Indikator Perkiraan Tren Forex

Peringkat broker opsi biner:

Perkiraan Mata Uang Forex

Survei Perkiraan Forex adalah alat sentimen terkini yang mencerminkan sentimen jangka pendek dan menengah para pakar FXStreet dan mencerminkan tren – dirilis pada hari Jumat pukul 15:00 GMT. #FXpoll tidak dilihat sebagai sinyal atau tujuan akhir, namun berfungsi sebagai Heat-Map sentimen dan perkiraan kurs.

APAKAH SURVEI FORECAST FOREX ITU?

Poll Forecast Forex adalah alat sentimen yang menyoroti perkiraan harga jangka pendek dan menengah dari para pakar pasar terkemuka.

  • Indikator sentimen unik dengan riwayat 5 tahun
  • Untuk 10 mata uang (EURUSD, GBPUSD, USDJPY, USDCHF, AUDUSD, NZDUSD, USDCAD, GBPJPY, EURJPY, EURGBP)
  • Survei dilakukan setiap hari Jumat dan dipublikasikan pada pukul 15:00 GMT
  • Menyediakan semua cakrawala waktu: 1 minggu, 1 bulan, 1 triwulan – mencakup harga rata-rata untuk setiap cakrawala waktu
  • Diikuti oleh para pedagang, komentator pasar maupun akademisi

The #FXpoll tidak dianggap sebagai sinyal atau target akhir, namun sebagai heat map kurs di mana sentimen dan ekspektasi akan terjadi.

BAGAIMANA CARA MEMBACA GRAFIK?

Selain tabel dengan prediksi individu masing-masing peserta, representasi grafik menggabungkan dan memvisualisasikan data: garis Bullish/Bearish/Sideways menunjukkan persentase kontributor kami pada masing-masing bias prospek ini.

Grafik ini tersedia untuk setiap cakrawala waktu (1 minggu, 1 bulan, 1 kuartal). Kami juga menunjukkan perkiraan harga rata-rata serta bias rata-rata.

Peringkat broker opsi biner:

MENGAPA SAYA HARUS MENGGUNAKANNYA?

Jajak pendapat Forecast kami menawarkan:

  • Indikator sentimen yang memberikan tingkat harga yang dapat ditindaklanjuti, bukan sekadar indikasi “mood” atau “positioning”. Pedagang dapat memeriksa apakah ada kebulatan suara di antara para ahli yang disurvei – jika ada sentimen spekulan yang berlebihan yang mendorong pasar – atau jika ada perbedaan di antara mereka. Ketika sentimen tidak ekstrem, pedagang mendapatkan target harga yang dapat ditindaklanjuti untuk diperdagangkan. Bila terjadi penyimpangan antara tingkat pasar aktual dan nilai yang tercermin dalam tingkat perkiraan, biasanya ada kesempatan untuk memasuki pasar.
  • Tidak ada lag dalam data: Berlawanan dengan indikator lainnya, tidak ada penundaan.
  • Alat yang sangat berguna untuk digabungkan dengan jenis analisis teknis lainnya atau berdasarkan data makro fundamental, seperti; Posisi Perdagangan, Tabel Kurs atau Grafik Live.
  • Data sentimen signifikan, berdasarkan sampel perwakilan 25 sampai 50 penasihat perdagangan terkemuka selama 5 tahun. Jangan mengikuti satu guru tapi ikutilah sekelompok ahli terpilih yang seimbang. Poll Forecast Forex menawarkan versi ringkas dari beberapa pendapat ahli. Hanya pandangan yang dianggap telah berkomitmen untuk dipublikasikan dan oleh karena itu memiliki pengaruh di pasar.
  • Alat untuk berpikir Kontrarian: Orang secara instingtif mengikuti dorongan orang banyak. Indikator sentimen, pada gilirannya, menyebabkan pemikiran “kontroversial”. Anda bisa membaca sentimen yang ekstrem dan menghindari menjadi salah satu kawanan. Bandingkan pendapat dan prospek harga yang berbeda dengan sekelompok penasihat perdagangan terkemuka dan pengelola uang.
  • Alat untuk membangun strategi berdasarkan data prediksi: Temukan data pola misalnya jika tren mendapatkan atau kehilangan energi.

Catatan: Semua informasi pada halaman ini dapat berubah. Penggunaan situs ini merupakan penerimaan perjanjian pengguna kami. Silakan baca kebijakan privasi dan tuntutan hukum kami.

Perdagangan valuta asing pada margin membawa tingkat resiko yang tinggi dan mungkin tidak semua invostor cocok. Tingkat leverage yang tinggi dapat bekerja melawan Anda sama besarnya dengan manfaatnya bagi Anda. Sebelum memutuskan untuk melakukan perdagangan valuta asing anda harus hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan resiko. Ada kemungkinan Anda dapat menderita kerugian sebagian atau seluruh investasi awal Anda dan karena itu Anda tidak perlu menginvestasikan uang yang tidak mampu Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari semua risiko yang terkait dengan perdagangan valuta asing, dan jika Anda memiliki keraguan, Anda dapat mencari nasihat dari penasihat keuangan independen

Pendapat yang dikemukakan di FXStreet merupakan pendapat dari penulis individual dan tidak selalu mewakili pendapat FXStreet atau manajemen. FXStreet belum memverifikasi ketepatan atau dasar fakta setiap klaim atau pernyataan yang dibuat oleh penulis independen: kesalahan dan kelalaian dapat terjadi. Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi lain yang terkandung di situs ini, oleh FXStreet, karyawan, mitra atau kontributornya, disuguhkan sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan saran investasi. FXStreet bertanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan, termasuk namun tidak terbatas pada, kehilangan keuntungan apapun, yang mungkin timbul secara langsung atau tidak langsung dari penggunaan atau kepercayaan pada informasi tersebut.

Indikator Teknikal: Pengertian Dan Macam-Macamnya

Apa Itu Indikator Teknikal?

Indikator Teknikal adalah alat yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis atas harga, volume, atau minat pasar terhadap sebuah instrumen investasi atau kontrak keuangan. Dengan menerapkan Indikator Teknikal pada data histori harga, trader bisa menggunakannya untuk memetakan kondisi pasar saat ini, sekaligus memprediksi pergerakan berikutnya (analisa teknikal). Beberapa contohnya; Relative Strength Index (RSI), Stochastics, Bollinger Bands, dan lain sebagainya.

Analisis forex dengan menggunakan Indikator Teknikal berfokus pada data historis harga, dengan mengabaikan faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi harga. Indikator Teknikal seperti ini biasanya digunakan oleh trader harian yang memperdagangkan saham, forex, dan komoditas; karena didesain untuk menganalisis pergerakan harga jangka pendek. Namun demikian, trader jangka menengah-panjang yang berfokus pada analisa fundamental juga bisa menggunakan Indikator Teknikal untuk mengidentifikasi momen-momen terbaik untuk melakukan transaksi buy maupun sell.

Macam-Macam Indikator Teknikal

Tak berlebihan kiranya jika dikatakan bahwa di dunia ini ada puluhan Indikator Teknikal. Setiap matematikawan, ahli statistik, dan pakar yang memahami pasar finansial bisa membuat indikatornya sendiri. Apabila Indikator Teknikal tersebut menunjukkan akurasi cukup tinggi dan disukai pelaku pasar lainnya, maka dapat disebarluaskan hingga digunakan oleh trader di seluruh dunia. Namun, secara umum, dilihat dari tampilannya, Indikator Teknikal dapat dibagi dua, yaitu tipe Overlay dan tipe Oscillator:

Overlay

Indikator Teknikal bertipe Overlay biasanya berbentuk grafik yang digunakan dengan menumpukkannya di atas grafik harga. Contoh paling terkenal diantaranya:

  • Moving Averages (MA)
  • Bollinger Bands (BB)
  • Parabolic SAR
  • Ichimoku Kinko Hyo

Contoh tampilan Indikator Teknikal tipe Overlay dapat dilihat pada grafik EUR/USD dengan Bollinger Bands berikut ini. Grafik Candlestick mewakili pergerakan harga, sedangkan grafik garis merupakan tampilan Bollinger Bands.

Oscillator

Indikator Teknikal bertipe Oscillator biasanya menampilkan osilasi antara nilai minimal dan maksimal tertentu yang tampil di bawah grafik harga. Selain itu, berbeda dengan indikator tipe Overlay yang terutama dikalkulasikan dari data harga, beberapa indikator tipe Oscillator juga memperhitungkan fluktuasi volume trading pada suatu instrumen. Contoh paling terkenal diantaranya:

  • Moving Average Convergence Divergence (MACD)
  • Relative Strength Index (RSI)
  • Stochastic Oscillator
  • Money Flow Index

Contoh Indikator Teknikal tipe Oscillator dapat dilihat pada RSI yang ada di bawah grafik EUR/USD seperti nampak di bawah ini:

Tips Memilih Indikator Teknikal Terbaik

Trader forex pemula biasanya mempelajari satu per satu berbagai Indikator Teknikal tersebut, kemudian memilih mana yang paling nyaman dan menguntungkan untuk digunakan sehari-hari. Namun, trader juga seringkali menggunakan lebih dari satu Indikator Teknikal guna menganalisis pergerakan harga suatu instrumen investasi. Yang penting, perhatikan tiga hal ini dalam pemilihan Indikator Teknikal:

Sesuaikan Parameter Setting Indikator Teknikal

Apabila kita memasang Indikator Teknikal yang sudah ada (built-in) pada platform trading (umpamanya Metatrader), maka pasti sudah ada setting default-nya. Namun, trader sebenarnya bisa merubah parameter setting tersebut.

Penyesuaian parameter misalnya dalam penggunaan Moving Average, trader dapat membuatnya berdasarkan harga penutupan (Close), harga tertinggi (High), atau lainnya. Moving Average itu sendiri dihitung dari rerata harga, sehingga periode pun bisa ditentukan sendiri, seperti MA-50 Day (rerata harga 50 hari terakhir), MA-100, MA-200, dan lain sebagainya.

Pada grafik harga EUR/USD di bawah ini, garis merah mewakili MA-50 Day, sedangkan garis biru merupakan MA-100 Day. Apabila kita menggunakan parameter berbeda, maka tampilan dan akurasinya juga akan berbeda, walaupun metode penggunaan indikator MA tetap sama.

Kombinasi Indikator Teknikal Berdasarkan Fungsi Masing-Masing

Kombinasi dua Indikator Teknikal atau lebih untuk menganalisis harga suatu instrumen harus didasarkan pada fungsi masing-masing indikator. Namun, berhati-hatilah untuk tidak menumpuk terlalu banyak indikator di atas grafik hingga fluktuasi pergerakan harga itu sendiri tak dapat dibaca dengan jelas.

Contoh kombinasi yang cukup memadai:

  • Moving Average untuk menunjukkan arah tren pergerakan harga. Umumnya, tren bullish (harga akan cenderung naik) bila grafik harga bergeser ke atas garis MA. Sebaliknya, tren bearish (harga akan cenderung turun) bila grafik harga bergeser ke bawah garis MA. Namun, akurasi perkiraan itu cukup buruk, sehingga dibutuhkan konfirmasi dengan menggunakan Indikator Teknikal lain.
  • MACD untuk mengkonfirmasi bahwa arah tren yang diidentifikasi indikator MA itu tepat. Apabila MA dan MACD sama-sama cenderung bullish, maka probabilitas kesuksesan buy bisa dikatakan cukup besar. Demikian pula, jika MA dan MACD sama-sama cenderung bearish, maka dapat disimpulkan itu waktunya sell. Namun, pada harga berapa kita bisa buy atau sell? MACD kurang baik dalam hal ini, sehingga boleh jadi diperlukan dukungan Indikator Teknikal lain lagi.
  • RSI untuk menunjukkan momentum yang bagus bagi trader melakukan buy atau sell.

Kombinasi Indikator Teknikal berdasarkan fungsinya seperti contoh tersebut akan menghasilkan tampilan seperti ini:

Jangan Mencoba Indikator Teknikal Pada Akun Riil

Tips terakhir, apabila masih belajar atau mencoba-coba, maka gunakanlah akun demo; jangan gunakan akun trading riil. Akun demo memungkinkan kita untuk berlatih pada kondisi pasar aktual, tetapi dana yang dipakai adalah uang virtual yang bisa diperoleh gratis dari broker. Dengan demikian, kita akan lebih bebas dalam melakukan trial and error parameter setting maupun pengujian kehandalan kombinasi Indikator Teknikal pilihan.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: