Investasi Terbaik Adalah Contoh strategi perdagangan berjangka

Peringkat broker opsi biner:

Pilih Mana, Investasi Saham atau Berjangka?

Jakarta – Saham adalah bukti kepemilikan terhadap sebuah perusahaan. Banyak orang membeli saham untuk berbagai tujuan, biasanya untuk keperluan berinvestasi jangka panjang, dengan harapan memperoleh imbal hasil berupa deviden dan capital gain dari kenaikan harga saham. Seiring dengan berkembangnya laba sebuah perusahaan, akan mendorong harga saham di perusahaan tersebut untuk naik.

Banyak juga orang yang membeli saham untuk diperdagangkan, dengan melakukan jual beli dalam rentang waktu pendek untuk mendapatkan keuntungan dari selisih kenaikan harga.

Futures trading atau perdagangan berjangka merupakan sebuah transaksi perdagangan derivatif dengan sistem margin trading. Salah satu produk dari perdagangan berjangka yang paling populer di Indonesia adalah perdagangan emas berjangka.

Banyak yang bertanya kepada saya tentang perbedaan antara trading saham, dengan trading forex, futures atau komoditi, terutama dalam penggunaan analisis teknikal.

Analisis teknikal merupakan sebuah metode untuk memprediksi pergerakan harga (saham, forex, komoditas, dsb) dengan menggunakan grafik, atau data harga historis dari masa lampau. Analisis teknikal mempunyai kelebihan dari metode analisis fundamental karena dengan mempelajari analisis teknikal, seorang trader tidak hanya bisa membaca pergerakan harga saham, namun juga forex, dan juga perdagangan berjangka (futures).

Prinsip dasar analisis teknikal seperti bar chart, trend, volume, indikator dan lain sebagainya,yang Anda terapkan di saham bisa diterapkan untuk futures (perdagangan berjangka) dan forex. Jadi, bagi Anda yg sudah menguasai prinsip dasar analisis teknikal di saham dapat dengan mudah menerapkannya untuk forex & futures (perdagangan berjangka).

Peringkat broker opsi biner:

Meskipun semua prinsip dan juga tools dalam analisis teknikal bisa dimanfaatkan untuk trading Futures, namun ada beberapa hal yang membedakan antara trading saham dengan trading pada perdagangan berjangka / futures. Apa saja perbedaan di antara keduanya?

Perbedaan antara perdagangan saham dan futures lebih terletak pada sistem perdagangan, bukan pada technical tools-nya. Perbedaan pertama antara saham dengan futures adalah adanya perbedaan struktur dan satuan harga.

Jika saham dihargai dengan satuan lot (di Indonesia 1 lot =500 lembar saham), maka tidak demikian dalam futures (komoditas). Penghitungan harga di dalam Futures sedikit lebih rumit daripada di saham. Dalam saham, semua saham punya satuan perhitungan yang sama, yaitu dalam lot, atau dalam Rupiah per lembar saham. Namun dalam perdagangan berjangka, satuan harga pada setiap produk berbeda-beda.
Sebagai contoh pasar grain dihitung dalam cents per bushel, emas dan perak dalam dolars per ounce, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin melakukan perdagangan berjangka (Futures) termasuk di dalamnya trading komoditas, sebaiknya pelajari detil kontrak dalam setiap pasar, karena sistem perdagangannya berbeda dengan saham.

Tidak seperti saham yang bisa disimpan dalam jangka waktu beberapa tahun, kontrak Futures punya tanggal kadaluwarsa. Contohnya “March 1999 Treasury Bond Contract” memiliki masa kadaluwarsa pada bulan Maret 1999. Beberapa kontrak futures diperdagangkan sekitar setahun sampai dengan satu setengah tahun sampai masa kadaluwarsanya.

Adanya masa kadaluwarsa dalam kontrak Futures ini menimbulkan masalah ketika analis/trader ingin melihat grafik dalam jangka panjang. Adanya kadaluwarsa dalam kontrak futures mengakibatkan grafik harus dimulai dari awal lagi ketika kontrak diperbarui. Adanya grafik yg baru pada kontrak yang baru (tidak menjadi 1 dengan kontrak lama) cukup merepotkan analis teknikal.

Perbedaan berikutnya antara transaksi saham dengan transaksi futures adalah adanya lower margin requirements. Futures diperdagangkan dengan margin dan leverage yang cukup besar, jauh lebih bisar bila dibandingkan dengan saham.

Pengertian margin dalam trading ini berbeda dengan pengertian margin dalam ilmu akuntansi. Pengertian margin di sini berarti “utang”. Jika dalam saham, Anda hanya bisa margin sebesar 2 kali dari total modal yang disetor, maka dalam futures bisa 10x/lebih.

Hal ini berarti bahwa, hanya dengan modal US$ 100, Anda bisa melakukan transaksi sebesar US$ 1.000 atau lebih! Penggunaan margin/leverage ini bagai pengungkit/dongkrak. Juga bagai pedang bermata dua. Sangat menarik. Mengapa?

Dengan adanya margin/leverage yang besar, trader bisa bertransaksi dengan modal kecil namun mendapat keuntungan 10x lipat! Namun jangan lupa,dengan menggunakan leverage, selain keuntungan berlipat ganda, resiko yang muncul ketika terjadi kerugian juga berlipat!

Dengan adanya leverage/margin yang sangat besar pada perdagangan berjangka, sangat memungkinkan bagi trader untuk untung besar atau rugi besar. Perdagangan berjangka memiliki tingkat imbal hasil dan resiko yang jauh lebih besar daripada perdagangan saham.

Adanya leverage juga membuat trader memilih untuk trading cepat dan segera merealisasikan keuntungan serta membatasi kerugian yang muncul. Adanya leverage yang cukup besar membuat trader perdagangan berjangka untuk bergerak lebih cepat, sehingga timing untuk masuk dan keluar sangat penting untuk para trader futures.

Inilah perbedaan penting dalam trading saham & futures.Jika di saham bisa digunakan rentang waktu lama, di futures harus cepat. Karena itulah, sebelum Anda terjun ke perdagangan berjangka, harus sudah terlatih dulu di dalam perdagangan saham.

Selain kemampuan dan objektivitas dalam menganalisa, timing adalah hal yang sangat penting dalam perdagangan berjangka, termasuk di dalamnya perdagangan emas berjangka. Karena timing sangat penting dalam trading futures, maka sebaiknya trader meluangkan waktu mengamati monitor.

Jika trader saham berbicara tentang analisis pergerakan saham 3-6 bulan mendatang, maka tidak demikian dengan trader futures. Trader futures mempunyai bingkai waktu lebih kecil, dan berfokus pada perdagangan minggu ini, esok hari, bahkan beberapa jam ke depan.

Jika dalam saham digunakan indikator moving average 50-200 hari, maka dalam komoditas MA biasanya di bawah 40 (misalnya 4, 9, dan 18 hari).

Bicara tentang timing, maka kita akan sangat bergantung pada analisis teknikal yang bisa digunakan untuk jangka pendek & panjang. Penggunaan analisis fundamental biasanya mempunyai bingkai waktu lebih dari 6 bulan dan tidak bisa digunakan day per day.

Nah, demikian sharing dari saya tentang perbedaan perdagangan saham dan perdagangan berjangka/Futures. Untuk belajar analisis teknikal lebih dalam lagi Anda dapat mengikuti twitter saya @pakarsaham. Semoga bermanfaat.

*) Ellen May, Penulis buku Best Selling Smart Traders Not Gamblers, praktisi pasar modal.

Jenis Investasi Yang Paling Aman Dan Menguntungkan

Apasaja jenis investasi yang paling menguntungkan, menjanjikan dan tentunya juga harus aman, minimal adalah memiliki resiko yang kecil, meskipun sudah cukup dikenal dengan sebuah peryataan bahwa prinsip berinvestasi adalah “High Risk High Return”.

Artinya semakin besar resiko berinvestasi maka akan berpeluang cukup besar pula keuntungan yang akan diperoleh nantinya.

Melakukan investasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial sangat beragam jenisnya dan secara garis besar telah dibagi dalam 2 kelompok yaitu jenis investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

Untuk jenis produk keuangan sendiri, yang paling populer dan cukup dikenal bagi masyarakat Indonesia sebagai sarana investasi di antaranya adalah:

  • Simpanan Deposito
  • Obligasi
  • Unit link
  • Reksadana
  • Saham dan masih banyak lagi jenis lainnya

4 bentuk atau jenis investasi yang menjanjikan, aman dan cukup menguntungkan

Berikut ini adalah ulasan mengenai 4 contoh investasi sesuai dengan tingkat resiko yang ditanggung, namun sebanding dengan keuntungan (profit) yang akan diperolehnya.

#1 Jenis investasi dana tunai

Berbentuk dana tunai bisa dipahami bahwa investasi yang menjanjikan ini tidak jauh berbeda atau serupa dengan tabungan biasa, deposito, dan reksadana.

Dengan tingkat resiko yang sangat kecil, maka peluang keuntungan yang dapat diperoleh hanya berada pada kisaran 6% pertahun dari besarnya dana yang di investasikan.

Sebagai simulasinya, kita ambil contoh jika seorang investor menyimpan uang sejumlah 100 juta, maka dalam tempo waktu setahun hanya akan memperoleh keuntungan sebesar 6 juta saja atau sekitar 500 ribu untuk setiap bulannya.

Mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana cara perhitungan, serta berapa besarnya nilai bunga yang akan didapat dari model investasi deposito dan tabungan, bisa disimak selengkapnya pada artikel kami yang mengulas mengenai cara menghitung bunga tabungan dan deposito bank.

#2 Investasi pendapatan tetap

Memahami jenis investasi yang satu ini, pihak investor biasanya ditawarkan dalam bentuk obligasi atau surat utang serta reksadana pendapatan tetap.

Kelebihan dari jenis investasi ini adalah bisa memberikan pendapatan tetap bagi investornya, bisa per setiap bulan atau bisa juga pertahun.

Keuntungan yang nantinya diperoleh pihak investor tidak akan lebih besar dari jenis investasi dana tunai. Namun pilihan yang kedua ini memiliki kelebihan pada minimnya tingkat resiko apabila sedang terjadi gejolak ekonomi global khususnya pasar uang, maka nilai investasi yang sudah masuk tidak akan beresiko hilang maupun berkurang.

Manfaat yang bisa peroleh saat melakukan investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah:

  • Diversifikasi investasi. Investasi akan tersebar dalam ragam instrumen , surat berharga, deposito berjangka dan obligasi berjangka waktu menengah dan panjang sehingga memberikan hasil yang lebih optimal.
  • Likuiditas. Investor dapat menjual produk Reksa Dana kapan saja ketika sedang membutuhkan dana tunai.
  • Tim Riset Profesional. Dana investor akan ditangani oleh tim riset manajer investasi profesional yang dapat memberikan portofolio investasi obligasi dengan hasil yang optimal. Source: www.citibank.co.id

Simak juga ulasan terkait mengenai keuntungan investasi syariah serta artikel menarik lainnya tentang investasi reksadana mulai dengan Rp 100 ribu saja.

#3 Investasi saham (pasar modal)

Bisnis saham atau pasar modal memang bukan hal baru lagi bagi kalangan menengah atau bahkan masyarakat biasa. Saham dapat diartikan sebagai sebuah bukti atas kepemilikan terhadap suatu perusahaan tertentu.

Jenis saham sendiri dibedakan menjadi dua golongan yaitu saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup.

Seperti halnya bentuk sebuah bisnis waralaba atau misalkan jenis usaha rumahan yang mana disini anda ikut andil dalam permodalannya, maka ini sudah termasuk atau dapat disebut sebagai saham perusahaan tertutup.

Sedangkan golongan saham perusahaan terbuka biasanya adalah yang memiliki nilai kapitalisasi pasarnya cukup besar.

Meskipun termasuk investasi yang memiliki resiko besar, akan tetapi pilihan ini termasuk jenis investasi yang sangat menguntungkan serta begitu menggiurkan karena memiliki peluang lebih baik untuk meraih profit yang cukup tinggi.

Cara Berinvestasi di Pasar Modal

Setidaknya setelah kita sedikit paham mengenai aturan dasar berinvestasi dan membuka rekening efek nasabah, maka yang harus dilakukan ketika berinvestasi di pasar modal adalah dengan cara :

  • Melalui Pasar Primer.

Beberapa orang seringkali menyebut ini dengan istilah sebagai Pasar Perdana. Ini adalah saat dimana perusahaan pertama kali melakukan penjualan sahamnya kepada masyarakat umum. Ini disebut juga dengan istilah Initial Public Offering (IPO) atau Go Public.

Konsepnya adalah dari perusahaan tertutup yang pada awalnya hanya dimiliki oleh beberapa orang, kemudian berubah menjadi perusahaan terbuka yang dapat dimiliki oleh banyak orang.

Mereka biasanya mengumumkan penjualan tersebut di berbagai media cetak berskala nasional dalam bentuk Prospektus.

Investor juga perlu mengetahui bahwa biasanya ada jangka waktu tertentu yang diterapkan dalam penjualan saham di Pasar Perdana. Jadi pelaku bisnis ini harus segera mengetahui kapan batas waktu pembelian saham di Pasar Perdana itu akan habis.

  • Melalui Pasar Sekunder

Adalah sebuah bentuk atau proses transaksi jual beli berupa nilai saham dari investor satu ke investor lainnya ini disebut transaksi Pasar Sekunder, dan transaksi ini sebaiknya harus dilakukan di sebuah tempat khusus yaitu yang lazim disebut sebagai Bursa Efek.

“Proses transaksi jual beli nilai saham di pasar modal Bursa Efek akan dimediasi oleh sebuah perusahaan yang istilahnya disebut pialang”

Jadi sebagai investor, mereka bisa saja membeli saham dengan perantara melalui jasa pialang, dimana nanti akan dikenakan rate atau harus membayar semacam fee kepada pialang tersebut sebagai bentuk dari ‘honor’ yang mereka dapatkan atas jasanya.

#4 Investasi berupa aset fisik

Jenis ini merupakan bentuk simpanan harta berharga yang berwujud (fisik) seperti emas, berlian, serta properti lainnya.

Peluang keuntungan yang diraih sangat berfariasi tergantung dari asset yang dipilih serta kondisi ekonomi yang terjadi saat itu.

“Seorang investor yang memilih jenis investasi ini akan memegang kuasa penuh atas aset yang di milikinya”

Jika dilihat dari kategorinya, pilihan yang satu ini termasuk dalam bentuk investasi jangka panjang, yang mana semakin atau seiring bertambahnya waktu, maka nilai jual aset biasanya juga akan terus meningkat.

Jadi, setelah mencermati dari ke 4 jenis investasi diatas, maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa salah satu investasi yang sangat aman dan menguntungkan adalah pada poin terakhir yaitu yang investasi berupa aset atau fisik.

#5 Program P2P Lending – Produk keuangan terbaru Investasi online terbaik dan aman saat ini

Bisnis Investasi Online merupakan produk keuangan terbaru saat ini yang mana ini adalah jenis investasi dengan sistem alokasi permodalan dengan berbasis internet dimana pihak investor dengan pihak peminjam akan dipertemukan dalam sebuah sistem yang bernama Per to Per Lending (P2P Lending).

Pada umumnya instrument ini akan menawarkan profit paling tinggi dibandingkan dengan kebanyakan jenis investasi lainnya.

Seperti yang sudah berjalan sejauh ini yaitu perusahaan finansial teknologi bernama KoinWorks yang menawarkan profit hingga sebesar 18% pertahun dan telah di akui serta di awasi oleh lembaga OJK sehingga tidak diragukan lagi menjadi perusahaan investasi online terbaik dan terpercaya saat ini.

Salah satu keistimewaan bergabung dengan KoinWorks ialah anda cukup dengan mendaftarkan diri dan melakukan deposit minimal Rp 100 ribu saja maka anda sudah bisa menanti hasilnya tanpa perlu memikirkan resiko karena sudah ada jaminan keamanan dari perusahaan KoinWorks.

Jika anda mendaftar sekarang juga dapatkan kesempatan memperoleh bonus deposit sebesar Rp 75 ribu yang secara otomatis akan menjadi saldo investasi anda.

Investasi terbaik dengan emas atau logam mulia

Tampaknya sangat perlu dipahami secara rinci bahwa kita tidak bisa menganggap emas ini sebagai sebuah investasi atas solusi terhadap kondisi keuangan, melainkan lebih kepada sebagai jaminan keuangan dan juga jaminan simpanan yang tidak untuk sekedar diperjualbelikan dikemudian hari.

Sedangkan jika dilihat pada sudut pandang tujuan jangka panjangnya, seorang investor harus mengetahui kalau waktu yang paling tepat untuk membeli emas adalah ketika mereka mempunyai sejumlah uang untuk membeli emas tersebut tanpa harus memikirkan kapan nilainya akan naik.

Apapun alasannya, investasi ini sangat menguntungan sebab kecenderungan harga emas ini akan terus naik dari waktu ke waktu dalam jangka yang sangat panjang dan tidak akan pernah berhenti.

Mengetahui hal ini, maka strategi paling baik yang bisa di gunakan dalam berinvestasi emas adalah dengan cara membeli sejumlah emas secara rutin, minimalnya setiap bulan tanpa harus terlalu memperhatikan atau melihat harga emas yang sedang bergerak saat itu juga.

Menyimpan aset berharga dengan melakukan investasi properti

Pada masa sekarang ini, investasi yang menjanjikan seperti bidang properti merupakan salah satu sektor investasi yang paling menguntungkan dan banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan, agar dana mereka tidak terpengaruh dengan adanya dampak inflasi yang terkadang tidak menentu.

Melakukan investasi bidang properti, maka seorang investor akan jauh lebih mudah untuk mendapatkan keuntungan finansial yang artinya berupa uang tanpa harus bersusah payah melakukan beberapa pekerjaan yang memiliki resiko besar seperti jenis investasi saham.

Dalam menjalankan bisnis atau usaha properti, kepiawaian menentukan lokasi adalah salah satu faktor yang sangat penting dan harus bisa diperhatikan dengan bijak.

Dapat dicontohkan ketika investor memilih properti hunian, sebaiknya lebih mengutamakan pada sektor menengah kebawah.

Hal ini dengan alasan bahwa kalangan menengah kebawah akan cenderung dapat menggunakan properti mereka dalam jangka waktu yang lama, dan kemudian akan berpeluang membawa rekan atau saudara mereka untuk memilih hunian pada lokasi yang sama.

Bagaimanapun juga, seorang investor yang memutuskan untuk bergerak dan menjalani bisnis properti ini tentunya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan maksimal secara finansial pada akhirnya.

Dengan demikian, dalam membuat nilai harga yang akan ditawarkan tentunya juga harus masuk akal. Bentuk serta kualitas bangunan yang bagus ditambah fasilitas yang cukup memadai atau lengkap, jelas akan dihargai dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang membuat bangunan hanya asal asalan.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: