Harga Beli Bitcoin, Harga Bitcoin Sekarang

Peringkat broker opsi biner:

Beli Bitcoin Sekarang

Beli Bitcoin Sekarang baik sebagai investasi atau sebagai aset untuk bisa kalian jual belikan di form diatas

Sekarang Saatnya Beli Bitcoin, Ini 3 Alasannya

Di tengah ekonomi yang sedang tidak pasti, justru sekaranglah saatnya beli Bitcoin. Harga Bitcoin telah melonjak sebanyak 15% selama 24 jam terakhir. Saat ini, mata uang kripto tersebut berharga di atas 6.700 USD atau sekitar 105 juta rupiah. Berikut adalah 3 penyebab naiknya harga Bitcoin.

1. Kongres AS Membahas Mata Uang Digital

Anggota DPR Amerika Serikat dari partai Demokrat mengajukan dua rancangan undang-undang mengenai mata uang digital. Jika RUU ini disahkan, bank sentral AS Federal Reserve (Fed) bisa mentransfer uang digital secara langsung ke perorangan atau bisnis.

Pengajuan kedua RUU tersebut dimaksudkan untuk menunjang ekonomi di tengah wabah Covid-19. Saat ini, AS menempati posisi ketiga di dunia setelah China dan Italia untuk jumlah kasus positif.

RUU yang pertama dimaksudkan untuk menyokong pekerja dan keluarga. Sedangkan yang kedua dimaksudkan untuk memberikan bantuan dan perlindungan keuangan untuk bisnis, negara bagian, dan warga rentan. Fed akan mentransfer dollar digital dalam jumlah 1.000 USD untuk warga di bawah umur dan 2.000 USD untuk dewasa.

Peringkat broker opsi biner:

Kedua draf menggunakan definisi yang sama untuk dolar digital, yaitu sejumlah uang dalam dolar yang terdiri dari entri buku besar digital yang dicatat sebagai utang dalam akun bank Federal Reserve, atau sebuah unit nilai elektronik yang bisa ditukarkan di lembaga keuangan yang berwenang.

RUU ini kemungkinan akan didukung oleh Kongres. Apalagi, Fed juga sebelumnya telah menyatakan akan mengeluarkan uang digital.

2. Suntikan Dana dari Bank Sentral AS

Baru-baru ini, Fed mengumumkan akan mendukung perekonomian AS sepenuhnya. Selain membeli berbagai sekuritas, bank sentral juga akan membeli obligasi korporasi dan dana yang diperdagangkan di bursa. Fed juga akan memberlakukan program bernama Secondary Market Corporate Credit Facility yang bertujuan untuk membeli obligasi perusahaan.

Fed juga diperkirakan akan melakukan kebijakan suku bunga negatif. Hal tersebut dilakukan banyak negara Eropa pada saat krisis utang tahun 2020 silam.

Kebijakan qualitative easing (pelonggaran kualitatif) ini berimbas positif kepada bursa saham. Stimulus ini membuat banyak investor melirik aset lain, termasuk mata uang kripto. Tidak mengherankan bahwa para investor mulai beli Bitcoin.

Namun, perlu diperhatikan bahwa jika kebijakan suku bunga negatif Fed tidak berhasil, akan terjadi krisis ekonomi.

3. Tes Vaksin dan Obat untuk Corona

Selama beberapa hari berturut-turut, China mengumumkan 0 kasus lokal baru, walaupun jumlah kasus impor dari pendatang yang masuk ke negara tersebut bertambah. Bisnis di berbagai daerah di China mulai berjalan kembali.

Meskipun demikian, kabar baik ini bukan berarti ekonomi telah sepenuhnya pulih. Banyak yang meragukan laporan China. Ditambah lagi, kasus impor dapat memicu gelombang kedua wabah Covid-19 di negara itu.

Akan tetapi, ada harapan lain dalam obat antimalaria bernama hydroxychloroquine. Obat ini telah berhasil digunakan untuk menangani virus Corona di berbagai rumah sakit di China, Korea Selatan, dan Prancis.

Namun, perlu diingat bahwa hydroxychloroquine dan obat pendahulunya, chloroquine, belum secara resmi disetujui sebagai obat untuk virus Corona. Selain itu, berita mengenai korban keracunan atau overdosis chloroquine patut untuk tetap diwaspadai. Hindari menggunakan chloroquine untuk mengobati diri sendiri karena penggunaan obat ini harus diawasi tenaga medis profesional.

Bagaimana, tertarik untuk berinvestasi Bitcoin? Sekaranglah saat yang tepat untuk beli Bitcoin karena sementara harganya masih terus naik.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: