Fatwa Mui Tentang Forex – Fatwa Trading Forex Haram Di Malaysia

Peringkat broker opsi biner:

Fatwa Trading Forex Haram Di Malaysia

Dibaca Normal 4 menit

Fatwa trading forex haram di Malaysia sempat menggemparkan. Namun, fatwa MUI tentang trading forex justru memperbolehkannya.

Banyak orang mengklaim bisnis forex itu haram. Tak luput dari banyaknya orang yang menyatakan demikian, fatwa dari ulama Malaysia baru-baru ini juga mengundang pro kontra karena menyebutkan bahwa hukum trading forex haram bagi umat Islam. Bagaimana duduk perkaranya? Dan bagaimana pula fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai hukum trading forex? Kita bahas ulasannya di bawah ini.

Fatwa Trading Forex Haram

Menurut laporan surat kabar The Star, ulama Malaysia telah mengeluarkan fatwa melarang individu Muslim dari perdagangan valuta asing. Dewan Fatwa Nasional Malaysia melarang perdagangan valas atau trading forex individual untuk kaum muslim Malaysia, karena trading forex dinilai melanggar ajaran Islam dan menciptakan kebingungan di kalangan umat muslim. Menurut mereka, perdagangan valas melalui money changer atau antar bank masih diperbolehkan, tetapi perdagangan valas individual dinilai mengandung spekulasi dan ketidakpastian.

Sebuah studi oleh komite menemukan bahwa perdagangan tersebut melibatkan spekulasi mata uang, yang bertentangan dengan hukum Islam,” kata Ketua Dewan Fatwa Nasional, Tan Sri Dr Abdul Shukor Husin. Lanjutnya, “Oleh karena itu, Dewan Fatwa Nasional telah memutuskan haram bagi Muslim untuk terlibat dalam trading seperti itu.

Terlepas dari fatwa trading forex haram tersebut, aktivitas trading forex merupakan salah satu investasi legal secara hukum di Malaysia. Perdagangan forex melalui pialang (broker) berijin lokal diperbolehkan oleh pemerintah setempat, meskipun transaksi melalui pialang mancanegara dapat dianggap sebagai investasi ilegal. Selaras dengan aturan hukum ini, banyak umat muslim Malaysia tetap berkecimpung dalam bisnis trading forex dengan memanfaatkan akun syariah yang bebas swap (swap-free).

Bagaimana Fatwa MUI Tentang Trading Forex?

Lain ladang, lain belalang. Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) memperbolehkan perdagangan valas berbasis transaksi spot dengan ketentuan sebagai berikut:

Peringkat broker opsi biner:
  1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).
  2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).
  3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
  4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.

MUI Indonesia hanya melarang perdagangan valas yang berbasis kontrak forward, swap, dan options. Namun, trading forex diperbolehkan selama transaksi dilakukan secara spot, yaitu pembelian dan penjualan valas untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.

Penafsiran masyarakat terhadap fatwa MUI tersebut berbeda-beda. Ada sebagian kalangan yang menganggap bahwa semua trading forex pasti spekulatif (untung-untungan), sehingga tidak boleh atau haram bagi umat muslim. Namun, sebagian besar trader muslim Indonesia memandang bahwa trading forex itu boleh, asalkan trader melakukan analisis sebaik mungkin dan menghindari riba.

Simpulan

Unsur ketidakpastian merupakan sebuah keniscayaan dalam usaha dan bisnis apapun, sehingga tidak bisa dijadikan dasar untuk mengharamkan trading forex. Trading forex hanya akan menjadi suatu aktivitas yang terlarang ketika trader asal open posisi berdasarkan firasat atau wangsit saja. Jadi, trader muslim perlu melakukan analisis pasar dan merencanakan trading forex secara komprehensif.

Selain itu, ada satu lagi yang perlu dieliminasi agar trading forex benar-benar sesuai syariah, yakni unsur riba. Dalam trading forex konvensional, riba bisa hadir dalam bentuk bunga swap (rollover). Oleh karenanya, trader beragama Islam sering mencari akun trading bebas swap (swap-free) agar tidak bersinggungan dengan riba.

Setujukah Anda mengenai ulasan di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.

Fatwa MUI Forex Halal atau Haram Menurut Syariat Islam

Pembahasan mengenai forex halal atau haram selalu menjadi topic perbincangan yang hangat setiap tahunnya. Apakah ada hukum forex dalam agama islam, dan bagaimana kaitannya dengan perjudian? Bagi anda yang masih ragu atau masih mencari tahu mengenai trading forex karena dianggap judi dan bertentangan dengan agama islam, maka pembahasan kami kali ini bisa menjadi referensi anda dalam mencari tahu apakah trading forex itu halal atau haram.

Pada dasarnya trading forex adalah sebuah bisnis yang dilakukan secara online dan dapat dilakukan kapan saja dimana saja, dengan kata lain trading forex ini adalah sebuah bisnis yang sangat fleksibel. Tidak jarang pelaku trading forex atau yang biasa disebut dengan trader adalah orang yang sudah memiliki pekerjaan lainnya dan menjadikan trading forex sebagai bisnis sampingan, namun tidak sedikit pula yang menjadikan trading forex sebagai bisnis utamanya. Market yang selalu bergerak 24 jam 5 hari seminggu membuat kebanyakan orang menentukan sendiri kapan mereka akan masuk ke dalam market untuk trading.

Namun dari sisi agama islam ada beberapa orang yang menyamakan trading forex dengan judi dan sama sekali tidak sesuai dengan syariat islam, benarkah? Mari kita kupas semuanya

APAKAH TRADING FOREX = JUDI?

Anggapan faktor spekulasi dan kemungkinan keuntungan atau kerugian besar yang dapat diterima oleh seorang trader hanya dengan duduk duduk saja membuat banyak orang menyamakannya dengan judi. Namun sebenarnya trading forex bukanlah judi melainkan murni perdagangan.

Hal hal inilah yang membuat trading forex berbeda dengan judi

Judi : Pengambilan keputusan berdasarkan unsur untung untungan dan spekulasi

Forex : Pengambilan keputusan berdasarkan analisa teknikal dan fundamental

Judi : Hasil yang didapatkan bersifat merugikan salah satu pihak

Forex : Hasil yang didapatkan bersifat saling menguntungkan

Judi : Tidak ada produk atau barang yang diperdagangkan, nomer tidak termasuk dalam barang atau produk

Forex : Ada produk atau barang yang diperdagangkan berupa mata uang

Judi : Hasil dari judi sama sekali tidak dapat diprediksikan

Forex : Ada batasan dan control keuntungan serta kerugian yang jelas

Judi : Tidak pasti

Forex : Saat harga jenuh dimana keadaan sudah terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka harga akan mengalami koreksi

Judi : Dilarang oleh hukum dan negara

Forex : Ada regulasi resmi dari negara seperti Indonesia adalah di bawah BAPPEBTI, ataupun di bawah regulator negara lain seperti FCA UK, MFSA, ASIC, CFTC/NFA dan semacamnya.

Dari perbedaan nyata diatas cukup terlihat bahwa forex berbeda dengan judi, dan tentunya anda juga sudah mulai bisa menyimpulkan apakah forex sama dengan judi atau tidak.

HUKUM HALAL HARAM TRADING FOREX

Dalam menentukan halal ataupun haram dalam agama Islam membutuhkan sebuah perspektif yang sangat luas, termasuk juga dalam dunia trading. Apapun itu yang tidak sesuai dengan syariat islam pasti akan menjadi sesuatu yang tidak benar dan haram hukumnya untuk dilakukan.

Seorang ahli fikih bernama Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi, menyatakan kalau perdagangan valas dalam agama islam hukumnya adalah halal, karena perdagangan valas adalah sebuah kebutuhan global. Beliau membuat pernyataannya dengan didasarkan dalam hadist yang berbunyi berikut ini :

“Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan”.

(Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas’ud)

Dalam aturan jual beli, seorang penjual harus menjelaskan secara detil mengenai barang yang akan ia jual termasuk itu baik dan buruknya. Sama seperti dengan trading forex, saat anda berhadapan dengan broker forex legal, maka anda akan dijelaskan semuanya mengenai trading forex termasuk juga resikonya. Dan juga dilakukan dengan kesepakatan kedua belah pihak.

“…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…”

Sama sekali tidak ada unsur riba dalam trading forex, berbeda kalau meminjamkan uang kepada orang dengan memberikan bunga. Dan saat ini sudah ada cukup banyak broker forex yang menyediakan islamix account.

FATWA MUI MENGENAI TRADING FOREX

Dalam fatwanya, MUI sudah menyatakan kalau trading forex itu halal dan boleh untuk dilakukan. Dalam FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL NO: 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF) MUI menyatakan kalau transaksi forex dengan transaksi spot diperbolehkan, namun dengan jelas menyatakan kalau transaksi swap, option, binary, spread betting, dan forward tidak diperbolehkan dalam agama Islam.

Transaksi SPOT : Transaksi jual beli forex yang diharuskan untuk selesai pada hari yang sama sehingga tidak terjadi SWAP.

SWAP : Biaya yang muncul karena transaksi forex yang lebih dari satu hari. Baik itu – ataupun + tetap saja tidak diperbolehkan.

KESIMPULAN :

Dalam agama Islam sudah diatur dan ditentukan bahwa trading forex diperbolehkan dengan aturan aturan yang tersebutkan diatas. Semoga pembahasan dari kami ini cukup memberian gambaran yang jelas kepada anda mengenai halal dan haram trading forex untuk kenyamanan transaksi forex anda.

Jangan bertrading menggunakan perusahaan broker yang bisa melakukan pengiriman uang dengan metode yang ilegal dan melanggar hukum, sebab hal itu tergolong pencucian uang atau money laundry yang tentunya juga dilarang oleh agama. Pembahasan metode pengiriman uang yang ilegal bisa dibaca disini.

Jangan mudah terperdaya dengan seminar forex yang berdalih mengajarkan trading forex Syariah atau dengan dalih-dalih Agama , padahal perusahaan broker yang digunakannya adalah tergolong broker haram, dan ini tentunya bertentangan dengan prinsip halal tersebut.

Peringkat broker opsi biner:
Penghasilan di Internet
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: