangan di mana Anda sebagai trader bisa membeli kontrak dari sebuah aset. Dari situ, Anda bisa memperoleh keuntungan saat kontrak itu berakhir. Aset yang Anda tebak harganya adalah harga saham, komoditas serta valuta asing (forex). Tidak hanya perusahaan yang bisa melakukan trading binary option, Anda, secara individu juga bisa melakukannya. Dalam trading binary option, hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi, sesuai dengan namanya binary. Yakni terjadi dari atau ditandai oleh dua benda atau dua bagian; atau serba dua. Dua kemungkinan ini adalah naik/turun serta untung/rugi.

Pada binary option hanya terdapat dua jenis kontrak dasar yang bisa Anda ambil. Keduanya adalah CALL dan PUT. Kontrak Call merupakan sebuah kontrak di mana Anda menebak harga suatu aset akan naik dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan kontrak Put adalah kontrak di mana Anda memilih bahwa harga suatu aset akan turun dalam jangka waktu tertentu. Dalam trading binary option, Anda bisa memilih jangka waktu yang tersedia mulai dari 60 detik hingga beberapa hari ke depan. Ini berarti Anda leluasa untuk menentukan pilihan batasan waktu.

Resiko Binary Option

Dalam melakukan trading di dunia maya sudah menjadi rahasia umum bahwa Anda selalu waspada. Termasuk ketika Anda melakukan trading binary option. Mengingat trading ini cukup popular karena memiliki margin keuntungan yang cukup tinggi. Tidak hanya itu saja, trading binary option juga memiliki proses trading yang relatiff mudah dan sistem analisa yang tidak rumit. Apa saja yang harus Anda waspadai? Berikut beberapa resiko yang harus menjadi acuan Anda agar semata-mata tidak tergiur dengan berbagai keuntungannya.

Resiko Binary Option – Layaknya Bermain Judi

Seperti yang sudah disebut, binary option merupakan trading dengan hanya memanfaatkan momen naik atau turun berdasarkan rentang waktu. Permainan ini bisa juga disebut rolet, judi pacuan kuda atau judi besar-kecil. Bedanya, pada binary option ini, lebih modern dan objeknya seolah-olah menggunakan valuta asing serta saham, padahal pada kenyataanya tidak. Cukup berbahaya layaknya bermain judi, karena hanya bersifat semu serta tidak terdapat underlying yang nyata dan terjamin. Apalagi permainan ini kondisi pasarnya diatur oleh bandar permainan.

Resiko Binary Option – Keuntungannya Tidak Bisa Diandalkan

Ada yang bilang, peluang untung yang konsisten di trading binary option sangat rendah. Atau dengan kata lin tidak mungkin dibanding pasar lain. Pemikiran seperti ini sejatinya bisa dimaklumi, terutama jika datang dari mereka yang melihat penjelasan trading binary option secara sepintas saja. Dari luar,trading ini memang sangat spekulatif karena hanya mengandalkan perkiraan arah harga. Selain itu, sistem profit dan loss banyak yang menggunakan prinsip all or nothing.

Oleh karena itu, tak heran banyak pihak beranggapan jika peluang profit di trading binary option hanya 50/50 atau bahkan kurang. Benarkah seperti itu? Jawabannya bisa saja ya bisa juga tidak. Jawabannya ‘ya’ ketika Anda melakukan trading layaknya judi atau sekedar tebak-tebakan saja. Namun sebaliknya tidak bila Anda paham apa saja yang perlu diperhatikan dalam menganalisa pergerakan harga, serta menerapkan money management agar bisa memperkecil resiko sekaligus memaksimalkan potensi profit.

Resiko Binary Option – Membutuhkan Modal yang Besar

Meski cenderung lebih mudah, trading binary option banyak menetapkan ketentuan deposit minimal yang tinggi. Pada beberapa broker di trading binary option jika Anda hendak membuka akun hanya bisa dilakukan dengan modal ratusan dollar. Misalnya saja 24 option. Dengan poin ini digunakan untuk menentukan ukuran deposit minimal tak kurang dari angka 100 dollar.

Tingginya angka modal memang bersifat relatif, tapi bagi para pemula, besaran deposit hingga ratusan dollar biasanya dipandang terlalu besar. Belum lagi kini telah ada broker binary lainnya yang menawarkan kondisi deposit minimal dengan nilai lebih rendah. Namun sekali lagi, modal kecil bukan jawaban dari segala masalah. Anda harus memperhitungkan aturan kapital tiap trading agar tetap memiliki peluang yang besar. Sia-sia bukan jika Anda melakukan dan bisa deposit 10 dollar, namun minimum kapital per option ternyata mencapai 5 dollar? Ini berarti, Anda hanya punya kesempatan trading sebanyak 2 kali.

Like this:

5 Strategi Binary Option Terbaik yang Perlu Anda Ketahui

Penulis: Dwiya Freelancer ( November 3, 2020 – 1:29 pm ) Filed Under: Artikel Tagged With: Binary Option, strategi binary option

Terlibat dalam trading forex berarti harus siap dengan segala kemungkinan baik resiko maupun potensi yang naik turunnya sulit diprediksi. Termasuk jika berinvestasi dalam pilihan ‘binary option’. Penting untuk Anda ingat bahwa tidak semua perusahaan yang menawarkan binary option adalah perusahaan yang kompatibel. Namun, apa sesungguhnya binary option itu dan strategi apa yang bisa Anda lakukan untuk bisa menjalankan binary option dengan baik?

Jenis Strategi Binary Option

Binary option merupakan suatu cara popular untuk menghasilkan uang menggunakan instrument keuangan. Cara ini sangat berbeda dari pilihan tradisional yang pernah ada, likuiditas, penghargaan, dan resikonya serta pembayarannya. Selain itu dengan cara ini trader bisa dengan lebih mudah masuk dan diakses dimana pun dan kapanpun. Anda harus memperhatikan beberapa strategi berikut agar berhasil menerapkan binary option.

Strategi Analisis Teknis

Adalah strategi yang populer dalam perdagangan binary option. Hal ini terutama berkaitan dengan studi tentang masa lalu, menggunakan parameter yang berbeda seperti grafik untuk memprediksi harga masa depan suatu aset. Metode ini tidak berkaitan dengan mendapatkan nilai intrinsik suatu aset namun sangat berguna dalam perdagangan opsi karena sebagai pedagang, Anda tidak perlu menyelidiki laporan keuangan perusahaan. Di antara alat yang digunakan dalam analisis teknis termasuk Bollinger bands dan Moving Average

Strategi Opsi Dasar

Strategi ini cukup populer di kalangan pedagang binary option. Strategi ini dirancang dan dikerjakan oleh seorang pedagang untuk menjaga dirinya dari resiko kerugian total atas investasi mereka. Anda akan memilih aset atau mata uang utama yang Anda minati dan kemudian jika pergerakan pasar dari harga strike mengarah ke arah yang baik, katakanlah ke atas, Anda menempatkan opsi call. Pada saat yang sama, Anda akan menempatkan opsi put pada aset yang sama. Sebagai contoh, pasangan mata uang GBP/USD akan berada pada 1: 4000. Anda menempatkan opsi panggilan USD 100 yang akan kedaluwarsa dalam 30 menit. Pembayarannya adalah 70% jika menang dan 15% jika Anda kalah. Dalam 15 menit pertama, aset berada pada 1: 4015 yang sejauh ini masih tergolong bagus. Pada waktu khusus ini, Anda membeli opsi put untuk aset yang sama pada 1: 4015 yang akan berakhir dalam 15 menit dengan harga USD100. Pembayarannya sama dengan pembayaran opsi panggilan.

Pada akhir 30 menit akan ada dua hasil:

Pilihan call option 30 menit Anda menang dan 15 menit opsi put Anda rugi. Anda akan mendapatkan $ 185 dari 70% kemenangan dan pengembalian uang konsolasi 15% dari opsi put (kebalikannya bisa terjadi, put option menang dan call option kalah).

Call dan put option bisa berakhir dengan Anda akan mendapatkan $ 340 ($ 170 + $ 170). Karena hampir tidak mungkin kehilangan pada kedua opsi, risiko kerugian umum dalam strategi ini hanya $ 15 untuk memenangkan $ 140.

Strategi Analisis Fundamental

Strategi ini berkaitan dengan analisis perilaku keseluruhan kinerja suatu perusahaan. Sebagai investor atau pedagang binary option, Anda harus bisa memahami tentang kesehatan neraca perusahaan, laporan laba rugi dan laporan arus kas perusahaan sebelum Anda mempertimbangkan untuk membeli suatu binary option.

Faktor-faktor lain yang harus Anda periksa termasuk kepuasan karyawan dan mitra bisnis. Singkatnya, strategi ini mencoba untuk melihat gambaran keseluruhan dari bisnis yang ingin mereka investasikan dalam saham mereka dan kadang-kadang industri secara keseluruhan.

Strategi Perdagangan Korelasi-Integrasi

Mungkin ada dua saham di pasar yang memiliki hubungan korelasi tinggi. Ini mungkin karena mereka berada di industri yang sama dan diperdagangkan di pasar yang sama, sehingga dipengaruhi oleh banyak faktor dengan cara yang sama. Mengingat korelasi tinggi antara sepasang saham seperti itu, Anda akan menemukan bahwa setiap kali ada celah di antara mereka, maka akan segera saling mentutupi. Kesenjangan itu bisa disebabkan oleh melemahnya satu saham dibandingkan yang lainnya. Tugas utama Anda di sini adalah mengidentifikasi celah yang ada.

Alogaritma dan Sinyal

Ada aplikasi yang dijual dan sangat bagus dalam menganalisis data pasar. Anda mungkin merasa tepat untuk berinvestasi dalam aplikasi semacam itu. Aplikasi ini dipasang di komputer Anda dan mengumpulkan data yang Anda inginkan dan kemudian menganalisanya untuk menghasilkan hasil terbaik. Data analisis teknis dan fundamental digunakan di sini.

Komputer kemudian akan memilih sesi perdagangan yang tepat. Anda bahkan dapat melanjutkan dan merancang aplikasi sesuai dengan rencana keuangan Anda. Namun Anda perlu memperbarui secara berkala data mentah yang diambil oleh aplikasi melalui detail analisisnya.

Like this:

Awas Ini Dia Pesaing Bisnis Trading Forex

Penulis: Dwiya Freelancer ( March 12, 2020 – 4:31 pm ) Filed Under: Artikel Tagged With: Binary Option

Bisnis forex bisa dibilang adalah bisnis yang paling diminati. Lebih dari sepuluh tahun, forex menjadi primadona dari trading. Banyak sekali orang yang lebih memilih forex daripada komoditas yang lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, mulai ada bisnis baru yang bisa saja akan menyaingi forex. Misalnya seperti bisnis opsi biner atau binary option. Binary option merupakan cara baru menghasilkan uang dengan membeli kontrak dari suatu aset dan akan mendapatkan keuntungan waktu kontrak kadaluarsa.

Dalam instrument ini hanya ada dua kemungkinan, yaitu naik dan turun. Artinya anda bisa memilih apakah harga akan turun atau naik ketika masa kontrak itu kadaluarsa. Intinya keuntungan dari binary option sudah ditentukan di awal trading. jadi saat kontrak anda kadaluarsa, anda sudah tahu berapa kentungan anda. Rata-rata dalam setiap trading, keuntungan yang didapat bisa mencapai 80 sampai 90 persen. Tak heran jika semakin hari, bisnis ini semakin populer. Ditambah lagi bisnis ini juga memiliki beberapa kelebihan, jika dibandingkan dengan bisnis trading forex. Misalnya seperti:

Kelebihan dari segi management risiko

Resiko trading binary option lebih kecil daripada forex. Hal ini dikemukakan oleh beberapa pakar. Hal ini karena dalam binary option, ada kontrak dengan tingkat kerugian yang pasti. Meski di trading forex ada stop loss, untuk membatasi kerugian. Namun jika anda lupa memasang stop loss bisa saja anda akan menderita kerugian. Selain itu tingkat leverage dari pasar forex lebih tinggi. Nah bagi trader pemula leverage ini seringkali menyebabkan kerugian. Berbeda dengan broker binary option. Ketika anda mengalami kerugian atau mendapatkan hasil rugi, saat transaksi sudah kadaluarsa anda bisa mendapatkan refund sampai 20 persen. Lebih lanjut dalam binary option terdapat fitur rollover. Fitur ini berfungsi untuk memperpanjang waktu kadaluarsa, apabila opsi belum menguntungkan. Sebaliknya ada juga fitur early closure. Fitur ini berfungsi untuk menutup trading sebelum waktu kadaluarsa.

Votalitas yang muncul tiba-tiba umumnya bukan masalah dalam opsi biner

Selama prediksi anda benar, anda tak perlu kawatir pada reaksi pasar yang tergoncang. Jadi meski pasar sedang bergoncang, anda tetap aman. Hal ini karena goncangan tersebut tak akan mempengaruhi pada transaksi anda. Berbeda dari forex, setiap goncangan pasar sakan sangat berpengaruh pada nilai posisi dengan waktu yang sangat cepat.

Kelebihan dari segi biaya transaksi trading kecil

Dalam trading forex terdapat berbagai biaya yang harus ditanggung trader. Misalnya saja seperti biaya spread atau komisi pada setiap open posisi. Spread sendiri merupakan komisi broker yang langsung dibebankan secara langsung, pada saat posisi trading dibuka. Hal ini berbeda dengan binary option. Dalam binary option, anda tak akan dikenakan biaya transaksi apapun. Alasannya karena, setiap perhitungan keuntungan dan kerugian telah dikalkulasikan sesuai besarnya transaksi dan besarnya keuntungan.

Margin error kecil dalam trading opsi biner

Dalam binary option hanya ada dua pilihan. Pilihan tersebut adalah buka dan tutup. Selain itu pilihan tersebut bisa dilakukan kapan saja. Jadi kemungkinan adanya masalah atau error lebih kecil, daripada trading forex. Hal ini karena anda hanya perlu melakukan penyesuaian saat menutup maupun membuka posisi.

Bonus dalam opsi biner lebih besar

Banyaknya broker baru opsi biner, menyebabkan mereka berlomba-lomba memberi bonus. Selain itu keuntungan dari opsi biner bisa dibilang lebih besar dari forex. Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, tak heran jika bisnis yang satu ini semakin digandrungi. Bahkan dengan kepopulerannya saat ini, bisa dibilang binary option adalah bisnis yang layak menjadi saingan bagi forex.

Like this:

Tidak Perlu Bingung, Ini Cara Memilih Broker Binary Option yang Tepat

Memilih broker binary option merupakan hal yang sangat penting untuk Anda pertimbangkan untuk pertama kali. Broker yang terpercaya dan berkualitas tentu tidak akan merugikan para trader yang melakukan trading di platform yang mereka sediakan.

Kali ini kami akan membagikan beberapa tips atau cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih broker binary option yang terbaik.

Simak pembahasannya lebih lanjut untuk Anda semua.

1.Pentingnya Transparansi Broker

Transparansi bisnis sangat erat berkaitan dengan operasional sebuah perusahaan yang memungkinkan para pelanggan melihat apa yang sedang mereka lakukan. Broker binary option yang menjalankan prinsip transparansi bisnis akan menyediakan beragam informasi berkaitan dengan praktik bisnis yang meraka lakukan dengan jelas pada website yang mereka miliki. Para pelanggan yang ingin bertanya secara terbuka akan dijawab dan mereka tidak akan mengelak memberikan jawaban dan selalu jujur dan dapat dipeaya.

Bisnis atau broker binary option yang tidak menerapkan prinsip keterbukan akan berperilaku sebaliknya. Mereka akan menghindari untuk menjawab setiap pertanyaan yang masuk ataupun lewat telpon. Selain itu informasi yang ada didalam website mereka sangat minim untuk Anda ketahui sebagai trader.

2.Pilihlah Broker Binary yang Menggunakan Website

Melalui website yang dimiliki oleh para broker, Anda bisa dengan mudah mengetahui dimana mereka beroperasi, berapa lama telah beroprasi, dan berbagai informasi dasar yang lainnya. Jika broker tersebut tidak menyediakan informasi yang penting untuk diketahui oleh para trader, maka sebaiknya Anda memilih untuk mencari broker binary option yang lain.

Sangat sulit mempercayai broker binary option saat Anda sendiri tidak mengetahui dengan baik latar belakang dari perusahaan yang ada.

3.Apakah Sudah Memiliki Regulasi?

Agar bisa mengatahui perihal regulasi yang dimiliki oleh sebuah broker, maka Anda bisa mengetahuinya dengan mudah melalui halaman term and conditions atau di halaman depan website. Biasanya perusahaan broker yang sudah teregulasi dengan baik akan mencantumkan daftar nomor lisensi pada halaman tersebut dan mereka akan menambahkan bahwa perusahaan telah diatur oleh hukum di suatu negara.

Dengan demikian perusahaan tersebut telah melakukan bisnis sesuai dengan batasan hukum yang berlaku di negara tempat mereka melakukan operasi. Namun, Anda harus lebih teliti lagi dalam mengamati dan perlu memastikan bahwa mereka benar-benar memiliki izin sebagai broker binary option yang diawasi oleh otoritas keuangan.

4.Kebijakan Bonus yang Ada

Hal ini merupakan perihal penting yang perlu Anda pahami dengan baik dan jelas. Secara umum, saat Anda mendapatkan bonus, maka Anda perlu mencapai volume omzet tertentu sebelum bisa menarik bonus tersebut ke rekening Anda. Volume omzet perlu dinyatakan dengan jelas di website yang dimiliki oleh broker binary option.

Waspada jika Anda tidak bisa mendapatkan jawaban yang transparan, maka bisa saja kemungkinan akan ada masalah dengan penarikan.

5.Pahami Prosedur Penarikan dan Persyaratannya

Broker binary option yang kredibel dan terpercaya akan secara terbuka dan memberitahu kepada Anda berkaitan dengan perihal yang penting. Meliputi dokumen apa yang perlu Anda kirimkan untuk proses penarikan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses penarikan, berapa banyak penarikan yang dizinkan setiap bulan Anda, berapa banyak maksimal uang yang dapat Anda tarik dalam transaksi tertentu atau dalam jangka waktu tertentu, metode apa yang dapat Anda gunakan untuk menarik uang Anda, apakah ada batas penarikan minimum dan berapa banyak, bagaimana kebijakan penarikan dan kebijakan terkait bonus, apa ada biaya untuk penarikan, apakah ada biaya penarikan dengan menggunakan metode tertentu.

Apabila broker binary option tidak memberikan informasi di atas, maka Anda perlu berhati-hati dan waspada.

6.Teliti Lebih Lanjut Jika Mereka Menyampaikan Informasi Palsu

Broker binary option seringkali melakukan kecurangan dengan memberikan informasi palsu agar terlihat lebih kredibel dan memiliki reputasi yang baik. Beberapa broker seringkali menampilkan setiap penghargaan yang mereka dapatkan. Jangan mudah percaya dengan perlihal tersebut, Anda perlu melakukan pengecekan ulang berkaitan dengan informasi yang diberikan.

7.Kemudahan Mendapatkan Informasi di Website

Saat sebuah broker mencantumkan informasi di situs yang dimiliki, tetapi trader sangat sulit untuk menemukannya, maka bisa dijadikan acuan bahwa broker tidak memberikan transparansi kepada para trader. Saat ini terjadi, maka Anda pasti akan dibuat bertanya-tanya apakah broker ini menyembunyikan sesuatu dari Anda.

Broker binary option yang serius melayani para pelanggan akan menyajikan informasi yang mudah ditemukan oleh para trader. Hal ini menunjukkan bahwa mereka serius dan ingin melayani pelanggan dengan baik.

8.Perhatikan Respon yang Diberikan

Agar bisa menilai ini, maka Anda perlu menghubungi layanan pelanggan dan mulai menanyakan beberapa hal agar bisa mengetahui bagaimana broker binary option merespon para pelanggannya. Jika broker binary option tersebut cepat dan tanggap dalam menanggapi permasalahan Anda, maka itu bisa jadi pertanda baik bahwa broker tersebut serius dan berkualitas baik.

Sebaliknya, jika Anda mendapatkan jawaban yang rumit, maka Anda perlu mempertimbangkan kembali apakah Anda akan melakukan investasi pada broker binary option tersebut. Sebagai seorang trader, maka tentu Anda perlu memiliki rekanan yang bisa dipercaya dan bisa melindungi investasi yang Anda lakukan.

Dari pembahasan yang telah disampaikan di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa dalam memilih broker binary option, Anda perlu memperhatikan regulasi yang dimiliki oleh pihak broker tersebut. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk melihat kredibilitas sebuah broker. Jika Anda pemula dan masih memiliki sedikit modal, maka penting bagi Anda untuk memilih broker binary option yang memiliki minimum deposit.

Selain itu, Anda perlu mempertimbangkan broker binary option yang menyediakan platform trading yang berkualitas dengan sistem yang memudahkan para trader melakukan transaksi. Ingat juga, Anda perlu memilih binary option sebagai sistem investasi yang mudah dan bertujuan agar Anda bisa melakukan penarikan kapa saja. Sangat penting untuk mempertimbangkan broker binary option yang memudahkan Anda melakukan penarikan, tanpa ada syarat yang memberatkan.

Itulah 8 cara yang bisa Anda terapkan saat akan memilih broker forex yang mudah dan sederhana. Semoga apa yang telah kami sampaikan di atas bisa menambah ilmu dan menjadi referensi bagi Anda para pemula.

Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada lebih banyak orang melalui kanal media sosial yang Anda miliki. Agar lebih banyak orang yang tahu dan memahami cara untuk memilih broker binary option terbaik.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan berkaitan dengan informasi dan pembahasan yang kami sampaikan di atas. Jangan ragu untuk bertanya kepada kami melalui kolom komentar yang ada di bawah ini. Kami akan berusaha menjawab setiap pertanyaan yang masuk.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: