Leverage Dalam Forex Adalah

Peringkat broker opsi biner:

Apa itu Spread, Pips, Lot, Margin dan Leverage dalam Trading Forex ?

Bagi Anda yang baru terjun dalam bidang investasi forex tentu banyak sekali hal yang harus dipelajari, termasuk istilah-istilah dalam forex, misalnya, apa itu leverage, spread, atau margin, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang awam istilah-istilah tersebut mungkin memang membingungkan. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang kosakata umum trading forex tersebut yang dijelaskan secara sederhana.

Apa Itu Pips?

Pips adalah kata yang akan sering kita dengar atau baca dalam percakapan tentang forex atau berbagai sumber tertulis tentang belajar forex. Kata ini dapat dikatakan istilah mendasar dalam trading forex, yaitu merupakan kependekan dari Percentage in Points atau jika diterjemahkan adalah 4 angka di belakang tanda koma atau tanda titik jika dalam nominal mata uang Dollar Amerika. Sementara pippette adalah 5 angka di belakang tanda koma atau tanda titik sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Agar lebih jelas, berikut ini adalah contohnya,
• 1.3857, pada deretan angka ini disebut sebagai pips karena ada 4 angka di belakang tanda titik.
• 1.36778, pada deretan angka ini disebut sebagai pippette karena ada 5 angka di belakang tanda titik.

Mungkin Anda sering mendengar atau membaca tentang pips, misalnya kenaikan 25 pips atau kenaikan sebesar 56 pips. Hal ini artinya adalah selisih dari pips buka transaksi dengan tutup transaksi. Jadi, jika Anda melakukan open position di angkat 1.3600 dan grafik naik hingga ke angka 1.3620, maka pada nilai transaksi ada kenaikan sebesar 20 pips. Anda akan mendapatkan profit sebesar 20 pips tersebut.

Apa Itu Lot?

Setelah pips, kita akan membahas definisi lot, yaitu standar satuan untuk setiap transaksi forex yang kita lakukan. Pada umumnya 100 ribu unit dari mata uang standar untuk akun standar, 10 ribu unit untuk akun mini, dan yang terakhir adalah 1000 unit untuk akun mikro. Besarnya lot menentukan ukuran kecil besarnya transaksi yang kita lakukan pada pasar forex. Jika modal atau equality yang kita punyai besar, maka kita dapat melakukan transaksi forex dengan jumlah lot yang besar. Tetapi harus diingat bahwa resiko kekalahan atau loss pun akan lebih besar walaupun tentu saja diikuti peluang yang lebih besar untuk memperoleh profit.

Peringkat broker opsi biner:

Lot adalah standar ukuran per transaksi, umumnya 100.000 (100 ribu) unit dari base currency-nya untuk standar account, 10.000 (10 ribu) unit untuk yang mini account dan 1000 unit untuk micro account. Maksudnya adalah jumlah jumlah lot merupakan ukuran besar kecilnya transaksi pada forex. Semakin besar jumlah lot yang kita transaksikan, modal atau equity yang harus kita miliki pun harus besar dan tentunya besar profit atau resiko loss yang pun besar.

Pada umumnya perusahaan broker menyediakan layanan akun regular dan akun mini, dan setiap transaksi jual beli dilakukan dalam bentuk satuan lot. Nilai satuan ini berbeda pada akun mini dan akun regular. Jika seorang calon trader membuka akun mini, Anda paling sedikit harus mempunyai 3 atau 4 lot. Biasanya persyaratan yang ditetapkan broker adalah minimum 4 lot untuk membuka akun regular. Bila nilai 1 lot adalah 1000 USD, berarti paling sedikit Anda harus menanamkan modal sebesar 4000 USD.

Apa Itu Spread Dalam Trading Forex?

Istilah yang ketiga yang harus Anda ketahui setelah pips dan lot adalah spread, jadi apa itu spread, leverage, atau margin? Definisi spread adalah selisih antara bids atau harga jual dan ask atau harga beli. Bisa juga dikatakan selisih antara quotes buy dan quotes sell. Dari spread inilah perusahaan broker mendapatkan keuntungannya. Pada saat trader melakukan sell maka secara otomatis broker akan melakukan buy, dan pada saat trader melakukan buy maka broker melakukan yang sebaliknya, yaitu sell, dan seperti itu seterusnya. Setiap broker menetapkan kebijakan yang berbeda-beda untuk spread. Pada umumnya, mulai dari 3 hingga 7.

Apa Itu leverage Dalam Forex ?

Apa itu leverage dan kegunaannya? Secara singkat dapat diartikan bahwa leverage adalah daya ungkit atau pengungkit yang memperbolehkan seorang investor atau trader untuk bertransaksi dengan modal yang jauh lebih besar daripada yang dimilikinya. Leverage yang disediakan oleh broker forex misalnya, 1:1 sampai dengan 1:1000. Jika trader menggunakan fasilitas leverage 1:1000 artinya modal yang kita miliki dikalikan 1000 kali dari nilai deposit yang telah kita tanamkan.

Jadi perusahaan broker forex penyedia akses trading kita memberikan pinjaman sebanyak modal kita dilipatgandakan menjadi 1000. Penggunaan leverage yang besar memerlukan manajemen keuangan yang tepat, karena pinjaman yang diberikan broker kepada trader semakin besar dan modal yang perlu disediakan sendiri juga menjadi semakin kecil.

Dengan fasilitas ini trader memiliki daya ungkit yang mengijinkannya untuk meningkatkan sejumlah modal untuk transaksi jauh lebih besar daripada modal atau deposit yang telah disetorkan. Sederhananya, jika kita menyerahkan modal sejumlah 1000 USD, dengan menggunakan fasilitas leverage 1:1000 jadi modal kita seolah-olah menjadi 1 juta USD. Leverage akan tetapi juga akan memberi dampak kepada tingkat margin kita. Apa maksud kalimat tersebut?

Apa Itu Margin dan Initial Margin

Lalu, apa itu margin? Yang dimaksud dengan initial margin adalah sejumlah modal yang harus ditanamkan oleh investor atau trader untuk keperluan transaksinya, sementara definisi margin adalah jumlah deposit yang diperlukan oleh trader untuk mempertahankan posisi pada tradingnya. Contohnya, minimal margin yang harus dipenuhi oleh trader adalah 1%, itu artinya, untuk mempertahankan transaksi sejumlah 100.000 USD, trader hanya perlu memiliki modal sebesar 1000 USD.

Initial Margin adalah sejumlah uang yang harus di depositkan oleh trader/investor untuk keperluan tradingnya, sedangkan Margin adalah jumlah deposit yang dibutuhkan untuk mempertahankan posisi pada transaksi. Misalnya, minimal margin 1% berarti untuk mempertahankan transaksi sebesar 100.000 USD cukup dengan modal sebesar 1000 USD. Contoh lainnya adalah:

Pada saat trader melakukan trading atau transaksi jual beli pada pasar forex, artinya dia telah menggunakan sebagian dari modalnya. Inilah yang disebut dengan margin. Jadi jika trader mempunyai deposit sejumlah 5000 USD, artinya trader menggunakan 1000 USD untuk bertransaksi dan sisanya, yaitu 4000 USD sebagai back up margin atau reserve.

Demikianlah penjelasan tentang apa itu spread, leverage, atau margin. Sebelum terjun langsung untuk bertrading atau membuka akun riil sebaiknya pelajari dulu dengan seksama “cara main” dalam pasar forex ini. Saat ini di internet sudah tersedia banyak sekali Ebook tentang cara bertrading forex bagi pemula. Selain itu juga sudah sering diselenggarakan seminar oleh para trader profesional sebagai ajang sharing pengetahuan da pengalaman

Terakhir, jangan lupa lakukan survey terlebih dahulu terhadap perusahaan broker calon mitra trading Anda, karena salah satu faktor yang dapat membuat Anda sukses adalah perusahaan pialang yang juga profesional dan terpercaya. Happy trading!

Silahkan beri rating artikel ini:

(30 votes, average: 4,33 out of 5)

Apa itu Leverage?

Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan potensi imbal hasil (return) dari sebuah investasi. Leverage dalam forex biasanya ditampilkan dalam bentuk proporsi tertentu, misalnya 1:25, 1:50, 1:100, 1:200, 1:1000, dan seterusnya. Proporsi ini menyiratkan seberapa besar modal (margin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan dana pinjaman tertentu dalam bertrading. Oleh karena itu, topik leverage wajib dipelajari oleh siapapun yang ingin mulai trading forex.

Aplikasi Leverage dalam Forex

Semua broker menyediakan fasilitas leverage untuk trading forex. Namun, jumlah leverage maksimum yang diberikan akan berbeda-beda. Ada broker yang hanya menyediakan leverage hingga 1:25, tetapi ada pula broker yang mampu menawarkan leverage hingga 1:1000 atau bahkan lebih besar lagi. Bagi trader forex, semakin besar leverage, maka semakin besar pula daya modal untuk trading.

Sebagai contoh, misalnya apabila broker A menyediakan leverage 1:100, maka trader hanya perlu menyediakan dana sebesar 1 dolar untuk bisa bertrading senilai 100 dolar di broker A. Jika trader ternyata punya dana 50 dolar, berarti ia bisa bertrading senilai 5000 dolar di broker A.

Contoh yang lain, apabila broker B menyediakan leverage 1:200, maka trader bermodal 1 dolar tadi akan bisa trading seolah-olah ia memiliki dana sebesar 200 dolar. Trader bermodal 50 dolar tadi juga akan mampu bertrading seolah-olah ia memiliki dana sebesar 10,000 dolar.

Dari mana didapat selisih antara modal asal trader dengan daya modal setelah didongkrak leverage tadi? Besaran itu dapat dianggap sebagai dana pinjaman dari broker bagi para trader. Namun, pinjaman ini tidak dikenakan bunga seperti layaknya pinjaman bank. Pinjaman itu juga tidak bisa ditarik tunai, melainkan hanya dapat digunakan untuk trading forex di broker itu saja. Pinjaman juga hanya bisa diperoleh setelah trader menyetorkan sejumlah dana (modal) sebagai margin.

Leverage dan Margin

Leverage dalam forex berhubungan erat dengan konsep “margin”. Apa itu margin? Margin adalah jumlah uang yang harus ada dalam saldo akun kita di broker forex, sebagai jaminan agar kita bisa bertrading dengan dana yang di-leverage. Dalam contoh leverage 1:100 misalnya, kita butuh “margin” 1 dolar agar bisa bertrading senilai 100 dolar. Jika uang 1 dolar itu kita tarik atau habis karena suatu alasan, maka kita tidak bisa bertrading lagi karena terkena Margin Call.

Margin berlawanan dengan leverage yang ditulis dalam bentuk perbandingan. Syarat margin broker biasanya ditulis dalam bentuk persentase, misalnya 0.5%, 1%, 2%, dan seterusnya. Contoh: jika leverage maksimal adalah 1:100, maka itu berarti margin yang dipersyaratkan broker adalah 1%.

Itulah penjelasan dasar tentang apa itu leverage. Leverage dan margin bukan hanya ada dalam forex, melainkan juga ada di pasar saham, pasar futures, dan lain sebagainya. Namun, leverage di pasar selain forex biasanya sangat kecil, hanya berkisar antara 1:2 hingga 1:20. Hanya leverage di pasar forex saja yang bisa mencapai 1:100 atau bahkan 1:1000. Perdagangan dengan leverage sering juga disebut sebagai “margin trading”.

Hubungan Leverage dan Modal Trading Forex

Semakin besar proporsi leverage, maka makin kecil syarat modal yang perlu disetorkan trader ke akun tradingnya di broker forex. Berikut tabel contoh yang menggambarkan bagaimana leverage bisa meringankan syarat modal minimal bagi trader forex:

Dengan adanya leverage, lebih banyak trader bisa ikut bermain di pasar forex. Dahulu, orang yang bisa main forex hanya para jutawan dan miliuner yang mampu menyetorkan modal besar, karena belum ada fasilitas leverage. Sekarang, siapa saja bisa main forex dengan modal kecil ataupun besar, asalkan dapat memenuhi syarat margin untuk memanfaatkan leverage yang sesuai.

Secara tidak langsung, leverage adalah faktor penting yang dapat memperkecil persyaratan modal untuk ikut bermain forex, sekaligus memperbesar kemampuan dana yang telah dimiliki oleh trader untuk digunakan bertransaksi forex. Dengan demikian, leverage adalah salah satu hal dasar yang penting diketahui dalam belajar forex.

Risiko Leverage dalam Forex

Setelah membaca pengertian dan contoh leverage di atas, Anda kemungkinan berpikir bahwa kita bisa memanfaatkan leverage paling besar untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dalam trading forex. Namun, ini adalah opini keliru. Ada dua risiko leverage yang harus diketahui oleh semua trader, yaitu:

1. Leverage Semakin Besar, Maka Makin Sulit Profit

Semakin besar leverage, maka justru akan makin sulit pula bagi Anda untuk menghimpun keuntungan dari trading forex. Mengapa demikian? Ingat, modal awal Anda untuk trading tadi telah diperbesar dengan leverage. Selaras dengan itu, profit yang diperoleh juga akan disesuaikan secara proporsional dengan leverage.

Semakin besar leverage yang digunakan, maka nilai keuntungan riil yang Anda peroleh akan semakin rendah. Keuntungan pips dari satu transaksi boleh jadi kelihatannya banyak, tetapi konversi nilai pips menjadi Dolar AS akan menjadi rendah. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan leverage yang sedang-sedang saja.

2. Leverage Makin Besar, Beban Psikologis Bertambah

Seiring makin besarnya dana yang bisa ditradingkan, maka diharapkan makin besar pula potensi profit yang bisa didapat trader. Akan tetapi, dalam dunia investasi keuangan berlaku “high return, high risk” (makin besar (peluang) return, makin besar (pula) risiko-nya), termasuk dalam penggunaan leverage.

Trading dengan dana yang sudah di-leverage bisa mengaburkan perhitungan loss dan profit kita. Pasalnya, saat kita selesai bertrading, maka dana leverage itu akan ditarik pula secara proporsional dengan perhitungan profit dan loss-nya. Jika kita tidak memahami ini, maka bisa-bisa kaget dan bertanya-tanya saat menghadapi jumlah profit yang lebih rendah atau loss yang lebih tinggi dari perkiraan.

Dengan kata lain, meskipun leverage merupakan suatu fitur yang menguntungkan bagi trader, tetapi ada risikonya. Yaitu, kerugian yang dialami saat trading menggunakan leverage bisa jadi lebih besar dibanding apa yang bisa ditanggung trader. Situasi tidak terkendali bisa terjadi apabila Anda menggunakan leverage terlalu besar seperti 1:1000 atau 1:2000.

Berapa Pilihan Leverage yang Ideal?

Broker forex biasanya hanya menentukan maksimum leverage tertinggi saja. Artinya, Anda dapat memilih leverage lebih rendah. Apabila broker forex menawarkan leverage hingga 1:1000, maka tak lantas berarti Anda harus memilih leverage sebesar 1:1000. Anda tetap bisa memilih leverage 1:100, 1:200, atau jumlah lain yang lebih rendah dari 1:1000. Sederhana sekali, bukan!?

Trader forex pemula seringkali tak memahami konsep leverage, sehingga sekedar mengikuti tuntunan broker saja. Padahal, tuntunan broker belum tentu tepat. Sebaiknya, trader pemula memilih leverage maksimum sebesar 1:100 saja. Mengapa demikian? Karena hitung-hitungan proporsi modal, profit, dan loss akan lebih sederhana ketika Anda memilih leverage dalam angka bulat seperti 1:100. Leverage 1:100 juga memungkinkan Anda untuk trading dengan modal (margin) cukup rendah, tanpa kesulitan besar untuk mengumpulkan keuntungan kelak.

Trader forex berpengalaman bisa jadi memilih leverage lebih rendah, sekitar 1:20 atau 1:50. Mereka memiliki sistem trading forex teruji dan sudah mengantongi lebih banyak pengalaman, sehingga memahami risiko leverage dan ingin bisa menghimpun profit lebih cepat. Mereka juga umumnya mampu menyediakan modal (margin) lebih besar untuk trading, sehingga tak membutuhkan leverage yang terlalu besar.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: