Forex Lebih Baik 1. Menghindari Overtrading

Peringkat broker opsi biner:

Mengapa Trading Dengan Daily Chart Dianggap Lebih Baik?

Dibaca Normal 6 menit

Pernah mengalami kegalauan dalam trading forex, bingung menganalisa sinyal di time frame kecil? Jika demikian, Daily Chart bisa jadi solusinya.

Dalam trading forex, terdapat anggapan jika trading di time frame besar akan lebih menguntungkan daripada di time frame kecil. Salah satu time frame besar yang dimaksud adalah Daily Chart. Lantas, benarkah trading dengan Daily Chart lebih baik dari trading di Chart lain? Untuk menjelaskannya, mari pertama-tama membahas manfaat trading dengan Daily Chart.

1. Menghindari Overtrading

Ketika memperhatikan chart dalam trading, Anda sebenarnya sedang berusaha menemukan sinyal-sinyal yang tepat untuk masuk pasar. Perlu Anda ketahui, sinyal-sinyal pada chart dengan time frame di bawah Daily (misal 4-hour, 1-hour, 30-min, dsb) kurang dapat diandalkan dibanding Daily, karena banyak terdapat ‘Noise’ di dalamnya. Daily Chart menghilangkan Noise-Noise tersebut sehingga sinyal yang ditampilkan lebih akurat.

Berikut adalah contoh Noise dari sinyal Crossing MA 10 dan MA 50 pada chart 1-hour:

Bandingkan dengan Daily Chart forex yang ‘bersih’ dari Noise, sehingga sinyal Crossing MA lebih mudah dibaca:

Melalui trading dengan Daily Chart, Anda bisa trading dengan kuantitas sinyal yang lebih rendah, tapi kualitasnya lebih tinggi. Jika Anda telah memahami Daily Chart, trading pada chart 4-hour atau 1-hour akan lebih mudah dan lebih besar peluangnya untuk sukses. Dari pengalaman penulis, chart di bawah 1-hour terlalu banyak Noise, sehingga informasi berupa sinyal-sinyal yang ditampilkan banyak yang salah atau menyesatkan. Inilah mengapa, trading dengan Daily Chart sangat ampuh untuk menghindarkan diri dari kebiasaan Overtrading.

Peringkat broker opsi biner:

Mungkin Anda tidak sering masuk pasar jika trading dengan Daily Chart, tetapi probabilitas ketepatan sinyal dalam trading akan lebih besar, sehingga juga memperbesar peluang keuntungan.

2. Mengatasi Rasa Takut Masuk Pasar

Jika ada terlalu banyak sinyal tak berkualitas di suatu chart, Anda akan semakin tidak percaya diri dan takut masuk pasar. Biasanya, hal ini terjadi karena Anda tidak fokus pada analisa teknikal yang dilakukan.

Jika pola pikir “takut masuk pasar” terus dipelihara, maka trading forex tidak akan mencapai kesuksesan. Dalam trading forex, satu-satunya keadaan yang bebas risiko adalah saat tidak ada posisi yang dibuka. Namun tentu saja, keadaan itu tidak akan menghasilkan keuntungan apapun. Sebagai trader, Anda tentu perlu mencari dan memanfaatkan peluang secara aktif.

Cara terbaik yang bisa dilakukan dalam hal ini adalah tetap membuka posisi setelah melalui pertimbangan realistis dan proporsional, karena terlalu banyak pertimbangan juga merugikan. Nah, Daily Chart yang menjadi gambaran besar dari pergerakan harga dan minim Noise bisa menjadi solusi. Daily Chart bisa memfilter sinyal-sinyal palsu yang berseliweran di time frame kecil, sehingga Anda bisa lebih tenang dalam mengambil peluang, menjadi lebih percaya diri saat membuka posisi, dan secara otomatis tak lagi dibayangi rasa takut masuk pasar.

3. Mencegah Over-Analyzing

Banyak trader yang menghabiskan waktunya berjam-jam untuk mendapatkan dan menganalisa data-data teknikal. Mereka yakin bahwa prediksi atau analisa para pakar dapat memberikan informasi pergerakan harga pasar. Padahal, keseluruhan variabel-variabel tersebut telah tercermin secara natural dan sederhana dalam alur pergerakan harga di chart.

Penulis rasa, Daily Chart paling mewakili gambaran pasar. Jika Anda tidak fokus trading dengan Daily Chart, mungkin Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk sinyal-sinyal yang tidak jelas di time frame kecil. Pada akhirnya, Anda akan masuk pasar dengan lebih ‘menduga-duga’, daripada analisa logis pada gerakan harga (Price Action) di Daily Chart.

Dengan Daily Chart, Anda bisa trading dengan cara ‘Set And Forget’, atau ‘masuk pasar dan tinggalkan’. Anda tidak perlu memantau pergerakan harga tiap jam atau bahkan dari menit ke menit, cukup 30 menit setiap harinya untuk menganalisa trading Anda dengan fokus pada Daily Chart. Selain itu, tentu saja Anda harus paham strategi trading yang efektif pada Daily Chart.

4. Menghentikan Kecanduan Trading

Dengan asumsi bahwa time frame kecil memberikan data yang lebih akurat karena lebih banyak sinyal, banyak trader yang keluar masuk pasar hingga kecanduan. Memang benar mereka mendapatkan banyak data dan sinyal, tetapi bukan berarti gambaran tersebut akurat. Singkat kata, banyak sekali formasi dan pola gerakan harga yang tidak penting di time frame kecil.

Untuk mengetahui apa yang telah digambarkan dalam time frame kecil secara menyeluruh, kita mesti melihat ke time frame yang lebih besar. Hal inilah yang sering dilupakan oleh para trader yang kecanduan trading. Seharusnya, mereka fokus pada gambaran pasar yang relevan yaitu pada Daily Chart.

Jika Anda telah paham dan mengerti bahwa sinyal-sinyal pada Daily Chart lebih signifikan dibanding dengan time frame yang lebih rendah, Anda tentu tidak akan sering masuk pasar. Mereka yang kecanduan trading biasanya main pada time frame rendah. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Noise yang terlalu padat berpotensi memancing trader untuk lebih sering menaruh posisi.

5. Memastikan Konsistensi Hasil Trading

Jika Anda menggunakan time frame yang terus berubah-ubah setiap kali trading, kemungkinan besar hasil yang Anda peroleh menjadi tidak konsisten (kadang untung kadang rugi). Hal ini terjadi karena Anda sering masuk pasar tetapi dengan probabilitas sukses yang rendah, serta sulit untuk dimonitor. Perlu diketahui bahwa time frame yang Anda pakai akan menunjang akurasi sinyal.

Semua sinyal trading pada Daily Chart lebih jelas dan kuat dibanding time frame yang lebih kecil, sehingga lebih efektif dan bisa konsisten dalam trading untuk jangka waktu lama, karena reliabilitas sinyal trading dengan Daily Chart lebih tinggi. Harap diingat bahwa keberhasilan dalam trading ditentukan oleh konsistensi hasil trading Anda. Dan jika ingin meningkatkan hasil trading Anda, seyogyanya Anda memahami analisa pasar dari perspektif yang lebih relevan seperti tercermin pada Daily Chart.

Dari 5 poin di atas, berikut adalah rangkuman yang dapat Anda pelajari dengan mudah:

Yang Perlu Diperhatikan Saat Trading dengan Daily Chart

Trading dengan Daily Chart yang sesi penutupannya berlangsung pada 05:00 PM (waktu New York) penting untuk dicermati. Pada jam tersebut, pasar trading Amerika ditutup dan pasar New Zealand dibuka (Overlap). Harga Closing sangat penting, karena menunjukkan kondisi bull dan bear yang telah settle pada hari itu. Sesi New York merupakan pasar terbesar kedua di dunia setelah London dalam hal Volume tradingnya, sehingga, harga penutupan yang tercipta dari pasar itu dapat dijadikan acuan signifikan.

Selama ini, time frame manakah yang sering Anda gunakan? Atau Anda masih bingung dalam menentukan time frame yang sesuai? Ajukan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah, atau bergabunglah pada forum tanya jawab khusus time frame untuk langsung berbincang dengan ahlinya.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

5 Cara Mengatasi Bahaya Trading Forex

Potensi keuntungan tak terbatas trading forex memang menggiurkan dan bisa menarik minat siapapun untuk mulai menggelutinya. Namun ternyata, dunia trading forex memiliki bahaya yang bisa datang dari beragam aspek. Mulai dari risiko pasar, prinsip trading, hingga kualitas broker, ada banyak kekurangan trading forex yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Untuk menghindari bahaya trading forex tersebut, ada beberapa cara ampuh yang bisa dilakukan trader untuk mencegah loss yang terlalu besar.

5 Cara mengatasi Bahaya trading forex yang bisa Anda terapkan

Belajar Trading Forex Sampai Paham

Tanpa ilmu yang memadai, Anda tak akan bisa bertahan lama di pasar forex. Belajar trading forex adalah sebuah proses yang wajib dijalani semua pemula agar tahu mulai dari kelebihan hingga bahaya trading forex. Pengetahuan tidak terbatas pada teori saja, tapi juga praktek di akun demo.

Sebelum benar-benar memahami seluk-beluk trading forex, sebaiknya jangan tergesa-gesa untuk membuka akun live. Ingat, untuk bisa menjadi trader forex tidak cukup dengan hanya menguasai kemampuan analisa agar bisa membuka posisi. Anda juga harus mengerti money management, psikologi trading, bahkan setiap bahaya trading tersembunyi yang tak bisa didapatkan tanpa pengalaman langsung.

Bagaimanapun juga, kekurangan trading forex bisa berasal dari manapun, bahkan dari broker yang menaungi Anda. Oleh karena itu, jangan terlalu cepat ‘meluluskan diri’ dari proses belajar trading jika hanya mengetahui teori forex yang masih berupa kulit luarnya saja.

Cermat Memilih Broker

Trading di broker yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan terpenting. Percuma belajar sungguh-sungguh jika nantinya Anda trading di broker yang kredibilitasnya masih meragukan. Bukan cuma menghalangi kelancaran trading, dana Anda bisa ludes tak bersisa jika broker yang diandalkan ternyata scam.

Anda bisa menghindari kekurangan trading forex yang satu ini dengan mempelajari cara memilih broker terbaik. Kenali apa saja komponen yang menentukan kualitas broker, tapi jangan memaksakan untuk memilih broker yang kapasitas layanannya kurang ideal dengan kondisi trading Anda. Sebagai contoh, broker teregulasi AS biasanya sudah memiliki reputasi yang terjamin dan diakui. Akan tetapi, standard spesifikias trading di broker semacam itu seringkali terlampau tinggi untuk seukuran pemula atau trader bermodal cekak.

Solusinya, Anda bisa mengambil jalan tengah dengan menurunkan standard kualitas untuk mencari broker forex yang lebih ideal. Sejauh mana Anda bisa menurunkan standard tersebut bergantung pada preferensi Anda dalam menyeimbangkan kadar kualitas dan kenyamanan kondisi trading.

3. Membuat Dan Menguji Sistem Trading

Sistem trading merupakan seperangkat aturan yang terdiri dari banyak hal, mulai dari strategi, prinsip entry dan exit, hingga manajemen risiko. Banyak trader tersesat mencari sistem trading terbaik, di saat pengertian mengenai sistem paling ampuh itu sendiri sebenarnya tidak merujuk pada suatu sistem tertentu secara khusus, melainkan sistem trading yang cocok bagi trader.

Oleh karenanya, Anda bisa mulai dengan mengenali karakteristik trading Anda. Setelah itu buatlah sistem yang sesuai dengan gaya trading, dan uji di akun virtual untuk melihat peluang keberhasilannya. Di sini mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa harus diuji coba dulu? Bukankah kalau sudah sesuai gaya sendiri harusnya efektif?

Yang perlu Anda pahami sekali lagi di sini adalah, teori selalu berbeda dengan praktek dalam trading forex. Di atas kertas, sistem Anda mungkin terlihat tangguh. Namun begitu diimplementasikan untuk menghadapi kekurangan trading forex yang berupa ketidakpastian harga pasar, semua ekspektasi tentang sistem trading Anda bisa musnah begitu saja.

Maka dari itu, trader forex selalu dianjurkan berhati-hati dalam mencoba sistem trading, apalagi yang masih baru dan bersifat coba-coba. Selalu uji profitabilitasnya di akun demo, baik dengan backtest (menggunakan data harga lama) atau forward test (menggunakan data harga terkini) untuk mengantisipasi risiko dari beragam kekurangan trading forex.

4. Menjalankan Sistem Trading Dengan Disiplin

Apalah artinya memiliki sistem trading yang handal dan teruji, jika Anda tidak menggunakannya secara konsisten. Pada akhirnya, cara trading Anda tak akan jauh berbeda dengan para amatir yang suka open dan close posisi berdasarkan tebak-tebakan semata. Tidak ada hasil konsisten yang bisa dinantikan, apalagi perkembangan jangka panjang untuk menjamin kelangsungan akun trading di masa depan.

Percaya atau tidak, pengendalian emosi adalah kunci penting dalam menjalankan sistem trading dengan disiplin. Banyak trader menyimpang dari sistem karena didorong oleh 2 emosi paling berbahaya dalam trading forex, yakni keserakahan dan ketakutan. Serakah saat melihat peluang profit bisa memicu overtrading, terlalu takut akibat rasa trauma mengalami loss dapat menyebabkan Anda melewatkan banyak peluang emas.

Dengan demikian, belajarlah untuk mengendalikan emosi jika Anda ingin berhasil meloloskan diri dari kekurangan trading forex dan mendapat profit konsisten dalam jangka panjang. Namun demikian, psikologi trading yang matang biasanya tidak bisa dipelajari, karena berasal dari mental bawaan trader atau tempaan pengalaman. Karena itu, jika Anda bukan termasuk tipe trader yang bisa mengendalikan emosi dengan baik, kumpulkanlah pengalaman trading sebanyak mungkin, dan selalu ambil pelajaran di setiap kegagalan maupun keberhasilan trading Anda.

5. Membuat Jurnal Trading

Darimana Anda bisa belajar dari kesalahan dan mengukur perkembangan trading jika tak ada catatan yang bisa dijadikan acuan? Diakui atau tidak, membuat jurnal trading memang merepotkan dan sering diabaikan oleh trader yang kurang telaten. Namun demikian, tak dapat dipungkiri juga bila jurnal trading memiliki banyak manfaat, termasuk di antaranya adalah menunjang kesuksesan trading Anda.

Dengan melakukan evaluasi pada jurnal trading, Anda bisa lebih mudah mengenali kesalahan apa yang menyebabkan posisi loss dan berhati-hati untuk menghindari bahaya trading forex yang fatal. Selain itu, beragam catatan dalam jurnal bisa mengungkap strategi apa yang efektif untuk digunakan, serta mengukur perkembangan akun dan keahlian Anda dari waktu ke waktu.

Lima tips di atas merupakan langkah krusial yang wajib dilakukan seorang trader forex untuk menjauhkan diri bahaya trading forex. Jika Anda bisa menjalankan semuanya dengan baik, bahaya dari segala kekurangan trading forex tak lagi perlu dikhawatirkan. Ketidakpastian pasar bisa dihadapi dengan penerapan sistem trading yang teruji dan konsisten. Prinsip trading yang mengukur jumlah profit dan loss dari besar perubahan harga bisa diatur dengan manajemen risiko. Sementara risiko dari broker forex dapat diminimalisir jika Anda tahu cara memilih broker yang tepat.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: