Indikator Pembalikan Tren Di Forex – Cara Mengetahui Koreksi Atau Pembalikan Trend

Peringkat broker opsi biner:

Cara Mengetahui Koreksi Atau Pembalikan Trend

Contoh dari koreksi adalah ketika harga mengalami trend naik. mundur sebentar. terus lanjut naik. begitupun sebaliknya. Sebuah mata uang terkoreksi bisa dilihat ketika sedang naik naiknya kemudian berhenti, melemah sebentar dan lalu melanjutkan trennya kembali. Secara teknikal bisa dilihat dengan pola stochastic oscillator. namun tentunya dalam hal ini harus selaras dengan TF yang di gunakan.

Untuk mengetahui pembalikan trend, bisa digolongkan sebagai pola pembalikan arah (reversal pattern), ditandai dengan adanya pola yang mulai melemah dan kesulitan untuk melanjutkan trend. Pola bullish reversal contohnya, atau pembalikan arah naik, memerlukan adanya trend turun yang terjadi sebelumnya. Sebaliknya untuk bearish reversal, atau pembalikan arah turun, memerlukan adanya trend naik sebelumnya.

bagaimana cara baca pola stochastic oscillator untk mengenali koreksi?

Untuk hal ini perlu mengetahui cara kerja dari indikator tersebut. Sebagaimana diketahui, Stochastic memiliki skala antara 0 sampai 100 dan memiliki dua baris, yaitu: %K untuk fast line dan %D untuk slow line. Ada beberapa cara membaca pergerakan stochastic dari mulai melihat garis yang saling melintang, membandingkan pergerakan stochastic dengan pergerakan harga, dan dengan melihat garis overbought/oversold.

Level overbought dan oversold pada stochastic oscillator dapat diterapkan dengan angka yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing trader. Namun yang banyak digunakan secara luas adalah level 80 keatas untuk overbought dan level 20 kebawah untuk oversold.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa stochastic berfungsi untuk melihat adanya perubahan momentum pada pergerakan harga, yang biasanya menjadi awal dari peralihan sebuah trend.

Peringkat broker opsi biner:

• Apabila garis-garis stochastic %K dan %D saling menyilang (cross), maka ini menunjukan bahwa sedang terjadi perubahan momentum arah trend. (Posisi “crossing” ini bisa juga digunakan sebagai indikasi entry dan exit transaksi.)

• Apabila stochastic melewati batas level 80, itu menunjukan bahwa harga sedang berada di overbought. Begitu juga sebaliknya apabila stochastic melewati batas level 20, berarti harga sedang berada di oversold.

• Apabila stochastic tetap berada diatas level 80, maka itu menunjukan sedang terjadi uptrend. Begitu juga sebaliknya, jika stochastic tetap di bawah level 20, berarti sedang terjadi downtrend.

Jika stochastic keluar dari level 80 dan menuju ke bawah, hal itu menunjukan bahwa sedang terjadi koreksi dan terjadi perubahan momentum dan mungkin bisa membentuk downtrend. Begitu pula sebaliknya.

Dengan membaca sinyal yang diberikan dari indikator stochastic, setidaknya anda dapat melihat harga yang sedang berada di high atau low. Pergerakan yang diperlihatkan didalam stochastic dapat anda pergunakan ketika memasuki pasar ataupun keluar pasar.

3 Cara Untuk Mengetahui Penerusan Trend (1)

Dibaca Normal 3 menit

Agar bisa mengikuti arah trend, kita mesti bisa mengidentifikasi keadaan dimana akan terjadi penerusan trend, atau sebaliknya akan terjadi pembalikan arah trend. Ini beberapa caranya.

Trader forex umumnya suka pada volatilitas tinggi, apapun pasangan mata uangnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa dari pengalaman trading yang mereka dapatkan, mengikuti arah trend atau menjadi trend follower memang profitable, dan strategi trend following memang bisa diandalkan. Nah, agar bisa mengikuti arah trend dengan benar, kita mesti bisa mengidentifikasi keadaan dimana akan terjadi penerusan trend, atau sebaliknya akan terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).

Suatu keadaan disebut trending bila banyak trader yang melakukan trade dengan entry pada posisi tertentu yang sama (buy atau sell). Keadaan tersebut bisa mengalami koreksi bila sebagian trader mengambil keuntungannya (profit taking), dan bila banyak trader yang rame-rame menutup posisinya untuk membuka posisi yang berlawanan maka terjadi pembalikan arah trend atau trend reversal. Namun demikian tidak mudah untuk mengidentifikasi koreksi dan trend reversal.

Koreksi yang berlanjut akan menyebabkan reversal jika menembus level support atau resistance. Jadi memperkirakan suatu keadaan koreksi akan berakhir (kembali ke trend semula) atau berlanjut (trend reversal) agak sulit. Yang relatif mudah adalah mengidentifikasi penerusan trend (trend continuation). Jika akan berlanjut uptrend, kita entry buy, dan sebaliknya jika lanjut downtrend entry sell.

Anda tentu tahu bahwa banyak trader yang menggunakan indikator moving average untuk mengidentifikasi arah trend, terutama sma-200 day untuk trend jangka panjang. Semakin harga bergerak diatas indikator sma semakin kuat trend tersebut. Sesuai kaidah, uptrend yang kuat terjadi bila terbentuk level-level higher high (level high sekarang yang lebih tinggi dari sebelumnya) dan higher low (level low sekarang yang lebih tinggi dari sebelumnya), dan sebaliknya untuk downtrend, terjadi lower high dan lower low.

Nah, bila pada pergerakan uptrend terbentuk keadaan lower high dan lower low, apakah ini menunjukkan akan terjadi koreksi, atau trend reversal?

Koreksi terjadi sementara, setelah aksi ambil untung trader kembali masuk ke posisi semula. Jika koreksi berlanjut akan cenderung terjadi trend reversal. Banyak trader yang salah dalam mengantisipasi koreksi dengan entry pada posisi yang berlawanan karena mengira akan terjadi trend reversal.

Ciri-ciri keadaan koreksi

Pada tampilan chart trading, koreksi bisa terbentuk dalam berbagai pola. Yang paling sering adalah koreksi 3 gelombang, atau zig-zag dalam teori gelombang Elliot. Sering kali pola zig-zag tersebut dikombinasi oleh pola segitiga seperti pada chart USD/JPY daily berikut ini:

Tampak terjadi ‘koreksi segitiga’ selama 5 bulan sebelum break dan USD/JPY kembali melanjutkan uptrend pada awal Nopember 2020.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: