Oanda Fx Rate, Garuda – Garba Rujukan Digital

Peringkat broker opsi biner:

Garuda Hedging Avtur Buntut dari Dolar AS Nyaris Rp 14.000

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah belakangan melemah terhadap dolar AS hingga mendekati Rp 14.000/US$.

Pahala Mansury, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), mengaku perseroan tak begitu tertekan menghadapi melemahnya nilai tukar rupiah ini.

Dia mengatakan sebesar 30% pendapatan Garuda berasal dari mata uang asing.

“Kalau buat kita memang 30% dari pendapatan kita memang nonrupiah. Selain daripada itu kita mata uang pelaporannya ada USD [dolar AS] juga jadi selama ini secara accounting Garuda tidak mendapatkan pengaruh yang negatif kalau rupiah itu mengalami pelemahan,” ujar Pahala saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/04/2020).

RUPS Garuda Coret Satu Direksi & Tunjuk Dua Komisaris Baru
Pemegang Saham Restui Garuda Terbitkan Obligasi Rp 10 T
Garuda Targetkan Rp 180 Miliar dari Online Travel Fair

Kendati demikian, Garuda juga menyiapkan strategi menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) seperti menerapkan strategi hedging untuk bahan bakar. Dimana strategi itu sudah dilakukan sejak triwulan ketiga sejak tahun 2020.

Peringkat broker opsi biner:

Adapun langkah hedging akan dilakukan terhadap 25% hingga 30% untuk kebutuhan bahan bakar. Bahkan bila diperlukan hedging untuk bahan bakar akan ditingkatkan sebesar 50%.

“Kita melakukan strategi hedging juga khususnya dalam hal ini dan strategi ini sudah ada sejak triwulan ketiga tahun 2020. Jumlahnya mungkin tidak terlalu, namun salah satunya untuk bahan bakar sampai dengan saat ini berkisar dengan 25% hingga 30% itu secara disiplin kita lakukan dan apabila diperlukan kita bisa meningkatkannya sampai 50%,” kata dia. (ray/ray)

Garuda dan Bank BUMN Bidik Rp 180 Miliar dari Online Travel Fair

Penulis: Michael Reily

Editor: Safrezi Fitra

“Garuda Indonesia menargetkan pendapatan sebesar Rp 180 miliar, dengan 2 juta pengunjung website, dan 40.000 pengunduh baru aplikasi Garuda Indonesia,” katanya

Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menggelar “Garuda Online Travel Fair”. Kedua pihak menargetkan penjualan sebesar Rp 180 miliar dalam penyelenggaraan Travel Fair selama seminggu, dari 3 sampai 9 Agustus 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury merasa optimistis untuk mencapai target penjualan tersebut. “Garuda Indonesia menargetkan pendapatan sebesar Rp 180 miliar, dengan 2 juta pengunjung website, dan 40.000 pengunduh baru aplikasi Garuda Indonesia,” katanya di Hard Rock Cafe, Jakarta, Rabu (2/8).

Meski begitu, target penjualan tersebut bukan jumlah yang besar dibandingkan pendapatan Garuda Indonesia. Dia menyebutkan penjualan tahunan yang didapatkan Garuda rata-rata sekitar US$ 3 miliar.

Pahala menjelaskan telah meraih nilai transaksi penjualan sebesar Rp 162 miliar dan Rp 106 miliar pada 2 gelaran Online Travel Fair sebelumnya. Untuk acara yang sama kali ini, dia mengaku telah mencapai sasaran penjualan sebanyak 102 persen. (Baca: Incar Rp 207 Miliar, Garuda Indonesia Travel Fair Digelar di 23 Kota)

Untuk mencapai target Online Travel Fair kali ini, Garuda telah menyiapkan 2,6 juta tiket promo. Dia optimis target bisa dicapai karena bekerja sama dengan bank-bank milik negara sehingga transaksi perbankan digital lebih maksimal. Harapannya sinergi positif antara Garuda dan Himbara dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain itu, dia juga ingin menstimulasi perkembangan penggunaan digital dalam transaksi perbankan. Alasan utama Garuda menggelar Online Travel Fair adalah untuk mengedepankan pangsa pasar penjualan secara digital. Sejalan dengan rencana pengembangan bisnis Garuda lewat situs internet dan aplikasi telepon pintar (smartphone).

“Transaksi digital terutama dalam pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia secara online, terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya. (Baca: Keamanan Jadi Masalah Utama Layanan Keuangan Digital Indonesia)

Ketua HIMBARA Maryono menjelaskan bahwa bisnis travel adalah salah salah satu sektor yang paling besar penggunaannya dalam transaksi pembayaran digital. Hal itu disebabkan penggunaan transaksi secara digital dinilai efisien pemesanan dan jaminan keamanan bagi masyarakat.

Dia menyatakan kontribusi perbankan milik negara dalam transaksi ini adalah wujud sinergi BUMN untuk memberikan pengalaman digital. “Transaksi nontunai yang terus dikembangkan HIMBARA mendorong sektor pariwisata berkembang lebih cepat,” kata Maryono.

Melalui kerja sama Garuda dan Himbara, pembeli tiket penerbangan tujuan domestik atau internasional pada Online Travel Fair bisa mendapatkan penawaran harga menarik. Para nasabah pemegang kartu debit atau kredit dapat menikmati diskon tambahan hingga Rp 3,5 juta melalui cicilan dengan bunga 0% dalam jangka waktu 6 bulan.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: