Investasi Menguntungkan Jangka Pendek, Subscribe to Duwitmu

Peringkat broker opsi biner:

3 Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan, Boleh Dicoba

Apa sih investasi jangka pendek paling menguntungkan?

Jawabannya, banyak alternatif investasi yang bisa Anda pilih. Namun berikut ini 3 investasi jangka pendek paling menguntungkan yang pantas untuk Anda coba!

Definisi Investasi Jangka Pendek

Investasi merupakan penanaman modal yang berhubungan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau masa depan.

Menurut teori ekonomi, investasi yaitu pembelian atau produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang atau barang produksi.

Investasi terbagi menjadi 2 jenis, yakni investasi jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek sendiri biasanya didefinisikan dengan jangka waktu 1 hingga 12 bulan.

Peringkat broker opsi biner:

Di artikel ini kita akan membahas investasi jangka pendek, investasi yang dapat segera dicairkan atau didanai dari kelebihan dana yang sifatnya sementara.

Adapun tujuan dari investasi jangka pendek secara umum adalah sebagai berikut:

  • Menjadikan bermanfaat kelebihan cash flow sementara waktu.
  • Memperoleh tambahan dana.
  • Memperoleh dana untuk kebutuhan jangka pendek, dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kriteria untuk memilih investasi jangka pendek? Karena periodenya cenderung singkat, biasanya kriteria terpenting adalah perubahan harga (naik turunnya harga) relatif kecil atau bisa dibilang fluktuasinya kecil.

Nah, bagi Anda yang tertarik melakukan investasi jangka pendek, yuk simak tentang investasi jangka pendek dan 3 jenisnya yang paling menguntungkan berikut ini:

Bedakan antara Trading dan Investasi Jangka Pendek

Sebelum memasuki jenis investasi paling menguntungkan, sebelumnya saya ingin menjawab pertanyaan yang banyak ditanyakan investor:

“Apa sih bedanya trading dan investasi jangka pendek?”

Kenyataannya, trading saham, trading forex (Foreign Exchange), trading opsi dan trading lainnya tidak termasuk dalam kategori investasi jangka pendek.

Trading dan investasi jangka pendek berbeda dalam metode perolehan profitnya. Tujuan dari investasi adalah untuk mengumpulkan kekayaan secara bertahap dalam periode tertentu. Bisa dengan cara membeli saham, reksa dana, dan sebagainya.

Investor memperoleh keuntungan dengan cara menghasilkan pendapatan dari pendapatan sebelumnya.

Kemampuan nilai investasi saat ini untuk menghasilkan pendapatan, yang kemudian diinvestasikan kembali untuk menghasilkan pendapatannya sendiri. Atau bisa dibilang dengan cara menginvestasikan kembali profitnya.

Sedangkan trading mencakup jual beli saham, komoditi, dan instrumen lain dalam frekuensi lebih sering. Tujuannya adalah untuk memperoleh pengembalian yang lebih baik dari investasi.

Trader memperoleh keuntungan dengan cara membeli pada saat harga rendah dan menjual pada harga lebih tinggi dalam periode singkat.

Saat investor puas dengan profit 10% hingga 15% setahun, trader akan mengupayakan profit 10% per bulan. Dengan kata lain, trader akan lebih mengambil risiko tinggi untuk memperoleh imbal hasil yang sepadan.

3 Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan

Ternyata, jenis investasi sangatlah beragam dan bisa disesuaikan dengan karakteristik Anda. Ragam investasi biasanya dinilai berdasarkan potensi profit dan risikonya, seperti tergambarkan berikut ini:

Potensi Profit dan Potensi Risiko

Namun banyaknya produk investasi tentu membuat masyarakat bingung.

Apabila Anda ingin lebih mengenal mengenai investasi, langsung download ebook investasi GRATIS dari Finansialku. Anda bisa memperoleh banyak informasi terbaru dan menarik mengenai investasi.

Ebook ini akan membekali diri Anda sebelum memasuki dunia investasi, dan Anda bisa memperolehnya sekarang juga dengan meng-klik tautan berikut ini:

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Kembali ke topik investasi jangka pendek. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, investasi yang sering dipilih untuk investasi jangka pendek adalah instrumen dengan fluktuasi kecil. Sehingga bisa diartikan risikonya tidak terlalu besar dalam jangka pendek.

Nah, berikut 3 jenis investasi jangka pendek paling menguntungkan versi Finansialku:

#1 P2P Lending

Untuk memberi alternatif bagi para investor, kini muncul produk investasi baru yaitu Peer to Peer (P2P) Lending.

P2P Lending merupakan suatu sistem (platform) yang mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur) dalam sebuah kegiatan pinjam-meminjam yang umumnya dilakukan secara online.

Sistem ini disebut peer to peer adalah karena dilakukan oleh sesama pengguna awam, bukanlah oleh lembaga resmi seperti bank atau koperasi. Sayangnya karena tidak melibatkan lembaga resmi, tidak ada jaminan LPS layaknya deposito.

P2P Lending sendiri merupakan wadah untuk bertransaksi, baik sebagai peminjam maupun sebagai investor. Sehingga bisa dibilang P2P Lending bukan hanya produk pinjaman, namun juga produk investasi.

Dalam masa tenor, skema P2P umumnya satu bulan hingga 12 bulan. Sebagai contohnya adalah Amartha, dimana masa tenor pendanaannya mulai satu bulan hingga maksimal satu tahun.

Dalam P2P ada imbal hasil yang berbeda-beda. Namun jika ditelaah lebih lanjut, rata-rata imbal hasil investasi melalui P2P lebih besar jika dibandingkan dengan bunga deposito.

Aria Widyanto, Vice President PT Amartha Mikro Fintek, penyelenggara P2P bertajuk Amartha, mengungkapkan bahwa variasi imbal hasil P2P, bagi hasil bergantung tenor pinjaman dan tingkat risiko debitur. Namun, umumnya berkisar di angka 15% per tahunnya.

Nah, apabila ingin memperoleh keuntungan, carilah P2P Lending dengan risiko paling kecil, dengan jangka waktu 6 bulan hingga 12 bulan.

#2 Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Reksa Dana Pasar Uang sering juga disebut dengan money market funds.

Reksa dana merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi tanpa perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar uang dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Investasi ini cocok bagi pemula yang belum memahami dunia saham, obligasi, dan instrumen investasi lainnya karena dalam skema investasi reksa dana akan ada Manajer Investasi (MI) yang membantu mengelola uang yang Anda investasikan.

Reksa dana pasar uang memiliki potensi risiko dan imbal hasil yang lebih kecil dibandingkan dengan reksa dana jenis lainnya.

Tujuan utama dari reksa dana pasar uang adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Sifat inilah yang membuatnya sesuai untuk investasi jangka pendek.

Potensi imbal hasilnya mencapai 8,27%. Banyak kontroversi terkait dengan pemilihan reksa dana pasar uang atau menabung di deposito karena suku bunganya yang serupa.

Tetapi, satu hal yang perlu diketahui jika Anda berinvestasi di reksa dana, nilai 8,27% adalah net (tanpa potongan pajak tetapi terkadang ada fee penjualan kembali). Sedangkan bunga deposito biasanya bunga yang belum terkena pajak.

Jika Anda masih bingung mengenai reksa dana, pelajari dasar-dasar reksa dana dengan cara download e-book Reksa Dana dari Finansialku secara gratis dengan klik tautan di bawah ini:

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

#3 Deposito

Jenis investasi aman yang banyak dipilih masyarakat yakni deposito. Tentunya hampir semua orang tahu dong apa itu deposito?

Deposito merupakan produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja.

Deposito biasanya dimanfaatkan untuk menyimpan uang dingin, karena tidak dapat dicairkan kapan saja. Periode penyimpanan bervariasi bergantung pada bank, namun umumnya berkisar antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun.

Suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi yakni berkisar pada angka 4% hingga 8%, namun jangan lupa suku bunga tersebut belum dipotong pajak.

Pajak bunga deposito di Indonesia adalah 20%. Jika ditulis bunga 10% per tahun, maka setelah dipotong pajak Anda akan menerima bunga: 10% x (100% – 20%) = 8%.

Sebagai informasi, setiap dana deposito di perbankan di bawah Rp2 miliar dijamin sepenuhnya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Inilah yang menyebabkan berinvestasi di bank cenderung lebih aman.

Serupa dengan investasi emas, deposito cenderung aman karena hampir tidak ada risiko penurunan jumlah atau kerugian. Skenario terburuknya hanyalah bunga yang terus mengecil.

Tetapi ada satu kerugian deposito, yaitu uangmu tetap berwujud uang, sehingga besar kemungkinan uang tersebut akan tergerus inflasi seiring waktu.

Melalui skema tadi bisa dilihat bahwa deposito merupakan investasi dengan potensi risiko paling rendah. Meski sayangnya deposito juga kurang tepat jika dibilang sebagai investasi karena imbal hasilnya cenderung kecil, namun kenyataannya deposito menjadi pilihan banyak orang untuk investasi jangka pendek paling menguntungkan dan aman.

Pilih Sesuai Kebutuhan Anda

Kini Anda mengetahui beberapa produk investasi jangka pendek yang menguntungkan, yakni Reksa Dana Pasar Uang, deposito, dan P2P Lending. Namun, jangan ceroboh mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang matang.

Tentukan dahulu tujuan finansial dan kebutuhan Anda, kemudian pertimbangkan beberapa perbandingan di atas. Dengan demikian Anda bisa berinvestasi dengan memuaskan. Selamat memilih!

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai investasi jangka pendek paling menguntungkan lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

4 Jenis Investasi Reksadana Wajib Anda Tahu, Paling Untung sampai Paling Aman

Kunci sukses Investasi Reksadana adalah kecocokan antara tujuan keuangan dan jenis instrumen yang dipilih. Karena itu, Anda wajib paham jenis investasi Reksadana jika ingin untung di instrumen ini. Update 2020 2020: kinerja masing – masing jenis Reksadana dan strategi menentukan jenis Reksadana yang paling sesuai untuk berbagai jenis investasi, baik investasi jangka panjang atau jangka pendek.

Dalam kondisi IHSG merosot tajam beberapa waktu ini, banyak pemodal menjerit karena mungkin Dana Pendidikan atau Dana Pensiun tersangkut disana. Nilai investasi merosot ke tingkat yang tidak dibayangkan sebelumnya.

Dalam kondisi bursa merana, banyak pemodal panik. Cepat – cepat melepas investasinya di Reksadana. Setelah itu, kapok karena menganggap risikonya terlampau besar.

Ujungnya, kembali lagi ke jenis investasi tabungan atau deposito.

Alih – alih mendapatkan investasi yang menguntungkan, ini keputusan yang salah karena:

  • Menjual dalam kondisi pasar turun pasti akan menimbulkan kerugian.
  • Tanpa investasi dan kembali ke tabungan, target pencapaian dana pendidikan atau dana pensiun akan sulit terwujud. Tingginya inflasi membuat bunga tabungan dan deposito tidak akan cukup.

Kenapa mengambil keputusan yang salah di saat yang tidak tepat ?

Itu karena kurangnya pemahaman antara jenis Reksadana dengan tujuan investasi.

Kesalahan yang kerap terjadi adalah seperti dua contoh berikut ini.

Kasus Pertama: tujuannya buat biaya anak sekolah 5 bulan lagi, dengan berinvestasi di Reksadana Saham. Padahal, Saham sangat berisiko untuk investasi jangka pendek. Akibatnya, ketika pasar saham bergejolak, investasinya turun drastis dan tidak cukup untuk membayar biaya sekolah.

Kasus Kedua: karena ingin aman, pemodal memilih Reksadana Pasar Uang untuk persiapan dana pensiun yang dibutuhkan 10 tahun lagi. Meskipun sangat aman, return Reksadana Pasar Uang rendah, sehingga jumlah dana pensiun yang akan terkumpul jauh dari memadai.

Jadi, memilih investasi yang tepat adalah bagian sangat penting untuk mendapatkan hasil terbaik.

Untuk bisa memilih dengan baik, Anda harus tahu apa jenis investasi di Reksadana.

Berikut ini adalah berbagai jenis Reksadana:

1. Reksadana Saham

Ini adalah Reksadana yang menunjukkan hasil yang paling keuntungannya paling tinggi diantara yang lain. Tapi ini juga yang risikonya paling besar.

Dalam Reksadana jenis ini, Manajer Investasi menempatkan dana investor ke instrument saham. Tujuannya adalah memberikan tingkat keuntungan yang menarik dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pasar modal Indonesia.

Risiko Reksadana ini paling tinggi karena fluktuasi harga saham yang tajam. Jelas bukan investasi paling aman dalam jangka pendek.

Oleh sebab itu, Reksadana Saham sebaiknya untuk investasi jangka panjang diatas 5 tahun.

Penjelasan lebih lengkap, baca Reksadana Saham dan berikut ini adalah contoh tampilan Prospektus Reksadana Saham.

Reksadana Saham ditujukan untuk investasi jangka panjang. Karena tingginya fluktuasi harga saham dalam jangka pendek.

Contohnya, di 2020, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak positif, IHSG terkoreksi hingga 2,5%. Pergerakan IHSG tahun 2020 mencatat angka terburuk dalam tiga tahun.

Sementara, dalam tiga tahun ke belakang, IHSG mencatat pertumbuhan 19,99% pada 2020 dan 15,32% di tahun 2020. Sementara pada tahun 2020, IHSG terperosok 12,13%.

Investasi pada reksadana saham memang memiliki risiko fluktuasi, apalagi jika dilakukan dalam jangka pendek. Tetapi, kita dapat melihat bahwa pergerakan saham dalam jangka panjang akan tetap positif, demikian juga dengan reksadana saham.

Karena itu, evaluasi Reksadana saham terbaik sebaiknya dilakukan dalam jangka panjang. Dibawah ini adalah hasil peringkat Reksadana saham berdasarkan kinerja 5 tahun.

Reksadana Saham Terbaik 2020 2020

Berdasarkan riset Harian Kontan dan Infovesta Utama, berikut peringkat Reksadana Saham 2020 2020 berdasarkan kinerja 5 tahun, yaitu:

Reksadana Saham 5 Tahun Kontan dan Infovesta

Return Reksadana Saham

Secara umum return Reksadana Saham dalam jangka panjang diharapkan diatas 10% sd 20% setahun.

Tapi, realisasi return Reksadana saham akan sangat fluktuatif setiap tahun tergantung kinerja IHSG.

2. Reksadana Campuran

Reksadana ini menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen.

Tujuannya adalah memperoleh keuntungan dalam jangka panjang dengan investasi pada saham, obligasi dan pasar uang.

Tapi keuntungan Reksadana Campuran tidak setinggi Reksadana Saham. Ini karena risikonya lebih rendah dibandingkan Reksadana Saham.

Keunggulan Reksadana ini adalah komposisi portfolio bisa lebih fleksibel. Manajer Investasi bisa meracik instrumennya dengan berbagai instrumen.

Bandingkan dengan Reksadana Saham yang hanya fokus di satu instrumen, sementara Reksadana Campuran bisa menggabungkan saham dengan hutang, obligasi dan lain – lain.

Memang keuntungan Reksadana Campuran tidak sebesar Reksadana Saham, tapi risikonya juga lebih rendah.

Berikut ini adalah contoh Prospektus Reksadana Campuran.

Dalam jangka panjang, untuk menghindari risiko lebih besar di saat pasar saham dan obligasi naik turun tanpa kepastian, investor bisa memilih instrumen reksadana campuran.

Imbal hasil reksadana campuran ini masih menjanjikan jika Anda menjadikannya sebagai investasi jangka panjang. Data Infovesta Utama menunjukkan, dari perhitungan 10 reksadana campuran terbaik periode 5 tahun di 2020, imbal hasil yang diraih berkisar antara 42%-76%.

Investor dengan profil risiko menengah sampai tinggi sangat cocok memilih reksadana campuran dengan bentangan waktu investasi lebih lama. Diversifikasi portofolio antara saham dan obligasi membuat reksadana campuran bisa meminimalisir risiko sistematis, seperti indeks saham anjlok.

Reksadana Campuran Terbaik 2020 2020

Berdasarkan riset Harian Kontan dan Infovesta Utama, berikut peringkat Reksadana Campuran 2020 2020 berdasarkan kinerja 5 tahun, yaitu:

Peringkat Reksadana Campuran Kontan

Return Reksadana Campuran

Secara umum return Reksadana Canpuran di kisaran 10% sd 12%, berada dibawah Reksadana Saham tetapi diatas Reksadana Pendapatan Tetap.

Tapi, karena ada unsur sahamnya, kinerja Reksadana Campuran bisa ikut fluktuatif mengikuti kinerja IHSG, kecuali pilih Reksadana Campuran yang porsi sahamnya kecil.

3. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana Pendapatan Tetap bertujuan untuk memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal.

Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap didorong oleh perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Penurunan BI rate akan mendorong kenaikkan harga obligasi, yang merupakan instrument penempatan dana Reksadana ini. Naiknya harga obligasi meningkatkan nilai Reksadana Pendapatan Tetap.

Isi jenis investasi reksadana ini adalah obligasi. Terdapat perbedaan saham dan obligasi yang nanti bisa dilihat dalam Reksadana pendapatan tetap.

Risiko Reksadana Pendapatan Tetap berada dibawah Reksadana Campuran.

Berikut ini contoh Prospektus Reksadana Pendapatan Tetap.

Update 2020 2020:

Reksadana pendapatan tetap mengalami masa sulit di 2020, minus 2.2%, namun di 2020 diprediksi return yang negatif akan berbalik positif.

Penyokong utama membaiknya kinerja jenis reksadana pendapatan tetap, yang berbasis obligasi ini adalah langkah Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 6% sejak Desember tahun lalu. Selama suku bunga tidak naik, harga obligasi akan stabil.

Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik 2020 2020

Berdasarkan riset Harian Kontan dan Infovesta Utama, berikut peringkat Reksadana Pendapatan Tetap 2020 2020 berdasarkan kinerja 5 tahun, yaitu:

Peringkat Reksadana Pendapatan Tetap Kontan

Return Reksadana Pendapatan Tetap

Secara umum return Reksadana Pendapatan Tetap lebih rendah dari Reksadana Saham dan Reksadana Campuran, tetapi jenis Reksadana punya resiko yang lebih kecil.

Cocok sebagai sarana diversifikasi di Reksadana Pendapatan Tetap.

Return Reksadana Pendapatan Tetap bisa mencapai 5% sd 10% setahun.

4. Reksadana Pasar Uang

Ini adalah jenis investasi Reksadana yang paling aman. Risikonya paling kecil.

Reksadana Pasar Uang bertujuan memberikan keuntungan yang menarik melalui investasi pada instrument pasar uang serta menurunkan tingkat risiko melalui diversifikasi penempatan instrumen pasar uang yang dipilih secara selektif.

Dan juga bertujuan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat

Reksadana ini melakukan investasi 100% (seratus persen) pada instrument Pasar Uang. Boleh dibilang jenis investasi reksadana pasar uang adalah
investasi jangka pendek paling menguntungkan dan investasi paling aman dibandingkan jenis investasi Reksadana lainnya.

Namun, apakah Reksadana pasar uang adalah investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang ? Jawabannya tidak.

Penjelasan lebih lengkap, baca Reksadana Pasar Uang dan berikut ini contoh tampilan Prospektus Reksadana Pasar Uang.

Update 2020 2020:

Dalam lima tahun belakangan, banyak Reksadana Pasar Uang mencetak return di atas 35%. Salah satu pendorongnya adalah kenaikkan bunga deposito mengikuti bunga SBI di kisaran 6% dan bunga obligasi perusahaan yang nangkring di 7%.

Dengan perkiraan return 5%–6% di tahun 2020, Reksadana pasar uang cukup menarik untuk berinvestasi. Apalagi, jenis Reksadana pasar uang lebih likuid dibandingkan dengan deposito dan tidak harus menunggu hingga jatuh tempo. Investor bisa menarik dana kapan saja.

Keunggulan lain: reksadana pasar uang tidak memungut biaya pembelian dan penjualan kembali. Risikonya lebih rendah sehingga kaum milenial yang baru saja memasuki dunia kerja atau belum punya pendapatan tetap bisa menjadikan reksadana pasar uang sebagai salah satu kendaraan investasi mereka.

Untuk berinvestasi di reksadana pasar uang, investor bisa memulai dengan Rp 100.000. Dengan fasilitas redemption T+1 (pencairan dana satu hari setelah transaksi) yang ditawarkan reksadana pasar uang, investor bisa memenuhi kebutuhan mendadak yang mungkin timbul.

Reksadana Pasar Uang Terbaik 2020 2020

Berdasarkan riset Harian Kontan dan Infovesta Utama, berikut peringkat Reksadana Pasar Uang 2020 2020 berdasarkan kinerja 5 tahun, yaitu:

Jenis Reksadana Pasar Uang 2020 (sumber Kontan)

Return Reksadana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang adalah jenis yang lebih mengutamakan keamanan investasi dibandingkan return. Resikonya paling kecil di jenis Reksadana ini.

Secara umum Reksadana Pasar Uang bisa memberikan return di 6% sd 8% setahun.

Tanya Jawab Reksadana

Berikut ini kumpulan pertanyaan soal jenis Reksadana.

  1. Apa itu Reksadana ?

ReksaDana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal dan untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Apa itu Reksadana Saham ?

Jenis reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada saham. Biasanya dana investasi dialokasikan minimal 80% di saham, maksimal 20% surat utang, dan maksimal 20% pasar uang.

Apa itu Reksadana Pasar Uang ?

Reksadana pasar uang adalaj jenis reksa dana yang investasinya ditempatkan 100% pada instrumen Pasar Uang, antara lain, obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Apa itu Reksadana Pendapatan Tetap ?

Reksadana Pendapatan Tetap adalah jenis reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada surat utang (obligasi). Ketika kamu membeli reksa dana obligasi, Sebagian besar dana masyarakat yang terkumpul akan dibelikan surat utang jangka panjang (Obligasi) oleh Manajer Investasi reksa dana.

Kesimpulan

Sebelum berinvestasi, Anda sebaiknya tahun dulu profil Reksadana yang dipilih. Bagaimana risiko dan return-nya serta cocok untuk tujuan keuangan yang seperti apa.

Pemahaman ini penting. Karena ada berbagai jenis investasi Reksadana yang ditawarkan di pasaran dengan tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda-beda. Jangan sampai Anda memilih yang tidak sejalan dengan tujuan keuangan.

Pastikan yang dipilih memang sesuai dengan tujuan dan profil risiko pemodal. Tujuan keuangan harus sesuai dengan jenis Reksadana yang dipilih.

27 Responses

Sy cm mw tny bang, kr 2 buat sy utk pemula dan ingin mngenmbangkan uang sy lebih cepat dgn resiko minimal rendah investasi macam apa yg sy kira buat sy cocok ,krn mngingat dulu sy pernah ikut forex dan sy merugi cukup bnyk dan smpai saat ini sy msh truma dgn model investasi yg sm ,mohon kiranya bs di berikan arahan utk kedepannya trima kasih atas sranya.

Agus, pelajaran yang pertama dan utama adalah HIGH RISK HIGH RETURN atau LOW RISK LOW RETURN. Tidak ada investasi yang resikonya paling rendah dan keuntungannya paling tinggi. Jadi, kalau kamu mau keuntungan yang tinggi dan cepat, kamu harus siap menanggung resikonya. Contohnya, sudah kamu alami sendiri di Forex. Forex menjanjikan keuntungan yang tinggi, tapi risikonya juga tinggi. salam

Halo Bapak Rio
Mohon maaf saya mengulang pertanyaan saya, mohon infonya apa perbedaan reksadana yang dibeli melalui Ipotfund dengan trading saham online? Mengingat pengalokasian dana dari keduanya dipilih sendiri oleh investor. Mohon penjelasannya. Terima kasih banyak ☺

purnama, beda karena di Reksdana yang memilih saham adalah Manajer Investasi, sedangkan dalam trading saham Anda yang harus memilih saham. salam

Maaf sebelumnya pak rio ..
Saya berniat investasi reksadana tapi saya masih awam banget dengan investasi reksadana ini tapi saya sudah tahu mau investasi dengan jangka waktu berapa .. karna saya juga masih muda jadi saya menginginkan investasi jangka waktu 5 tahun tapi kalau bisa dengan resiko kegagalan yg tidak tinggi dan dengan modal yang tidak terlalu besar .. kira” kalau bapak rio bisa menyarankan saya baik nya ambil investasi yang mana yah ?? Terimakasih sebelumnya ..

Reksadana Pasar Uang atau Pendapatan Tetap.

assalamualaikum bapak….
saya mau berinvest di reksadana cuma bagaimana caranya apabila kita membeli produk reksa dana dan suatu saat ingin menjualnya kembali karena suatu kebutuhan?
terimakasih

cara menjual sangat gampang. tinggal klik tombol ‘Sell’ di aplikasi. salam

saya ingin mencoba tapi registrasinya bgmna?

Di blog ada banyak tulisan mengenai cara investasi Reksadana. Silahkan dibaca.

Pak rio mohon petunjunknya, Invest untuk jangka waktu 5 thun lebih baik RDC atw RDS? trimakasih

Reksadana Pasar Uang atau Pendapatan Tetap.

Pak Rio, saya boleh minta rekomendasi perusahaan yang sedang menawarkan reksadana pasar uang atau pndapatan tetap yang bisa dipercaya elektabilitasnya saat ini ?

Sudah pernah di bahas di blog.

Jika saya investasi di reksadana saham sebesar Rp.250ribu perbulan selama 7 tahun. Berapa kemungkinan return yg akan saya terima.
Thx.

Apabila saya ingin membuat dua jenis reksadana, dimana saya ingin berinvestasi jangka menengah (2-3 Tahun) dengan resiko Menengah ex pasar uang, dan jangka panjang (> 5 Tahun) dengan resiko tinggi ex pasar saham, apakah saya harus membuat 2 rekening reksadana dengan bank berbeda, atau hanya dengan satu rekening reksadana saja?

Beli dua Reksadana yang berbeda di satu bank.

pagi pak, sya mau bertanya saya mau investasi reksadana jangka panjang diatas 5tahun,untuk hari tua misalnya saya harus beli yang mana ya?
apakah kalo reksadana saham itu bisa nilainya turun? seperti main saham
sedangkan reksadana tetapsaya kayaknya gak pernah dibwah nilai invest awal pak

Saham. Dalam jangka pendek RD Saham akan berfluktuasi.

[…] bisa membeli Reksadana berbasis Syariah. Ini jenis Reksadana terbaik, yang sudah dinilai lembaga terkait bahwa proses investasinya sesuai ketentuan […]

[…] dan tujuan keuangan ini penting karena dapat memengaruhi return dan profil risiko Anda. Ada beberapa jenis reksa dana yang beredar, yaitu reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap dan reksa […]

[…] satunya, Anda bisa membeli Reksadana berbasis Syariah. Ini jenis Reksadana terbaik, yang sudah dinilai lembaga terkait bahwa proses investasinya sesuai ketentuan […]

halo sy mu tnya.. lebih baik mana?misalkan beli 1 unit reksadana pendapatan tetap trus top up rutin tiap bulan.. atau beli macam2 unit reksadana pendapatan tetap tp tidak top up.
trmkasih

baiknya rutin. salam

Min, kan produk reksadana itu banyak.. entah itu rdpu rdpt dsb..
Nah, cara menentukan produk / manager investasi terbaik itu dilihat dari sisi apa ya?
Thanks sebelumnya

salah satunya bisa lihat di ranking Reksadana yang dirilis, misalnya oleh Kontan.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: