Mengevaluasi Berbagai Opsi Tabungan Dan Investasi Termasuk Obligasi Saham Dan Reksa Dana – 5

Peringkat broker opsi biner:

Mengevaluasi Berbagai Opsi Tabungan Dan Investasi Termasuk Obligasi Saham Dan Reksa Dana – 5 Pilihan Bank Penjual Reksadana Terbaik BCA Mandiri BRI

You are using an outdated browser. Please upgrade your browser to improve your experience.

Obligasi

Obligasi

Pilihan Produk Obligasi

Kalkulator Investasi

Simulasi perhitungan target hasil investasi atau dana investasi Anda

Berita Investasi dan Asuransi

Berita terkait produk investasi & asuransi di BCA

Kenali Produk

Daftar Produk

Ada berbagai macam produk Obligasi Negara. Produk Obligasi Negara yang dijual di BCA (Pasar Sekunder) antara lain:

  • Obligasi Negara Ritel (ORI)
    ORI adalah obligasi yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia.
  • Sukuk Negara Ritel (SR)
    SR adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia.
  • Fixed Rate (FR)
    FR adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang Rupiah yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.
  • Project Based Sukuk (PBS)
    PBS adalah SBSN yang diterbitkan oleh Pemerintah dengan tingkat imbal hasil tetap. PBS diterbitkan dengan underlying proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun berjalan dan untuk membiayai kegiatan tertentu yang dilaksanakan oleh Kementerian Negara / Lembaga berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2020 tentang Pembiayaan Proyek melalui Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara.
  • Obligasi Negara Valas (INDON)
    INDON adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.
  • Obligasi Negara Valas (INDOIS)
    INDOIS adalah surat pengakuan utang jangka panjang (di atas 12 bulan) dengan atau tanpa kupon, dalam denominasi valuta asing yang dijamin pembayaran kupon dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.
  • Saving Bond Ritel (SBR)
    SBR adalah Obligasi Negara yang dijual kepada individu atau perorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi dan tidak dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder sampai dengan jatuh tempo. Produk ini tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa early redemption.

Keuntungan

Obligasi termasuk investasi yang menguntungkan. Adapun beberapa keuntungannya antara lain:

  • Aman
    Pembayaran kupon/imbalan dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh UU No.24 Tahun 2002 / UU No.19 Tahun 2008 dengan dana yang disediakan APBN setiap tahunnya.
  • Kupon/Imbalan Kompetitif
    Pada saat diterbitkan (Pasar Perdana), kupon/imbalan ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito dari bank-bank BUMN.
  • Kupon/Imbalan Tetap
    Kupon/imbalan dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo dibayarkan secara berkala.
  • Mudah & Likuid
    Dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder dengan mekanisme Bursa Efek atau Transaksi di Luar Bursa (over the counter).
  • Potensi Keuntungan (Capital Gain)
    Berpotensi memperoleh capital gain bila obligasi dijual pada harga yang lebih tinggi dibanding harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di Pasar Sekunder.

Risiko Produk

Selain keuntungan, ada beberapa risiko juga yang perlu Anda perhatikan dalam investasi obligasi. Risiko-risiko tersebut antara lain:

Peringkat broker opsi biner:
  • Risiko Gagal Bayar
    Adalah risiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo. Meski demikian, obligasi negara tidak mempunyai risiko gagal bayar karena Undang-Undang menyatakan bahwa negara menjamin pembayaran kupon/imbalan dan pokok obligasi Negara sampai dengan jatuh tempo dengan dana yang disediakan APBN setiap tahunnya.
  • Risiko Pasar
    Adalah potensi kerugian (capital loss) bagi investor akibat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keseluruhan dari pasar keuangan, antara lain perubahan suku bunga, perubahan ekonomi dan kondisi politik yang tidak stabil. Selain itu, kerugian juga dapat terjadi apabila investor menjual obligasi di Pasar Sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya.

Risiko pasar dalam investasi obligasi ini dapat dihindari apabila pembeli obligasi di Pasar Perdana tidak menjual obligasi sampai dengan jatuh tempo dan hanya menjual obligasi jika harga jualnya (pasar) lebih tinggi daripada harga beli setelah dikurangi biaya transaksi. Pada saat harga pasar turun, pemilik obligasi tetap mendapat kupon setiap bulan sampai jatuh tempo dan tetap menerima pelunasan pokok sebesar 100% (seratus persen) ketika produk investasi (obligasi) jatuh tempo.

  • Risiko Likuiditas
    Risiko likuiditas (liquidity risk) dapat terjadi apabila pemilik obligasi membutuhkan dana dalam waktu cepat tetapi surat obligasi tidak dapat dijual pada harga yang wajar. Risiko ini dapat dihindari karena obligasi negara dapat dijadikan sebagai agunan.
  • Keunggulan Produk

    • Dapat diperjualbelikan di counter BCA Prioritas/Solitaire dan KCU Non Prioritas dengan Harga Jual/Beli Obligasi yang kompetitif
    • Dapat dijadikan sebagai Agunan* Kredit Lokal, Time Loan Revolving, Installment Loan, dan Personal Loan.
    • Bebas Biaya Pengiriman Surat Konfirmasi Jual/Beli
    • Bebas Biaya Transfer Kupon **

    Catatan :
    * Khusus bagi nasabah BCA Prioritas/Solitaire. Hanya berlaku untuk obligasi jenis ORI dan SR.
    ** Bebas biaya transfer untuk obligasi jenis ORI, SR, FR, dan PBS.

    Dapatkan Produk

    Apabila Anda tertarik untuk membeli produk obligasi, silakan kunjungi cabang penjual Obligasi. Lihat daftar cabang penjual Obligasi klik di sini

    Memorandum Informasi dan Brosur

    Produk di Pasar Perdana dan Pasar Sekunder Produk di Pasar Perdana
    Memorandum Informasi
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI012
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI013
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI014
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI015
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI016
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-008
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-009
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-010
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-011
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-012
    • Sukuk Tabungan Seri ST-006
    • Sukuk Tabungan Seri ST-005
    • Sukuk Tabungan Seri ST-004
    • Sukuk Tabungan Seri ST-003
    • Sukuk Tabungan Seri ST-002
    • Savings Bond Ritel Seri SBR003
    • Addendum Memorandum Informasi
      Savings Bond
      Ritel Seri SBR003
    • Savings Bond Ritel Seri SBR004
    • Savings Bond Ritel Seri SBR005
    • Savings Bond Ritel Seri SBR006
    • Savings Bond Ritel Seri SBR007
    • Savings Bond Ritel Seri SBR008
    • Savings Bond Ritel Seri SBR009
    Brosur
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI012
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI013
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI014
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI015
    • Obligasi Negara Ritel Seri ORI016
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-008
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-009
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-010
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-011
    • Sukuk Negara Ritel Seri SR-012
    • Savings Bond Ritel Seri SBR003
    • Savings Bond Ritel Seri SBR004
    • Savings Bond Ritel Seri SBR005
    • Savings Bond Ritel Seri SBR006
    • Savings Bond Ritel Seri SBR007
    • Savings Bond Ritel Seri SBR008
    • Savings Bond Ritel Seri SBR009
    • Sukuk Tabungan Seri ST-002
    • Sukuk Tabungan Seri ST-003
    • Sukuk Tabungan Seri ST-004
    • Sukuk Tabungan Seri ST-005
    • Sukuk Tabungan Seri ST-006

    Catatan: Memorandum Informasi dan Brosur hanya tersedia untuk produk obligasi yang pernah diperdagangkan di pasar perdana.

    Disclaimer

    Obligasi merupakan produk pasar modal dan BUKAN produk PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan BCA tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko yang timbul dari investasi pada produk Obligasi. BCA hanya bertindak sebagai Agen Penjual Produk Obligasi.

    Investasi pada produk Obligasi BUKAN merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga pada BCA sehingga tidak dijamin oleh BCA dan TIDAK TERMASUK dalam cakupan obyek program penjaminan pemerintah atau penjaminan simpanan. Investasi pada produk Obligasi mengandung risiko yang memungkinkan (calon) Investor kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan keputusan dan tanggung jawab (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) Investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) Investor.

    BCA terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Hubungi Kami

    Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs BCA.
    Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik.

    Kantor Pusat BCA
    Menara BCA, Grand Indonesia
    Jl. MH Thamrin No. 1, Jakarta 10310

    Puncak Bukit

    . sumber mata air tulisan favorit

    Selasa, 27 Desember 2020

    Saham VS Obligasi sebagai Opsi Investasi

    Apakah anda bosan menjadi seorang karyawan? Mempunyai modal lebih namun bingung bagaimana membuatnya menjadi produktif? Maka investasi merupakan salah satu jalan yang mungkin saat ini akan terpintas di pikiran anda.

    Pergeseran mode dalam dunia bisnis sekarang dimana pada sebelumnya masyarakat memiliki mindset sebagai pekerja (worker) berusaha mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak sehingga kendala minimnya lapangan pekerjaaan semakin menjadi-jadi, lalu bergeser ke mode sebagai pencipta lapangan pekerjaan dimana anda telah melihat di seluruh antero nusantara digemakan gerakan entrepreneurship (pencipta lapangan pekerjaan), lalu sekarang mulai bergeser sedikit demi sedikit menuju step selanjutnya yaitu mindset seorang investor dimana masyarakat semua berupaya untuk mencari instrument-instrument investasi sebagai opsi mereka meningkatkan produktivitas modal yang mereka miliki.

    Investasi merupakan langkah penanaman modal di suatu proyek, perusahaan, atau instrument investasi lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan aktiva / untuk memperoleh keuntungan. Bentuk dari investasi sendiri dibagi menjadi 2 macam; jangka pendek dan jangka panjang, serta ada investasi beresiko tinggi dan resiko rendah. Berikut kita akan membahas 2 macam instrument investasi yang umum dipergunakan oleh para investor yaitu Saham dan Obligasi.

    Saham merupakan bentuk keikutsertaan investor dalam sebuah perusahaan dengan berperan sebagai pemberi modal (Shareholder), dimana sistem dari saham ini sendiri adalah perusahaan yang membutuhkan suntikan modal akan menerbitkan saham dalam bentuk per-lembar, yang dijual hanya sekian persen dari kepemilikikan modal perusahaan. Saham memberikan return berupa dividen yang pada umumnya akan dibayarkan sekali dalam setahun dan berupa capital gain (naiknya harga saham yang anda beli di pasar). Dimana dividen dipengaruhi oleh tingkat laba yang diperoleh perusahaan sedangkan capital gain akan dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan perusahaan.

    Obligasi merupakan salah satu bentuk instrument berupa surat utang (Bond). Obligasi sendiri dapat diterbitkan baik oleh perusahaann milik Pemerintah (BUMN) maupun perusahaan swasta/pribadi. Berinvestasi dengan menggunakan instrument obligasi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan berinvestasi dalam deposito bank, dalam pembelian obligasi anda hanya akan mendapatkan bunga yang tetap secara berkala, hingga pada waktu jatuh tempo pembayaran penerbit obligasi tersebut harus membayar sesuai dengan nilai dari obligasi tersebut beserta seluruh bunga yang harus diberikan.

    Saham VS Obligasi

    Saham sebagai instrument investasi memiliki resiko yang jauh lebih tinggi daripada obligasi, dikarenakan bahwa nilai dari saham memiliki tingkat fluktuatif yang sangat tinggi (saham pada jam pembukaan bursa efek dengan jam penutupan memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk mempunyai nilai yang berbeda) disebabkan oleh karena selain dipengaruhi oleh perusahaan sendiri namun juga banyak faktor pasar lainnya yang menentukan fluktuasi dari nilai saham itu sendiri, sementara obligasi memiliki tingkat fluktuatif yang relatif rendah karena return yang diberikan juga tidak terlalu tinggi, berbeda dengan saham yang memiliki tingkat return yang relatif tinggi.

    Keuntungan anda berinvestasi dalam saham dan obligasi:

    • Jika pasar berjalan dengan baik, saham memiliki potensi untuk meningkat baik secara nilai (capital gain) maupun secara nilai dividen yang dibagikan, berbeda dengan obligasi yang nilai dari return yang diberikan akan tetap. Hal ini terjadi dikarenakan saham mendapat return berupa persentase laba sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki, sehingga dalam perhitungan apabila tingkat laba meningkat maka presentase dividen juga akan meningkat, sementara obligasi mempunyai angka pasti tingkat pengembalian.
    • Sebagai investor individu, berinvestasi di saham jauh lebih terjangkau mengingat harga per lembar saham masih jauh lebih rendah daripada sebuah surat utang / obligasi yang rata-rata bernilai milyaran rupiah.
    • Pada kondisi pasar yang sulit, saham dapat memberikan tingkat kerugian yang cukup tinggi daripada obligasi, dengan semakin menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi maka dividen yang akan didapatkan oleh investor juga akan menurun dengan drastis begitu pula dengan jatuhnya nilai perusahaan di pasar juga akan berpengaruh besar terhadap capital gain saham yang anda pegang. Sementara obligasi, dengan adanya patokan tingkat pengembalian dari awal, tingkat bunga /return yang dijanjikan tidak akan berubah.

    Berinvestasi baik secara term, tujuan, maupun model/tipikal dari masing-masing investor akan sangat berbeda, maka penting terlebih dahulu bagi anda untuk mengetahui kriteria investor seperti apakah anda, apakah anda tipe yang risk taker atau tipe investor yang suka “bermain aman”-kah anda, namun perlu anda ingat prinsip ekonomi High-Risk = High Return, begitu pula sebaliknya.

    Peringkat broker opsi biner:
    Penghasilan di Internet
    Tinggalkan Balasan

    ;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: