Forex Bintang Keberuntungan – 5 Strategi Trading Paling Nyeleneh Cuaca, Feng Shui, Hingga Astrologi

Peringkat broker opsi biner:

5 Strategi Trading Paling Nyeleneh: Cuaca, Feng Shui, Hingga Astrologi

Dibaca Normal 6 menit

Ada bermacam-macam strategi trading aneh tapi nyata, yang sama sekali tak menyinggung soal indikator teknikal, sentimen pasar, maupun analisa fundamental yang sudah umum digunakan.

Pernahkah melihat meme forex yang menyebut “Kalau hujan, sell. Kalau terang, buy”? Kedengarannya sembrono, tetapi ada saja yang melakukannya; entah karena trader sedang “malas mikir” atau sengaja coba-coba. Namun, tahukah Anda, tak hanya cuaca yang dijadikan patokan nyeleneh para trader forex maupun index. Di luar sana, ada bermacam-macam strategi trading “aneh tapi nyata”, yang sama sekali tak menyinggung soal indikator teknikal, sentimen pasar, maupun analisa fundamental yang sudah umum digunakan.

1. Strategi Trading Berdasarkan Cuaca

Ada mitos (yang kemudian diwujudkan dalam meme forex di atas) bahwa pasar finansial cenderung menunjukkan performa lebih baik ketika cuaca cerah, dibanding ketika cuaca berawan. Kabarnya, hal ini bermula dari sebuah riset yang menampilkan bahwa pasar saham cenderung naik ketika cuaca cerah karena sentimen pelaku pasar yang lebih baik (perlu diketahui: Seputarforex gagal mengkonfirmasi riset yang disebut-sebut ini).

Namun, pada hemat kami, ada cara lain untuk trading berdasarkan cuaca yang sepintas lebih masuk akal. Yaitu dengan menghubungkan kondisi cuaca dengan perubahan pada indikator fundamental. Misalnya:

  • Badai tornado atau bencana alam lainnya yang menimbulkan banyak korban jiwa dan material, bisa menekan sentimen pelaku pasar atas mata uang dari negara yang terdampak, karena besarnya dana bantuan yang harus diluncurkan. Contohnya peristiwa Badai Katrina yang sempat berimbas pada nilai Dolar AS beberapa tahun lalu.
  • Musim kemarau atau kondisi cuaca ekstrim yang mengakibatkan kerusakan parah di wilayah pertanian atau peternakan, maka akan berimbas pada harga komoditas terkait.

2. Strategi Trading Berdasarkan Kemenangan Super Bowl

Super Bowl adalah kompetisi final American Football (Sepak Bola Amerika) yang diadakan secara tahunan. Dahulu, Super Bowl pertama kali digelar pada 15 Januari 1967 sebagai penyatuan dua liga yang bersaing, yaitu NFL (National Football League) dan AFL (American Football League). Apa hubungannya dengan trading?

Pada tahun 1990, dua peneliti menemukan Super Bowl Stock Market Predictor. Teori mereka menyatakan bahwa jika tim dari liga NFL lama memenangkan Super Bowl, maka pasar saham akan naik pada tahun yang sama; sedangkan bila tim dari liga AFL yang menang, maka pasar akan jatuh.

Peringkat broker opsi biner:

Di tahun 2020, seorang profesor dari Washington and Lee University, George Kester, mengkonfirmasi bahwa akurasi strategi ini mencapai 77%. Namun, sejauh ini belum ada laporan mengenai ada atau tidaknya trader Amerika Serikat yang benar-benar menggunakan strategi trading tersebut.

3. Pip Milking Strategy

Strategi trading ketiga ini tidak berdasarkan cuaca atau kemenangan tim olahraga favorit, tetapi juga tidak membutuhkan pengetahuan teknikal rumit seperti Ichimoku atau Price Action, melainkan sekedar berdasarkan. bentuk pergerakan harga di chart.

Menurut pembuatnya, seorang analis bernama Navin Prithyani, Pip Milking Strategy terutama didasarkan pada pemilihan level support dan resisten. Pertama-tama, buka chart pada timeframe 15M atau lebih. Anda perlu mengidentifikasi setidaknya dua Swing high dalam kondisi uptrend, atau dua Swing low dalam kondisi downtrend. Selanjutnya, Anda tempatkan buy/sell pada level high atau low pertama saat Swing berikutnya.

Bingung? identifikasi bentuk “U”, seperti ditampilkan dalam beberapa screenshot ini. Gambar pertama menunjukkan contoh kondisi untuk open buy, sedangkan gambar kedua mencontohkan kondisi untuk open sell.

4. Strategi Trading Berdasarkan Feng Shui.

Sebuah lembaga riset finansial asal Hong Kong bernama CLSA, setiap tahun sejak 1992 menerbitkan legenda Feng Shui berjudul Feng Shui Index bagi pasar saham Hang Seng berdasarkan peta takdir tahun terkait dan tanggal kelahiran Indeks Hang Seng (24 November 1969, Earth Rooster). Konon, indeks ini cukup laris manis, hingga CLSA mengadakan forum investor yang berpindah-pindah lokasinya, dari China, Jepang, hingga India.

Apa isi legenda Feng Shui ini? Bukan soal dimana posisi laptop yang tepat saat trading. Juga tidak menyinggung tentang benda keberuntungan apa yang perlu digenggam sambil open buy.

Berdasarkan bagian kecil yang bisa kita intip, isinya berkaitan dengan bagaimana prediksi performa pasar setiap bulan dan sektor-sektor mana saja yang akan tampil prima pada bulan-bulan tertentu. Umpamanya, pada Feng Shui Index 2020, CLSA meramalkan sektor berhubungan dengan elemen earth, seperti industri properti, sumber daya alam, dan energi terbarukan, bakal menunjukkan potensinya di kuartal ketiga.

Pamor Feng Shui Index ini cukup tinggi, karena CLSA telah sukses menyabet berbagai penghargaan, termasuk Thomson Reuters The StarMine Analyst Awards 2020. Sayang sekali, indeks hanya mencakup pasar saham saja. Dalam legenda ini agaknya tak disebutkan mengenai bagaimana nasib Dolar AS, Pounds, Euro, Yen, maupun Rupiah.

5. Astrologi Trading

Tak ingin ketinggalan dengan pendahulunya di Asia, astrolog Barat pun memunculkan ramalan pasar berdasarkan pergerakan planet-planet dan bintang. Topik ini mengemuka dalam sebuah tulisan oleh Khit Wong dari Trine Aspect di FXStreet. Katanya, planet-planet bergerak 24 jam di langit dan terus menerus memberikan sinyal mengenai pasar finansial. Yah, hanya selisih 48 jam dari pasar forex yang buka 24 jam, 5 hari seminggu.

Wong memberi contoh saat Uranus melintasi Aries pada 28 Mei 2020, tanggal itu bertepatan dengan permulaan pasar bullish Dow Jones hingga beberapa tahun kemudian.

Kejadian serupa bukan hanya sekali itu saja. Sebelumnya, saat Uranus melintasi Pisces pada 11 Maret 2003, Dow Jones Industrial Index (DJIA) pun melesat kuat.

Sebaliknya, kondisi bearish disinyalkan oleh pergerakan Merkurius. Ketika Merkurius bergerak melintasi Gemini pada 15 Mei 2020, itu menandai level rendah bagi EUR/USD.

Tentunya, untuk menerapkan strategi trading berbasis astrologi atau feng shui, maka Anda terlebih dahulu membutuhkan ahli nujum yang handal, atau menggali pengetahuan sendiri mengenainya. Baru kemudian dapat mengaplikasikan dalam trading sehari-hari.

Bagaimana pendapat Anda? apakah strategi-strategi trading ini kemungkinan cukup bisa diandalkan. atau sekadar takhayul? Perlukah kita warga Indonesia membuat sendiri “Primbon Trading” sesuai dengan weton dan hasil nyepi di 10 pertapaan Soeharto? Atau, Anda lebih memilih strategi trading konvensional berdasarkan teknikal dan fundamental saja? Jika pilihan terakhir yang Anda pilih, jangan lupa untuk cek rutin halaman Analisa Forex, Analisa Emas, dan Analisa Saham Seputarforex. Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab berikut.

Lebih seru lagi jika Anda menonton ulasan di atas pada video berikut ini.

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2020. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

Master IB HotForex Jakarta|www.hfmarketsjakarta.com|Rebate up to 50% | Bank Lokal

HotForex adalah broker forex dan komoditas yang telah menerima berbagai penghargaan, memberikan layanan dan fasilitas trading untuk klien ritel dan institusional. Dengan kebijakan memberi kondisi trading terbaik untuk klien dan memberi akses tanpa batas ke likuiditas untuk para trader dan scalper yang menggunakan expert advisor, HotForex telah menempatkan diri sebagai broker forex pilihan trader di seluruh dunia Karena Broker STP .

Dimana banyak sekali Keunggulan yang diperoleh di HotForex , diantaranya :
1) Jenis Akun yang bisa menyesuaiakan dengan gaya trading Anda Selengkapnya bisa lihat disini :
Akun HotForex
2) Deposit WD yang sangat mudah, bisa menggunakan bank lokal dengan Kurs termurah :
Deposit/wd mudah
3) Berbagai Penawaran Bonus yang sangat menguntungkan :
Penawaran Bonus

Selain itu anda juga bisa mendapatkan Pelayanan yang sangat bersahabat dari HotForex Jakarta

Belajar Memadukan Indikator Forex

Memadukan indikator yang satu dengan yang lain bisa membantu Anda untuk menemukan perspektif yang lain pada pergerakan harga. Pemaduan ini juga bisa membuat indikator “saling melengkapi”. Hal seperti ini biasa disebut sebagai “sistem trading”. Misalnya, moving average yang pada dasarnya adalah indikator tren dilengkapi dengan stochastic yang merupakan oscilator untuk menentukan timing buy atau sell. Dalam chapter ini, Anda akan melihat contoh-contoh penggunaan indikator yang digunakan bersama-sama dengan indikator lain. Kita tidak akan membahas terlalu banyak, yang akan kita bahas hanya sistem yang sederhana dan populer saja, sebagai dasar untuk membangun sistem trading. Biasanya, para trader mengkombinasikan dua hingga tiga indikator yang berbeda dalam sistem trading mereka. Keputusan untuk buy atau sell diambil ketika ketiga indikator tersebut telah “mengkonfirmasikan” sinyal yang sama.

Berikut Contoh Kombinasi Indikator

1. Pemanfaatan pattern
Ini adalah sistem yang sangat sederhana. Anda hanya perlu mengenali pola yang muncul untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya. Tentu saja, untuk bisa mengenali kemunculan pola, Anda harus memperbanyak latihan agar pengamatan Anda semakin jeli.

2. Fibonacci retracement + candlestick/price pattern
Teknik ini bisa dikatakan cukup sederhana. Yang Anda butuhkan hanyalah trend line dan sedikit bantuan dari Fibonacci retracement dan sedikit bantuan dari candlestick dan/atau price pattern.Sistem ini berpatokan pada tren. Oleh karena itu, tentu saja pemahaman yang baik mengenai tren itu sendiri mutlak diperlukan. Sistem ini juga menggunakan strategi bounce trading yang memanfaatkan level acuan Fibonacci retracement.Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menentukan tren. Langkah selanjutnya, tarik Fibonaci retracement berdasarkan swing terakhir yang Anda lihat di chart. Kemudian, perhatikan area acuan Fibonacci retracement tersebut, yaitu 38.2%, 50% dan 61.8%. Selanjutnya, cari bounce (pantulan) dari area acuan Fibonacci tadi. Konfirmasi yang bisa Anda pergunakan adalah pola candlestick atau pattern.Jadi, Anda harus menunggu pullback ke area acuan Fibonacci lalu mencari apakah ada konfirmasi pattern bullish/bearish. Pattern/pola tersebut bisa candlestick (morning/evening star, engulfing, dll) atau price pattern seperti double top, double bottom, dan lain-lain.

3. Fibonacci retracement + stochastic oscillator + CCI
Masih dengan Fibonacci retracement, tapi kali ini kita akan memadukannya dengan stochastic dan CCI. Penggunaannya juga cukup mudah. Kita menunggu sampai pullback terjadi ke area acuan Fibonacci, lalu tunggu sinyal buy/sell dari stochastic dan CCI. Sinyal harus muncul dari kedua indikator tersebut untuk memperoleh konfirmasi sinyal yang kuat.

Perkembangan Dunia Forex

Perkembangan pasar Foreign Exchange atau yang lebih dikenal sebagai Forex telah menunjukkan grafik yang sangat menakjubkan. Pada dekade 1980-an, nilai transaksi perdagangan forex hanya sekitar $70 milyar. Namun pada 2 dekade berikutnya nilai transaksinya telah mencapai US$ 1.5 trilliun, dan data terakhir tepatnya pada bulan Mei tahun 2009 menunjukkan nilai transaksi yang fantastis, totalnya dapat mencapai hingga sebesar US$3.2 trilliun.

Rasanya kurang lengkap apabila kita hanya membahas mengenai seluk beluk dari Forex, tanpa mengetahui latar belakang timbulnya dunia forex itu sendiri. Sebenarnya bagaimanakah perkembangan forex bisa sampai menjadi bisnis yang begitu besar hingga seperti sekarang ini ? Kemudian Faktor apa yang turut mendukung perkembangannya ? Berikut ini saya akan mencoba untuk mengulas perkembangan pertukaran mata uang dunia yang pada akhirnya melatarbelakangi timbulnya dunia Forex.

1. MATA UANG
Mata uang koin pertama kalinya digunakan pada jaman Zahiliyah, tepatnya pada kerajaan Fir’aun. Sedangkan mata uang kertas dipergunakan pertama kalinya pada jaman Babilonia.

2. SISTEM BRETTON WOODS – 1944
Pada tanggal 22 July 1944 telah diadakan sebuah konferensi moneter berskala international, yang kemudian dikenal dengan istilah “The Bretton Woods Conference“, yang mana dihadiri oleh 44 Negara. Dimana maksud diadakannya konferensi tersebut bertujuan untuk menyusun rencana dalam pembuatan sistem moneter. Dua tahun setelah konferensi tersebut, maka didirikanlah IMF dan Bank Dunia untuk mengawasi sistem tersebut.

3. STANDARISASI HARGA EMAS – 1800
Pada tahun-tahun ini, nilai mata uang dijamin oleh emas murni, dimana yang merupakan standar dari negara tersebut. Dengan harapan, nilai mata uang dinegara Eropa dan Amerika pada saat itu relatif stabil.

4. SYSTEM FLOATING EXCHANGE RATE
Sistem Bretton Wood bertahan hingga 30 tahun, karena dibeberapa negara besar masih mengalami krisis ekonomi yang hebat. Pada 15 Agustus 1971, Presiden Nixon mengumumkan System Floating Exchange Rate untuk pertama kalinya. Perihal ini ditegaskan kembali dalam “Smithsonian Conference”, Desember 1971 di Washington. Sistem floating yang lebih sederhana itu berlaku sampai dengan sekarang yang mana pada akhirnya diikuti oleh negara-negara lainnya.

5. FOREX PADA ERA 1980-AN
Pada transaksi perdagangan Benua Asia, Eropa dan Amerika meningkat sangat pesat, tepatnya dari US$70 milyar/hari hingga menjadi US$1,5 triliun/hari. Dalam dua dekade berikutnya yang dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia dan juga kemajuan teknologi pada saat itu.

6. FOREX DI ERA 1990-AN
Pada tahun 1990, perdagangan Forex secara online mulai dicetuskan, tepatnya diChicago, sebelumnya sekitar tahun 1987 dan mulai digunakan mulai tahun 1992. Sistem ini memungkinkan para pelaku pasar untuk melakukan transaksi melalui internet meskipun mereka berada jauh dari tempat perdagangan bursa saham dan mata uang.

7. Forex di era Milenium 21
Sekitar tanggal 01 Januari 2002, sejarah Forex semakin bertambah dengan diperkenalkannya mata uang Euro sebagai mata uang resmi di 12 negara Eropa. Saat ini, Euro masuk dalam lima besar mata uang yang paling sering digunakan dalam pasar Forex. Gambaran diatas sudah dapat terlihat bahwa perkembangan forex yang mana telah membentuk suatu garis besar mengenai perubahan dunia forex. Untuk itu saya akan mengurai 2 indikator yang mempengaruhi faktor-faktor perkembangan teknologi serta penerapan regulasi yang memfasilitator besar dalam perubahan dunia Forex. Saya juga akan menunjukan bahwa tanpa disadari, bahwa filosofi yang melandasi 2 faktor tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah peningkatan akan User Trading Experience.

Perkembangan dunia forex dimana para pelakunya secara kolektif menjadi jauh lebih tanggap akan suatu perubahan dan perkembangan, yang mana terjadi melalui rentan waktu yang relatif panjang dan melalui proses evolusi tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Faktor teknologi, tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu katalisator percepatan suatu pertumbuhan bisnis forex. Dimulai dari dikembangkannya global elektronik trading sistem pertama di tahun 1987 oleh CME Globex yang dibantu oleh teknologi beserta jaringan mass media Reuter yang menjadi cikal bakal lahirnya sistem online trading.

Dengan menggunakan media internet, forex trading dapat dilakukan secara online melalui ratusan broker dengan menggunakan beberapa macam trading platform. Para pelaku pasar tidak perlu lagi untuk datang ke tempat perdagangan bursa efek dan mata uang, akan tetapi mereka dapat melakukan trading cukup dari rumah atau kantor. Faktor teknologi yang memberikan banyak kemudahan, menjadikan forex sebagai salah satu cabang investasi dengan nilai transaksi multi-million dan terus berkembang pesat selama 3 dekade ini.

Kemudian timbul faktor lain yang mendukung kemajuan forex ialah dengan adanya regulasi yang terus dibentuk dan dikembangkan dalam upaya untuk menjamin keamanan bisnis ini, khususnya bagi para investornya. Dengan adanya kemauan dalam membentuk suatu aturan dalam proses perdagangan forex mulai ditandai pada tahun 2000 yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Bill Clinton, bersama–sama dengan Kongres Amerika dan perkumpulan asosiasi perdagangan forex pada saat itu menjadi awal lahirnya badan–badan dan asosiasi yang mengatur soal forex trading seperti, National Futures Association ( NFA ), Commodity Trading Futures Commision ( CTFC ) Amerika dan Financial Service Authority ( FSA ) Inggris. Dimana regulasi yang telah berhasil dirumuskan, membuat bisnis forex semakin aman dan berkembang kearah yang lebih baik.

Saya hanya ingin menekankan bahwa baik itu disengaja maupun tidak, sebenarnya filosofi dasar dunia Forex yang telah “berkembang dan beradaptasi” ialah : Adanya peningkatan akan User Trading Experience. Seperti yang telah dijelaskan diatas, dimana perkembangan dunia Forex difasilitasi setidaknya terdapat 2 hal ;

Lahirnya perkembangan teknologi dalam pengembangan sistem forex trading.
Adanya pihak Regulasi yang dapat mengatur para pelakunya.
Perkembangan teknologi (khususnya internet), memberikan kemudahan bagi para trader untuk dapat trading di tempat yang lebih flexible (contoh: dari rumah sendiri). Kemudahan bagi trader bersinonim dengan: better User Trading Experience. Regulasi dan tata cara yang telah ditetapkan untuk para pelaku trading (salah satunya adalah broker), membuat dunia Forex secara keseluruhan, bergerak ke arah yang lebih aman dan dapat dipercaya. Lebih aman dan dapat dipercaya adalah faktor yang berkontribusi sangat besar untuk kenyamanan bagi para trader yang juga berarti: better User Trading Experience. Konklusinya, peningkatan terhadap User Trading Experience membuat bisnis forex dari tahun ke tahun seakan tumbuh menjadi salah satu “the biggest investment market” yang patut diperhitungkan sebagai salah satu pilihan investasi bagi kita.

Note :
Dari penjelasan diatas, apakah anda sudah mengetahui mengenai sejarah Perkembangan Forex sebelumnya ? Di sini saya mengambil kesimpulan bahwa sistem dari Forex Trading telah berevolusi, dimana melalui waktu dan proses yang cukup lama, berubah menjadi “bentuk” yang lebih sesuai dengan keinginan para trader; lebih trader-friendly dan lebih menghargai keinginan/kemauan trader untuk meningkatkan trading experience mereka. Dan pada hari ini, Forex Trading telah menjadi industri yang luar biasa besar, lebih baik dan cukup teratur karena adanya peraturan-peraturan dari instansi yang memiliki otoritas.

Ben Bernanke, Ketua The Fed Di Masa Krisis Finansial

Siapa yang tak mengenal sosok ini? Sebagai mantan ketua The Fed yang menjabat dalam 2 periode (2006-2020), Ben Bernanke pernah menjadi sosok paling berpengaruh di dunia keuangan. Setiap perkataannya selalu menjadi kekuatan agung yang dapat menggeliatkan perdagangan khususnya di forex trading. Betapa tidak, satu instruksi pasar mampu Ben lakukan hanya dengan mengeluarkan satu pernyataan. Hebat sekali kekuatan kata-katanya. Namun di balik kesuksesannya, tahukah Anda bila ia dulunya mendapat banyak cobaan ketika pertama kali menjabat sebagai pimpinan The Fed? Sebelum bergeser pada sepak terjangnya di Bank Sentral AS, mari kita simak dulu kisah Ben Bernanke yang mengungkap latar belakangnya.

Berasal Dari Kalangan Akademisi
Ben Bernanke dilahirkan di Augusta, Georgia pada tanggal 13 Desember 1953 dan dibesarkan di Dillon, South Carolina sebagai anak tertua dari tiga bersaudara. Philip, ayah Ben, adalah seorang ahli obat yang juga bekerja sambilan sebagai manajer teater. Sedangkan Edna, ibunya, adalah seorang guru sekolah. Keluarga Ben kecil tinggal di daerah Yahudi, dengan nama lokal sinagognya bernama Ohav Shalom. Bernanke juga mempelajari bahasa Ibrani dari kakeknya, Jonas, seorang pembaca Kitab Taurat dan guru bahasa Ibrani profesional. Ayah dan paman Ben adalah eks-pemilik sekaligus manager toko obat yang mereka beli dari kakek Ben.

Setelah lulus SMA pada tahun 1971, Ben Bernanke diterima di Harvard, tempat di mana ia mendapatkan nilai cum laude dengan gelar BA Ekonomi pada tahun 1975. Sebelum berkecimpung di pemerintahan, Ben Bernanke lebih aktif di dunia pendidikan. Ia tercatat pernah mengajar di Stanford Graduate School of Business dan menjadi profesor di Princeton University. Di tahun-tahun terakhirnya di Princeton, Ben Bernanke menerima pekerjaan sebagai anggota Dewan Gubernur Fed. Pada tahun 2004, ia sempat membuat heboh pasca melontarkan pidato yang membeberkan outline dari beberapa kebijakan moneter untuk memerangi deflasi, yang kemudian disebut sebagai Bernanke Doctrine (doktrin Bernanke).

Tahun 2005 menjadi tahun penting bagi Bernanke, manakala ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari Princeton, mengakhiri masa jabatannya di Fed, dan ditunjuk Presiden AS kala itu, George W. Bush, sebagai chairman dari Dewan Penasihat Ekonomi bentukannya. Banyak pihak menafsirkan langkah ini sebagai ujian dari Bush untuk melihat kecakapannya sebagai pengganti Alan Greenspan, ketua The Fed saat itu. Ramalan ini kemudian menjadi kenyataan, karena setahun setelahnya Ben Bernanke benar-benar diangkat sebagai pimpinan The Fed.

Kiprah Ben Bernanke Sebagai Ketua The Fed
Ketika baru menjabat, krisis-krisis yang menghadang perekonomian AS saat itu langsung menempatkan Ben Bernanke di bawah sorotan tajam. Beberapa ujian berat yang sebagian besar disebabkan oleh sang pendahulunya, Alan Greenspan. Masa kekuasaan Bernanke juga kemudian ditandai oleh krisis finansial AS 2007-2009. Belajar dari Depresi Besar tahun 1930-an, Bernanke menghindari cara penanganan terhadap krisis ekonomi saat itu, yang dia yakini justru memperburuk dampak krisis. Sejak terjadi kredit macet, pria 56 tahun tersebut sangat berperan dalam program dana talangan perbankan sebesar USD700 miliar dari pemerintah AS.

Di bawah pengawasannya, The Fed memangkas tingkat suku bunga hingga mendekati nol dan menyuntikkan likuiditas ke ekonomi AS dengan menyediakan pinjaman dengan suku bunga rendah (cheap money) ke pasar. Keputusannya memotong suku bunga diskonto sebesar 50 bps menuai banyak pujian karena berhasil menyelamatkan pasar saham Amerika dari krisis akibat efek subprime mortgage.

Menurut majalah Time, Bernanke pantas menerima julukan tersebut (orang paling kuat di dunia keuangan) karena telah membentuk kebijakan moneter Amerika Serikat untuk bertahan di tengah resesi dan berjuang menyelamatkan ekonomi global dari tepi jurang. Redaktur pelaksana Time, Richard Stengel juga mengatakan, “Bernanke, dibanding tokoh lain, tegak berdiri untuk mengatasi apa yang terjadi.”

Note :
Setelah masa kepemimpinan Ben Bernanke usai, The Fed lagi-lagi menuai banyak pemberitaan karena menunjuk Janet Yellen, wanita pertama yang berhasil duduk di jabatan tertinggi Bank Sentral tersebut. Jika Bernanke dikenal menjadi figur penting kala terjadi krisis finansial

Standing Aside Is A Position

Ada seorang temen trader yang mengatakan, dia tidak pernah melakukan open position di hari Senin. Temen trader lainnya mengatakan tidak melakukan OP di hari Jumat. Bahkan ada trader yang tidak melakukan open position di hari-hari awal bulan. Dia hanya memulai trading setiap bulannya setelah news NFP release. Memangnya ada apa dengan hari-hari Senin, Jumat dan hari-hari di awal bulan? Yah sebenernya sih bukan apa-apa kok.. Bukan berarti dilarang trading di hari-hari tersebut, apalagi dikaitkan dengan alasan klenik. Hihihi! Terus terang dulu saya sempet bener-bener gak berani ambil posisi di hari Jumat, gara-gara ada yang bilang untuk trader pemula lebih baik menghindari hari Jumat untuk melakukan open position. Jadi, di hari Jumat, saya (dulu) biasanya hanya mengamati market dan mencoba memahami mengapa hari Jumat banyak dihindari oleh temen-temen trader untuk melakukan OP.

Pergerakan di hari Jumat biasanya memang cenderung ekstrem

Ada temen trader yang bilang, hari Jumat itu hari pembantaian, karena biasanya para trader melakukan take profit, atau malahan ada yang ngejar target mingguan yang mungkin belum tercapai. Satu lagi alasan untuk tidak masuk market di hari Jumat, bagi trader yang tidak terbiasa membiarkan satu posisi terbuka sepanjang akhir pekan karena menghindari gap yang mungkin terjadi di awal pekan. Melakukan OP di hari Jumat beresiko apabila TP tidak tercapai saat market tutup maka posisi yang masih terbuka tersebut bisa jadi terkena imbas gap tersebut. Atau ada juga trader yang tidak lagi melakukan OP di hari Jumat karena target mingguannya sudah tercapai. Jadi, Jumat itu hari buat WD dan menikmati hasil trading selama sepekan.

Alasan-alasan itulah yang menyebabkan banyak trader yang tidak melakukan open position di hari Jumat. Btw, ada temen trader yang mengeluh kenapa juga NFP mengambil hari Jumat yah? Soalnya kalo salah posisi kan jadinya kagok mau di close masih floating, mau di biarin aja takutnya makin parah minusnya karena kena gap di hari Senin. Nah kaan! Ok, sekarang bagaimana dengan hari Senin dan hari-hari di awal bulan? Mm.. kebanyakan trader yang menghindari melakukan OP di hari-hari ini menimbang karena pergerakan di hari Senin atau hari-hari awal bulan memang biasanya kurang “seru”, pergerakan kurang banyak, jadinya kurang menantang. Yah sebenernya trading itu suka-suka kita kok Gak ada yang melarang untuk masuk market kapan saja.

Hanya saja sebaiknya pahami karakteristik market sebelum kita mengambil posisi. Kalo kita anggap market tidak menarik karena misalnya sedang sideways gak ada salahnya untuk tidak melakukan OP. Toh kita gak harus selalu melakukan buy atau sell Standing aside is a position. Menjauh dan pantau saja market kalo kita anggap market sedang tidak menarik atau kita sedang gak in the mood buat trading. Terkadang tidak mengambil posisi justru keputusan yang lebih baik ketimbang melakukan buy atau sell. Bahkan ada trader yang mengatakan – the most important thing in trading is sometime not to trade. Tidak mengambil posisi juga disarankan bagi trader yang mengalami loss secara berturut-turut.

Secara psikologis, kita perlu mendapatkan penyegaran dulu sebelum masuk lagi ke market setelah mengalami loss berturut-turut atau MC. Ambil nafas dulu, take a deep breath. Jangan paksakan masuk market dengan kondisi psikologis yang kacau, apalagi dengan niatan balas dedam. Jadi, jangan pernah trading dengan “terpaksa”. Masih banyak hal-hal menarik lainnya untuk dilakukan kok.

Mengatasi 4 Kekhawatiran Dalam Trading

Hampir semua trader dan investor mempunyai rasa khawatir terlepas dia seorang trader profesional atau trader pemula. Mengamati pergerakan harga, membaca berita atau komentar para pakar bisa membuat trader khawatir atau bahkan takut. Namun pada kenyataannya kunci untuk bisa sukses dalam trading terletak pada bagaimana kita menyiapkan diri untuk bisa mengatasi kekhawatiran dalam trading. Artinya, bagaimana kita menyiapkan diri untuk bisa menerima resiko dalam trading yang tidak bisa dihindari.

Mark Douglas, seorang pakar psikologi trading menuliskan tentang kekhawatiran ini dalam bukunya ‘Trading in the Zone’ : “Banyak trader dan investor yakin bahwa mereka tahu apa yang akan terjadi pada pasar. Inilah yang membuat mereka menaruh harapan yang begitu besar pada trade yang mereka yakini dan mengabaikan faktor ‘probabilitas lainnya’ yang sebenarnya juga mereka ketahui. Kenyataan ini menyebabkan reaksi emosional yang berlebihan, yaitu rasa khawatir yang berlebihan setelah mengalami kerugian beruntun atau rasa serakah yang berlebihan setelah beberapa kali profit.”

Semakin tinggi ketergantungan seseorang terhadap hasil trading akan semakin tinggi pula level kekhawatirannya. Biasanya setelah mengalami kerugian, trader akan menjadi semakin ragu dan hati-hati untuk masuk pasar guna menghindari kesalahan. Jika hal ini dibiarkan berlangsung terus maka trader akan dikendalikan oleh rasa khawatir tersebut yang pada akhirnya bisa menimbulkan stress berat dan frustasi karena tidak pernah masuk pasar. Rasa khawatir harus bisa kita kendalikan, bukan sebaliknya.

Berikut ini 4 kekhawatiran utama dalam trading yang seharusnya dihindari:
1) KHAWATIR AKAN MENGALAMI KERUGIAN
Kekhawatiran ini sangat umum dan dialami oleh setiap trader. Akibat dari kekhawatiran ini trader akan jarang masuk pasar karena selalu ragu dengan strategi tradingnya. Ragu untuk entry dan juga ragu untuk exit ketika telah mempunyai posisi trading. Semakin lama trader berada dalam keadaan psikologis yang demikian maka akan semakin tidak percaya diri. Pada akhirnya ia akan berhenti trading karena merasa lebih nyaman dengan tidak masuk pasar sama sekali.

Tidak ada trader yang ingin rugi, namun dalam kenyataannya trader yang telah berpengalaman dan trader profesional yang terkenal sekalipun pernah mengalami kerugian beruntun. Bedanya adalah mereka rugi lebih sedikit dari keuntungannya. Inilah yang menyebabkan mereka tetap bertahan baik secara finansial maupun psikologis. Kunci utamanya adalah percaya diri. Mereka percaya pada sistem trading yang telah disepakati dan disiplin dalam menggunakannya.

Ketika Anda ragu untuk entry sekalipun sistem trading Anda telah teruji, cobalah untuk tidak berfokus pada hasil akhir melainkan fokus pada proses eksekusi yang akan Anda lakukan. Ketika Anda percaya strategi trading Anda akan berjalan dengan baik, maka jangan merasa khawatir pada hasil trading. Lakukan trading seperti yang Anda rencanakan.

2) KHAWATIR TELAH KEHILANGAN MOMEN ENTRY
Setiap trend selalu menimbulkan keraguan pada sebagian trader. Ketika trend sedang berlangsung sebagian trader ada yang ragu apakah masih akan tetap rending, ataukah akan segera berbalik arah, tetapi sebagian yang lain merasa telah kehilangan momen entry. Banyak trader yang begitu saja masuk ketika pasar sedang trending dengan kuat tanpa memperhitungkan kemungkinan trend akan berbalik arah. Jika Anda tidak hati-hati kekhawatiran ketinggalan pasar tersebut bisa berbahaya. Trader yang berpengalaman selalu menganjurkan agar menghindari entry pada saat volatilitas pasar sedang tinggi.

3) KHAWATIR KEUNTUNGAN YANG TELAH DIPEROLEH AKAN BERUBAH MENJADI KERUGIAN
Banyak trader yang tidak menjalankan peraturan klasik dalam trading : biarkan keuntungan terus berlangsung dan hentikan kerugian sedini mungkin (let your profits run and cut your losses short). Malahan mereka sering kali bertindak berlawanan dengan menghentikan keuntungan sedini mungkin dan membiarkan kerugian terus berlangsung. Mereka lakukan ini karena khawatir keuntungan yang telah diperoleh akan berubah menjadi kerugian, sekalipun strategi trading-nya belum memberikan sinyal exit.

Cara trading yang seperti itu tidak akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang, dan mesti dihindari. Sekali Anda melakukan cara itu, kemungkinan akan selalu berulang. Trader harus disiplin dan konsisten dengan strategi trading yang telah disepakati termasuk risk/reward ratio yang telah ditetapkan.

4) KHAWATIR SINYAL TRADINGNYA SALAH
Secanggih apapun sistem trading Anda tidak akan menghasilkan sinyal trading yang selalu benar. Jika Anda percaya pada profitabilitas sistem trading maka tidak ada alasan untuk selalu khawatir pada setiap trade yang akan Anda lakukan. Sifat perfectionist atau ingin selalu sempurna tidak berlaku dalam trading. Jika Anda tidak bisa menerima kerugian meskipun kecil, Anda akan sering mengalami kerugian dalam jumlah yang lebih besar.

Anda termasuk yang mana ? hehhe

Tiga Pantangan Saat Berbagi Ide Trading Forex

Sekalipun Anda adalah seorang trader individu, keinginan untuk beinteraksi dengan trader lain pasti pernah muncul. Kesadaran ini pun dimiliki tidak hanya oleh satu atau dua trader saja, tapi sebagian besar trader yang menghuni forum-forum diskusi online atau menjadi anggota komunitas trading. Baik untuk bertukar pendapat, berbagi ide, atau sekedar curhat, ajang perkumpulan semacam itu selalu dipenuhi oleh mereka yang ingin mendapat inspirasi tambahan dari obrolan dengan trader forex lain.

Para pemula khususnya sering berdatangan di tempat kumpul para trader untuk mendapat ilmu secara langsung dari mereka yang sudah berpengalaman. Ketika ragu akan suatu sistem trading, mereka bisa mendapat masukan dari trader lain. Bisa jadi, evaluasi mereka akan memberi petunjuk bermanfaat untuk membantu memperbaiki sistem tersebut. Singkat kata, membangun komunikasi dengan sesama trader bisa meningkatkan sekaligus mengontrol kepercayaan diri dalam trading.

Sayangnya, tidak semua trader suka berbagai ide trading forex. Ada yang merasa kurang percaya diri, tidak punya waktu, kurang telaten, atau sekedar tidak ingin mengikuti ide trader lain. Namun bagi Anda yang masih ragu dan ingin mencoba untuk berbagi ide trading forex, sebaiknya hindarilah 3 pantangan berikut ini:

3 Pantangan itu adalah :

1. JANGAN MEMBAGIKAN SEMUA IDE ANDA
Tak ada yang salah dengan mempublikasikan ide trading forex. Jika kontennya bermanfaat, Anda justru bisa membantu para trader yang sedang memerlukan arahan dan inspirasi sebelum masuk pasar. Yang tidak disarankan di sini adalah membagikan setiap detail trading Anda. Tidak ada gunanya memenuhi timeline teman-teman Anda dengan berbagai ide setengah jadi, parameter trading yang membingungkan, atau kritikan-kritikan tak bermutu.
Tindakan seperti itu hanya akan menurunkan kredibilitas Anda di mata trader-trader lain. Ketika nantinya Anda mempublikasikan ide trading forex yang sudah jadi dan ingin mendapat ulasan dari trader lain, Anda tak akan dianggap serius dan cenderung diremehkan.

2. JANGAN BEGITU SAJA MENGIKUTI TRADER LAIN
Jika Anda masih pemula dan memerlukan bimbingan, jangan mencarinya di forum trader, tapi carilah mentor yang sudah terbukti dan berpengalaman. Komunitas dan forum online adalah tempat berkumpulnya semua trader dengan beragam ide. Jadi, apa yang mereka bagikan bukan untuk disalin begitu saja.
Mereka tidak akan bertanggung jawab jika Anda mengalami kerugian besar. Di samping itu, Anda tak akan tahu apa yang perlu diperbaiki dari kesalahan sebelumnya, karena tidak benar-benar memahami segala aturan di balik sistem yang Anda salin dari trader lain.

3. JANGAN RAGU BERTANYA
Merasa frustasi karena menghadapi permasalahan yang tak kunjung terpecahkan? Jangan ragu bertanya pada trader lain yang memiliki lebih banyak pengalaman. Berbagai informasi memang sudah tersedia di internet dan bisa diakses dengan mudah oleh siapapun. Namun ada beberapa masalah khusus yang kadang memerlukan telaah langsung dari trader berpengalaman. Contohnya, keganjilan dari suatu trading yang terjadi di platform broker tertentu, paling efektif jika dicari solusinya dengan bertanya langsung pada trader lain yang pernah atau sedang trading di broker tersebut.
Di samping itu, kenapa harus menghabiskan waktu dan repot-repot mencari info ke berbagai sumber jika Anda bisa langsung mendapatkan jawabannya dengan bertanya ke trader lain?

Belajar Trading Forex Ala George Soros

George Soros bisa dijuluki sebagai pemain pasar saham dan forex paling tenar seantero jagat. Ibarat tokoh legenda, ia telah berhasil meraup milyaran Dolar dari investasi surat berharga dan pasar uang. Meski tak sedikit trader yang mengidolakannya, tetapi kebanyakan orang tak yakin akan bisa sesukses dia. Tentu saja, dengan kekuatan dana luar biasa besar, sedikit saja orang yang bisa menyamainya. Tetapi, bukan tidak mungkin bagi trader forex kecil-kecilan seperti kita untuk mempelajari cara sukses trading forex ala George Soros.

Hal ini diungkapkan oleh Boris Schlossberg, analis dari lembaga analisa forex kondang BK Asset Management, yang sudah sering dikutip oleh kantor berita terkemuka seperti Reuters dan Bloomberg. Dalam catatannya, Schlossberg mengupas alasan mengapa Soros bisa sukses di tahun 1970an, berdasarkan satu insiden yang diungkapkan trader legendaris tersebut dalam bukunya, “Alchemy of Finance”.

Perjalanan Trading George Soros

Di tahun 1970an, Soros sukses setelah short (sell) saham-saham pengembang properti. Ia mencatat bahwa ia profit bagus sekali dari trading itu, tetapi kemudian menemukan sesuatu yang menarik ketika menengok kembali catatan lamanya saat dulu membuka trading. Dalam catatan lama itu tertulis bahwa saham di sektor itu akan tenggelam, lalu rebound, dan kemudian kolaps sekali lagi. Setelah melihat catatan lama tersebut, Soros memutuskan untuk short (sell) lagi saham-saham pengembang, dan lagi-lagi profit besar. Dari cerita kecil tersebut,soros kemudian membangung teori refleksifitas yang membuatnya mampu profit milyaran Dolar di tahun-tahun berikutnya.

Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari Soros? Simpel sekali: menulis setup trading kita.

Pelajaran Yang Bisa Diambil

George Soros terikat pada tradisi Eropa yang mengajarkan budaya menulis, karena ia menginginkan sambutan kalangan intelektual, selain juga menginginkan kekayaan materi sebanyak-banyaknya. Sedangkan bagi day-day forex, menulis akan memiliki aplikasi yang lebih praktis. Bahkan Schlossberg menegaskan, “Lupakan indikator, lupakan EA, lupakan sistem, lupakan pakar… satu perbaikan paling penting yang bisa Anda lakukan sekarang adalah “menuliskan rencana trading Anda di atas kertas.”

Dalam catatan tersebut, kita bisa menuliskan “kapan akan bertrading, dan kapan tidak akan bertrading”. Di tengah kondisi pasar yang selalu berubah-ubah, akan penting bagi kita untuk tidak hanyut di tengah euforia, serta selalu punya alasan jelas (dan rasional) tentang kenapa kita membuka atau menutup posisi trading. Apakah hari ini OP karena ada pola head and shoulder? tulis. Atau apakah ada pola-pola tertentu yang diharapkan bakal muncul dan jadi patokan OP? tulis. Apakah minggu ini berencana menjauh dari pasar karena bakal ada pengumuman kritis? tulis. Siapa tahu, kelak kita bisa menemukan pola-pola tertentu dari catatan itu yang bisa dipakai untuk membuat sistem trading sukses. Atau kalaupun tidak, minimal kita bisa menjaga kedisiplinan bertrading dan sebisa mungkin memberdayakan modal dengan efisien.

Termasuk apabila masih pemula, bertrading forex di akun demo maupun akun mikro, menulis apa yang telah dipelajari hari ini, juga blunder yang tak sengaja dilakukan, akan bisa jadi bahan pelajaran berharga di kemudian hari. Apakah kemarin loss terus karena Stop Loss terlalu sempit? tulis. Apakah hari ini kita kena MC karena lupa pasang stop loss? tulis. Atau apakah hari ini kita gagal profit karena lupa pasang TP? tulis juga. Tak peduli catatan itu memalukan atau membanggakan, akan selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari situ untuk melengkapi menu belajar forex kita.

Trading Teknikal Ala John Murphy (1)

John Murphy adalah penulis buku, kolumnis dan pembicara yang sangat populer dikalangan trader technician atau chartist (trader yang mengutamakan analisa teknikal). Bukunya yang berjudul “Ten Laws of Technical Trading” atau “Sepuluh Aturan Dalam Trading Teknikal” telah dijadikan pegangan dan petunjuk terutama bagi mereka yang ingin mengetahui penggunaan analisa teknikal secara benar dan praktis. Tulisan ini menyajikan intisari isi dari buku John Murphy tersebut.

Point-Point Yang sering Diperhatikan Oleh Analist

Kemana arah pasar sedang bergerak? Sampai seberapa jauh uptrend atau downtrend akan berlangsung? Kapan akan terjadi reversal atau pembalikan arah? Point-point itulah yang menjadi perhatian utama para analis. Dibalik pola pergerakan harga dan indikator teknikal yang ada pada chart trading, arah pergerakan trend adalah hal yang paling utama dan terpenting yang ingin diketahui para trader dan analis.

John Murphy menuliskan buku tersebut berdasarkan pengalaman tradingnya selama 30 tahun dengan menggunakan analisa teknikal. Dari masukan yang diperolehnya sewaktu menjadi analis teknikal untuk acara ‘Tech Talk’ di CNBC-TV, ia menyusun sepuluh aturan tersebut guna membantu trader pemula dalam memahami secara garis besar metode penggunaan analisa teknikal. Ia berharap agar para trader bisa mengidentifikasi setiap kesempatan yang ada di pasar guna membuka posisi trading. Pendekatan Murphy pada analisa teknikal lebih mengutamakan arah pergerakan harga atau trend ketimbang alasan terjadinya trend itu sendiri.

Berikut adalah 10 aturan yang mesti diperhatikan trader dalam menggunakan analisa teknikal:

1) MENGIDENTIFIKASI TREND HARGA SECARA GARIS BESAR
2) MENGETAHUI DAN MENGIKUTI ARAH TREND SAAT INI
3) MENENTUKAN LEVEL TERENDAH DAN LEVEL TERTINGGI
4) MENGIDENTIFIKASI KAPAN TREND AKAN BERBALIK ARAH
5) MENARIK GARIS TREND PADA TITIK-TITIK PENTING ARAH PERGERAKAN HARGA
6) MENGIKUTI ARAH GARIS MOVING AVERAGE
7) MENGETAHUI SAAT PEMBALIKAN ARAH PERGERAKAN HARGAACCORDION ITEM 7
8) MENGETAHUI INDIKASI PERUBAHAN TREND
9) MENGETAHUI KEKUATAN (STRENGTH) TREND
10) MENGETAHUI ARAH TREND DARI BESARNYA VOLUME PERDAGANGAN (UNTUK PASAR SAHAM DAN FUTURES)

Memahami Korelasi Pair

Nilai suatu mata uang diukur dengan membandingkannya terhadap mata uang negara lain. Inilah yang menjadi penyebab dibalik pengelompokan pair-pair mata uang yang kita kenal saat ini. Contohnya, nilai Euro pada pair EUR/USD ditentukan dari perbandingan mata uang tersebut dengan USD. Secara umum, kita sepakat bahwa jika harga suatu pair mata uang naik maka kita akan melakukan pembelian. Langkah ini tepat tetapi kita belum melihat prospek pergerakan berikutnya. Ada kemungkinan harganya justru akan turun karena pengaruh dari korelasi pair tersebut dengan pair lainnya.

Koefisien korelasi berkisar antara -1 dan +1.

Korelasi +1 menunjukkan bahwa 2 pasangan mata uang pasti akan selalu bergerak ke arah yang sama. Korelasi -1 menunjukkan bahwa a pasangan mata uang pasti akan bergerak ke arah yang berlawanan. Korelasi nol menunjukkan bahwa hubungan antara pair-pair mata uang benar-benar acak.

Angka positif tapi kurang dari +1 menunjukkan bahwa 2 pasangan mata uang pada umumnya bergerak ke arah yang sama tetapi tidak selalu terjadi. Nilai yang mendekati +1 menunjukkan bahwa pada umumnya keduanya bergerak dalam arah yang sama.

Angka negatif, tetapi lebih dari -1 menunjukkan bahwa 2 pasangan mata uang pada umumnya bergerak ke arah yang berlawanan, tetapi tidak selalu terjadi demikian. Nilai yang mendekati -1 berarti secara umum keduanya bergerak ke arah yang berlawanan.

Bagaimana Cara Menggunakan Korelasi Mata uang Ketika Trading?

Idealnya, korelasi bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat. Anda dapat mencatat korelasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan membandingkannya dengan nilai korelasi dalam jangka panjang, misalnya satu tahun terakhir. Jika nilai jangka pendek jauh berbeda dari nilai jangka panjang, kemungkinan besar inilah saatnya untuk membuka trading. Tapi bagaimana cara untuk menentukannya?

Misalnya pair A dan B memiliki nilai korelasi 0.98 selama satu tahun terakhir. Ini berarti bahwa mereka berdua bergerak hampir ke arah yang sama. Ketika pair A bergerak ke atas, pair B juga bergerak dengan kecepatan yang sama. Tiba-tiba Anda melihat bahwa selama satu bulan atau satu minggu terakhir, nilai korelasi dari pair A dan B adalah 0.10. Ini berarti keduanya bergerak ke arah yang sama tetapi dengan kecepatan yang berbeda. Untuk memperjelas kondisi itu, kita bayangkan ada dua mobil sedang bergerak ke arah yang sama, yang satu bergerak 100 mil/jam dan yang satu lagi 10 mil/jam. Kita bisa saja berasumsi bahwa yang kedua mungkin harus mengejar yang pertama dengan kecepatan yang lebih tinggi. Jika demikian apa yang harus kita lakukan? Mari kita cari tahu dimana korelasinya.

Ketika kita menggunakan contoh mobil untuk menggambarkan trading mata uang di atas, misalkan sepasang mata uang bergerak ke arah yang sama dan telah bergerak dengan korelasi dari 0.60 dalam jangka panjang dan tiba–tiba dalam beberapa hari terakhir menjadi 0.20, kita hanya perlu melihat mana pergerakan pair mata uang yang kenaikannya lambat dan itulah pair yang akan kita beli.

Tren Musiman Di Pasar Forex

Ketika ke trading forex mata uang, Anda mungkin sering mendapati diri Anda membuat satu dari dua pilihan: pro-dolar atau anti-dolar. Sebagai komponen dari lebih dari 85% dari semua transaksi mata uang, dolar A.S. telah lama menjadi pendorong utama fluktuasi nilai tukar. Sebagian besar pedagang akan menganalisis arah dolar masa depan dengan menggunakan analisis fundamental atau teknis atau kombinasi keduanya. Namun, hanya sedikit orang yang menyadari bahwa waktu dalam setahun juga dapat berperan dalam bagaimana dolar A.S. berperilaku melawan berbagai mata uang. Studi analisis teknis adalah tentang menganalisis aktivitas harga masa lalu melalui penggunaan indikator. Ada banyak cara untuk melakukannya dengan daftar indikator teknis untuk membantu Anda melihat harga dengan berbagai cara.

Filtering Out Noise
Sebagian besar trader mungkin tidak menyadari bahwa tidak ada cara yang lebih jelas untuk menganalisis perilaku harga masa lalu daripada melihat aktivitas harga itu sendiri tanpa kebisingan indikator. Bila Anda melihat harga murni, Anda mungkin melihat pola yang dikenal sebagai musiman. Seasonality adalah perubahan yang dapat diprediksi yang berulang setiap tahun pada periode yang sama pada waktunya. Misalnya, Anda mungkin tidak menyadari bahwa dalam delapan dari 10 tahun terakhir (antara tahun 2000 dan 2009), dolar A.S. jatuh pada bulan Mei melawan dolar Kanada. Atau dalam delapan dari 10 tahun terakhir, dolar A.S. jatuh terhadap yen Jepang di bulan Agustus. Tidak ada jaminan bahwa pola historis akan berulang tetapi setiap kali sebuah pola diulang 80-90% dari waktu, itu menjadi signifikan secara statistik – dan itu bisa menjadi informasi yang sangat berharga saat Anda trading. Pada artikel ini, kita akan berbicara tentang mengapa seasonality adalah konsep penting di pasar forex dan mengapa hal itu tidak boleh diabaikan.

AGUSTUS: KEUNTUNGAN USD / JPY TERBUAT DI BULAN JULI SERING DIHAPUS
Ada juga kasus musiman yang kuat di USD / JPY selama bulan Agustus. Seperti yang dapat Anda lihat pada Gambar 2, di bawah ini, sebagian besar keuntungan yang diperoleh pada bulan Juli terhapus pada bulan Agustus. Kenyataannya, pandangan pada pelemahan yen lainnya dengan cepat menunjukkan bahwa pada tahun kalender Agustus cenderung menjadi bulan terkuat bagi yen Jepang di seluruh papan. Dengan kata lain, mata uang lain seperti dolar A.S., euro dan pound Inggris memiliki kecenderungan kuat untuk jatuh terhadap yen di bulan Agustus.

MEI: BULAN YANG SANGAT NEGATIF UNTUK USD / CAD
Untuk USD / CAD, kasus musiman terkuat adalah di bulan Mei. Dalam delapan dari 10 tahun terakhir (antara tahun 2000 dan 2009), dolar Kanada menguat terhadap dolar A.S. pada bulan itu. Satu-satunya penjelasan untuk pola harga ini adalah musiman harga minyak. Kanada adalah salah satu produsen minyak terbesar di dunia dan oleh karena itu perusahaan Kanada cenderung sangat sensitif terhadap harga minyak. Kecenderungan kenaikan harga minyak pada bulan Maret dan April bisa mendorong profitabilitas perusahaan Kanada, yang menyebabkan perbaikan data ekonomi musiman.

JANUARI: BULAN NEGATIF UNTUK EUR / USD
Kasus musiman juga dapat ditemukan pada pasangan mata uang lainnya seperti EUR / USD dan NZD / USD. Perilaku dolar A.S. terhadap euro di bulan Januari, misalnya, menunjukkan musim yang kuat. Dalam tujuh dari 10 tahun terakhir, dolar A.S. rally pada bulan Januari. Alasan mengapa kita biasanya melihat perilaku ini adalah karena banyak perusahaan dan dana cenderung mengembalikan uang mereka kembali ke negara mereka pada akhir tahun untuk mendandani neraca mereka. Pada awal tahun, uang sekali lagi dikirim ke luar negeri untuk tujuan investasi baru. Karena semua orang memulai dengan batu tulis kosong sejauh keuntungan dan kerugian berlalu, fokus utama mereka adalah untuk memulai posisi baru. Pasar A.S. adalah salah satu pasar paling likuid di dunia, yang menjelaskan mengapa banyak uang investasi itu sampai di sana. Dalam kasus NZD / USD, pasangan mata uang telah meningkat delapan dari 10 tahun terakhir di bulan Desember.

INFO :
Implikasi bagi trader :
Ada banyak cara agar Anda bisa menerapkan pengetahuan musiman untuk meningkatkan trading Anda. Misalnya, jika Anda melakukan trading GBP / USD di bulan September, sebagai trader jangka panjang Anda bisa mencari peluang menggunakan fundamental atau teknikal untuk membeli GBP / USD atau untuk pergi ke arah tren musiman.

Lebih baik mana antara modal besar atau kecil dalam forex? Banyak orang terjebak dalam dilema, karena takut untuk menginvestasikan modal besar dalam bisnis ini. Memang, untuk sukses dalam forex itu sangat sulit dan kebanyakan orang butuh perjalanan panjang hingga bisa menguasainya. Tetapi, satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah bahwa keputusan akan menggunakan modal besar ataukah kecil itu juga bisa ikut menentukan kemampuan seorang trader untuk bertahan di pasar forex.

Ibarat ikan-ikan di kolam besar apabila dibandingkan dengan ikan-ikan dalam akuarium mungil, demikian pula perbandingan antara bertrading menggunakan modal besar atau kecil.

Ikan bisa cepat mati bila mendapat gangguan dalam tempat yang cukup kecil. Umpama ada anak kecil usil mengobok-obok akuarium, maka ikan-ikan disitu tak bisa leluasa menghindar sehingga bisa cepat stress dan mati. Namun bila ikan ditaruh di dalam kolam atau akuarium yang besar, maka meski ada tangan kurang kerjaan mengusik, tetapi ikan-ikan punya ruang untuk berenang menghindar.

Bila seseorang bertrading forex dengan modal besar, maka ia seperti ikan di dalam kolam besar. Kenapa begitu? karena ketika ia open posisi secara wajar dan money management seimbang, maka dana balance akan bisa mempertahankan posisinya saat market bergerak ke arah yang tidak diinginkan. Sedangkan menggunakan modal kecil punya dampak risiko yang sangat besar. Karena seperti ikan di dalam aquarim tadi. Ketika ada gangguan, maka tak bisa bergerak bebas; akhirnya mati juga balance akun-nya.

Bagi trader forex, ketika ada news besar datang, volatilitas naik dan harga bergerak abnormal, trader dengan modal kecil akan setengah mati berusaha menghindarinya agar selamat. Kalau open posisinya kecil, balance mungkin bisa bertahan, tetapi itu artinya keuntungan yang didapatkan juga jauh lebih kecil. Serba repot menggunakan modal kecil. Biarpun banyak broker forex memperbolehkan trader memasukkan modal recehan, bahkan lima dolar pun bisa, tetapi realitanya akan sulit bagi trader untuk sukses jika modal dibawah 500 Dolar AS.

Note :
Namun demikian, bila trader sudah bisa menggunakan modal kecil menjadi besar, maka ia sudah bisa dikatakan trader mahir. Sebaliknya, penggunaan modal besar harus diimbangi oleh kemampuan dan pengalaman trading yang baik. Jangan ada cerita seorang trader pemula menggunakan modal besar hingga ribuan atau ratusan ribu Dolar AS. Ini seharusnya tidak terjadi, karena trader pemula masih kurang pengalaman dalam me-manage akun. Intinya, akan bertrading forex menggunakan modal besar atau kecil adalah relatif dan harus proporsional tergantung dari siapa yang menggunakannya.

Blue Bird Keluar Dari Bayang-Bayang Hitam

Siapa yang tidak kenal dengan Blue Bird? Perusahaan ini telah lama berkecimpung di industri transportasi Indonesia, dengan memfokuskan diri pada bidang transportasi penumpang dan jasa pengangkutan darat antara lain: sewa bus, sewa kendaraan, dan jasa penyediaan taksi (baik regular dan eksekutif). Perusahan ini sempat merasakan kejayaan-nya ketika saat awal-awal IPO dulu pada akhir tahun 2020. Pada awal tahun 2020 harga saham Blue Bird bahkan sempat mencapai Rp 12,100/saham. Namun melawati pertengahan tahun 2020 hingga saat ini bisa dibilang bisnis BIRD sedang suffer.

Sebagian besar pendapatan BIRD berasal dari bisnis Taksi, dengan hampir 85% berbanding 15% dengan bisnis non taksi. Jika dilihat secara hasil laporan keuangan tahunan, terlihat adanya penurunan sebesar 15.5% pada bisnis utama perseroan yang berasal dari core business taxi. Hal ini pula lah yang membuat pendapatan perseroan menurun dan laba bersih perseroan yang juga terimbas.

Laba bersih yang tergambar pada grafik di atas mengalami koreksi pertumbuhan sejak kuartal akhir 2020, dilanjutkan dengan performa hasil di kuartal-kuartal tahun selanjutnya. Hasil ini merupakan imbas dari merajarelanya bisnis startup baru di Indonesia khususnya pada industri transportasi melalui GOJEK, UBER dan GRAB. Masing-masing memiliki lini bisnis yang sama dengan BIRD dengan alat transportasi taksi-nya, alhasil bisnis perusahaan sangat tertekan dalam 2 tahun terakhir ini.

Dengan persaingan yang sangat ketat pada bisnis utama perseroan, satu hal yang kami cermati ialah bagaimana posisi hutang perseroan dalam masa-masa sulit-nya? ternyata BIRD sangat berhati-hati dalam manajemen hutangnya, baik meminjam dan mempergunakan hutang yang telah ada, dalam grafik di atas terlihat posisi total hutang perseroan baik (jangka pendek+panjang) mengalami penurunan di tahun-tahun yang sulit artinya perseroan tidak banyak melakukan ekspansi bisnis dan justru melakukan retrenchment. Hal ini sangat jelas terlihat pada laporan kuartalan perusahaan terutama di kuartal-4 2020 hingga akhir tahun 2020. Jumlah hutang tidak melebihi total hutang di periode sebelum tahun 2020.
Channel check yang kami lakukan terlihat porsi penambahan armada di tahun 2020 yang tergambar pada laporan fixed asset BIRD memang lebih rendah dibanding dengan tahun 2020, dimana pada tahun 2020 porsi fixed asset pada akun armada dan peralatan berjumlah Rp 732 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2020 terdapat penurunan sekitar 18%, artinya disini perusahaan seperti mengerem ekspansinya dengan cukup hati-hati.

Kami menilai saat ini persaingan di industri transportasi darat telah mereda dengan regulasi dan kebijakan tariff baru yang telah di keluarkan oleh kementrian perhubungan.

Perbaikan ini jelas akan berpengaruh pada hasil margin keuangan perseroan kedepannya, operating profit margin diprediksi akan bisa kembali di basis 20%-an, dan begitu pula pada basis net profit margin BIRD bisa kembali di atas 15-an%. Hal ini sudah pertanda baik bagi bisnis perseroan, jika melihat kondisi profitabilitas yang memang dibawah 5-7% dari basis normal profitabilitas perseroan secara historikal.

Satu hal yang kami lihat masih positif pada Blue Bird adalah arus kas operasional yang memiliki angka positif, artinya laba bersih perseroan masih mampu untuk membiayai working capital sejauh ini, dan kemudian free cash flow bisa tetap positif karena ekspansi perusahaan yang terlihat dari porsi capital expenditure terus menurun dari tahun 2020 hingga penghujung 2020 (seperti yang telah dijelaskan di atas).

Memang harus diakui dalam 2 tahun terakhir ini (2020) pertumbuhan pendapatan per kuartal BIRD cenderung negatif, terlihat sejak kuartal-III tahun 2020 hingga saat ini, yang mengakibatkan harga saham perseroan terus menerus menurun di titik terendahnya, hingga mencapai Rp 2,750/saham pada awal tahun 2020 yang lalu, dengan P/BV yang di tradingkan sempat di bawah 2x

1) Peraturan Kemenhub
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan ketentuan tarif batas bawah dan atas operator jasa angkutan taksi berbasis online atau daring. Ketentuan tarif batas bawah wilayah I yang meliputi Sumatra, Jawa, dan Bali Tarif batas bawah adalah Rp 3,500 per km. Sedangkan batas atas Rp 6 ribu per km. Untuk wilayah II yang meliputi Kalimantan, Sulawesi hingga Papua, tarif batas bawah adalah Rp 3,700 ribu dan batas atas Rp 6,500 per km. (regulasi baru ini akan sangat positif karena tentu saja akan memperbaiki margin perseroan).

2) Program Mudik Bersama
Maraknya perusahaan yang mengadakan mudik bersama atau mudik gratis memberikan angin segar bagi perusahaan bus, salah satunya PT Blue Bird Tbk (BIRD). Seperti telah dijelaskan sebelumnya, terdapat porsi 15% dari jasa sewa kendaraan terhadap kontribusinya dengan pendapatan total BIRD, tentu saja hal ini akan ter-refleksi di laporan keuangan perseroan kedepannya.

3) Bekerja Sama Dengan Gojek
PT Go-Jek Indonesia dan PT Blue Bird Tbk mempererat kerja sama dengan meluncurkan aplikasi Go-Bluebird. permintaan semakin meningkat sejak kerja sama dengan perusahaan taksi terbuka tersebut melalui aplikasi Go-Car.

Secara chart rating di atas, BIRD masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menjadi perusahaan yang layak dijadikan sebagai saham value investing, imbas dari persaingan ketat di bisnis industri angkutan darat dapat menggambarkan sebuah situasi bahwa perseroan memang kesulitan dalam melawan perusahaan-perusahaan online baru hingga perseroan diharuskan mengubah bisnis modelnya dan juga melakukan penghematan, namun hal ini sangat bagus untuk dijadikan pelajaran bagi perseroan kedepan-nya. Chart rating di atas menggambarkan perseroan butuh jalan yang panjang untuk mentransformasi sebagai perusahaan yang layak value investing, konsensus baik secara nation dan industri menunjukkan posisi BIRD masih kalah, secara profitability, finance, pertumbuhan pendapatan, dan earning quality kesemuanya masih membutuhkan perbaikan.

Secara valuasi, saat ini saham BIRD ditradingkan masih dibawah P/BV dalam 5 tahun terakhir-nya, dimana P/BV mean 5 years ada di level 3.33x, dengan P/BV saat ini di level 2.65x, sedangkan untuk BIRD highest PE band 5 years ada di level harga Rp 6,041/saham, dengan harga saham saat ini berada di level Rp 4,810 maka masih ada peluang naik sebesar +25.5% untuk saham BIRD. Kenaikan saham BIRD telah memasukan potensi kenaikan pendapatan karena katalis perbaikan yang telah di singgung di atas, hasil ini akan terlihat pada laporan keuangan yang akan dipublikasikan pada kuartal-II dan III nanti. Di akhir kata, saham ini belum masuk dalam saham value investing namun bagi investor yang tertarik dengan perbaikan iklim bisnis dan membeli di harga bawah maka BIRD bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan.

Sukses Trading 10 Pip Perhari Ala Hoosain Harneker

Bicara mengenai trader Forex sukses, biasanya sering kita kaitkan dengan modal besar dan latar belakang pendidikan mentereng. Tidak dengan trader satu ini: Hoosain Harneker. Setelah terjungkal saat membangun usaha bersama kawannya, ia memilih bangkit dari nol dengan bergelut di forex trading. Bermodalkan USD 1,000, sekarang Hoosain mampu menghasilkan USD 500/hari dengan mengandalkan strategi trading 10 pip perhari.

Latar Belakang Hoosain Harneker

Hoosain Harneker menjalani awal kariernya sebagai seorang insinyur sistem IT (teknologi informasi) di Afrika Selatan. Pada masa itu dua perusahaan tempatnya bekerja telah dilikuidasi, sehingga dia akhirnya berkeputusan untuk membangun perusahaan sendiri bersama lima koleganya.

Setelah kurang lebih setahun berjalan, perusahaan bentukan kerjasamanya tadi mengalami kegagalan. Ia harus menghadapi hutang dalam jumlah besar dan terpaksa gulung tikar. Sejak itu ia menganggur selama hampir setahun. Saat dirinya berada di titik bawah kehidupan, Hoosain Harneker ditawari salah satu temannya di Amerika Serikat untuk mencoba pasar Forex. Menyadari potensinya, Harneker menyambut baik penawaran tersebut.

Bagaimana Si Pencetak Trading 10 Pip Perhari Memulai Kegiatan Tradingnya?

Awalnya, Hoosain Harneker tidak serta merta menerima tawaran temannya untuk berinvestasi pada Forex. Hal itu karena permintaan modal awal sebesar USD 1,000. Jelas, uang sejumlah itu terasa berat mengingat kondisinya saat itu. Berikutnya, dia ditawari untuk meminjam modal guna memulai trading, yang pada akhirnya dia tolak juga karena tak berani lagi menanggung hutang. Jalan alternatifnya, Hoosain Harneker meminta waktu pada temannya selama hampir 7 bulan untuk mengumpulkan modal. Setelah modal terkumpul, dia mengontak kembali rekannya. Alhasil, temannya berubah pikiran dari mengajak investasi ke Forex menjadi transfer ilmu mengenai cara “bertani” pip.

Harneker sangat bersyukur akan adanya tawaran itu, karena dengan posisinya saat ini, ia mendapat keterampilan baru yang bisa mengangkat derajat kehidupannya kembali. Dari situlah karirnya sebagai trader dimulai. Berhubung jarak jauh antara Hoosain Harneker dengan temannya, mereka berkomunikasi via e-mail. Di dalamnya, mereka saling bertukar dokumen dalam bentuk slide powerpoint. Pada awalnya, Harneker diajarkan untuk membaca sinyal melalui crossing pada moving average, di mana apabila terjadi persilangan antara garis cepat dan lambat, maka di situlah trader patut mempertimbangkan pembukaan posisi buy atau sell.

Sang pencipta strategi trading 10 Pip perhari terlebih dahulu belajar menerapkan apa yang dia pelajari di demo account. Dia berprinsip bahwa strategi hanya reliable apabila mampu melipatgandakan modal secara beruntun. Maka dari itu, Hoosain Harneker baru memasuki live trading setelah sukses menggandakan modal tiga kali secara beruntun di akun demo selama 4 bulan lamanya.

Cara Praktis Trading 10 Pip Perhari

Harneker memulai trading live dengan modal USD 1,000 pada akun micro. Lot size sebesar 0.1 dianggapnya cukup aman bagi trader pemula dengan modal terbatas. Sebelum terjun langsung untuk mencoba strategi ini, perlu dicatat bahwa 10 pip sama dengan 100 Pipettes pada sistem dengan kuotasi harga 5 digit (5 angka dibelakang koma). MA periode pendek sebesar 5 hari dan panjang sebesar 13 hari menjadi andalan sebagai sinyal trading. Saat crossing MA muncul, Hoosain Harneker selalu membiasakan diri untuk memasang stop-loss sebesar 20 pips dan tentu saja take profit sebesar 10 pips.

Hal itu mungkin terdengar bertentangan dengan rasio risk/reward konvesional, tapi Harneker menjelaskan pergerakan sebesar 10 pips relatif cepat mencapai garis TP, atau sebaliknya juga ketika melawan prediksi, maka dari itu Stop-Loss harus lebih besar dari 10. Setelah semakin besar modal terkumpul dari menumpuknya profit, perbesar pula jumlah lot (volume) yang akan di-tradingkan. Sehingga meskipun tetap berpatok pada 10 pips perhari, jumlah profit akan relatif semakin besar.

Oh iya, Hoosain Harneker menyarankan agar pengguna strategi trading ini menghindari waktu dimana berita-berita berdampak besar (major news) akan dirilis. Tunggu sampai beberapa jam setelah volatilitas harga kembali tenang. Jika Anda nekat untuk mencoba menggunakan strategi ini pada waktu rilis berita, kemungkinan pergerakan harga langsung menyentuh stop-loss akan sangat tinggi. Hoosain Harneker juga menyebutkan bahwa pairs favoritnya adalah GBP/USD, EUR/USD dan pada pengembangannya juga XAG/USD (perak).

Bagaimana Strategi Trading 10 Pip Perhari Mampu Mendulang Kesuksesan?

Menurut Harneker, pada dasarnya strategi trading 10 pip perhari sukses karena melatih disiplin trader untuk tidak terbelit pada kebiasaa buruk overtrading. Trading ditutup setelah mencapai goal trading yang ditargetkan. Tidak peduli rugi atau untung saat ini, posisi trading berikutnya hanya dibuka pada hari esok. Trading 10 pip perhari mungkin terdengar kecil bagi sebagian trader kawakan. Namun jika dihitung kembali, keuntungan rutin sebesar itu selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun akan menumpuk hingga ratusan sampai ribuan pip.

Mari kita hitung, dalam sebulan jika kita bisa untung sekitar 70% dari strategi trading 10 pip perhari maka (30*0.7)*10 = 210 pips, dalam setahun (360*0.7)*10 = 2520 pips. Trading di hari Sabtu dan Minggu juga masih dimungkinkan walaupun tidak direkomendasikan karena volume perdagangan relatif rendah. Catat bahwa Hoosain Harneker memiliki background IT sehingga dia menciptakan expert advisor sendiri di mana robot trading tersebut berfungsi untuk mengunci profit sebelum harga berubah arah. Sehingga dengan contoh diatas, TP mampu mencapai 10 pip perhari dengan prosentase 70%. Sisanya bukan berarti loss, melainkan terkunci sebelum mencapai sepuluh pip. Dengan lot size 0.1, dalam sebulan kita bisa mendapatkan sekitar USD 210, dalam setahun sebesar USD 2,520. Jumlah yang relatif menjanjikan untuk “ceperan” trader di negara berkembang. Dalam 3 tahun, Hoosain Harneker mampu memperbesar lot size-nya hingga mencapai keuntungan USD 500 perhari. Dengan kata lain, dia men-tradingkan volume total sebesar 50 lot dalam satu hari. Jika Anda memiliki modal terbatas dan menginginkan penghasilan tambahan dari pasar Forex, maka Anda bisa mencoba strategi trading 10 pip perhari dari Hoosain Harneker ini.

Rahasia perbedaan demo dan real account pada forex

Hampir semua trader merasa lebih mudah mendapatkan keuntungan pada akun demo. Ada yang begitu putus asa sehingga mereka menyalahkan pihak broker atas kegagalan mereka dan menuduh menjalankan kontrak yang tidak benar atau memanipulasi pasar ketika trading menggunakan real account. Banyak pemula berpikir bahwa saat melakukan transaksi melalui account demo dan real account sama persis tapi ini tidak benar, karena ada beberapa perbedaan dari sudut pandang trader dan tingkat teknis. Ini adalah yang utama:

Ada perbedaan kinerja antara perdagangan live account dan demo account yang dapat dikaitkan dengan masalah eksekusi. Yang akhirnya hasil yang dicapai dari trading di demo account dapat berbeda jauh dari hasil live trading yang sebenarnya :

1) Broker forex tidak mungkin dan tidak pernah memberikat ‘quote harga’ untuk trader akun demo. Artinya, pasar tidak requote saat kita eksekusi.
2) Harga yang ditawarkan broker dan spread yang menangani perdagangan demo mungkin berbeda dari harga yang disediakan untuk account live trading.
3) Kurangnya komitmen emosional yang mungkin terjadi ketika tidak ada uang beneran.
4) Kegagalan trader untuk mengikuti rencana perdagangan mereka. Akibatnya, trader mengembangkan disiplin yang buruk.
5) Trader mungkin tergoda untuk overtrade atau kurang mengevaluasi risiko ketika perdagangan di demo account. Perilaku ini kemudian dapat memiliki konsekuensi negatif yang serius ketika mereka beralih dan terlibat dalam live trading. Kebiasaan di demo yang buruk akan terjadi di akun real.

Manfaat Account Demo
Dalam forum-forum trading forex, kursus-kursus atau seminar dan webminar tentang trading forex selalu dianjurkan bahkan diwajibkan untuk trading di account demo selama kurun waktu tertentu sebelum membuka account live. Perusahaan pialang (broker) forex selalu menyediakan tempat untuk membuka account demo walau dengan server yang terpisah dengan account live-nya. Account demo memang sangat diperlukan terutama bagi para ‘newbie’ atau pemula untuk mendalami metode trading dan menguji coba strategi trading, tetapi ketika kita trading di account demo emosi kita tidak benar-benar seratus persen terlibat.

Tips Trading di Akun Rill :
1) MEMPERSIAPKAN DIRI TRADING DENGAN UANG SUNGGUHAN
Sebelum melakukan transaksi, Anda wajib menyadari bahwa trading menggunakan mata uang sungguhan berarti Anda telah kehilangan uang. Hal ini penting agar Anda tidak menggunakan uang yang dibutuhkan untuk trading forex. Tidak hanya itu, Anda juga wajib menetapkan batasan resiko resiko setiap transaksi contohnya 2 persen dari modal akun riil

2) MENYIAPKAN DIRI UNTUK KERUGIAN YANG AKAN DIHADAPI
Ketika mengalami kerugian, biasanya orang – orang akan menjadi emosi dan berperasaan negative. Jadi, Anda perlu menyiapkan diri dan membiasakan untuk berpikir bahwa Anda akan kehilangan uang di pasar. Agar tidak rugi terlalu banyak, sangat penting untuk menempatkan stop loss di setiap transaksi. Mengalami stop loss akan jauh lebih mudah diterima daripada mengetahui uang Anda langsung habis. Jangan selalu diingat seberapa banyak uang yang sudah diambil dari akun riil pada setiap transaksi melainkan berapa besar keuntungan yang dapat diperoleh

Tanpa Trading Plan, Tidak Ada Profit

Salah satu kunci sukses dalam trading tak lain dan tak bukan ialah konsistensi dalam menjalankan rencana investasi. Layaknya sebuah bisnis konvensional, seorang trader harus terlebih dahulu menyusun tujuan utama. Tujuan utama itu tercakup dalam rencana trading. Seperti business plan pada umumnya, rencana trading mencakup strategi jitu, target market yang jelas, kalkulasi biaya, dan probabilitas pencapaian keuntungan. Ketika rencana awal tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan, ada baiknya untuk merancang plan B agar tujuan bisnis tidak terhenti.

Silahkan coba anda bayangkan apabila anda memulai bisnis tanpa memiliki rencana yang tersusun rapi, bagaimanakah hasilnya? Banyak trader melakukan trading dengan hanya mengandalkan feeling, rumor atau bahkan spekulasi semata. Tipikal trader seperti ini meyakini bahwa pasar mengarah pada trend tertentu tanpa dilandasi oleh sistem trading yang jelas. Aksi trading dengan cara demikian tetap dapat menghasilkan keuntungan, namun pastinya tidak akan mampu bertahan lama.

Untuk meraih hasil yang optimal dipasar keuangan, ada baiknya anda mulai membuat sebuah rencana yang matang. Masterplan ini nantinya akan menjadi panduan seluruh aktivitas trading anda, sehingga segala tindakan transaksi yang anda lakukan tidak akan keluar dari jalur yang telah ditetapkan. Salah satu anggota grup Turtle Trader, Curtis M. Faith, menekankan pentingnya perencanaan trading ke dalam sebuah buku berjudul “Way of the Turtle”. Pada literatur tersebut, sang legenda pasar berjangka membagi trading plan kedalam 6 komponen utama, yakni :

Pasar: Instrumen yang akan ditradingkan.
Keputusan pertama ialah menentukan di pasar mana anda akan memulai trading, misalnya : GBP/USD, XAU/USD, hk_hkk50 dan sebagainya. Pilihlah pasar yang karakternya sesuai dengan sistem trading anda.

Jumlah Posisi: Besaran lot yang akan ditransaksikan
Jumlah lot sangat menentukan manajemen resiko dengan mentoleransi besaran resiko yang dapat anda terima.

Titik Entry: Waktu yang tepat untuk membuka posisi buy atau sell
Titik masuk ditentukan oleh sinyal dari sistem trading yang anda jalankan disaat harga pasar sedang berlangsung.

Titik Stop: Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi rugi
Tentukan kapan anda akan keluar dari pasar ketika mengalami kerugian. Strategi yang matang bisa menyelamatkan anda dari kerugian maksimal. Ada baiknya juga untuk anda berhenti sejenak sebelum membuka posisi lagi. Hal ini penting untuk menjaga kondisi psikologis trading anda agar tetap prima untuk membuka posisi trading selanjutnya.

Titik Exit: Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi untung
Menentukan lebih dahulu kapan anda akan keluar dari pasar ketika telah mendapatkan keuntungan juga penting. Ini bisa mencegah anda kehilangan profit didepan mata gara-gara arah pergerakan harga berbalik melawan prediksi anda.

NOTE :
Dalam rencana trading, anda juga harus menentukan sistem trading yang akan dipakai. Misalnya saja dengan menggunakan sistem breakout, kombinasi antara stochastic dan MA, ataupun mengkolaborasikan Fibonacci bersama MACD dan lain sebagainya. Sistem trading tersebut akan memberi suatu gambaran dalam membuka dan menutup posisi, menambah jumlah lot dan seterusnya.

Dengan berpedoman pada sistem trading, anda dapat membuat rencana trading yang baik sekaligus handal untuk menghindarkan anda dari kerugian yang telah siap menanti setiap saat. Jangan lupa untuk selalu tetap konsisten dalam menjalankan rencana awal. Selanjutnya, lakukan evaluasi secara periodik terhadap trading yang anda lakukan hingga mencapai keuntungan secara optimal.

Cara Exit Yang Obyektif

Menentukan kapan harus exit adalah hal yang cukup krusial dalam trading. Anda entri dan harga telah bergerak sesuai prediksi, Anda telah memperoleh profit. Kemudian harga bergerak berbalik arah, dan Anda panik. Mungkin Anda pernah mengalami kejadian seperti itu, atau ketika Anda telah mendapatkan profit dan Anda memutuskan untuk exit, tetapi ternyata pergerakan harga terus melaju sementara Anda telah meninggalkan arena.

Seperti halnya dalam permainan catur, Anda mesti bisa mengantisipasi keadaan agar tidak salah dalam melangkah. Kejadian seperti itu sangat sering dialami trader forex, baik yang trading dengan cara mechanical ataupun yang discretionary. Lalu apakah hal tersebut merupakan bagian dari trading atau ada cara tertentu agar kita bisa exit dengan benar? Cara exit yang pasti benar tidak ada, seperti juga cara entri yang pasti. Jawaban yang logis adalah Anda harus obyektif. Artinya Anda menyesuaikan dengan kondisi pasar dan tidak emosional. Gunakan cara analisa sesederhana mungkin dan tidak kompleks.

Banyak trader yang mengalami kesulitan dalam menentukan waktu yang tepat untuk exit. Ada yang menganggap sepele dan asal exit (yang penting profit), tetapi ada juga yang melakukan analisa berlebihan hingga sering ragu-ragu ketika hendak keluar dari pasar. Trader yang berpengalaman berpendapat bahwa cara exit bisa membedakan antara seorang pemenang dan pecundang, lebih signifikan dari cara entri. Ada analis yang akurasi prediksinya 80% selalu benar, tetapi ketika ia benar-benar trading tidak bisa menghasilkan profit yang konsisten karena cara exit-nya yang sering kali amburadul.

Mengubah pandangan dan pemahaman exit dalam trading

Mungkin Anda berpikir bahwa exit bisa dilakukan kapan saja, yang penting stop loss tidak kena. Dalam hal ini mungkin Anda bisa profit tetapi telah mengabaikan money management, atau memang Anda tidak menggunakannya. Jika Anda bertahan dengan cara trading seperti ini maka sulit menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang, karena dari awal Anda tidak merencanakan perbandingan antara resiko dan perolehan (reward) yang ingin Anda capai.

Anda tidak tahu pasti berapa persen account Anda akan berkurang jika Anda rugi dan berapa persen akan bertambah jika profit. Jadi Anda trading secara acak, kadang bisa profit dan kadang bisa loss dengan tanpa ukuran yang pasti. Gaya trading semacam ini biasanya tidak bertahan lama karena profit yang diperoleh cenderung lebih sedikit dari kerugian yang dialami. Anda lebih fokus untuk menghindari resiko daripada memperoleh profit.

Exit memang bagian yang tidak terpisahkan dalam proses trading, dan ditentukan bersamaan dengan saat entri. Anda seharusnya tidak exit sebelum level target Anda tercapai. Jika target profit belum tercapai berarti permainan belum selesai. Untuk memperoleh profit yang konsisten Anda mesti menentukan target profit yang pasti, dan agar diperoleh hasil yang efektif, Anda bisa menerapkan risk or reward ratio lebih besar dari 1:1, bisa 1:1.5 atau 1:2.

Sebelum menentukan risk or reward, Anda mesti obyektif melihat kondisi pasar dan trend pergerakan harga. Gunakan cara analisa sesuai metode dan strategi trading Anda. Mungkin Anda menggunakan indikator teknikal atau hanya mengacu pada price action untuk memprediksi trend guna menentukan level stop loss dan level exit. Jika ternyata kemungkinan risk or reward ratio terbaik hanya 1:1, maka sebaiknya tidak entri pada pasangan mata uang tersebut. Pilih pasangan lain atau tunggu hingga kondisi pasar benar-benar memungkinkan. Cara exit yang obyektif berarti logis, sesuai dengan kondisi pasar dan tidak emosional. Sebagai contoh untuk menentukan cara exit yang sederhana dan logis Anda bisa baca di sini.

Note :
Tentu saja Anda bisa menerapkan berbagai variasi untuk memaksimalkan profit seperti teknik trailing stop, averaging dan lainnya, tetapi penggunaan money management dan cara menentukan exit yang obyektif sangat dianjurkan untuk memperoleh hasil trading yang konsisten.

5 Strategi Trading Paling Nyeleneh: Cuaca, Feng Shui, Hingga Astrologi

Pernahkah melihat meme forex yang menyebut “Kalau hujan, sell. Kalau terang, buy”? Kedengarannya sembrono, tetapi ada saja yang melakukannya; entah karena trader sedang “malas mikir” atau sengaja coba-coba. Namun, tahukah Anda, tak hanya cuaca yang dijadikan patokan nyeleneh para trader forex maupun index. Di luar sana, ada bermacam-macam strategi trading “aneh tapi nyata”, yang sama sekali tak menyinggung soal indikator teknikal , sentimen pasar, maupun analisa fundamental yang sudah umum digunakan.

Berikut Strategy Nyeleneh :

1. Strategi Trading Berdasarkan Cuaca
Ada mitos (yang kemudian diwujudkan dalam meme forex di atas) bahwa pasar finansial cenderung menunjukkan performa lebih baik ketika cuaca cerah, dibanding ketika cuaca berawan. Kabarnya, hal ini bermula dari sebuah riset yang menampilkan bahwa pasar saham cenderung naik ketika cuaca cerah karena sentimen pelaku pasar yang lebih baik (perlu diketahui: Seputarforex gagal mengkonfirmasi riset yang disebut-sebut ini).Namun, pada hemat kami, ada cara lain untuk trading berdasarkan cuaca yang sepintas lebih masuk akal. Yaitu dengan menghubungkan kondisi cuaca dengan perubahan pada indikator fundamental. Misalnya:Badai tornado atau bencana alam lainnya yang menimbulkan banyak korban jiwa dan material, bisa menekan sentimen pelaku pasar atas mata uang dari negara yang terdampak, karena besarnya dana bantuan yang harus diluncurkan. Contohnya peristiwa Badai Katrina yang sempat berimbas pada nilai Dolar AS.Musim kemarau atau kondisi cuaca ekstrim yang mengakibatkan kerusakan parah di wilayah pertanian atau peternakan, maka akan berimbas pada harga komoditas terkait.

2. Strategi Trading Berdasarkan Kemenangan Super Bowl
Super Bowl adalah kompetisi final American Football (Sepak Bola Amerika) yang diadakan secara tahunan. Dahulu, Super Bowl pertama kali digelar pada 15 Januari 1967 sebagai penyatuan dua liga yang bersaing, yaitu NFL (National Football League) dan AFL (American Football League). Apa hubungannya dengan trading? Pada tahun 1990, dua peneliti menemukan Super Bowl Stock Market Predictor. Teori mereka menyatakan bahwa jika tim dari liga NFL lama memenangkan Super Bowl, maka pasar saham akan naik pada tahun yang sama; sedangkan bila tim dari liga AFL yang menang, maka pasar akan jatuh.Di tahun 2020, seorang profesor dari Washington and Lee University, George Kester, mengkonfirmasi bahwa akurasi strategi ini mencapai 77%. Namun, sejauh ini belum ada laporan mengenai ada atau tidaknya trader Amerika Serikat yang benar-benar menggunakan strategi trading tersebut.

3. Pip Milking Strategy
Strategi trading ketiga ini tidak berdasarkan cuaca atau kemenangan tim olahraga favorit, tetapi juga tidak membutuhkan pengetahuan teknikal rumit seperti Ichimoku atau Price Action, melainkan sekedar berdasarkan….bentuk pergerakan harga di chart.Menurut pembuatnya, seorang analis bernama Navin Prithyani, Pip Milking Strategy terutama didasarkan pada pemilihan level support dan resisten. Pertama-tama, buka chart pada timeframe 15M atau lebih. Anda perlu mengidentifikasi setidaknya dua Swing high dalam kondisi uptrend, atau dua Swing low dalam kondisi downtrend. Selanjutnya, Anda tempatkan buy/sell pada level high atau low pertama saat Swing berikutnya. Bingung? identifikasi bentuk “U”, seperti ditampilkan dalam beberapa screenshot ini. Gambar pertama menunjukkan contoh kondisi untuk open buy, sedangkan gambar kedua mencontohkan kondisi untuk open sell.

4. Strategi Trading Berdasarkan Feng Shui.
Sebuah lembaga riset finansial asal Hong Kong bernama CLSA, setiap tahun sejak 1992 menerbitkan legenda Feng Shui berjudul Feng Shui Index bagi pasar saham Hang Seng berdasarkan peta takdir tahun terkait dan tanggal kelahiran Indeks Hang Seng (24 November 1969, Earth Rooster). Konon, indeks ini cukup laris manis, hingga CLSA mengadakan forum investor yang berpindah-pindah lokasinya, dari China, Jepang, hingga India.Apa isi legenda Feng Shui ini? Bukan soal dimana posisi laptop yang tepat saat trading. Juga tidak menyinggung tentang benda keberuntungan apa yang perlu digenggam sambil open buy. Berdasarkan bagian kecil yang bisa kita intip, isinya berkaitan dengan bagaimana prediksi performa pasar setiap bulan dan sektor-sektor mana saja yang akan tampil prima pada bulan-bulan tertentu. Umpamanya, pada Feng Shui Index 2020, CLSA meramalkan sektor berhubungan dengan elemen earth, seperti industri properti, sumber daya alam, dan energi terbarukan, bakal menunjukkan potensinya di kuartal ketiga.Pamor Feng Shui Index ini cukup tinggi, karena CLSA telah sukses menyabet berbagai penghargaan, termasuk Thomson Reuters The StarMine Analyst Awards 2020. Sayang sekali, indeks hanya mencakup pasar saham saja. Dalam legenda ini agaknya tak disebutkan mengenai bagaimana nasib Dolar AS, Pounds, Euro, Yen, maupun Rupiah.

5. Astrologi Trading
Tak ingin ketinggalan dengan pendahulunya di Asia, astrolog Barat pun memunculkan ramalan pasar berdasarkan pergerakan planet-planet dan bintang. Topik ini mengemuka dalam sebuah tulisan oleh Khit Wong dari Trine Aspect di FXStreet. Katanya, planet-planet bergerak 24 jam di langit dan terus menerus memberikan sinyal mengenai pasar finansial. Yah, hanya selisih 48 jam dari pasar forex yang buka 24 jam, 5 hari seminggu.Wong memberi contoh saat Uranus melintasi Aries pada 28 Mei 2020, tanggal itu bertepatan dengan permulaan pasar bullish Dow Jones hingga beberapa tahun kemudian.

Tips Trading Dengan Berita Forex Dari Kathleen Brooks

Tak dapat dipungkiri, fundamental adalah komponen penting yang perlu diperhatikan semua trader, sekalipun oleh mereka yang lebih mengandalkan teknikal. Dampak dari suatu berita berdampak besar memang bisa begitu signifikan, hingga mendorong harga bergerak sampai ratusan atau bahkan ribuan pips. Momen itupun sering dianggap sebagai kesempatan emas oleh para trader, yang kemudian berupaya keras menemukan metode terbaik untuk trading dengan berita forex. Salah satu trader sukses beraliran fundamental, Kathleen Brooks, membeberkan 4 tips trading dengan berita forex yang bisa Anda manfaatkan.

4 Berikut Tips Trading Menggunakan Berita Fundamental :

1) Seleksi Berita Forex Berdampak Tinggi
Kesulitan pertama saat Anda trading dengan berita forex adalah memilih berita mana saja yang perlu diikuti. Dalam analisa fundamental trading forex, ada begitu banyak rilis data fundamental dari berbagai negara. Jika tidak pandai memfilter informasi, Anda akan merasa kewalahan dengan banyaknya berita forex yang ada.Maka dari itu, Kathleen Brooks menyarankan untuk fokus pada berita forex berdampak tinggi saja. Misalkan Anda trading dengan pair mayor, amatilah rilis data-data ekonomi penting seperti indeks harga konsumen (CPI), laporan PDB, penjualan retail, dan beragam data lain dari negara-negara yang berkaitan. Di samping itu, jadwal pertemuan dan pengumuman bank sentral merupakan event fundamental yang bisa berdampak signifikan pada pergerakan harga. Untuk mengenali rilis berita forex apa saja yang berdampak tinggi, Anda bisa memanfaatkan kalender forex.

2) Jangan Hanya Melihat Data Actual
Kathleen Brooks menekankan pentingnya keahlian menginterpretasi data yang dilaporkan dalam berita forex penting. “Dalam hal ini, Anda tidak hanya mengamati angka yang tercermin di berita forex terbaru (actual), tapi juga membandingkannya dengan konsensus (forecast) para ahli ekonomi,” demikian ungkapnya. Semakin besar jarak yang tercipta di antara kedua data tersebut, semakin tinggi pula dampaknya terhadap pergerakan harga. Data NFP contohnya, bisa menjadi tidak terlalu berpengaruh jika tampil sesuai ekspektasi. Banyak trader biasanya sudah mengambil posisi berdasarkan forecast, sehingga pasar akan merespon santai perubahan NFP yang sesuai proyeksi. Sebaliknya, angka NFP yang berada di luar ekspektasi bisa menyulut pergerakan besar karena dapat mengejutkan pasar.

3) Perhatikan Isu Fundamental Lain
Banyak trader terheran-heran saat merasa ‘terkecoh’ oleh berita forex. Pertanyaan-pertanyaan seperti “NFP tadi malam bagus, kok Dolar anjlok?” atau “Padahal The Fed baru menaikkan suku bunga, kenapa EUR/USD malah menguat?” sering sekali ditemui di berbagai forum tanya jawab.Yang perlu Anda pertimbangkan di sini adalah, harga bisa dipengaruhi oleh beberapa isu dalam satu waktu. Ketika pasar dibayangi isu fundamental dengan potensi dampak yang lebih besar dan berkepanjangan, pengaruh berita forex mengenai data ekonomi (bahkan NFP) jadi tidak setinggi biasanya, dan hanya berlaku dalam jangka pendek.Misalnya saja, kenaikan GBP/USD tidak bertahan lama meski NFP AS di bulan Juni 2020 tampil sangat mengecewakan. Sebabnya tak lain adalah teror London Bridge yang dianggap jauh lebih meresahkan, karena berhasil ‘menciderai’ stabilitas keamanan Inggris yang sebelumnya sudah ‘dilukai’ oleh beberapa insiden pengeboman. Selain itu, pengaruh sebuah berita forex yang harusnya berdampak besar bisa meleset dari harapan, jika ada sentimen fundamental jangka panjang yang turut berperan. Sebagai contoh, GBP/USD terus melemah meski data ketenagakerjaan Inggris dilaporkan positif pada November 2020. Alasannya adalah karena tekanan Brexit yang kala itu masih menjadi kekhawatiran utama, sehingga membebani sentimen beli terhadap Pound.

4) Gunakan Strategi Breakout
Kathleen Brooks mengandalkan strategi breakout saat trading dengan berita forex. Menurutnya, efek berita forex yang mengejutkan ekspektasi bisa semakin maksimal jika diiringi dengan break harga dari level kunci. Bisa disimpulkan, inilah cara Kathleen Brooks mengkombinasikan analisa fundamental dan teknikal.

Berdasarkan waktunya, ada 2 macam strategi trading dengan berita forex:

1. TRADING SAAT BERITA FOREX RILIS
Cara trading ini memerlukan persiapan matang sebelum berita diumumkan. Metodenya tidak jauh berbeda dengan strategi news trapping yang biasa dilakukan dengan memasang 2 pending order sekaligus, yakni buy stop di atas level resistance dan sell stop di bawah level support.
Jika menggunakan cara ini, Anda perlu berhati-hati dengan volatilitas harga. Kebanyakan trader yang menerapkan strategi trading dengan berita forex ini berniat memasang perangkap, tapi justru mereka sendirilah yang akhirnya terjebak. Untuk menghindari situasi seperti itu, Anda bisa mengantisipasi efek volatilitas dengan memanfaatkan OCO order, atau menerapkan strategi news straddling yang diajarkan Grace Cheng.

2. TRADING SETELAH BERITA FOREX RILIS
Memanfaatkan pengaruh berita forex tak harus dilakukan tergesa-gesa. Banyak trader berpengalaman justru lebih suka menjauh ketika kondisi pasar masih bergejolak.
Jika Anda memilih strategi trading ini, Anda mungkin akan ketinggalan memanfaatkan peluang awal. Namun hal itu tak perlu disesali berlarut-larut, karena pergerakan harga di awal rilis berita sangatlah tidak menentu. Jadi meskipun pergerakannya besar, belum tentu Anda bisa memanfaatkannya dengan benar.

Menurut pengamatan para profesional, Anda bisa menunggu minimal 30 menit setelah berita rilis, baru kemudian mengambil tindakan. Di saat itu, arah sentimen sudah terlihat lebih jelas untuk dijadikan sebagai penentu posisi trading. Anda pun tak lagi perlu membuka 2 pending order sekaligus.

Seluk Beluk Strategi SL Plus

Kunci keberhasilan bagi para trader adalah terletak dari money management yang dipakai. Apapun sistem trading yang dipakai, mustahil bagai trader untuk sukses didunia trading tanpa adanya money management yang baik. Sebagaimana pedagang di pasar tradisional, money management tidak lepas dari kegiatan berdagang mereka, bagaimana mereka menjaga agar uang yang dibelikan untuk barang dagangan mereka tidak habis dalam satu kali berdagang (seperti halnya fitur stop loss pada dunia trading), seberapa besar mereka menentukan keuntungan untuk setiap barang yang mereka jual (fitur take profit), dan juga berapa modal yang mereka butuhkan untuk satu hari berdagang dalam satu bulan/periode perdagangan di pasar. Dengan demikian, meskipun adakalanya mereka rugi dalam satu hari, namun dapat ditutup dengan keuntungan di hari yang lain. Semua itu adalah contoh pentingnya money management dalam dunia perdagangan, termasuk juga didalamnya adalah trading di pasar forex dan pasar modal.

Menggunakan stop loss sebagai fitur yang menguntungkan

Bagaimana memanfaatkan stop loss yang dulunya menjadi momok bagi para trader menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat dan membuat psikologi trading menjadi baik? Strategi tersebut adalah strategi SL plus atau Stop Loss Plus. Stop loss plus diterapkan saat posisi sedang dalam kondisi plus namun belum menyentuh take profit. Pada awalnya stop loss memang dipasang dalam kondisi rugi, namun ketika harga bergerak kearah yang benar menurut prediksi trader, maka trader dapat menggeser stop loss diatas open posisi (jika trader melakukan open posisi buy) atau dibawah open posisi (jika sell). Namun penggeseran stop loss itu masih berada diantara take profit dan open posisi yang dilakukan, sehingga ketika harga tiba-tiba berbalik maka SL plus akan tersentuh dan hasil akhir dari open posisi yang dilakukan tetap profit.

Strategi ini mirip dengan fitur trailing stop, namun penggunaannya lebih fleksibel daripada trailing stop, dan dilakukan secara manual. Bagi para trader yang menggunakan level-level khusus sebagai analisa pergerakan harga (pivot, fibonaci, trend line, dll) ataupun trader yang ingin mengamankan posisi, maka SL plus sangat bermanfaat. Trader bisa memanfaatkan SL plus ketika harga sudah mencapai level yang dianggap aman dan harga semakin mendekati take profit, sedangkan trader takut jika harga tiba-tiba berbalik dan posisi berubah menjadi minus, dimana tentu hal tersebut akan sangat mengecewakan.

Ada beberapa macam strategi SL plus yang dapat diterapkan, diantaranya:

1. SL plus ketika harga sudah dalam kondisi profit.
Berapapun profit yang diperoleh maka SL plus dapat dilakukan sedikit diatas (jika buy) atau dibawah open posisi (jika sell). Biasanya SL plus tersebut cocok bagi trader yang sudah puas asalkan sudah profit, dan ketika harga ternyata berlanjut dan memperbesar profit dan pada akhirnya menyentuh take profit maka hal tersebut dianggap sebagai bonus.

2. SL plus ketika harga mencapai level tertentu.
SL plus kali ini dapat digunakan bagi trader yang memiliki keyakinan tinggi pada analisa yang telah dilakukan. Harga dianggap tidak akan dapat berbalik ketika sudah mencapai level tertentu, sehingga SL plus baru dilakukan pada saat telah mencapainya.

3. SL plus tanpa take profit.
Strategi SL plus ketiga ini dapat digunakan bagi trader yang sangat optimis bahwa harga akan trending lama namun tidak tau sampai mana harga akan meneruskan trendnya. Sehingga dalam open posisi trader hanya menggunakan SL sebagai money management.

Aspek Mental Dalam Trading

Banyak trader yang sadar bahwa meskipun mereka faham dan terbiasa dengan strategi trading, sistem yang bagus, teknik money management dan rencana trading yang sudah teruji, tetapi sukses dalam trading tetap saja sangat bergantung pada keadaan psikologi dan cara berpikir mereka. Jika Anda trader pemula dan ingin serius pada bisnis ini, bagaimana Anda menemukan kepercayaan diri untuk bisa ‘menarik pelatuk’ trading dan masuk pasar, apapun hasil akhirnya? Bagaimana Anda mengatasi saat-saat dimana Anda mengalami kerugian beruntun? Apakah Anda ngambek dan tidak ingin kembali ke pasar? Jika Anda trader yang berpengalaman, apakah Anda telah menemukan cara untuk memaksimalkan profit Anda?, atau Anda telah cukup puas dengan tingkat return yang Anda telah peroleh sekarang?

Gaya Trading Yang Dianjurkan

Trading mengutamakan disiplin. Stress dan tekanan mental dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Trading adalah bisnis, dan sama dengan bidang olah raga, Anda harus berada pada kondisi puncak untuk bisa memenangkan suatu pertandingan atau perlombaan. Stress atau tekanan mental akan sangat mempengaruhi penampilan Anda. Penampilan Anda selalu dituntut untuk berada dalam kondisi prima pada saat Anda bertanding atau melakukan trading.

Kecerdasan atau intelek tidak ada hubungannya dengan kemampuan trading Anda. Sukses Anda dalam trading tidak ditentukan oleh kecerdasan atau latar belakang pendidikan Anda. Memang hal ini agak sulit dimengerti oleh orang awam yang sama sekali tidak pernah mengenal dunia trading. Pada umumnya mereka beranggapan bahwa kecerdasan dan pendidikan sangat berperan dalam menunjang suksesnya suatu pekerjaan. Trading memang berbeda. Dalam bisnis perdagangan pada umumnya mungkin Anda mesti menjaga hubungan baik dengan klien atau customer Anda. Dalam budaya bisnis tradisional di Amerika Serikat hubungan dengan klien atau customer relationship adalah sangat penting dan harus dibina dari hari ke hari. Tetapi dalam trading, jika mungkin Anda mempunyai banyak klien, hubungan yang baik dengan klien Anda tidak berpengaruh dan tidak ada hubungannya dengan profit trading yang Anda lakukan. Setiap hari adalah lembaran baru yang harus Anda isi dengan ide-ide trading dan harapan untuk profit.

Etos kerja tradisional jam 9 pagi sampai jam 5 sore atau ‘nine to five’ tidak berlaku dalam bisnis trading. Seorang trader bisa saja duduk berjam-jam didepan layar monitor komputernya menunggu sinyal trading dan kadang-kadang tidak menghasilkan apa-apa. Mungkin ia tergoda untuk melakukan trade kecil-kecilan untuk sekedar memuaskan perasaannya bahwa ia telah melakukan sesuatu. Kadang-kadang ada dilema ketika seorang trader telah meluangkan waktu berjam-jam untuk riset atau melakukan backtesting dengan hasil yang tidak sesuai harapan, tetapi tak seorangpun membayar untuk jerih payahnya. Juga trader yang telah mengumpulkan profit sedikit demi sedikt selama beberapa minggu tetapi hilang begitu saja setelah sekali atau dua kali trade. Bagaimana trader mempertanggung jawabkan produktivitasnya pada situasi seperti ini? Jika Anda harus meluangkan waktu, mengorbankan tenaga, pikiran dan bahkan emosi Anda untuk sebuah bisnis tradisional yang pada akhirnya merugi, mungkin itu adalah sebuah kesalahan. Tetapi Anda harus rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk mendapatkan ide-ide dalam trading dan menyusun sebuah sistem trading yang teruji dengan baik. Bisnis tradisional dan trading sangat berbeda. Kondisi pasar selalu berubah. Anda tidak bisa menghitung dengan pendekatan baku pada semua variabel pasar guna memprediksi kondisi pasar yang akan datang seperti pada bisnis tradisional pada umumnya.

Secara sederhana, jika Anda telah berhasil memperkecil kerugian atau loss Anda dalam trading maka Anda telah mengawali langkah pada jalan yang benar untuk menuju sukses dalam trading.

Prinsip untuk mencapai penampilan puncak :

1) Merasa menikmati trading (senang) dan sabar
Buang semua hal yang menekan pikiran Anda. Lupakan dulu soal statistik, persentasi return, risk/reward ratio dan lain-lain. Banyak floor trader yang meraup profit dari trading hariannya, tetapi apakah hasil trading mereka pada akhir bulan jadi lebih baik?Hindari berpikir untuk mencoba selalu menang dalam pertandingan – ini berlaku dalam dunia olahraga dan aktivitas apa saja yang mengandalkan penampilan. Trading termasuk pekerjaan yang mengutamakan penampilan. Seorang trader harus selalu konsentrasi pada pergerakan harga yang sedang terjadi di pasar. Analogi yang pas untuk hal ini adalah seorang pemain tennis profesional yang hanya fokus pada jumlah point yang telah dikumpulkannya. Mungkin saja ia telah ketinggalan point, tetapi ia tidak seharusnya risau dan memikirkan serius jangan-jangan ia akan kehilangan set yang sedang dimainkannya. Ia harus memiliki kepercayan diri yang kuat bahwa dengan konsentrasi penuh pada teknik permainan yang telah dilatihnya setiap hari, ia akan dapat bertahan dan akhirnya akan unggul dari lawan tandingnya.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: